Anda di halaman 1dari 2

NAMA : Surohmi Fitriani (19334716)

TUGAS : ANALISIS FARMASI

KELAS :K

Tugas : TITRASI BROMOMETRI

@ RESUME BROMOMETRI

 Larutan brom kurang stabil, dibandingkan lar iod

 Reaksi utama : adisi dan substitusi, oksidasi

 Brom yg diperlukan dpt diberikan dlm bentuk bromat dan bromida

 Larutan Titer = bromat à disebut juga Bromatometri

 Larutan brom sbg titer masih digunakan

 Pada titik akhir, sedikit brom berlebih, berwarna kuning lemah karena itu digunakan
cara sbb:

a. gunakan KBrO3 berlebih, + KI. Kelebihan KBrO3 dan KI membentuk I2,


titrasi dengan Na tiosulfat, indikator kanji

BrO3 + 6I + 6H+ 3I2 + 3H2O + Br

b. gunakan indikator (KBrO3 dlm buret) jingga metil, merah matil, etoksikrisoidin
(berubah warna karena substitusi brom pada cincin)

 Senyawa yang dititrasi Reaksi substitusi : pada senyawa fenol dan amina aromatis
primer, karena gugus OH dan NH2 adalah gugus pengarah o/p pada substitusi
aromatik elektrofilik . Senyawa yang dititrasi :

1. Fenol
2. Resorsin
3. ion salisilat
4. Sulfanilamida
5. Isoniazid vit c

Penetapan titik akhir Bromometri


1. Dengan Indokator Kanji yaitu bila ditambahkan KBrO3 berlebih,

kelebihan KBrO3 + KI à I2,

Titrasi dg Na-tiosulfat (Iodometri)

2. Beberapa ahli : hindarkan titrasi kembali

secara iodometri, jadi zat uji + KBr +

asam + indikator, dititrasi dengan KBrO3 (dlm

buret)

Terdapat 2 Indikator yaitu :

1. indikator reversible

Indikator yang dg brom  substitusi ke cincin dan warna berubah


Satu tetes KBrO3 berlebih pada titik akhir bereaksi dg KBr dan asam membentuk Br2 
substitusi indikator

2. Indikator irreversible