Anda di halaman 1dari 3

SISTEM INTERLOCK 

PENGERTIAN

Sistem interlock  adalah
  adalah suatu cara untuk mengamankan jalanna !r"ses serta !engamanan
 !eralatan dari unit ang !aling kecil sam!ai keseluruhan sistem# $imana alat !engaman
terse%ut terkait satu dengan ang lainna& sehingga mem%entuk satu kesatuan ang akan
mencegah atau mem!r"teksi sistem atau rangkaian %ekerja secara %ersamaan& atau dengan
kata lain hana mem%"lehkan satu saja ang %ekerja#

$ASA
$ASAR
R PENG
PENGG'
G'NA
NAAN
AN PENG
PENGG'
G'NA
NAAN
AN SIST
SISTEM
EM INTE
INTERL
RLOC
OCK
K PA$A SIST
SISTEM
EM
TENAGA LISTRIK 

PMS& meru!akan alat !emutus rangkaian ang di"!erasikan secara manual& karena
(aktu !emutusan terjadi sangat su%ekti)& tergantung !ada su%ek "!erat"rna# Maka PMS
tidak %"leh di"!erasikan !ada saat rangkaian dalam keadaan dilalui arus %e%an# Pemisah atau
disc"
disc"nn
nnect
ectin
ing
g s(it
s(itch
ch digu
diguna
naka
kan
n untu
untuk
k menj
menjam
amin
in keam
keamana
anan
n !ara
!ara !eke
!ekerja
rja !ada
!ada saat
saat
melakukan
melakukan !ekerjaan ang menangkut
menangkut tegangan
tegangan listrik&
listrik& dan juga mem%erikan
mem%erikan e)isiensi
karena hargana ang le%ih murah di%andingkan harga circuit %reaker serta memisahkan
kel"m!"k
kel"m!"k kel"m!"k )eeder dengan
dengan tujuan maintenance
maintenance atau !engetesan# Pada maintenance
maintenance
 !eralatan * !eralatan !ada gardu induk %iasana antara %e%an dan sum%er daa dari gardu
indu
indukk di!u
di!utu
tuss "leh
"leh PMS#
PMS# +al+al ini
ini untu
untuk k menj
menjag
agaa keam
keamananan
an dari
dari !ara
!ara !eke
!ekerja
rja ang
ang
melaksa
melaksanak
nakan
an !er%ai
!er%aikan
kan atau
atau !era(a
!era(atan
tan## Selain
Selain itu disc"n
disc"nnect
necting
ing s(itch
s(itch tidak
tidak didisai
didisain
n
se%agai !emutus tegangan se!erti C,-C, ang terda!at !ada !anel atau gardu induk ang
memiliki !emadam %usur# .adi& da!at dikatakan kerja dari disc"nnecting s(itch dan circuit
 %reaker adalah haruslah secara interl"ck#

SISTEM INTERLOCK PA$A SISTEM TENAGA LISTRIK 

Sist
Sistem
em  Interlock  dalam
  dalam suatu sistem tenaga listrik& mengharuskan PMS /Pemutus Saklar0&
Pemutus Tenaga
Tenaga /PMT0& dan S, /Saklar Pem%umian0 %ekerja sesuai dengan urutan kerjana#

.ika k"m!"nen-k"m!"nen terse%ut %ekerja tidak secara %erurutan& maka akan terjadi %usur 
a!i atau %ahkan hu%ung singkat ang justru da!at merusak k"m!"nen lainna ang ang
tersam%ung dengan PMT& PMS& dan S, terse%ut& se!erti Tra)"#

T'.'AN SISTEM INTERLOCK 

Ada!un
Ada!un tujuan dari sistem interl"ck !ada sistem tenaga listrik ini adalah untuk memastikan
memastikan
suatu trans)"rmat"r tidak %ertegangan ketika trans)"rmat"r terse%ut akan dilakukan tindakan
 !emeliharaan atau!un !er%aikan# Sehingga !ekerja ang melakukan tindakan terse%ut
terlindungi dari tegangan tinggi#
S'S'NAN SISTEM INTERLOCK PA$A GAR$' IN$'K 

1ungsi saklar !emisah aitu memisahkan suatu %agian %e%an dari sum%erna !ada keadaan
tidak %erarus& sehingga da!at dilihat atau di!isahkan dengan !asti %agian ang hidu! dengan
 %agian ang tidak# +u%ungan rangkaian !emutus daa dan saklar !emisah adalah
menem!atkan !emutus daa diantara dua %uah saklar !emisah#

Karena di)ungsikan untuk memisahkan %agian ang %ertegangan dan tidak maka
disc"nnecting s(itch ini !ada sisi ang tidak %ertegangan di!asang gr"unding ang %erguna
untuk mem%uang sisa energi / ka!asitansi 0 ang tersim!an !ada k"ndukt"r& sistem gr"unding
dan cl"se dari disc"nnecting s(itch ini saling interl"cking# +al
ini untuk menghindari sh"rt circuit#

'ntuk se%uah sistem se!erti gam%ar diatas& interl"ck harus memenuhi sarat se%agai %erikut2
• Saklar !emisah /SP0 tidak da!at ditutu! se%elum !emutus daa /P$0 terkunci !ada
 !"sisi ter%uka#
3 Saklar Pem%umian /S,0 da!at ditutu! hana saat saklar !emisah terkunci !ada
 !"sisi ter%uka dan tidak ada %usur a!i
3 Saklar Pemisah /SP0 da!at ditutu! hana saat !emutus daa dan saklar !em%umian
dalam keadaan ter%uka#
3 Pemutus daa hana da!at ditutu! setelah semua saklar !emisah terkunci dalam
 !"sisi tertutu! atau dalam !"sisi ter%uka

$engan mem!ertim%angkan !ersaratan terse%ut& maka urutan kerja dari sistem interl"ck 
adalah se%agai %erikut2
• Ketika suatu aliran listrik akan di!utus& maka !astikan PMT tertutu!& PMS tertutu!
dan S, ter%uka# A(alna PMT di%uka terle%ih dahulu lalu PMS di%uka dan S,
ditutu!# $engan tertutu!na S,& maka trans)"rmat"r ang dilindungi sudah di
 grounding. Sehingga tindakan maintenance aman untuk dilakukan#
• Ketika suatu aliran listrik ingin disam%ung maka !astikan terle%ih dahulu %ah(a S,
tertutu!& PMS ter%uka dan PMT ter%uka# A(alna S, di%uka terle%ih dahulu& lalu
PMS ditutu!& dan kemudian PMT ditutu!# $engan !r"ses ini& maka tidak akan tim%ul
 %usur a!i !ada PMS#

'ntuk mem!erkuat langkah-langkah keselamatan kerja& digunakan sistem interl"ck dalam


instalasi# Sistem interl"ck dimaksudkan untuk mencegah PMS dan PMT dikeluarkan atau
dimasukkan dalam keadaan ang tidak dikehendaki#

'ntuk instalasi ang di%e%askan dari tegangan dan sedang dikerjakan "rang& selain di%eri
tanda agar PMT ang ada di ujung4 instalasi tidak dimasukkan se!erti ang telah
diuraikan !ada !asal 5II#67 da!at !ula ditam%ah dengan sistem kunci /gem%"k0 !aralel
 !ada PMT terse%ut# PMT tidak da!at dimasukkan se%elum semua kunci !aralel di%uka#
A!a%ila ada %e%era!a regu ang %ekerja !ada se%uah instalasi ang di%e%askan dari
tegangan& maka seti! ke!ala regu ang %ekerja !ada instalasi terse%ut mem%a(a salah
satu kunci !aralel dari PMT ang ada di ujung instalasi dengan hara!an agar tidak 
mungkin PMT instalasi da!at dimasukkan selama masih ada regu ang %ekerja !ada
instalasi terse%ut# Sistem kunci ini da!at di!erluas hingga sedemikian ru!a untuk 
mengeluarkan PMS-PMS ang ada di de!an dan di%elakang se%uah PMT dengn
menggunakan anak kunci dimana anak kunci ini %aru %isa diam%il setelah PMT ang
 %ersangkutan telah di%uka dan dikunci# Selanjutna PMS tanah dari instalasi& %aru %isa
dimasukkan dengan se%uah anak kunci ang juga %aru %isa dida!at setelah PMT instalasi
di%uka dan dikunci#Sistem kunci se!erti ini di!erlukan !ada instalasi dimana letak PMT
dan PMS na %erjauhan sehingga tidak memungkinkan dilakukan interl"ck secara
mekanis#

Sistem kunci juga mem%antu menaikkan keselamatan kerja a!a%ila ada le%ih dari satu
regu %ekerja !ada alat ang sama# Misalna !ada suatu S'TT %ekerja regu S'TT dan
regu Telek"munikasi P"(er Line Carrier /PLC0# Setia! regu harus mem!unai kunci
sendiri untuk mengunci PMS *PMS ang %ersangkutan dengan S'TT ang dikerjakan
terse%ut# A!a%ila salah satu regu telah selesai %ekerja& maka hana kunci dari regu ang
selesai %ekerja ang di%uka& sehingga ada jaminan %ah(a PMS *PMS !ada S'TT %elum
 %isa dimasukkan& sehingga tidak mem%ahaakan regu ang masih %ekerja !ada S'TT
terse%ut#

Interl"ck secara listrik juga digunakan untuk mencegah dua PMT dalam keadaan masuk 
 %ersama-sama# Interl"ck secara listrik sendiri tidak direk"mendasikan untuk !ekerjaan
 !emeliharaan ang menangkut keselamatan kerja& karena interl"ck secara elektris tidak 
da!at diamati secara 8isual sehingga kurang %isa menjamin keselamatan kerja jika
di%andingkan dengan interl"ck secara mekanis#

'ntuk mendukung sistem interl"ck dan sistem kunci se!erti diatas& harus !ula ada sistem
administrasi teknis ang menggam%arkan secara jelas ke(aji%an dan (e(enang setia!
 !eja%at serta !etugas ang %ekerja dalam instalasi#