Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMAN 1 CAMPALAGIAN


Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Semester : XI/ GANJIL
Materi Pokok : MATRIKS
Alokasi Waktu : 5 X 45 Menit (2 Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1 Menghayati dan mengamalkan agama yang dianutnya.
Indikator:
1.1.1 Berdo’a sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran
1.1.2 Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan sesuai agama masing-
masing
1.1.3 Memberi salam sesuai agama masing-masing sebelum dan sesudah
menyampaikan pendapat/presentasi
1.1.4 Mengucapkan keagungan Tuhan apabila melihat kebesaran Tuhan sesuai
agama masing-masing
1.1.5 Menambah rasa keimanan akan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat
mempelajari ilmu pengetahuan
1.1.6 Berserah diri kepada Tuhan apabila gagal dalam mengerjakan sesuatu.
1.1.7 Memelihara hubungan baik dengan sesama umat ciptaan Tuhan Yang
Maha Esa
1.1.8 Menghormati orang lain menjalankan ibadah sesuai agamanya.
1.1.9 Menjalankan ibadah tepat waktu.
2.1 Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis, bekerja sama,
jujur dan responsif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan nyata.
Indikator:
2.1.1 Bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
2.1.2 Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu
2.1.3 Mencari posisi duduk yang terdepan
2.1.4 Mampu membuat keputusan dengan cepat
2.1.5 Tidak mudah putus asa
2.1.6 Berani presentasi di depan kelas
2.1.7 Berani berpendapat, bertanya, atau menjawab pertanyaan
2.1.8 Kesadaransiswauntukmendalamimateripelajaran
2.1.9 Kemauansiswamengerjakan PR
2.1.10 Mendiskusikansoal-soalmatematikajikaadawaktuluang
2.1.11 Jeli dalam melihat kesalahan
2.1.12 Mengkonfirmasi penilaian yang diberikan
2.1.13 Menanyakan hal-hala yang kurang jelas
2.1.14 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
2.1.15 Bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan
2.1.16 Aktif dalam kerja kelompok
2.1.17 Tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan
2.1.18 Tidak menjadi plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa
menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas.
2.1.19 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2.1.20 Mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki
2.1.21 Memperhatikan penjelasan guru/ teman
2.1.22 Menyelesaikan tugas sesuai yang diarahkan
2.1.23 Menjawab pertanyaan yang diajukan

2.2 Memiliki rasa ingintahu yang terbentuk dari pengalaman belajar dalam berinteraksi
dengan lingkungan social dan alam.
Indikator:
2.2.1 Menanyakan hal-hal yang diamati
2.2.2 Antusias mencari jawaban
2.2.3 Perhatian terhadap objek yang diamati
2.2.4 Menanyakan setiap langkah-langkah pembelajaran
2.2.5 Antusias terhadap proses sains

2.3 Berperilaku peduli , bersikap terbuka dan toleransi terhadap berbagai perbedaan di
dalam masyarakat.
Indikator:
2.3.1 Membawa alat belajar yang lengkap
2.3.2 Menegur teman yang ribut dan tidak memperhatikan pelajaran
2.3.3 Menyelesaikan tugas tepat waktu
2.3.4 Memperhatikan penjelasan guru
2.3.5 Mengungkapkan perasaan pada adanya ketika kurang mengerti
2.3.6 Menanyakan hal-hal yang kurang dimenerti
2.3.7 Melaporkan barang yang ditemukan
2.3.8 Melaporkan data atau informasi apa adanya
2.3.9 Tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat
2.3.10 Menghormati teman yang berbeda suku, agama, ras, budaya, dan
gender
2.3.11 Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya
2.3.12 Dapat menerima kekurangan orang lain.
2.3.13 Dapat mememaafkan kesalahan orang lain.

3.3 Menjelaskan matriks dan kesamaan matriks dengan menggunakan masalah


kontektual dan melakukan operasi pada matriks yang meliputi penjumlahan,
pengurangan, perkalian skalar, dan perkalian serta transpose.
Indikator:
3.3.1 Mendefenisikan matriks.
3.3.2 Menunjukkan konsep kesamaan matriks.
3.3.3 Memahami operasi-operasi pada matriks

4.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan matriks dan operasinya.
4.3.1 Menyajikan model matematika dari suatu masalah nyata yang
berkaitan dengan matriks dan menyatakan konsep kesamaan matriks
4.3.2 Menyatakan operasi-operasi matriks.
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan individu dan kelompok, diskusi kelompok,
dan penemuan diharapkan siswa mampu :
1. Mendefenisikan matriks.
2. Menunjukkan konsep kesamaan matriks.
3. Memahami operasi-operasi pada matriks
4. Menyajikan model matematika dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan
matriks dan menyatakan konsep kesamaan matriks
5. Menyatakan operasi-operasi matriks.

D. Materi Pembelajaran.
Matriks
 Pengertian Matriks.
 Operasi Matriks.
Fakta:
 Matriks dan Operasi Matriks
Konsep:
 Pengertian Matriks
 Konsep operasi matriks.
Prinsip:
 Operasi pada matriks
Prosedur:
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan matriks dan
operasinya
E. Strategi Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning dan Problem Based Learning
Pendekatan : Saintifik
Metode : Ceramah plus Tanya jawab ,Diskusi Kelompok , Presentasi
dan Penugasan Individu.

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media :Buku Guru dan Buku Siswa
2. Alat/Bahan : Spidol, papan tulis, dan penghapus
3. Sumber Belajar :
- Buku siswa Matematika Untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X. EdisiRevisi
2017
- Referensi lain
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1 (3 x45 menit)
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
Pendahuluan Orientasi 10 menit
 Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar
siswa.
 Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah
seorang siswa. Siswa yang diminta membaca doa
adalah siswa yang hari itu datang paling awal (
Menghargai kedisiplinan siswa )
 Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan
sikap disiplin setiap saat dan manfaatnya bagi
tercapainya cita – cita.
 Siswa menyimak penjelasan guru tentang
pentingnya sikap disiplin, kerjasama, dan
mandiri yang akan dikembangkan dalam
pembelajaran.
 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang
tujuan, dan aktivitas pembelajaran yang akan
dilakukan selama proses pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran
yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya.
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan
bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya
dengan pelajaran yang akan dilakukan
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari pelajaran yang akan dipelajari yaitu
induksi matematika dalam kehidupan sehari-hari
 Apabila materi tema/projek ini kerjakan dengan
baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang materi:
“Defenisi Matriks”.
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada
pertemuan yang berlangsung
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan
dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti,
kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan
pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran

Inti
Fase 1: Stimulation (Stimulasi/pemberian stimulus).
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi rangsangan atau stimulus untuk
memusatkan perhatian pada topik materi yaitu Metode
pembuktian langsung dan tidak langsung.
 Guru menayangkan gambar/foto yang relevan.
 Siswa melihat gambar/foto yang disajikan
 Mengamati lembar kerja materi Defenisi Matriks.
(mengamati)
 Pemberian contoh-contoh materi Defenisi Matriks
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif dan sebagainya.
 Siswa melakukan kegiatan literasi di rumah dan di
sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau
buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan materi Defenisi Matriks.
 Siswa menulis resume dari hasil pengamatan dan 110
bacaan terkait Defenisi Matriks menit
 Pemberian materi Defenisi Matriks oleh guru.
 Siswa menyimak materi Defenisi Matriks yang
diberikan oleh guru.
 Penjelasan pengantar kegiatan secara garis
besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi
Defenisi Matriks
 Siswa diajak untuk melatih rasa syukur, kesungguhan
dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi

Fase 2: Problem Statmen (Identifikasi Masalah).


CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS)
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik
untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan
yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan
akan dijawab melalui kegiatan belajar.
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang materi
Defenisi Matriks yang tidak dipahami dari apa yang
diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa
ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup
cerdas dan belajar sepanjang hayat. (menanya)

Fase 3: Data collection (Pengumpulan data).


KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui
kegiatan:
 Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi sub Defenisi
Matriks yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan
mencari dan membaca berbagai referensi dari
berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi : Defenisi Matriks yang
sedang dipelajari. (mengeksplorasi)
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum
dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca
yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan
materi : Defenisi Matriks yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi :
Defenisi Matriks yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas contoh dalam buku paket mengenai materi
Defenisi Matriks
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Defenisi
Matriks yang telah diperoleh pada buku catatan dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri sub
tema Defenisi Matriks sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi:
Defenisi Matriks dengan ditanggapi aktif oleh peserta
didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai
bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan
sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui
berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan
kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat

Fase 4: Data processing (Pengolahan data).


COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL
THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah
data hasil pengamatan dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari materi Defenisi Matriks
 Mengolah informasi dari materi Defenisi Matriks yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati
dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan
pada lembar kerja. (mengasosiasi)
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai
materi :
Defenisi Matriks.

Fase 5: Verification (Pembuktian).


CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan
memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau
teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada
pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam
membuktikan tentang materi Defenisi Matriks
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara
bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah
dikerjakan oleh peserta didik.

Fase 6: Generalization (Menarik kesimpulan)


COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
 Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang materi
Defenisi Matriks berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan. (mengkomunikasikan)
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok
secara klasikal tentang materi Defenisi Matriks
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan tentanag materi Defenisi Matriks dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi tentang materi Defenisi
Matriks yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Siswa menyimpulkan tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru
dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara
tertulis tentang materi Defenisi Matriks
 Siswa menjawab pertanyaan tentang materi Defenisi
Matriks yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau lembar kerja yang telah disediakan
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru
melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa
berkaitan dengan materi Defenisi Matriks yang akan
selesai dipelajari.
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Defenisi
Matriks yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi pelajaran.

 Siswa bersama guru melakukan refleksi atas


pembelajaran yang telah berlangsung ;
 Apa saja yang telah dipahami siswa?
 Apa yang belum dipahami siswa?
 Bagaimana perasaan selama pembelajaran?
Materi tentang sub tema:
yang baru dilakukan
 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil
pembelajaran.
Penutup
 Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas 15 menit
pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
 Guru memberikan pekerjaan rumah untuk materi
Defenisi Matriks.
 Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga
kebersihan kelas.
 Mengingatkan siswa untuk menghapus papan tulis dan
memastikan ruang belajar tetap bersih.
 Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah
seorang siswa.

2. Pertemuan ke-2 (2 x 45 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
Pendahuluan Orientasi 10 menit
 Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar
siswa.
 Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah
seorang siswa. Siswa yang diminta membaca doa
adalah siswa yang hari itu datang paling awal (
Menghargai kedisiplinan siswa )
 Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan
sikap disiplin setiap saat dan manfaatnya bagi
tercapainya cita – cita.
 Siswa menyimak penjelasan guru tentang
pentingnya sikap disiplin, kerjasama, dan
mandiri yang akan dikembangkan dalam
pembelajaran.
 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang
tujuan, dan aktivitas pembelajaran yang akan
dilakukan selama proses pembelajaran.
Aperpepsi
 Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan
pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya.
 Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya
tentang Defenisi matriks..
 Guru mengajukan pertanyaan yang ada
keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan

Fase 1 : Menyampaikan tujuan pembelajaran dan


memotivasi siswa.
Motivasi
 Guru memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari
 Apabila materi tema/projek ini kerjakan dengan
baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang materi:
“Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel”.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada
pertemuan yang berlangsung
Pemberian Acuan
 Guru memberitahukan materi pelajaran yang
akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Guru memberitahukan tentang kompetensi inti,
kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan
pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran
Inti
Fase 2 : Menyajikan Informasi
KEGIATAN LITERASI
Siswa diberi rangsangan berupa informasi untuk
memusatkan perhatian pada topik materi yaitu Defenisi
matriks
 Guru menayangkan gambar.
 Siswa melihat gambar yang ditayangkan
 Siswa mengamati lembar kerja yang menyajikan
masalah mengenai materi Defenisi matriks
(mengamati)
 Guru memberikan beberapa contoh materi Defenisi
matriks untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari
media interaktif dan sebagainya.
 Siswa melakukan kegiatan literasi di rumah dan di
sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau
buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan materi Defenisi matriks
 Siswa menulis resume dari hasil pengamatan dan
bacaan terkait Defenisi matriks

Fase 3: Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-


kelompok.
 Guru membentuk siswa dalam beberapa kelompok
kecil secara berpasangan.
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS) AND
COLLABORATION (KERJASAMA)
 Siswa berusaha memikirkan, mencari ide-ide, 70 menit
berdiskusi dengan teman sebangku (kelompok),
mencari pemecahan masalah.

Fase 4 : Membimbing kelompok bekerja dan belajar.


 Guru dan siswa melakukan tanya jawab untuk
menemukan konsep kontradiksi berdasarkan masalah
yang disajikan. (menanya)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS)
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik
untuk menanyakan hal-hal yang kurang dipahami.
 Peserta didik mengajukan pertanyaaan terkait materi
Defenisi matriks yang tidak dipahami dari apa yang
diamati.
 Guru dan siswa secara bersama-sama merumuskan
konsep kontradiksi melalui pemecahan masalah-
masalah yang diberikan. (mengeksplorasi).

Fase 5 : Evaluasi.
 Siswa menganalisis dan mengasosiasi unsur-unsur
yang terdapat pada materi Defenisi matriks
(mengasosiasi)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
 Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang materi
Defenisi matriks berdasarkan hasil analisis secara
lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.(mengkomunikasikan)

Fase 6 : Memberikan penghargaan


 Guru memberikan penghargaan kepada kelompok
siswa yang menyampaikan konsep matriks dengan
benar.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Siswa menyimpulkan tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru
saja dilakukan dibimbing oleh guru.
 Siswa menyelesaikan uji kompetensi untuk materi
Defenisi matriks Sistem Pertidaksamaan Linier Dua
Variabel yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi pelajaran.

 Siswa bersama guru melakukan refleksi atas


pembelajaran yang telah dilakukan.
 Guru menginformasikan tentang aktivitas
pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
 Guru memberikan pekerjaan rumah untuk materi
Defenisi matriks
Penutup
 Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga 15 menit
kebersihan kelas.
 Guru mengingatkan siswa untuk menghapus papan
tulis dan memastikan ruang belajar tetap bersih.
 Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah
seorang siswa.

H. Penilaian
Penilaian dilakukan selama kegiatan pembelajaran, yaitu Penilaian sikap, pengetahuan dan
keterampilan.
Instrumenpenilaiansikap, pengetahuan, danketerampilanterlampir
 Aspek Religius (KD 1.1)
Jenis/teknik : Observasi
Bentuk Instrumen : Daftar Check
Instrumen : Non Tes
Pedoman penskoran : Lampiran A
 Aspek Sikap (KD.2.1, KD 2.2, KD 2.3)
Jenis/teknik : Observasi
Bentuk Instrumen : Daftar Check
Instrumen : Non Tes
Pedoman penskoran : Lampiran A
 Aspek Pengetahuan (KD.3.3)
Jenis/teknik : Penugasan
Bentuk Instrumen : Essay
Instrumen : Tes Individu
Pedoman penskoran : Lampiran B

 Aspek Keterampilan (KD.4.3):


Jenis/teknik : Tugas Kelompok
Bentuk Instrumen : Pemecahan Masalah
Instrumen : PenyelesaianKelompok
Pedoman penskoran : Lampiran C

Campalagian, 20 November 2019

Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Campalagian Mahasiswa

Drs. Subriadi, M.M Hajriani


NIP. 19631231 198803 1 312 NIM. H0217004