Anda di halaman 1dari 2

INTI ARTIKEL

Perancangan sederhanan menggunakan gerbang logika dasar seperti AND, OR dan NOT
sebenarnya sudah mengakomodir permasalahan sehari-hari kita.
Contoh kasus:
Suatu Bank HAFINA menerapkan sistem keamanan untuk membuka brangkas penyimpan
uang dengan sistem tiga kunci. Pintu brangkas dapat dibuka jika paling sedikit ada dua
orang yang memasukkan kunci. Kunci dipegang oleh tiga orang yaitu Kepala Bank (A),
Manager Keuangan (B) dan Manager Perkreditan (C). Pintu brangkas tidak akan terbuka
jika hanya satu orang yang memasukkan kunci.
Bagaimana penyelesaian masalah ini?
Dengan menerapkan sistem digital maka perancangan dapat kita diskripsikan sbb:
1. Ada tiga masukan (A, B, C)
2. Kunci masuk = "1", kunci tdk masuk = "0"
3. Pintu brangkas membuka = "1", pintu brangkas tertutup = "0"
 
 
Selanjutnya dapat disusun tabel kebenaran sbb:
Tabel 1. Tabel Kebenaran Masalah

 
Baris warna kuning menunjukkan bahwa paling tidak ada 2 orang yang mambawa kunci
dan memasukkannya sehingga pintu brangkas terbuka (F=1), kaidah penyelesaian  logika
yang kita pakai adalah, kita fokus pada baris yang manghasilkan output F=1, yaitu jika
untuk masukan A, B, C yang kondisinya adalah:
 
                  
sehingga dapat disusun rangkaian logika