Anda di halaman 1dari 4

TUGAS WAJIB I

MATA KULIAH KONSEP DASAR IPS

NAMA : YULIANA
NIM : 859493589
SEMESTER :3
POKJAR :TINAMBUNG

Soal

1. Tuliskan pengertian IPS menurut pemahaman Anda !


Jawab :

Menurut pemahaman saya tentang IPS adalah suatu ilmu yang disederhanakan yang
mengkaji aspek-aspek sosial seperti antropologi, sosiologi, ekonomi, geografi, sejarah, ilmu
politik ,psikologi maupun psikologi sosial

2. Dalampembelajaaran IPS disekolah, IPS


lebihmenekankankepadapendekatanmultidisiplinatauinterdisiplin. Jelaskanmaksudnya ?
Jawab :

Kerangka kerja Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tidak menekankan pada bidang teoritis,
tetapi lebih kepada bidang-bidang praktis dalam mempelajari gejala dan masalah-masalah
sosial yang terdapat di lingkungan masyarakat. Studi Sosial tidak terlalu akademis-
teoritis, namun merupakan satu pengetahuan praktis yang dapat diajarkan pada tingkat
persekolahan, yaitu mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi.
Demikian pula pendekatan yang digunakan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat
berbeda dengan pendekatan yang biasa digunakan dalam Ilmu Sosial. Pendekatan Ilmu
Pengetahuan Sosial bersifat Interdisipliner atau bersifat Multidisipliner dengan
menggunakan berbagai bidang keilmuan

3. IPS sebagai program pendidikanpenuhdengannilai-nilai yang harusdikembangkandalam


proses pembelajarannya. Jelaskannilai-nilaiapasaja yang
perludikembangkandalampembelajaran IPS!
Jawab :
A. Nilai Edukatif

Salah satu tolak ukur keberhasilan pelaksanaan pendidikan IPS, yaitu adanya perubahan
perilaku sosial peserta didik ke arah yang lebih baik, meliputi aspek-aspek Kognitif,
Efektif, dan Psikomotor. Peningkatan Kognitif tidak hanya terbatas meningkatnya
pengetahuan sosial, melainkan pula nalar sosial dan kemampuan mencari alternatif-
alternatif pemecahan masalah sosial.

B. Nilai Praktis

Diterapkan secara praktis dalam kehidupan sosial sehari-hari. Pokok bahasan jangan
hanya tentang pengetahuan yang konseptual-teoritis belaka, melainkan digali dari
kehidupan sehari- hari. Nilai praktis disesuaikan dengan tingkat usia dan kegiatan
peserta didik sehari-hari.

C. Nilai Teoretis

Pendidikan IPS tidak hanya menyajikan dan membahas kenyataan, fakta dan data,
melainkan menelaah keterkaitan aspek kehidupan sosial dengan yang lainnya.
Kemampuan menyelidiki dan meneliti denga mengajukan berbagai pernyataan ( Sense
Of Inquiry ).

D. Nilai Filsafat

Mengembangkan kesadaran mereka selaku anggota masyarakat atau sebagai makhluk


sosial.

E. Nilai Ketuhanan

Kekaguman kita sebagai manusia pada segala ciptaan-Nya baik berupa fenomena fisikal,
alamiah maupun fenomena kehidupan, merupakan nilai ketuhanan yang strategis
sebagai bangsa yang berfalsafahkan Pancasila

4. Dalam proses pembelajaran dipersekolahanantara IPS denganilmu-


ilmusosialmemilikiperbedaan yang mendasar. Kemukakanletakperbedaantersebut !
Jawab :
. Perbedaan antara Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai bidang studi dengan
disiplin Ilmu-ilmu Sosial (Social Sciences) antara lain :

1. IPS itu bukanlah suatu disiplin ilmu seperti halnya Ilmu Sosial, tetapi IPS lebih
tepat dilihat sebagai bidang kajian, yaitu suatu kajian terhadap masalah-masalah
kemasyarakatan.

2. Pendekatan yang dilakukan dalam IPS menggunakan Pendekatan Multidisiplin


atau Interdisiplin, tidak seperti halnya Ilmu Sosial yang menggunakan Pendekatan
Disiplin Ilmu atau Monodisiplin.
3. IPS sengaja dirancang untuk kepentingan kependidikan, keberadaan IPS lebih
memfokuskan pada dunia persekolahan, tidak seperti Ilmu Sosial keberadaannya bisa
di dunia persekolahan, Perguruan Tinggi, atau dipelajari di masyarakat umum
sekalipun.

4. IPS di samping menggunakan ilmu-ilmu sosial sebagai bahan pengembangan


materi pembelajaran dilengkapi dengan mempertimbangkan aspek Psikologis –
Pedagogis

5. ApakahistilahStudiSosial (Social Studies) yang ada di AmerikaSerikatmemilikipengertian


yang samadenganmakna IPS yang ada di Indonesia? JelaskanpendapatAnda !
Jawab :
iya, karena sama-sama mengkaji gejala dan masalah sosial, dengan mempertimbangkan
bobot dan tingkat kemampuan peserta didik pada tiap jenjang yang berbeda

6. Mengapakurikulum PPSP
dianggapsebagaipilardalamperkembanganpemikirantentangpendidikan IPS di Indonesia ?
Jawab :

. Kurikulum PPSP tersebut dapat dianggap sebagai pilar kedua dalam perkembangan
pemikiran tentang pendidikan IPS, yakni masuknya kesepakatan akademis tentang IPS ke
dalam kurikulum sekolah. Pada tahap ini konsep pendidikan IPS diwujudkan dalam 3
bentuk, yakni:

1. pendidikan IPS, terintegrasi dengan nama Pendidikan Kewargaan Negara/Studi Sosial;

2 pendidikan IPS terpisah, di mana istilah IPS hanya digunakan sebagai konsep payung
untuk mata pelajaran geografi, sejarah, dan ekonomi;

3. pendidikan Kewargnan Negara sebagai suatu bentuk pendidikan IPS khusus, yang
dalam konsep tradisi social studies termasuk "citizenship transmission" (Barr, dkk ;
1978).

7. IPS sebagaibidangstudimemilikicakupansumbermateri.
MenurutAndacakupandanruanglingkupkonsep-konsepmateripembelajaran IPS
meliputiapasaja ?
Jawab :

Konsep pendidikan IPS tersebut kemudian memberi inspirasi terhadap Kurikulum 1975,
yang memang dalam banyak hal mengadopsi inovasi yang dicoba melalui Kurikulum
PPSP. Di dalam kurikulum 1975 pendidikan IPS menampilkan empat profil, yakni
berikut ini..
1. Pendidikan Moral Pancasila menggantikan Kewargaan Negara sebagai suatu bentuk
pendidikan IPS khusus yang mewadahi tradisi citizenship transmission

2. Pendidikan IPS terpadu untuk Sekolah Dasar

3. Pendidikan IPS terkonfederasi untuk SNIP yang menempatkan IPS sebagai konsep
payung yang menaungi mata pelajaran geografi, sejarah dan ekonomi koperasi.