Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MANDIRI

PERAN PERAWAT DALAM HOME CARE

Disusun Oleh :

Nama : Zakaria Ansori


NIM : P07120118094
Kelas/ tingkat : B/ II (2)

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM

JURUSAN KEPERAWATAN MATARAM

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MATARAM

2020
HOME CARE

Peran Perawat Dalam Home Care

Home health nursing atau perawatan kesehatan di rumah merupakan salah


satu jenis dari perawatan jangka panjang (long term care) yang dapat diberikan
oleh tenaga profesional maupun non-profesional yang telah mendapatkan
pelatihan (Efendi, 2009). Secara umum, terdapat dua peran perawat pada
perawatan kesehatan di rumah, yaitu perawatan langsung dan perawatan tak
langsung (Efendi, 2009).
1. Perawatan langsung
Merupakan perawatan yang diberikan melalui interaksi langsung
(direct care) antara perawat dengan klien meliputi pengkajian fisik hingga
intervensi keperawatan yang dilakukan untuk klien. Beberapa tindakan
yang dapat dilakukan pada pelayanan perawatan di rumah antara lain:
pengukuran TTV, pemasangan atau penggantian selang lambung (NGT)
dan kateter, perawatan luka dekubitus, pengisapan lendir atau mukus,
pengambilan preparat untuk pemeriksaan laboratorium
2. Perawatan tidak langsung,
Perawatan ini dilakukan saat klien tidak melakukan interaksi
langsung (indirect care) dengan perawat. Perawatan tidak langsung ini
lebih mengarah pada kegiatan konsultasi dan konseling.

Selain itu, perawat juga dapat berperan sebagai:


1. Manajer Kasus: Mengelola dan mengkolaborasikan dengan anggota
keluarga dan penyedia pelayanan kesehatan atau pelayanan sosial yang
lain untuk  meningkatkan pencapaian pelayanan (Rice, 2006),
2. Pelaksana /Pemberi Asuhan: Memberikan pelayanan langsung dan
melakukan supervisi pelayanan yang diberikan oleh anggota keluarga atau
pelaku rawat (care giver),
3. Pendidik: Mengajarkan keluarga tentang sehat sakit dan bertindak sebagai
penyedia informasi kesehatan. Komunikasi antara perawat dengan klien
sangat terbatas, sehingga sangat penting bagi perawatmengajarkan klien
untuk menjaga kesehatanny di rumah (Rice, 2006)
4. Kolaborator : Mengkoordinir pelayanan yang diterima oleh keluarga dan
mengkolaborasikan dengan keluarga dalam merencanakan pelayanan,
5. Pembela (Advocate): Melakukan pembelaan terhadap pasien melalui
dukungan peraturan (Rice, 2006),
6. Konselor: Membantu pasien dan keluarga dalam menyelesaikan masalah
dan mengembangkan koping yang konstruktif,
7. Penemu Kasus dan Melakukan Rujukan: Melibatkan diri dalam
menemukan kasus di keluarga dan melakukan rujukan secara cepat,
8. Penata lingkungan rumah: Melakukan modifikasi lingkungan bersama
pasien dan keluarga dan tim kesehatan lain untuk menunjang lingkungan
sehat,
9. Peneliti: Mengidentifikasi masalah praktik dan mencari jawaban melalui
pendekatan ilmiah.

Perawatan dirumah merupakan kelanjutan dari Continuity Care Perawat home


care bekerja dengan berbagai macam klien seperti lansia, ibu melahirkan dan
klien dengan penyakit terminal. Fokus utama dari perawatan dirumah adalah
memandirikan klien dan keluarga serta meningkatkan status kesehatan klien.