Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Manajemen Nutrisi: Hipertensi dan Diabetes Militus


Penyuluh : Erika Mei Nanda Sujatmiko
Kelompok Sasaran : Masyarakat RW 04 Kelurahan Kasin
Tanggal/Bln/Th : 21 Maret 2020
Waktu : 15.00 WIB – 17.00 WIB
Tempat : Balai Posyandu RW 04 Kelurahan Kasin

A. LATAR BELAKANG

B. TUJUAN
1) Tujuan Instruksional Umum
Masyarakat RW 04 Kelurahan Kasin dapat mengetahui mengenai manajemen nutrisi pada
hipertensi dan diabetes mellitus.
2) Tujuan Instruksional Khusus
a. Masyarakat dapat memahami dan menjelaskan kembali mengenai definisi Manajemen
Nutrisi
b. Masyarakat dapat memahami dan menjelaskan kembali tentang Tujuan Diet Hipertensi
dan Diabetes Mellitus
c. Masyarakat dapat memahami dan menjelaskan kembali mengenai Standart Diet
Hipertensi dan Diabetes Mellitus
d. Masyarakat dapat menerapkan manajemen nutrisi pada keluarga dengan Hipertensi dan
Diabetes Mellitus

C. METODE
Ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab

D. MEDIA
a. Laptop
b. LCD Proyektor
c. Power Point
d. Leaflet

E. SETTING TEMPAT
Keterangan:
: Penyuluh/ pemateri : Moderator
: Peserta : Operator
: Papan LCD : Fasilitator

F. PENGORGANISASIAN
Moderator : Kusnia Alvionita
Penyaji : Erika Mei Nanda Sujatmiko
Fasilitator : Abinadab Hans Imolina
Operator : Sabrina Kumala Dewi

G. KEGIATAN
ALOKASI
ALAT
NO TAHAP KEGIATAN WAKTU METODE EVALUASI
PERAGA
(MENIT)
1. Pembukaan - Salam dan - Peserta penyuluhan
perkenalan menjawab salam
- Menjelaskan tujuan - Diharapkan peserta
5 menit Ceramah -
dan materi memperhatikan
penyuluhan penjelasan yang
diberikan
2. Penjelasan - Pemateri menggali 20 menit Ceramah Powerpoint - Diharapkan peserta
Materi pengetahuan peserta dan Leaflet penyuluhan dapat
Penyuluhan penyuluhan tentang menjelaskan
Manajemen Nutrisi manajemen nutrisi
pada klien dengan pada hipertensi dan
Hipertensi dan diabetes mellitus
Diabetes Mellitus dalam bahasanya
- Pemateri - Diharapkan peserta
memberikan penyuluhan
penjelasan tentang memperhatikan
Manajemen Nutrisi dan memahami
pada Hipertensi dan materi penyuluhan
Diabetes Mellitus yang diberikan
kepada peserta dengan tenang
penyuluhan - Diharapkan peserta
- Pemateri penyuluhan
memberikan mengajukan
kesempatan peserta pertanyaan tentang
penyuluhan untuk materi penyuluhan
bertanya tentang
materi penyuluhan
jika ada yang belum
dipahami
3. Evaluasi - Memberikan
- Diharapkan
dan pertanyaan kepada
peserta
Penutup peserta penyuluhan
penyuluhan dapat
tentang materi yang
menjawab
diberikan
5 menit Ceramah - pertanyaan dengan
- Mengakhiri
tepat
penyuluhan dengan
- Peserta
mengucapkan
penyuluhan
terimakasih dan
menjawab salam
salam

H. EVALUASI
a. Struktur
o Kesiapan SAP
o Kesiapan materi
o Kesiapan media penyuluhan
o Peserta hadir ditempat penyuluhan
b. Proses
o Peserta penyuluhan mengikuti penyuluhan dengan tenang dan disiplin
o Pemateri melakukan penyuluhan dengan jelas dan komunikatif
o Media leaflet membantu peserta memahami pesan yang disampaikan
o Pemateri memberikan kesempatan pada peserta untuk bertanya.
o Pemateri dapat menjawab pertanyaan secara jelas dan dapat dimengerti oleh peserta.
c. Hasil
o Peserta penyuluhan dapat memahami materi yang disampaikan oleh pemateri meliputi
definisi manajemen nutrisi, tujuan dan standart diet hipertensi dan diabetes mellitus

I. LAMPIRAN
1. Materi Penyuluhan “Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi dan Diabetes Mellitus”
2. Powerpoint Materi Penyuluhan “Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi dan Diabetes Mellitus”
3. Leaflet Materi Penyuluhan “Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi dan Diabetes Mellitus”
Materi Penyuluhan Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi dan Diabetes Mellitus

A. Definisi Manajemen Nutrisi


Manajemen nutrisi merupakan pengelolaan makanan dan cairan untuk mendukung
proses metabolisme pada pasien yang mengalami malnutrisi atau tingginya risiko mendapatkan
malnutrisi. Aktivitas yang dilakukan dalam manajemen nutrisi meliputi:
o Mengontrol penyerapan makanan/ cairan dan menghitung intake kalori harian, jika
diperlukan,
o Menentukan jumlah kalori dan jenis zat makanan yang diperlukan untuk memenuhi
kebutuhan nutrisi,
o Menentukan makanan pilihan dengan mempertimbangkan budaya dan agama,
o Mengajarkan perencanaan makan harian untuk pasien dan keluarga.

B. Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi


1. Definisi Manajemen Nutrisi Pada Hipertensi
Manajemen nutrisi pada hipertensi merupakan pengelolaan makanan dan cairan
untuk mendukung metabolisme pada klien dengan hipertensi supaya tidak terjadi lonjakan
tekanan darah. Manjemen nutrisi pada klien dengan hipertensi disebut dengan diet DASH
(Dietary Approaches to Stop Hypertension) atau diet Rendah Garam. Diet DASH ini
dirancang untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi yang menitikberatkan pada nutrisi
yang efektif dalam menurunkan tekanan darah. Menu- menu yang disusun dalam diet DASH
terdiri dari makanan rendah garam.

2. Aturan Diet DASH


Diet DASH atau rendah garam memiliki aturan sederhana yang meliputi:
o Membatasi konsumsi natrium, baik dalam bentuk garam maupun makanan yang
memiliki kandungan sodium tinggi seperti makanan dalam kemasan (makanan kaleng)
dan makanan cepat saji,
o Membatasi konsumsi daging dan makanan mengandung gula tinggi,
o Mengurangi konsumsi makanan berkolesterol tinggi dan mengandung lemak trans,
o Memperbanyak konsumsi sayuran, buah- buahan, dan olahan susu rendah lemak,
o Mengkonsumsi ikan, daging unggas, kacang- kacangan tanpa garam, dan makanan
dengan gandum utuh.

3. Syarat Diet DASH (Rendah Garam


a. Energi sesuai dengan kebutuhan normal dengan mempertimbangkan faktor aktivitas,
stress, dan umur (+ 2.300 Kalori)
b. Protein 10 – 15% dari kebutuhan energy total
c. Lemak 20 – 25% dari kebutuhan energy total
d. Karbohidrat 60 – 70% dari kebutuhan energy total
e. Natrium dibatasi sesuai dengan standar diet rendah garam yang dipilih

4. Standar Diet DASH (Rendah Garam)


Standar diet rendah garam dibagi menjadi tiga standar yakni:
a. Diet Rendah Garam I, pembatasan pemberian natrium dengan kandungan natrium yang
diperbolehkan 200 – 400 gram perhari dengan tidak ditambahkannya garam dapur dalam
pemasakan makanan,
b. Diet Rendah Garam II, pembatasan pemberian natrium dengan kandungan natrium yang
diperbolehkan 600 – 800 gram perhari dan diperbolehkan penambahan garam dapur pada
masakan sebanyak 2 gram (1/2 sendok teh peres) per hari,
c. Diet Rendah Garam III, pembatasan pemberian natrium dengan kandungan natrium yang
diperbolehkan 1000 – 1.200 gram perhari dan diperbolehkan penambahan garam dapur
pada masakan sebanyak 4 gram (1 sendok teh peres) per hari.

Dalam standar diet rendah garam, perlu dibatasi makanan yang dalam proses pengolahannya
menggunakan banyak garam natrium, seperti garam dapur, bumbu penyedap masakan, soda
kue, kecap, terasi, petis, taoco, dan saus tomat. Standar pembagian bahan makanan dalam
diet rendah garam meliputi:
- Beras dan gandum
Beras, roti, pasta, dan sereal termasuk dalam kelompok beras dan
gandum. Gandum memiliki kandungan rendah lemak, selama tidak dikonsumsi dengan
mentega, keju, atau krim. Contoh gandum utuh seperti beras merah dan roti gandum.
- Daging, ayam, dan ikan
Daging hewan merupakan sumber protein, zat besi, seng, dan vitamin. Daging dimasak
tanpa kulit dengan cara direbus atau dipanggang, bukan digoreng. Pemberian maksimal
daging/ ayam/ ikan adalah 100 gram/ hari atau tidak lebih dari 6 ons/ hari. Ikan
salmon dan tongkol merupakan pilihan yang lebih sehat, karena kaya akan omega-3 yang
bermanfaat dalam menurunkan kolesterol. Pemberian telur ayam/ bebek maksimal 1 butir/
hari, dan pemberian jeroan (otak, jantung, paru- paru) harus dihindari.
- Kacang - kacangan dan biji - bijian
Kacang - kacangan mengandung omega-3 dan serat yang bermanfaat dalam menurunkan
risiko penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah. Namun, kacang-kacangan juga
mengandung kalori, sehingga disarankan untuk makan secukupnya. Alternatif konsumsi
kavang- kacangan adalah dengan mengonsumsi produk olahan kacang kedelai, seperti
tempe dan tahu. Tempe dan tahu mengandung semua asam amino yang dibutuhkan tubuh,
sehingga bisa dijadikan alternatif pengganti selain daging.
- Lemak dan minyak
Dalam diet DASH, dianjurkan untuk mengonsumsi lemak tak jenuh alias lemak baik.
Lemak tak jenuh mampu menurunkan kadar kolestrol dalam darah dan menekan risiko
penyakit jantung, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Lemak tak jenuh tunggal
terdapat pada minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Sedangkan lemak tak jenuh
ganda banyak ditemukan pada ikan salmon, tongkol, dan olahan kedelai.
- Sayuran
Brokoli, wortel, tomat, dan sayuran berdaun hijau yang kaya akan vitamin, serat, dan
mineral, seperti kalium dan magnesium. Sajikan sayuran sebagai menu utama, bukan
sebagai makanan pendamping.
- Buah- Buahan
Buah- buahan disajikan sebagai camilan. Jika tidak suka makan buah, maka olah buah
menjadi jus tanpa tambahan gula. Salah satu buah yang baik dikonsumsi penderita
hipertensi adalah pisang, karena kaya akan kalium. Kalium bekerja dengan cara
mengurangi efek natrium. Kalium juga mampu meredakan ketegangan di dinding
pembuluh darah yang akan menurunkan tekanan darah.
- Produk susu rendah lemak
Susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt merupakan sumber vitamin D,
kalsium, dan protein. Pilih produk yang rendah lemak untuk menghindari konsumsi lemak
berlebih.
- Makanan manis
Makanan manis yang dianjurkan dalam diet DASH adalah makanan manis seperti jeli,
agar-agar, atau biskuit rendah lemak.

5. Contoh Sajian Makanan dalam Diet Rendah Garam


Kalori : 2.300 Kal
Protein : 73 gram
Lemak : 47 gram
Karbohidrat : 383 gram
URT (Setara
Bahan Berat Contoh Menu
Dengan)
PAGI HARI
Nasi 200 gram 1 ½ gelas Nasi
Daging 70 gram 2 potong Bistik
sedang
Sayuran A 50 gram ½ gelas Sup Oyong
Gula Pasir 13 gram 1 sdm Teh Manis
Minyak 5 gram 1 sdt

SNACK PAGI
Kacang hijau 20 gram 2 sdm
Gula Pasir 13 gram 1 sdm Bubur Kacang Hijau
Santan 40 gram 40 ml

SIANG HARI
Nasi 250 gram 1 ¾ gelas Nasi
Ikan 40 gram 1 potong Ikan Pindang
sedang
Tempe 50 gram 2 potong Oseng- Oseng Tempe
sedang
Sayuran B 100 gram 1 gelas Lodeh
Buah 50 gram 1 buah sedang Pisang
Minyak 10 gram 2 sdt

SNACK SORE
Buah 110 gram 1 potong besar Pepaya
Biskuit 20 gram 1 buah besar Biskuit

MALAM HARI
Nasi 250 gram 1 ¾ gelas Nasi
Ayam tanpa kulit 40 gram 1 potong Sup Ayam
sedang
Tahu 110 gram 4 potong Pepes Tahu
sedang
Sayuran B 100 gram 1 gelas Cah Kangkung
Buah 110 gram 2 buah sedang Jeruk
Minyak 5 gram 1 sdt

SNACK MALAM
Gula Pasir 13 gram 1 sdm Teh Manis

DAFTAR RUJUKAN

Alodokter. 2017. Diet DASH Untuk Penderita Hipertensi. (Online),


https://www.alodokter.com/diet-dash-untuk-penderita-hipertensi. Diakses 16 Maret
2020

Waspadji, S. 2013. Menyusun Diet Berbagai Penyakit Berdasarkan Daftar Bahan Makanan
Penukar Petunjuk Praktis Untuk: Perencanaan Makan Sehat, Seimbang, Bervariasi,
Sistem Carbohydrate Counting, Standart Diet Berbagai Penyakit Edisi Keempat.
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia