Anda di halaman 1dari 4

Tugas 2

1. Jelaskan pengertian, kelebihan, dan kekurangan dari metode FIFO dan LIFO!
Jawab :
FIFO (First In First Out)
a) Pengertian FIFO
FIFO (First In First Out) adalah metode persediaan dengan ketentuan, yaitu barang
yang pertama kali masuk akan dijual/dikeluarkan terlebih dahulu, sedangkan barang
yang terakhir masuk akan dijual/dikeluarkan nanti. Pencatatan yang dilakukan
pertama kali adalah pencatatan barang persediaan yang pertama kali masuk. Nilai
persediaan yang disajikan dalam jenis jenis laporan keuangan dengan metode FIFO
berdasarkan nilai harga yang paling baru.
b) Kelebihan FIFO
Adapun kelebihan FIFO sebagai berikut :
 Nilai persediaan dicatat pada jenis jenis laporan keuangan secara relevan.
 Metode ini menghasilkan laba yang lebih besar
c) Kekurangan FIFO
Adapun kekurangan FIFO seperti kelemahan sistem ABC sebagai berikut :
 Pajak yang harus dibayarkan perusahaan ke pemerintah menjadi lebih besar.
 Laba yang dihasilkan kurang akurat.

LIFO (Last In First Out)


a) Pengertian LIFO
LIFO (Last In First Out) adalah metode persediaan dengan ketentuan, yaitu barang
yang terakhir masuk akan dikeluarkan atau dijual terlebih dahulu, sedangkan barang
yang pertama kali masuk akan dikeluarkan atau dijual nanti. Pencatatan persediaan
yang dilakukan pertama kali adalah pencatatan barang/persediaan yang terakhir kali
masuk. Penggunaan metode LIFO dilakukan untuk memudahkan proses penataan
barang dari segi pemasukan dan pengambilan barang persediaan.
b) Kelebihan LIFO
Adapun kelebihan LIFO sebagai berikut :
 Mudah membandingkan cost saat ini dengan pendapatan sekarang.
 Apabila harga naik maka harga barang jadi konservatif.
 Laba operasional tidak terpengaruh oleh untung atau rugi dari fluktuasi harga.
 Menghemat pajak
c) Kekurangan LIFO
Adapun kekurangan LIFO sebagai berikut :
 Bertolak belakang dengan aliran fisik persediaan sesungguhnya.
 Biaya pembukuan menjadi mahal karena metode ini lebih rumit.
 Laba atau rugi yang dihasilkan lebih rendah.

2. PT XYZ memiliki kekayakan bersih Rp 100 juta pada 2 Januari 2011 dan pada 31
Desember 2012 menjadi Rp 155 juta. Untuk mempertahankan kapasitas produksi
fisik perusahaan diperlukan biaya Rp 135 juta dengan tingkat harga umum naik
15% selama periode tersebut. Tentukan besarnya money maintenance, GPP-
money maintenance, productivity capacity maintenance, dan GPP- productivity
capacity maintenance!
Jawab :
Berikut cara menghitung  money maintenance, GPP- money maintenance,
productivity capacity maintenance, dan GPP- productivity capacity maintenance
Money maintenance
2 Januari 2011 100 juta
31 Desember 2012 155 juta
Laba 55 juta

GPP- money maintenance


31 Desember 2012 155 juta
2 Januari 2011 100 juta
Penyesuaian GPL 15 juta +
15% * 100 Juta
Laba 40 juta

productivity capacity maintenance


31 Desember 2012 155 juta
(Biaya yang diperlukan untuk (135 juta)
mempertahankan
kapasitas produksi perusahaan)
Laba 20 juta

GPP- productivity capacity maintenance


31 Desember 2012 155 juta
(Biaya yang diperlukan untuk 135 juta
mempertahankan
kapasitas produksi perusahaan)
Penyesuaian GPL (20,25 juta )+
15% * 135 Juta
Laba (250.000)

3. Apa yang dimaksud dengan laba komprehensif? Jelaskan dan berikan contoh!
Jawab :
Definisi laba komprehensif / pengertian laba komprehensif menurut PSAK
(Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ) :
Laba komprehensif adalah kenaikan kekayaan perusahaan yang dipengaruhi oleh
berbagai hal yang TIDAK ADA hubungannya dengan operasi normal perusahaan.

Contoh laba komprehensif  


Contoh laba komprehensif misalnya laba yang dihasilkan dari adanya perubahan nilai
tukar. Unsur laba seperti ini tidak dimasukkan ke dalam laba bersih karena dianggap
memberikan sedikit informasi tentang kinerja ekonomi dari operasi normal perusahaan.
Laporan laba rugi komprehensif akan dimasukkan sebagai bagian dari laporan modal
pemilik ( owner's equity ). Laporan laba rugi komprehensif juga perlu dibuat
penyesuaian. Tiga jenis penyesuaian yang umum dibuat untuk laba komprehensif adalah
sebagai berikut :
1. Keuntungan dan kerugian yang ditangguhkan atas instrumentderivative.
2. Penyesuaian translasi mata uang asing.
3. Keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas efek ( surat berharga ) yang
tersedia untuk dijual ( available for sale ).

Contoh laba komprehensif   :

PT Galaxi, Tbk
Laporan Laba Rugi Komprehensif
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2012

Pendapatan penjualan Rp800.000.000


Beban pokok penjualan                  600.000.000
Laba bruto Rp200.000.000
Beban operasi       90.000.000
Laba bersih Rp110.000.000
Pendapatan komprehensif lain:  
Keuntungan kepemilikan yang belum direalisasi, setelah       30.000.000
pajak Rp140.000.000
Pendapatan komprehensif

4. Pendapatan baru dapat diakui jika memenuhi kriteria terealisasi atau cukup
terealisasi. Apa maksud dari kriteria tersebut? Jelaskan dan berikan contoh!
Jawab :
Secara umum ada dua kriteria pengakuan pendapatan yaitu:
a) Pendapatan baru dapat diakui bilamana jumlah rupiah pendapatan telah terealisasi
atau cukup pasti akan segera terealisasi (Realized atau Realizable). Pendapatan dapat
dikatakan telah terealisasi bilamana telah terjadi transaksi pertukaran produk atau
jasa hasil kegiatan perusahaan dengan kas atau klaim untuk menerima kas.
Pendapatan dapat dikatakan cukup pasti akan segera terealisasi bilamana barang
penukar yang diterima dapat dengan mudah dikonversi menjadi sejumlah kas atau
setara kas yang cukup pasti.
b) Pendapatan baru dapat diakui bilamana pendapatan tersebut sudah terhimpun atau
terbentuk (earned). Pendapatan dapat dikatakan telah terhimpun bilamana kegiatan
menghasilkan pendapatan tersebut telah berjalan dan secara substansial telah selesai
sehingga suatu unit usaha berhak untuk menguasai manfaat yang terkandung dalam
pendapatan.
5. Jelaskan sifat-sifat laba ekonomi menurut Fischer, Lindahl, dan Hick!
Jawab :
Adam smith menjelaskna bahwa income adalah kenaikan dalam
kekayaan Kemudian pada awal abad 20, fischer, lindahl, dan hick
menjelaskan sifat- sifat laba ekonomi, mencakup 3 tahap :
a) Physical Income : konsumen barang dan jasa pribadi yang
sebenarnya memberikan kesenangan fisik dan pemenuhan
kebutuhan. Laba jenis ini tidak dapat diukur.
b) Real income : ungkaan kejadian yang memberikan peningkatan
terhadapa kesenangan fisik. Ukuran yang dapat digunakan untuk
real income ini adalah biaya hidup. (cost of  living) dengan kata
lain kepuasan timbul karena kesenangan fisik yang timbul dari
keuntungan yang diukur dengan pembayaran uang yang dilakukan
untuk membeli barang dan jasa sebelum dan sesudah konsumsi.
c) Money income : hasil yang diterima dan dimaksudkan untuk
konsumsi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Menurut fischer, real
income lebih dekat dengan pengertian akuntansi tentang income.