Anda di halaman 1dari 5

STRATEGI PELAKSANAAN ( SP 1 P )

Nama : ……

Ruangan : ……

Hari / tanggal : ……

Pertemuan :1

I . PROSES KEPERAWATAN

A.    Kondisi Klien

Klien mengatakan mendengar suara-suara. Klien mengatakan mendengar suara yang tidak jelas,

klien mengatakan suara itu datang setiap saat, klien mengatakan suara itu muncul sekitar 5-10

menit, klien mengatakan bila suara itu muncul saya gelisah tidak bisa tidur, yang biasa saya

lakukan adalah berdoa. Klien terlihat tersenyum sendiri, klien tampak senang berbicara sendiri

dan klien tampak mondar-mandir.

B.     Diagnosa Keperawatan

Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi

C.    Tujuan Khusus

1.      Klien dapat membina hubungan saling percaya

2.      Klien dapat mengenal halusinasi

3.      Klien dapat mengendalikan halusinasi

4.      Klien dapat dukungan dari keluarga dalam mengontrol halusinasinya

D.    Tindakan Keperawatan


1.      Bina hubungan saling percaya

2.      Diskusikan jenis halusinasi klien

3.      Diskusikan isi halusinasi

4.      Diskusikan waktu halusinasi

5.      Diskusikan frekuensi halusinasi

6.      Diskusikan situasi yang menimbulkan halusinasi

7.      Diskusikan respons klien terhadap halusinasi

8.      Ajarkan klien menghardik halusinasi

9.      Ajarkan klien memasukkan cara menghardik halusinasi dalam jadwal kegiatan harian.

II . STRATEGI KOMUNIKASI

A.    Tahap Orientasi

1.      Salam terapeutik :

“Selamat sore Ibu, perkenalkan nama saya Suster Mega Sintia, Ibu bisa panggil saya Suster

Mega. Nama ibu siapa? Lebih suka dipanggil siapa? Ibu, saya adalah mahasiswa DIII

Keperawatan UNP Kediri, saya praktek di sini selama 14 hari dari tanggal 02-14 Maret 2020.

Saya praktek pada pagi hari dari pukul 08.00-14.00 WIB.”

2.      Validasi
Bagaimana perasaan ibu sekarang ini?
Bagaimana tidurnya semalam?
3.      Kontrak :
a.      Topik : pagi ini kita berbincang – bincang sebentar bu untuk melakukan perkenalan? Dan
berbincang – bincang tentang apa yang ibu rasakan sekarang ini?
b.      Waktu : Ibu mau kita berbincang – bincang berapa lama bu? Bagaimana kalau 15 menit saja?
Dari pukul 10.00 – 10.15 ya bu.
c.       Tempat : Dimana kita berbincang – bincang ya bu? Bagaimana kalau dimeja makan saja bu?
d.      Tujuan : Agar kita saling mengenal, ibu lebih mengenal suster, dan suster lebih mengenal
ibu, serta ibu dapat mengenal perasaan apa yang ibu rasakan sekarang ini.

B.     Tahap Kerja

“Sudah berapa lama ibu berada di sini? Coba ibu ceritakan, apa yang menyebabkan ibu di bawa

ke sini? Sekarang ini permasalahan apa yang ibu hadapi? Apa ibu mendengar suara-suara yang

mengganggu ibu? Suster percaya dengan apa yang ibu dengar, tetapi suster tidak mendengar

suara-suara yang ibu dengar adalah halusinasi.”

“Suara apa yang ibu dengar? Apa yang dikatakan oleh suara-suara tersebut? Oh ...begitu ya

.Biasanya jam berapa suara-suara itu muncul? Kira-kira berapa lama suara-suara itu muncul?”

“Dalam satu hari, berapa kali suara-suara itu muncul? Pada saat ibu lagi ngapain suara-suara itu

muncul? Apa yang ibu rasakan? Apakah ibu merasa tenang atau merasa tidak nyaman? Terus apa

yang ibu lakukan saat suara-suara itu muncul? Apa ibu marah-marah, memukul-mukul atau ibu

diam saja? Oh...ya jadi begitu ya bu .

“Sekarang suster akan mengajarkan ibu cara mengontrol suara-suara tersebut dengan cara

menghardik bila suara-suara itu muncul. Caranya ibu harus konsentrasi terlebih dahulu,

tenangkan pikiran dengan menutup kedua mata serta menutup kedua telinga dengan kedua

tangan ibu kemudian kataakan pergi-pergi, saya tidak mau mendengar kamu, suaramu palsu

dengan suara keras ya bu”.

“Apakah ibu sudah mengerti? Nah ...coba sekarang ibu lakukan sendiri cara menghardik suara-

suara seperti yang saya ajarkan tadi. Benar sekali bu, ibu pintar. Ibu sudah bisa memperagakan

cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.” Sekarang mari kita masukkan cara
mengontrol halusinasi dengan menghardik ke dalam jadwal kegiatan harian ibu. Apakah ibu

sudah tahu cara mengisi jadwal kegiatan? Caranya adalah apabila ibu bisa mempraktekkannya

sendiri, ibu tuliskan M dalam jadwal, bila ibu melakukannya dengan bantuan orang lain, ibu tulis

B dan bila ibu tergantung sepenuhnya pada orang lain ibu tulis T .” Ibu sudah mengerti? Bagus.”

C.    Tahap Terminasi

1.      Evaluasi respons klien terhadap tindakan keperawatan

         Evaluasi Subyektif

“Bagaimana perasaan ibu setelah berkenalan dengan suster dan berbincang-bincang tentang cara

mengontrol halusinasi dengan cara menghardik?”

         Evaluasi Obyektif

“Coba ibu sebutkan lagi siapa nama suster? Tadi kita sudah mempelajari cara mengontrol

halusinasi dengan cara menghardik, sekarang coba ibu peragakan lagi dengan cara seperti yang

suster ajarkan tadi”.Bagus...ibu sudah dapat memperagakannya”

2.      Rencana Tindak Lanjut

“Ibu, suster berharap bila ibu mendengar suara-suara, ibu dapat mengusirnya dengan cara

menghardik dan jangan lupa memasukkannya ke dalam jadwal kegiatan harian ibu.”

3.      Kontrak Yang Akan datang

a.       Topik :”Ibu besok kita akan bertemu lagi dan berbincang-bincang cara mengontrol halusinasi

dengan cara bercakap-cakap.”

b.      Waktu :”Besok kita bertemu jam berapa? Bagaimana kalau jam 10.00 WIB? Berapa lama ibu

mau berbincang-bincang? Bagaimana kalau 15 menit?”

c.       Tempat :”Ibu mau kita berbincang-bincang di mana? Di ruang makan atau di taman? Bagaimana

kalau di taman?”
Baik bu, suster pamit dulu sampai bertemu lagi besok ya, selamat siang.