Anda di halaman 1dari 2

Kasus Kelompok A

RS Melati mempunyai tim KKPRS untuk peningkatan mutu RS, kemudian RS melakukan survey
awal untuk 6 sasaran keselamatan pasien pada tahun 2002. Namun pada kenyataannya tahun ini tidak
berjalan dengan baik, pelaporan insiden keselamatan pasien tidak pernah dilaksanakan. Tetapi pada saat
rapat kordinasi kasus-kasus tentang insiden sering dibahas. RS tidak pernah melakukan latihan dan
penghargaan KTD karyawannya tapi dana untuk sarana dan fasilitas RS anggaran tetap direncanakan
setiap tahun.
Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................
4. .......................................... NIM ..............................

Kasus Kelompok B
RS Mawar mempunyai karyawan kurang dari 2000 orang. Setiap tahunnya diadakan penerimaan
karyawan. Setiap pegawai baru selalu dikirim mengikuti pelatihan, tetapi untuk pelatihan yang diadakan
di RS Mawar sendiri, tidak pernah memasukkan tentang 6 SKP. Setiap tim medis yang bertugas khusus di
RS Mawar, hanya dikirim 1 orang setiap bulannya. Apabila ada pelatihan yang diadakan di RS lain. RS
Mawar wajib mengirimkan stafnya untuk mengikuti pelatihan.
Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................
4. .......................................... NIM ..............................

Kasus Kelompok C
RS Kenanga merencanakan program pelatihan 6 sasaran keselamatan pasien RS. RS Kenanga
membentuk tim keselamatan pasien pada tahun 2018 mendekati Akreditasi. Dalam menjelang akreditasi
RS Kenanga aktif melakukan rapat koordinasi keselamatan pasien. RS membuat selalu metode untuk
meningkatkan 6 SKP. Metodenya setiap ruangan diwajibkan apabila ada stafnya yang melakukan
kesalahan diadakan pemotongan gaji sebanyak 5%.
Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................
Kasus Kelompok D
RS Anggrek adalah RS tipe A yang sudah lulus Akreditasi Internasional. RS tersebut terdapat
laporan insiden yang lebih akurat dan mempunyai tim khusus untuk meningkatkan 6 SKP. RS Anggrek
mempunyai buku tersendiri dalam bentuk buku register untuk pelaporan 6 SKP. Laporan tersebut akan
dilaporkan secara rutin ke tim KKPRS-PERSI.
Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................

Kasus Kelompok E
RS Tulip telah mempunyai DPJP utama setiap pasien satu. Setiap DPJP visit ke pasien mempunyai
bukti yang jelas untuk visit pasien. Bagi pegawai baru di RS Tulip diadakan orientasi di setip ruangan.
Namun, untuk pelatihannya baru bisa menunggu 1 tahun dulu. Tim keselamatan RS Tulip telah
mempunyai system pelaporan RCA namun hanya beberapa ruangan yang melaporkan RCA tersebut.
Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................

Kasus Kelompok F

RS Tulip telah mempunyai gelang identifikasi pasien berdasarkan 2 suku kata. Semua prosedur 6
SKP di RS Tulip telah berjalan dengan baik. Sehingga mendapatkan Akreditasi Internasional.

Nama Kelompok :
1. .......................................... NIM ..............................
2. .......................................... NIM ..............................
3. .......................................... NIM ..............................