Anda di halaman 1dari 41

FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA

IDENTIFIKASI DATA
1. Nama Keluarga : Tn. S

2. Alamat : Desa Wonorejo Kidul, Gondangrejo, Karanganyar

: 07856508

3. Komposisi Keluarga :

NAMA TEMPAT,
N JENIS
(AKHIR, HUBUNGAN TANGGAL PEKERJAAN PENDIDIKAN
O KELAMIN
DEPAN) LAHIR
Kepala Karanganyar,
1. S L - SD
Keluarga 2 mei 1945
Karanganyar,
2. I P Istri 5 Agustus - SD
1945
Karanganyar,
3. J L Anak Pedagang SMA
5 juli 1965

4. Genogram

Tn. A Ny. B Tn. C


80 th 82 th 85 th
Terpleset stroke hipertensi

Tn. S Ny. E Tn. F Tn.G Ny.K


68 th 65 th 60 th 69 th 68 th
Asma - -

Tn.J
48th

Tn.J
48 th

Tipe Bentuk Keluarga : Tipe keluarga Usia Lanjut

1
5. Latar Belakang Budaya (Etnis)
6.1. Latar Belakang Etnis Keluarga atau Anggota Keluarga
 Suku Jawa
6.2. Tempat Tinggal Keluarga (bagian dari sebuah lingkungan yang secara etnis
bersifat homogen). Uraikan.
 Rumah kotor, berdebu, lantai rumah masih dari tanah, terdapat
kandang ayam di depan rumah dan berbau tidak sedap, terdapat
kotoran ayam di dalam rumah, udara di dalam rumah pengap
6.3. Kegiatan-kegiatan Keagamaan, sosial, budaya, rekreasi, pendidikan
(Apakah kegiatan-kegiatan ini berada dalam kelompok kultur/budaya
keluarga). Sebutkan.
 Jarang pergi berekreasi hanya menonton televisi di rumah jadi
kehidupan sosialnya cenderung tertutup
6.4. Kebiasan-kebiasan diet dan berbusana (tradisional atau modern). Sebutkan.
 Busana Tn.S cenderung normal layaknya orang biasa, pola makan
Tn. S 3x sehari, tidak ada diet khusus dalam makanan dan
kehidupan Tn. S kurang higienis
6.5. Struktur kekuasaan keluarga tradisional atau ”modern”. Sebutkan.
 Dalam pengambilan keputusan beliaulah yang menentukan karena
selaku kepala keluarga
6.6. Bahasa (bahasa-bahasa) yang digunakan di rumah
 Keluarga Tn.S menggunakan bahasa jawa karena keluarga Tn.S
berasal dari suku Jawa
6.7. Penggunaan jasa-jasa perawatan kesehatan keluarga dan praktisi. (Apakah
keluarga mengunjungi pelayanan praktisi, terlibat dalam praktik-praktik
pelayanan kesehatan tradisional, atau memiliki kepercayaan tradisional asli
dalam bidang kesehatan). Uraikan.
 Jika hanya Tn. S merasa tidak enak badan beliau mengunjungi
puskesmas untuk periksa dan melakukan perawatan diri.

6. Identifikasi Religius
7.1. Apakah anggota keluarga berbeda dalam praktik keyakinan beragamaan
mereka. Jelaskan.
 Tidak semua anggota keluarga Tn. S memiliki satu keyakinan yaitu
agama islam

2
7.2. Seberapa aktif keluarga tersebut terlibat dalam kegiatan agama atau
organisasi-organisasi keagamaan lain. Jelaskan.
 Keluarga Tn. S tidak aktif dalam kegiatan agama atau organisasi-
organisasi lain yang ada di desa nya.
7.3. Keluarga menganut agama apa. Sebutkan.
 Keluarga Tn. S hanya menganut satu agama yaitu agama islam
7.4. Kepercayaan-kepercayaan dan nilai-nilai keagamaan yang dianut dalam
kehidupan keluarga terutama dalam hal kesehatan. Sebutkan.
 Keluarga Tn. S menganggap bahwa apapun yang terjadi telah diatur
dan dihgariskan oleh Tuhan jadi keluarga tersebut berfikir bahwa
mereka pasti meninggal bagaimanapun pola makan, olahraga,
ataupun kebersihan diri yang dilakukan’

7. Status Kelas Sosial (berdasarkan pekerjaan, pendidikan dan pendapatan)


8.1. Status Ekonomi
Jumlah Pendapatan per Bulan : -
Sumber-sumber Pendapatan per Bulan : Dari penghasilan anaknya
Jumlah Pengeluaran per Bulan : Rp. 500.000,00
Apakah Sumber Pendapatan mencukupi kebutuhan keluarga:
 ya  tidak
Bila tidak, bagaimana keluarga mengaturnya?
____________________________________________________________
____________________________________________________________
______________________________

8. Aktivitas Rekreasi atau Waktu Luang


9.1. Tulislah aktivitas-aktivitas waktu luang dari subsistem keluarga.
 Keseharian Tn. S lebih sering digunakan untuk menonton televisi di
dalam rumahnya

3
RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

9. Tahap perkembangan keluarga saat ini


 Pada saat ini keluarga Tn. S berada pada tahap perkembangan
keluarga usia lanjut, dimana istri Tn. S telah meninggal, timbul
suatu penyakit, dan ank-anaknya sudah berkeluarga sendiri.

10. Sejauh mana keluarga memenuhi tugas-tugas perkembangan yang sesuai dengan
tahap perkembangan saat ini. Jelaskan.
 Dengan usia yang sudah lanjut Tn. S sudah tidak bekerja dan
mendapatkan uang untuk kebutuhan kesehariannya dari penghasilan
anaknya, dan menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik
ditunjukkan dengan Tn.S jarang beraktivitas di luar rumah
melainkan hanya menonton TV di dalam rumahnya.

11. Riwayat keluarga mulai lahir hingga saat ini, termasuk riwayat perkembangan dan
kejadian-kejadian dan pengalaman-pengalaman kesehatan yang unik atau yang
berkaitan dengan kesehatan (perceraian, kematian, hilang, dll) yang terjadi dalam
kehidupan keluarga. Sebutkan.
 Tn. S mengatakan riwayat perkembangan baik-baik saja tidak ada
hambatan atau gangguan

12. Keluarga asal kedua orang tua (seperti apa kehidupan keluarga asalnya; hubungan
masa silam dan saat dengan orang tua dari kedua orang tua). Ceritakan.
 Keluarga Tn. S berasal dari suku Jawa, hubungan masa silam
dengan keluarga selalu harmonis, dan status ekonomi keluarga Tn.
S termasuk dalam golongan rendah dibuktikan Tn. S hanya lulusan
SD

4
DATA LINGKUNGAN
13. Karakteristik Rumah
14.1. Gambar tipe tempat tinggal (rumah, apartemen, sewa kamar, dll). Apakah
keluarga memiliki sendiri atau menyewa rumah ini.
 Tempat tinggal berupa rumah milik send

KAMAR KAMAR
MANDI TIDUR

DAPUR
RUANG
TAMU
KANDANG
AYAM

14.2. Gambarkan kondisi rumah (baik interior maupun eksterior rumah). Interior
rumah meliputi jumlah kamar dan tipe kamar (kamar tamu, kamar tidur,
dll), penggunaan-penggunaan kamar tersebut dan bagaimana kamar
tersebut diatur. Bagaimana kondisi dan kecukupan perabot. Apakah
penerangan ventilasi, pemanas. Apakah lantai, tangga, susunan dan
bangunan yang lain dalam kondisi yang adekuat. Jelaskan.
 Karakteristik rumah antara lain yaitu tipe rumah permanen. Rumah
tersebut hanya di huni Tn.S dengan ukuran 250m2 yang dibagi
dalam 1 kamar tidur, 1 kamar mandi jadi satu sama WC, ruang
tamu, dapur kecil, lantai rumah masih dari tanah, depan rumah
terdapat kandang ayam dan Kamar tidur Tn.S sekaligus ruang untuk
menonton televisi tetapi kamar tidur kurang adanya ventilasi .
Keadaan rumah Tn.S kotor sebab Tn.S belum mengetahui
bagaimana lingkungan yang sehat

5
14.3. Di dapur, amati suplai air minum, penggunaan alat-alat masak, pengamanan
untuk kebakaran. Jelaskan.
 Dapur terletak dibelakang kamar mandi, tidak terdapat ventilasi,
lantai masih berupa tanah, posisi rumah lebih rendah dari yang lain.
 Kondisi air jernih tidak berwarna ataupun berbau

14.4. Di kamar mandi, amati sanitasi, air, fasilitas toilet, ada tidaknya sabun dan
handuk. Jelaskan.
 Kondisi air jernih, toilet jadi satu dalm kamar mandi, tidak
ada bak mandi melainkan menggunakan ember. Terdapat
sabun dan handuk

14.5. Kaji pengaturan tidur di dalam rumah. Apakah pengaturan tersebut


memadai bagi pada anggota keluarga, dengan pertimbangan usia mereka,
hubungan dan kebutuhan-kebutuhan khusus mereka lainnya. Jelaskan.
 Pola tidur Tn.S mengalami penurunan yaitu Tn.S hanya tidur
4 jam sehari sebab Tn.S mengalami asma jadi
ketidakefektifan jalan nafas tersebut membuat Tn.S sering
terbangun.

14.6. Amati keadaan umum kebersihan dan sanitasi rumah. Apakah ada serbuan
serangga-serangga kecil (khususnya di dalam) dan/atau masalah-masalah
sanitasi yang disebabkan oleh kehadiran binatang-binatang piaraan.
Jelaskan.
 Keadaan umum rumah Tn.S kotor, berdebu, dan lantai
rumah masih dari tanah, terdapat kandang ayam didepan
rumah dan berbau tidak sedap, terdapat kotoran ayam
didalam dan luar rumah, udara didalam rumah pengap
dikarenakan jendela  jarang dibuka

14.7. Kaji perasaan-perasaan subjektif keluarga terhadap rumah. Apakah


keluarga menganggap rumahnya memadai bagi mereka. Jelaskan.
 Tn.S merasa tidak nyaman dengan jarangnya di buka jendela
di rumah Tn.S membuat Tn.S hanya mendapatkan suplai
oksigen sedikit sehingga Tn.S asma

6
14.8. Evaluasi pengaturan privasi dan bagaimana keluarga merasakan privasi
mereka memadai. Jelaskan
 Keluarga Tn.S sangat menjaga privasi agar tidak terjadi
gosip orang lain

14.9. Evaluasi ada dan tidak adanya bahaya-bahaya terhadap keamanan


rumah/lingkungan.
 Tidak ada bahaya-bahaya terhadap keamanan
rumah/lingkungan

14.10.Evaluasi adekuasi pembuangan sampah. Jelaskan.


 Tn.S masih belum paham betul mengenai lingkungan yang
sehat sehingga pembuangan sampah kadang tidak pada
tempatnya dan bercecer di dalam rumahnya

14.11.Kaji perasaan puas/tidak puas dari anggota keluarga secara keseluruhan


dengan pengaturan/penataan rumah. Jelaskan.
 Klien mengatakan kurang puas denganpenataan rumah saat
ini klien ingin menambah banyak vemtilasi

14. Karakteristik Lingkungan dan Komunitas Tempat Tinggal yang Lebih Luas
15.1. Apa karakteristik-karakteristik fisik dari lingkungan yang paling dekat dan
komunitas yang lebih luas?
 Tipe lingkungan/komunitas (desa, kota, subkota, antarkota). Sebutkan.
 Desa
 Tipe tempat tinggal (hunian, industrial, campuran hunian dan industri
kecil, agraris) di lingkungan. Sebutkan.
 Hunian
 Keadaan tempat tinggal dan jalan raya (terpelihara, rusak, tidak
terpelihara, sementara diperbaiki). Jelaskan.
 Tidak terpelihara sebab Tn.S hanya tinggal sebatang kara
jadi keadaan tempat tinggal nya kotor dan jalanan sekitar
rumahnya terlihat tidak terurus
 Sanitasi jalan, rumah (kebersihan, pengumpulan sampah, dll). Jelaskan.
 Kebersihan rumah masih kurang dijaga, tidak ada
pengumpulan sampah yang spesifik seperti sampah basah

7
dan sampah kering disendirikan melainkan dicampur jadi
satu
 Adanya dan jenis-jenis industri di lingkungan (udara, kebisingan,
masalah-masalah polusi air). Jelaskan.
 Tidak terdapat kebisingan,polusi udara sebab tempat tinggal
Tn.S merupakan Desa bukan kota perindustrian sehingga
masih banyak pepohonan

15.2. Bagaimana karakteristik demografis dari lingkungan dan komunitas?


 Kelas sosial dan karakteristik etnis penghuni. Sebutkan.
 Ramah, mudah bersosialisasi
 Tidak ada diskriminasi etnis/suku
 Gotong royong
 Perubahan-perubahan secara demografis yang berlangsung belakangan
ini dalam lingkungan/komunitas. Jelaskan.
 Tidak ada

8
15.3. Pelayanan-pelayanan kesehatan dan pelayanan-pelayanan sosial apa yang
ada dalam lingkungan dan komunitas?
 Fasilitas-fasilitas ekonomi (warung, toko, apotik, pasar). Sebutkan.
 Warung
 Pasar
 Lembaga-lembaga kesehatan (klinik-klinik, rumah sakit, dan fasilitas-
fasilitas gawat darurat). Sebutkan.
 Klinik-klinik
 Lembaga-lembaga pelayanan sosial (kesejahteraan, konseling,
pekerjaan). Sebutkan.
 Kesejahteraan
 Pekerjaan

15.4. Bagaimana mudahnya sekolah-sekolah di lingkungan atau komunitas dapat


diakses dan bagaimana kondisinya?. Jelaskan.
 Sekolah-sekolah mudah di akses meskipun di pedesaan sebab
dibantu dengan kecanggihan teknologi zaman sekarang kondisinya
pun baik lingkungannya bersih sedikit adanya polusi.

15.5. Fasilitas-fasilitas rekreasi yang dimiliki daerah ini. Sebutkan.


 -

15.6. Tersedianya transportasi umum. Bagaimana pelayanan-pelayanan dan


fasilitas-fasilitas tersebut dapat diakses (dalam arti, jarak, kecocokan, dan
jam, dll) kepada keluarga. Jelaskan.
 Tarnsportasi umum tidak dapat diakses dengan mudah sebab di
pedesaan hanya ada angkutan umum tetapi tidak semua jalanan
dilewati oleh angkutan umum tersebut disebabkan jangkauan jarak
yang dapat dicapai

15.7. Bagaimana insiden kejahatan di lingkungan dan komunitas? Apakah ada


masalah keselamatan yang serius?. Jelaskan.
 Tidak ada kejahatn yang serius dan keselamatannya pun terjamin

15. Mobilitas Geografis Keluarga


16.1. Sudah berapa lama keluarga tinggal di daerah ini.
 Kurang lebih 68 tahun

9
16.2. Apakah sering berpindah-pindah tempat tinggal? Jelaskan.
 Tidak sebab rumah Tn.S merupakan tipe permanen sehingga tidak
pernah pindah-pindah tempat tinggal apalagi sekarang Tn.S hanya
tinggal seorang diri.

16. Hubungan Keluarga dengan Fasilitas-Fasilitas dalam Komunitas


17.1. Siapa di dalam keluarga yang sering menggunakan fasilitas pelayanan
kesehatan?. Sebutkan tempat pelayanan kesehatannya.
 Tn.S paling sering pergi ke klinik/puskesmas terdekat

17.2. Berapa kali atau sejauh mana mereka menggunakan pelayanan dan
fasilitas?
 Tn.S tidak sering mengunjungi puskesmas sebab kurang
pengetahuannya tentang kesehatan.

17.3. Apakah keluarga memanfaatkan lembaga-lembaga yang ada di Komunitas


untuk Kesehatan Keluarga (JPS, JPKM, Dana Sehat, LSM)?. Sebutkan.
 BPJS

17.4. Bagaimana keluarga memandang komunitasnya?


 Keluarga Tn.S memandang komunitas ini merupakan komunitas
yang memadai dan membantu masyarakat terutama dalam hal
kesehatan

17. Sistem Pendukung atau Jaringan Sosial Keluarga:


18.1. Siapa menolong keluarga pada saat keluarga membutuhkan bantuan,
dukungan konseling aktivitas-aktivitas keluarga (Sebutkan Lembaga
Formal atau Informal; Informal: Ikatan Keluarga, teman-teman dekat,
tetangga; Formal: Lembaga Resmi Pemerintah maupun Swasta/LSM)
 Lembaga informal : keluarga, teman dan tetangga
 Lembaga formal : Rumah Sakit, Puskesmas, Petinggi-petinggi
negara

10
STRUKTUR KELUARGA

18. Pola-pola Komunikasi


19.1.  Apakah mayoritas pesan anggota keluarga sesuai dengan isi dan
instruksi?
 Iya
 Apakah anggota keluarga mengutarakan kebutuhan-kebutuhan dan
perasaan-perasaan mereka dengan jelas?
 Iya
 Apakah anggota keluarga memperoleh dan memberikan respons dengan
baik terhadap pesan?
 Iya
 Apakah anggota keluarga mendengar dan mengikuti suatu pesan?
 Tidak
 Bahasa apa yang digunakan dalam keluarga?
 Bahasa Jawa
 Apakah keluarga berkomunikasi secara langsung atau tidak langsung?.
Jelaskan.
 Keluarga melakukan komunikasi secara langsung yaitu keluarga
melakukan diskusi atau bertatap muka dengan anggota keluarga
yang lainnya

19.2.  Bagaimana pesan-pesan emosional (afektif) disampaikan dalam


keluarga? (Langsung,
terbuka)
 Terbuka
 Jenis-jenis emosi apa yang disampaikan dalam keluarga?. Sebutkan.
 Marah
 Cinta
 Sedih
 Takut
 Gembira
 Apakah emosi-emosi yang disampaikan bersifat negatif, positif atau
keduanya?. Sebutkan.
 Keduanya
19.3.  Bagaimana frekuensi dan kualitas komunikasi yang berlangsung dalam
keluarga? Jelaskan

11
 Kualitas komunikasi keluarga Tn.S bagus sebab menggunakan
komunikasi secara terbuka sehingga jarang timbul adanya
perbedaan pendapat
 Pola-pola umum apa yang digunakan menyampaikan pesan-pesan
penting? (langsung, tidak langsung, sebutkan caranya)
 Langsung

19.4. Jenis-jenis disfungsional komunikasi apa yang nampak dalam pola-pola


komunikasi keluarga?. Sebutkan.
 Mengabaikan pendapat orang lain

19.5. Adakah hal-hal/masalah dalam keluarga yang tertutup untuk didiskusikan?.


Sebutkan.
 -

19. Struktur Kekuasaan


Keputusan dalam Keluarga
20.1.  Siapa yang membuat keputusan dalam keluarga?
 Kepala keluarga/ayah
 Siapa yang memutuskan dalam penggunaan keuangan keluarga?
 Ibu
 Siapa yang memutuskan dalam masalah pindah pekerjaan atau tempat
tinggal?
 Kepala Keluarga

 Siapa yang mendisiplinkan dan memutuskan kegiatan-kegiatan anak?


 Ayah dan ibu

20.2.  Bagaimana cara keluarga dalam mengambil keputusan (otoriter,


musyawarah/
kesepakatan, diserahkan pada masing-masing individu)?
 Musyawarah/kesepakatan
 Apakah keluarga merasa puas dengan pola pengambilan keputusan
tersebut?
 Puas

12
20.3. Atas dasar kekuasaan apa anggota keluarga membuat keputusan?
(Kekuasaan tak berdaya, keahlian, penghargaan, paksaan kekuasaan
berdasarkan kekuatan/berpengaruh, kekuasaan aktif). Sebutkan.
 Keahlian

20.4. Kekuasaan dalam keluarga didominasi oleh siapa?. Sebutkan dan Jelaskan
 Kepala Keluarga karena kepala keluarga cenderung lebih
ditakuti terutama pada anak-anaknya dan kepala keluarga lebih
tegas dalam memutuskan sesuatu.

20. Struktur Peran


Struktur Peran Formal
21.1. Posisi dan peran formal apa pada setiap anggota keluarga?
 Gambarkan bagaimana setiap anggota keluarga melakukan peran-peran
formal mereka.
 Tn.S sebagai kepala keluarga, tetapi karena Tn.S sakit dan hidup
sebatang kara, beliau tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,
sehingga anaknya yang sudah berkeluarga sendiri memenuhi
kebutuhan Tn.S.

 Adakah konflik peran dalam keluarga?. Jelaskan.


 Ada, karena yang seharusnya Tn.S sebagai kepala keluarga
mampu memenuhi kebutuhannya, tetapi peran ini digantikan
oleh anaknya karena Tn.S sakit.

Struktur Peran Informal


21.2.  Adakah peran-peran informal dalam keluarga?. Jelaskan.
 Ada,
 Anak dari Tn.S sebagai pemenuh kebutuhan dari Tn.S.

 Siapa yang memainkan peran-peran tersebut dan berapa kali peran-


peran tersebut sering dilakukan atau bagaimana peran-peran tersebut
dilaksanakan secara konsisten?
 Anak dari Tn.S
 Dilakukan setiap bulan dengan memberikan uang sebesar Rp
500.000

13
 Tujuan dari peran-peran informal yang dijalankan keluarga adalah:
Sebutkan
 Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Tn.S
 Untuk membiayai pengobatan Tn.S
 Untuk mensejahterakan masa tua Tn.S

21.3. Jika peran-peran informal bersifat disfungsional, siapa yang melaksanakan


peran-peran ini pada generasi sebelumnya?
 Tidak ada
 karena Tn.S hanya memiliki satu orang anak, jika peran informal
anak ini disfungsional maka Tn.S tidak dapat terpenuhi
kebutuhannya karena istri Tn.S juga sudah meninggal.

21.4. Apa pengaruh/dampak terhadap orang (-orang) yang memainkan peran-


peran tersebut?
 Penghasilan terbagi karena harus mengeluarkan dana untuk Tn.S
 Adanya kecemburuan dari pihak keluarga istri dari anak Tn.S

Analisa Model Peran


21.5. Siapa yang menjadi model dalam menjalankan peran di keluarga?.
Sebutkan.
 Anak dari Tn.S

21.6. Apakah status sosial keluarga mempengaruhi dalam pembagian peran


keluarga?
 Tidak

21.7. Apakah budaya masyarakat, agama mempengaruhi dalam pembagian peran


keluarga?
 Berpengaruh
 Karena, budaya masyarakat banyak dan memiliki karakteristik yang
berbeda-beda.

21.8. Apakah peran yang dijalankan oleh anggota keluarga sesuai dengan tahap
perkembangannya?
 Telah sesuai.

14
 Karena anak Tn.S menggantikan peran sebagai pemenuh kebutuhan
Tn.S yang telah jatuh sakit

21.9.  Bagaimana masalah-masalah kesehatan mempengaruhi peran-peran


keluarga?
 Karena akibat dari masalah kesehatan Tn.S tidak bisa memenuhi
kebutuhannya sehingga terjadi pergantian peran
 Adakah pengaturan kembali peran-peran baru dalam keluarga
(sehubungan dengan adanya yang sakit, meninggal, pindah, berpisah,
dll)?
 Ada
 Anak menjadi pemenuh kebutuhan dari ayahnya

 Bagaimana anggota keluarga menerima peran-peran baru/menyesuaikan


diri?
 Pasti banyak hambatan dalam penyesuaian diri dalam menerima
peran baru sehingga perlu waktu untuk menyesuaikan dan
melakukan peran tersebut.

 Apakah ada bukti tentang stress atau konflik akibat peran?


 Tidak ada
 Bagaimana respon anggota keluarga yang sakit bereaksi terhadap
perubahan atau hilangnya peran?
 Mengalami distress karena tidak bisa memenuhi kebutuhannya
malah melimpahkan peran tersebut kepada anaknya.

21. Nilai-Nilai Keluarga


22.1. Apakah ada kesesuaian antara nilai-nilai keluarga dengan kelompok atau
komunitas yang lebih luas?. Jelaskan
 Ada,
 Karena dalam keluarga tersebut mempunyai nilai kekeluargaan
sehingga dapat mengatasi permasalahan yang ada.

22.2. Bagaimana pentingnya nilai-nilai yang dianut bagi keluarga?. Jelaskan


 Sangat penting dan berpengaruh karena jika tidak ada nilai
kekeluargaan tersebut maka Tn.S tidak akan ada yang mengurus dan
peralihan peran.

15
22.3. Apakah nilai-nilai ini dianut secara sadar atau tidak sadar?
 Sadar

22.4. Apakah ada konflik nilai yang menonjol dalam keluarga?. Sebutkan
 Tidak ada

22.5. Bagaimana kelas sosial keluarga, latar belakang kebudayaan mempengaruhi


nilai-nilai keluarga?. Jelaskan.
 Dari awal, anak dari Tn.S memiliki sikap yang peduli terhadap
keluarga, jadi seiring berjalannya waktu nilai kekeluargaan tumbuh
pada diri anak Tn.S sehingga saat Tn.s hidup sebatang kara dan
tidak bisa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri anaknya mampu
merespon untuk memenuhi kebutuhan Tn.S

22.6. Bagaimana nilai-nilai keluarga mempengaruhi status kesehatan keluarga?.


Jelaskan.
 Dengan adanya nilai kekeluargaan maka anak sadar dan membantu
pengobatan Tn.S sehingga kesehatan Tn.S bisa lebih terjamin dan
bahkan bisa sembuh.

16
FUNGSI KELUARGA

22. Fungsi Afektif


Pola Kebutuhan Keluarga – Respons
23.1.  Apakah anggota keluarga merasakan kebutuhan-kebutuhan individu-
individu lain dalam
keluarga?
 Tidak.
 Apakah orang tua (suami/istri) mampu menggambarkan kebutuhan-
kebutuhan psikologis anggota keluarganya?
 Mampu
 Apakah setiap anggota keluarga memiliki orang yang dipercaya dalam
keluarga untuk memenuhi kebutuhan psikologisnya?
 Memiliki

23.2.  Apakah kebutuhan-kebutuhan, keinginan-keinginan, perbedaan


dihormati oleh anggota
keluarga yang lain?
 Belum tentu
 Apakah dalam keluarga ada saling menghormati satu sama lain?
 Iya
 Apakah keluarga sensitif terhadap persoalan-persoalan setiap individu?
 Terkadang iya

Saling Memperhatikan (Mutual Naturance), Keakraban, dan Identifikasi


23.3.  Sejauh mana anggota keluarga memberikan perhatian satu sama lain?
 Dilihat dari kepedulian antar anggota keluarganya

 Apakah mereka saling mendukung satu sama lain?


 Iya

23.4.  Apakah terdapat perasaan akrab dan intim diantara lingkungan


hubungan keluarga?
 Ada
 Apakah menunjukkan kasih sayang satu sama lain?
 Menunjukkan (ada)

17
Keterpisahan dan Keterikatan
23.5.  Bagaimana keluarga menghadapi keterpisahan dengan anggota
keluarga?. Jelaskan.
 Pertama akan merasakan kesedihan dan kehilangan, karena sebagai
makhluk sosial kita tidak dapat hidup sendiri, dikarenakan Tn.S
hidup sebatang kara

 Apakah keluarga merasa adanya keterikatan yang erat antara satu


dengan yang lainnya?
 Ada

23. Fungsi Sosialisasi


24.1.  Adakah otonom setiap anggota dalam keluarga?. Jelaskan.
 Pasti ada,
 Karena masing-masing anggota keluarga berhak memutuskan atau
mengendalikan diri sendiri.
 Adakah saling ketergantungan dalam keluarga?
 Ada

24.2.  Siapa yang menerima tanggung jawab untuk peran membesarkan anak
atau fungsi
sosialisasi?
 Orang tua (ayah, dan ibu)
 Apakah fungsi ini dipikul bersama?
 Iya
 Jika demikian, bagaimana hal ini diatur?
 Ayah mencari nafkah, ibu mengasuh anak

24.3. Adakah faktor sosial – budaya yang mempengaruhi pola-pola membesarkan


anak?. Jelaskan.
 Ada
 Jika anak diasuh orang lain maka tingkat keeratan kepada orangtua
berkurang

24.4. Apakah keluarga saat ini mempunyai masalah/resiko dalam mengasuh


anak?. Sebutkan.
 Tidak

18
24.5.  Apakah lingkungan rumah cukup memadai bagi anak-anak untuk
bermain (cocok dengan
tahap perkembangan anak)?
 Cukup
 Apakah ada peralatan/permainan anak-anak yang cocok dengan usia?
 Tidak ada

24. Fungsi Perawatan Kesehatan


25.1. Keyakinan-keyakinan, nilai-nilai, dan perilaku keluarga:
 Nilai-nilai apa yang dianut keluarga terkait dengan kesehatan?
 Nilai sosial dan budaya
 Apakah terdapat kekonsistenan antara nilai-nilai kesehatan keluarga
dengan perilakunya?. Jelaskan.
 Ada
 Karena mampu mengusahakan untuk membantu pengobatan Tn.S

 Kegiatan-kegiatan apa saja peningkatan kesehatan apa saja yang


dilaksanakan dalam keluarga?. Sebutkan.
 Anak membawa Tn.S ke Rumah Sakit
 Membantu dalam hal pendanaan

 Apakah perilaku dari semua anggota keluarga mendukung peningkatan


kesehatan keluarga?. Jelaskan.
 Ya
 Dibuktikan dengan anak membawa Tn.S ke RS dan membantu
dalam hal pendanaan.

25.2. Definisi dari keluarga tentang sehat/sakit dan tingkat pengetahuan mereka:
 Bagaimana keluarga mendefinisikan kesehatan dan sakit bagi anggota
keluarga
 Kesehatan merupakan hal yang penting bagi keluarga apalagi
setelah keluarga merasa kehilangan salah satu anggota keluarga
(istri/ibu) dari keluarga tersebut.

 Dapatkan keluarga dapat melaporkan dan mengobservasi gejala-gejala


dan perubahan-perubahan penting pada anggota yang sakit?

19
 Dapat

 Apa sumber-sumber informasi kesehatan dari anggota keluarga?


 Pengalaman pribadi
 Orang terdekat atau tetangga
 Dokter

 Bagaimana pengetahuan tentang kesehatan diteruskan kepada anggota


keluarga?
 Dengan cara berbicara dan menerapkan pencegahan penyakit
semaksimal mungkin.

25.3. Status kesehatan keluarga dan kerentanan terhadap sakit yang


dirasa/diketahui:
 Apakah keluarga mengetahui bahwa anggota keluarga mengalami
masalah kesehatan?
 Iya tahu.

 Masalah-masalah kesehatan apa yang saat ini diidentifikasi oleh


keluarga?. Sebutkan.
 Batuk
 Sesak

 Masalah kesehatan apa yang dianggap serius/sangat penting bagi


keluarga?. Sebutkan.
 Batuk
 Sesak

 Tindakan-tindakan yang telah dilakukan keluarga terhadap masalah


kesehatan saai ini. Sebutkan.
 Melakukan pengobatan ke RS

25.4. Praktik diet keluarga:


 Apakah keluarga mengetahui tentang makanan yang bergizi?. Jelaskan.
 Mengetahui
 Dibuktikan dengan keluarga mampu menyediakan makan 3 kali
sehari dengan menu sederhana dan bervariasi.

20
 Apakah diet keluarga memadai? (catatan riwayat pola-pola makan
keluarga untuk tiga hari). Sebutkan.
 Iya
 Makan 3 kali sehari dengan menu sederhana dan bervariasi.

 Siapa yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, belanja, dan


penyiapan makanan?
 Anak

 Bagaimana makanan disiapkan? Apakah kebanyakan digoreng, direbus,


dipanggang, dimasak dengan microwave, atau disaji mentah?
 Bervariasi

 Jenis makanan yang dikonsumsi keluarga setiap hari?. Sebutkan.


 Bervariasi nasi, lauk, sayur

 Apakah ada pembatasan-pembatasan anggaran?


 Tidak
 Apakah makanan disimpan pada tempat yang benar?. Jelaskan.
 Iya
 Jadwal makan keluarga (utama dan selingan). Sebutkan.
 3 kali sehari

25.5. Kebiasaan tidur dan istirahat:


 Pada jam berapa keluarga biasa tidur?
 Jam 22.00 WIB
 Apakah jumlah jam tidur setiap anggota keluarga cukup? Bila tidak,
alasannya?
 Cukup
 Tetapi bila sesak Tn.S kambuh pada malam hari tidur Tn.S
menjadi terganggu.

 Adakah kesulitan tidur pada keluarga?. Sebutkan.


 Bila sesak Tn.S kambuh maka Tn.S sulit untuk tidur.

21
 Di mana anggota keluarga tidur?
 Di kamar rumah

25.6. Latihan dan rekreasi:


 Apakah keluarga amenyadari bahwa rekreasi dan lolah raga secara aktif
sangat dibutuhkan untuk kesehatan? (Menyadari/tidak)
 Tidak menyadari

 Jenis-jenis rekreasi dan aktivitas-aktivitas fisik apa yang anggota


keluarga lakukan secara reguler?. Sebutkan.
 Tidak ada

 Apakah kegiatan-kegiatan ini diikuti oleh semua anggota keluarga atau


hanya anggota tertentu?. Jelaskan.
 Tidak
 Hanya dilakukan oleh Tn.S

25.7. Kebiasaan penggunaan obat-obatan dalam keluarga:


 Apakah ada kebiasaan penggunaan alkohol, tembakau, kopi, cola atau
teh (kafein dan teobromin, adalah stimulan) yang dilakukan oleh
keluarga?
 Tidak
 Apakah anggota keluarga secara reguler menggunakan obat-obatan
tanpa resep atau dengan resep? (dengan resep/tidak)
 Tidak

 Apakah keluarga menyimpan obat-obatan dalam jangka waktu lama dan


menggunakannya kembali? (Ya/tidak)
 Tidak

 Apakah obat-obatan diberi label secara tepat dan berada di tempat yang
aman, jauh dari jangkauan anak-anak? (Ya/tidak)
 Tidak

22
25.8. Peran keluarga dalam praktek perawatan diri:
 Apa yang keluarga lakukan untuk memperbaiki status kesehatan?.
Jelaskan.
 Dengan memeriksakan ke dokter

 Apa yang keluarga lakukan untuk mencegah sakit/penyakit?. Jelaskan.


 Dengan memberikan informasi kepada keluarga satu dengan
keluarga yang lain.

 Siapa yang membuat keputusan dalam bidang kesehatan dalam


keluarga?
 Anak Tn.S

 Apakah keluarga mengetahui cara perawatan pada anggota keluarga


yang sakit?. Jelaskan
 Iya.
 Dengan membewa Tn.S ke rumah sakit

25.9. Praktik lingkungan:


 Apakah saat ini keluarga terpapar polusi udara, air, suara dari
lingkungan?. Jelaskan.
 Tidak

 Apakah anggota keluarga menggunakan pestisida, cairan pembersih,


lem, pelarut, logam berat, dan racun dalam rumah?. Sebutkan.
 Tidak

 Jelaskan bagaimana pola keluarga dalam mandi, cuci, penggunaan


jamban.
 Dapat melakukan dengan baik dan mempunyai jamban sendiri

25.10.Cara-cara pencegahan secara medis:


 Bagaimana pendapat keluarga tentang kondisi sehat?
 Kesehatan merupakan hal yang penting bagi keluarga apalagi
setelah keluarga merasa kehilangan salah satu anggota keluarga
(istri/ibu) dari keluarga tersebut.

23
 Kapan pemeriksaan terakhir terhadap kesehatan dilakukan?
 Pada saat masukrumah sakit.

 Apa status imunisasi dari keluarga pada bayi, balita, ibu hamil?.
Jelaskan.
 Tidak ada.

25.11.Praktik kesehatan gigi:


 Apakah keluarga teratur dalam pemeriksaan gigi?. Jelaskan
 Tidak.
 Jelaskan bagaimana keluarga melakukan perawatan gigi?
 Cukup dengan menggosok gigi.
 Apakah ada kebiasaan makan manis (permen, coklat)?
 Tidak

25.12.Riwayat kesehatan keluarga:


 Buatlah riwayat genetika dan penyakit keluarga pada masa lalu maupun
masa sekarang – diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi,
kanker, stroke dan reumatik, penyakit ginjal, tiroid, asma, keadaan
alergi lain, penyakit-penyakit darah, dan penyakit keluarga lainnya.
 Keluarga tidak ada riwayat keturunan.

 Apakah terdapat riwayat penyakit-penyakit keluarga yang berkaitan


dengan lingkungan?
 Tidak

24
25.13.Pelayanan perawatan kesehatan yang diterima:
 Dari praktisi perawatan kesehatan apa dan/atau lembaga perawatan
kesehatan apa anggota keluarga menerima perawatan?
 Iya

 Apakah praktisi atau lembaga ini bertemu dengan semua anggota


keluarga dan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan perawatan
kesehatan anggota keluarga?
 Iya

25.14.Perasaan dan persepi menyangkut pelayanan perawatan kesehatan:


 Apa perasaan keluarga terhadap jenis-jenis pelayanan perawatan
kesehatan bagi keluarga yang tersedia dalam komunitas?. Jelaskan.
 Merasa percaya
 Keluarga mengikuti arahan dokter.

 Apakah keluarga memiliki pengalaman masa lalu dengan pelayanan


perawatan kesehatan yang keluarga terima?. Jelaskan.
 Iya
 Ketika Ny.S sakit

 Apakah keluarga merasa puas, nyaman, percaya dengan perawatan yang


diterimanya dari pemberi pelayanan kesehatan?. Jelaskan.
 Iya, karena ketika Tn.S sakit, keluarga melibatkan pelayanan
kesehatan dengan membawa ke RS.

 Apa sikap dan harapan keluarga terhadap peran perawat?


 Menaati dan mengharapkan kesembuhan.

25.15.Pelayanan kesehatan darurat:


 Jika tidak ada pelayanan darurat, apakah keluarga tahu di mana
pelayanan darurat terdekat (menurut syarat-syaratnya) baik untuk anak-
anak maupun anggota keluarga yang dewasa?. Jelaskan.
 Tidak
 Karena minimnya informasi

25
 Apakah keluarga tahu bagaimana memanggil ambulans dan perawatan
paramedis?. Jelaskan.
 Tidak
 Karena minimnya informasi

 Apakah keluarga memiliki suatu perencanaan kesehatan darurat?.


Jelaskan.
 Tidak
 Karena minimnya informasi

25.16.Sumber pembiayaan:
 Bagaimana keluarga akan membayar pelayanan-pelayanan kesehatan?
Jelaskan.
 Di Tanggung oleh anak dari Tn.S

 Apakah keluarga memiliki asuransi swasta atau bantuan medis;


haruskan keluarga membayar penuh atau sebagian?. Jelaskan.
 Memiliki BPJS
 Membayar sebagian sesuai kelas BPJS

 Apakah keluarga mendapat pelayanan gratis (atau mengetahui


pelayanan gratis bagi mereka)?
 Tidak

26
25.17.Transportasi untuk mendapat perawatan:
 Berapa jauh fasilitas perawatan dari rumah keluarga?
 Sekitar 15 km.

 Alat transportasi apa yang keluarga gunakan untuk mencapai fasilitas


perawatan?
 Mobil

 Jika keluarga harus menggunakan angkutan umum, masalah-masalah


apa yang timbul dalam hubungannya dengan jam pelayanan dan
lamanya perjalanan ke fasilitas pelayanan kesehatan?. Jelaskan.
 Perjalanan terhambat dan tidak cepat sehingga menunda
perawatan

MEKANISME KOPING

25.  Sebutkan stressor jangka pendek (< 6 bulan) dan stressor jangka panjang (> 6
bulan) yang saat
ini terjadi pada keluarga?
 Pergantian peran
 Dalam hal pendanaan

 Apakah keluarga dapat mengatasi stressor bisa dan ketegangan sehari-hari?.


Jelaskan.
 Bisa,
 Dengan cara pendekatan dan penyesuaian dengan seiring
berjalannyawaktu

26. Bagaimana keluarga mengatasi masalah tersebut?. Jelaskan.


 Menjalankan dengan penuh kesabaran

27.  Strategi koping apa yang digunakan oleh keluarga untuk menghadapi tipe-tipe
masalah?
koping apa yang dibuat)?
 Membuat perencanaan dan menerapkan perencaan.

27
 Apakah anggota keluarga berbeda dalam cara-cara koping terhadap masalah-
masalah mereka sekarang?. Jelaskan.
 Iya
 karena setiap anggota keluarga memiliki pemikiran yang berbeda tetapi
dalam keluarga perlu adanya musyawarah untuk menentukan suatu
keputusan.

HARAPAN

1. Harapan Keluarga :

 Masalah teratasi
 Mendapatkan kesembuhan
 Dapat mengembalikan peran formal keluarga

2. Harapan Petugas
 Masalah pasien teratasi
 Pasien mendapatkan kesembuhan
 Pasien dapat menjalankan aktivitas sebagai mana mestinya.

PEMERIKSAAN FISIK
a. Tn. S TTV = TD : 160/90 mmHg, Nadi : 98 x/menit, RR : 28 x/ menit,
Suhu : 36,6 0C, BB : 60 Kg, TB : 163 cm, Mata, hidung, mulut dalam
keadaan normal. Kepala : rambut beruban dan bersih. Keadaan umum Tn.
A kurang sehat.
b. An. J (laki-laki) TTV = TD : 110/70 mmHg, Nadi : 82 x/menit, RR : 18x/
menit, Suhu : 36,2 0C , BB : 64Kg, Tinggi badan : 170 cm, Keadaan
umum An. J baik.

Data Tambahan
1. Nutrisi
Keluarga mampu menyediakan makanan 3 x sehari dengan menu sederhana
dan bervariasi, menu makanan bervariasi seperti nasi, lauk pauk, dan sayur-
sayuran. Porsi makanan setiap anggota keluarga sudah memenuhi kebutuhan
nutrisi sehari-hari.

28
2. Eliminasi
Tn. S mengatakan bahwa dalam keluarga tidak ada keluhan pada saat BAB
maupun BAK.
3. Istirahat tidur
Tn. S mengatakan bahwa ia tidak mengalami gangguan dalam istirahat dan
tidur apabila sesak tidak kambuh, sedangkan An.J tidak ada gangguan dalam
istirahat maupun tidur.
4. Aktifitas sehari-hari
Tn. S adalah pengangguran dan hidupnya sebatang kara, tetapi dibantu oleh
anaknyanya. Aktivitas An.J bekerja sebagai kuli bangunan, Malam harinya
An.J mengurus Tn.S dan menyiapkan makanan untuk Tn.S.
5. Merokok
An.J mengatakan bahwa dulu Tn. S mempunyai kebiasaan merokok.

I. PEMERIKSAAN FISIK

No. SISTEM Tn. S An. J


1. TTV TD: 160/90 mmHg TD: 110/70 mmHg
N : 98 x/mnt N : 82 x/mnt
S : 36,60C S : 36,20C
RR: 28 x/mnt RR: 18 x/mnt
2. Kulit/ Kepala Bersih, tidak ada kutu, tidak Bersih, tidak ada kutu, tidak
ada ketombe ada ketombe
3. Mata Simetris, konjungtiva Simetris, konjungtiva
ananemis ananemis
4. Telinga Tidak ada gangguan pada Tidak ada gangguan pada
telinga dan pendengaran telinga dan pendengaran
5. Hidung Simetris, bersih tidak ada Simetris, bersih tidak ada
secret, cuping hidung secret
6. Mulut Mukosa lembab, tidak ada Mukosa lembab, tidak ada
kesulitan menelan kesulitan menelan
7. Dada/thorax Dada simetris, taktil fremitus Dada simetris, taktil fremitus
kanan dan kiri tidak sama. kanan kiri sama. Suara paru
Suara paru redup, dan ada normal, Bunyi jantung dan
bunyi tambahan rongki. paru normal, tidak ada
Bunyi jantung normal. pembesaran.
8. Abdomen Tidak ada keluhan, tidak ada Tidak ada keluhan, tidak ada
pembesaran, bising usus pembesaran, bising usus
12x/mnt 12x/mnt
9. Ekstremitas Ekstremitas atas dan bawah, Ekstremitas atas dan bawah,

29
tidak ada edema, terdapat tidak ada edema,
sianosis.
10. Kesimpulan Setelah dilakukan Setelah dilakukan
pemeriksaan fisik secara pemeriksaan fisik keadaan
umum Tn. S mengalami umum pada An.J baik.
Asma.

RESUME KASUS

30
Pengkajian dilakukan pada hari senin, tanggal 22 april 2013 pada pukul 10.00
WIB di rumah Tn.S. Tn.S adalah seorang laki-laki berusia 68 tahun, beragama
islam, bersuku jawa dan tidak bekerja semenjak sakit, serta hanya bersekolah
sampai SD. Tn. S merupakan kepala keluarga, istri Tn. S sudah meninggal, anak
nya sudah berkeluarga sehingga mempunyai kartu keluarga sendiri. Tn. S tinggal
di Desa Wonorejo Kidul, Gondangrejo, Karanganyar. Tipe keluarga Tn. S adalah
tipe keluarga usia lanjut yang hanya hidup seorang diri, penghasilan Tn. S berasal
dari anaknya yang diberikan setiap bulan sebesar Rp 500.000, sebagian besar uang
digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan membeli obat. Tn. S
tidak memiliki tabungan dan juga jarang pergi rekreasi, hanya menonton televisi
dirumahnya. Tn. S menderita asma sejak 4 tahun lalu, Tn. S mengatakan apabila
batuk sering berdahak, asma Tn. S kambuh apabila udara dingin, khususnya
malam hari. Tn.S juga mengatakan bahwa belum mengetahui cara memelihara
lingkungan yang sehat, sehingga Tn.S jarang membersihkan rumahnya dimana
kondisi rumah Tn.S kotor, berdebu, lantai rumah masih dari tanah, terdapat
kandang ayam di depan rumah dan berbau tidak sedap, terdapat kotoran ayam di
dalam dan di luar rumah, udara di dalam rumah pengap karena jendela jarang
dibuka. Tn.S makan 3x sehari dengan menu sederhana dan bervariasi, mempunyai
pakaian untuk berganti setiap hari. Apabila sakit Tn.S pergi ke fasilitas kesehatan
untuk memperoleh pengobatan.

31
ANALISA DATA
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN ASMA

A. Pengkajian dan kemungkinan diagnosa keperawatan pada kasus ASMA

No DATA KEMUNGKINAN DIAGNOSA KEPARAWATAN


1. Data Subjektif: ( √ ) 00099 Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan b.d
(√ ) Tn.S mengatakan belum mengetahui cara memelihara Sumber daya tidak cukup misalnya finansial, sosial,
lingkungan rumah yang sehat, dan jarang membersihkan pengetahuan ditandai dengan kondisi rumah kotor, berdebu,
rumah. lantai rumah masih dari tanah, terdapat kandang ayam di
depan rumah, dan berbau tidak sedap, terdapat kotoran
Data Objektif ayam di dalam dan luar rumah, udara di dalam rumah
( √ ) kondisi rumah kotor, berdebu, lantai rumah masih dari pengap karena candela jarang dibuka.
tanah, terdapat kandang ayam di depan rumah, dan berbau
tidak sedap, terdapat kotoran ayam di dalam dan luar
rumah, udara di dalam rumah pengap karena candela jarang
dibuka.
(√ ) Suhu tubuh: 36,6oC
(√ ) Sesak nafas jika udara dingin dimalam hari.
(√ ) Batuk, mengi, ronkhi.

32
2. Data Subjektif: ( √ ) 00055 Ketidakefektifan Performa Peran b.d
(√ ) Tn.S mengatakan bahwa dirinya pengangguran, ketidakefektifan persiapan peran ditandai dengan semua
sebatang kara dan semua kebutuhan hidupnya ditanggung kebutuhan Tn.S ditanggung oleh anaknya dengan diberikan
oleh anaknya. uang senilai Rp.500.000 setiap bulan.
( √ ) Tn. S mengatakan tidak mempunyai tabungan

Data Objektif
( √ ) Tn. S mendapatkan uang bulanan 500.000 dari
anaknya.
( √ ) Tn. S hanya dirumah menonton TV dan tidak bekerja.

33
SKORING PRIORITAS MASALAH PADA PENDERITA ASMA
Dx 1
KRITERIA SKOR BOBOT SKORING PEMBENARAN
3 1 3/1x1 = 3 Masalah kurangnya pemeliharaan kesehatan sudah
a. Sifat Masalah : terjadi dibuktikan dengan Tn. S jarang membersihkan
Aktual rumah
1 2 1/2x2 = 1 Adanya kekurangan pengetahuan dan hal pendanaan
b. Kemungkinan pada Tn. S tetapi dengan bantuan perawat yang
masalah dapat memberikan edukasi dan informasi bagi Tn. S serta
diubah : Sebagian dukungan dari anak masalah ini sebagian dapat
diubah.
1 1 1/1x1 =1 Kurangnya pengetahuan dan pendanaan serta
c. Potensial masalah kebiasaan tidak memperhatikan dan menjaga
untuk dicegah : lingkungan sejak lama.
Rendah
0 1 0/1x1 =0 Rumah yang kotor dan berbau tidak sedap tidak
d. Menonjolnya menjadi masalah untuk Tn. S.
masalah : masalah
tidak dirasakan
Total Skor 5

Dx 2

34
KRITERIA SKOR BOBOT SKORING PEMBENARAN
3 1 3/1x1 = 3 Terjadinya masalah performa peran ditunjukkan
a. Sifat Masalah : Aktual dengan berubahnya fungsi peran keluarga,
dimana anak sebagai pemenuh kebutuhan
keluarga.
0 2 0/2x2 = 0 Karena faktor usia, dan kesehatan Tn. S yang
b. Kemungkinan masalah tidak memungkinkan untuk kembali ke peran
dapat diubah : Tidak formalnya.
dapat
1 1 1/1x1 =1 Karena faktor keadaan yang hidup sebatang kara
c. Potensial masalah dan hanya ada anaknya yang membantunya
untuk dicegah : Rendah memenuhi kehidupannya.
0 1 0/1x1 =0 An. J tidak merasa terbebani untuk membiayai
d. Menonjolnya masalah : Tn. S karena sudah menjadi tanggungjawab An.J
masalah tidak dirasakan sebagai anak Tn.S
Total Skor 4

INTERVENSI
No Diagnosa Keperawatan NOC Tgl Intervensi (NIC)

1. 2009 status
 00099 kenyamanan : 7180 Bantuan Pemeliharaan Rumah

35
Ketidakefektifan lingkungan - Sediakan informasi mengenai bagaimana

- 200905 membuat rumah aman dan bersih


Pemeliharaan Kesehatan b.d
ketertiban - Anjurkan untuk menghilangkan bau yang tidak
Sumber daya tidak cukup
lingkungan dari enak
misalnya finansial, sosial, - Sarankan pelayanan perbaikan rumah, jika
skala 1
pengetahuan ditandai dengan ditingkatkan ke diperlukan
kondisi rumah kotor, berdebu, skala 5 - Diskusikan pembiayaan yang dibutuhkan untuk

lantai rumah masih dari tanah, - 200906 memelihara dan menyediakan sumber-sumber

kebersihan yang tersedia


terdapat kandang ayam di
lingkungan dari - Tawarkan solusi terhadap adanya kesulitan
depan rumah, dan berbau keuangan
skala 1
tidak sedap, terdapat kotoran ditingkatkan ke - Bantu keluarga menggunakan jaringan
ayam di dalam dan luar skala 5 dukungan sosial

rumah, udara di dalam rumah - 200917


mengontrol bau-
pengap karena candela jarang
bauan dari skala 6482 Manajemen lingkungan : Kenyamanan
dibuka.
1 di tingkatkan - Ciptakan lingkungan yang aman dan bersih
ke skala 5 - Ciptakan lingkungan yang tenang dan
- mendukung

i2. 2600 Koping 5370 Peningkatan peran


00055 Keluarga - Bantu pasien untuk mengidentifikasi periode

36
Ketidakefektifan Performa - 260015 menjaga transisi peran pada seluruh rentang kehidupan
keseimbangan - Dukung pasien untuk mengidentifikasi gambaran
Peran b.d ketidakefektifan
keuangan dari skala realistic dari adanya peubahan peran
persiapan peran ditandai
3 ditingkatkan - Fasilitasi diskusi mengenai bagaimana adaptasi
dengan semua kebutuhan Tn.S sampai skala 5 peran keluarga untuk dapat mengkompensasi
ditanggung oleh anaknya - 260024 peran anggota keluarga yang sakit
dengan diberikan uang senilai menggunakan - Fasilitasi diskusi mengenai harapan diantara
system dukungan pasien dan orang yang penting bagi pasien
Rp.500.000 setiap bulan
keluarga yang dalam hal peran yang saling bergantung satu
tersedia dari skala 3 sama lain
ditingkatkan ke
skala 5

IMPLEMENTASI
No Diagnosa Intervensi (NIC) Tgl Implementasi TTD
1 7180 Bantuan Pemeliharaan Rumah
 00099 - Sediakan informasi mengenai - Menyediakan informasi

bagaimana membuat rumah aman mengenai bagaimana


Ketidakefektifan
dan bersih membuat rumah aman dan
Pemeliharaan Kesehatan
- Anjurkan untuk menghilangkan bau bersih
b.d Sumber daya tidak - Menganjurkan untuk
yang tidak enak
cukup misalnya finansial, - Sarankan pelayanan perbaikan menghilangkan bau yang

37
sosial, pengetahuan rumah, jika diperlukan tidak enak
- Diskusikan pembiayaan yang - Menyarankan pelayanan
ditandai dengan kondisi
dibutuhkan untuk memelihara dan perbaikan rumah
rumah kotor, berdebu,
menyediakan sumber-sumber yang - Mendiskusikan pembiayaan
lantai rumah masih dari tersedia untuk memelihara dan
tanah, terdapat kandang - Tawarkan solusi terhadap adanya menyediakan sumber-
ayam di depan rumah, dan kesulitan keuangan sumber yang tersedia
- Bantu keluarga menggunakan - Menawarkan solusi adanya
berbau tidak sedap, terdapat
jaringan dukungan sosial kesulitan keuangan
kotoran ayam di dalam dan
- Membantu keluarga
luar rumah, udara di dalam menggunakan jaringan sosial
6482 Manajemen lingkungan :
rumah pengap karena - Menciptakan lingkungan
Kenyamanan
candela jarang dibuka. - Ciptakan lingkungan yang aman dan
yang aman dan bersih
- Menciptakan lingkungan
bersih
yang tenang dan mendukung
- Ciptakan lingkungan yang tenang dan
mendukung

2 5370 Peningkatan peran - Membantu pasien

- Bantu pasien untuk mengidentifikasi mengidentifikasi periode


00055
periode transisi peran pada seluruh transis peran pada seluruh
Ketidakefektifan Performa
rentang kehidupan rentang kehidupan
Peran b.d ketidakefektifan - Mendukung pasien
- Dukung pasien untuk mengidentifikasi
persiapan peran ditandai gambaran realistic dari adanya mengidentifikasi gambaran
dengan semua kebutuhan peubahan peran realistic dari adanya

38
Tn.S ditanggung oleh - Fasilitasi diskusi mengenai perubahan peran
bagaimana adaptasi peran keluarga - Memfasilitasi diskusi
anaknya dengan diberikan
untuk dapat mengkompensasi peran mengenai bagaimana
uang senilai Rp.500.000
anggota keluarga yang sakit adaptasi peran keluarga
setiap bulan - Fasilitasi diskusi mengenai harapan untuk dapat
diantara pasien dan orang yang mengkompensasi peran
penting bagi pasien dalam hal peran anggota keluarga yang sakit
yang saling bergantung satu sama - Memfasilitasi diskusi
lain mengenai harapan diantara
pasien dan orang yang
penting bagi pasien dalam
hal peran yang saling
bergantung satu sama lain

EVALUASI

No Diagnosa Implementasi Evaluasi TTD


 00099 S : Tn. H mengatakan sudah

39
Ketidakefektifan Pemeliharaan - Menyediakan informasi mengenai mengetahui tentang bagaimana
bagaimana membuat rumah aman
Kesehatan b.d Sumber daya lingkungan yang sehat
dan bersih
tidak cukup misalnya finansial,
- Menganjurkan untuk menghilangkan
sosial, pengetahuan ditandai bau yang tidak enak
O:
dengan kondisi rumah kotor, - Menyarankan pelayanan perbaikan - Suasana rumah Nampak lebih
bersih
berdebu, lantai rumah masih rumah
- Mendiskusikan pembiayaan untuk - Tidak ada kotoran ayam didalam
dari tanah, terdapat kandang
memelihara dan menyediakan dan luar rumah
ayam di depan rumah, dan - Rumah tidak pengap karena
sumber-sumber yang tersedia
berbau tidak sedap, terdapat - Menawarkan solusi adanya kesulitan jendela sering dibuka
kotoran ayam di dalam dan luar keuangan - Kandang ayam sudah dipindahkan

rumah, udara di dalam rumah - Membantu keluarga menggunakan ke belakang rumah

jaringan sosial A : Masalah teratasi


pengap karena candela jarang
- Menciptakan lingkungan yang aman P : Hentikan Intervensi
dibuka.
dan bersih
- Menciptakan lingkungan yang
tenang dan mendukung

2 00055 - Membantu pasien mengidentifikasi S : Tn.S mengatakan bahwa


Ketidakefektifan Performa periode transisi peran pada seluruh
kebutuhan sehari-harinya masih
Peran b.d ketidakefektifan rentang kehidupan
ditanggung oleh anaknya
persiapan peran ditandai - Mendukung pasien mengidentifikasi
gambaran realistic dari adanya
O:
dengan semua kebutuhan
perubahan peran - Uang senilai Rp.500.000 setiap

40
Tn.S ditanggung oleh - Memfasilitasi diskusi mengenai bulan
anaknya dengan diberikan bagaimana adaptasi peran keluarga
uang senilai Rp.500.000 untuk dapat mengkompensasi peran
A : masalah belum teratasi
setiap bulan anggota keluarga yang sakit
- Memfasilitasi diskusi mengenai
P : lanjutkan intervensi sampai bisa
harapan diantara pasien dan orang beradaptasi
yang penting bagi pasien dalam hal
peran yang saling bergantung satu
sama lain

41