Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM MINIRISET JAMUR PADA ROTI

KELOMPOK 5 TINGKAT II REULER B


I. PENDAHULUAN
Salah satu contoh pangan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan kudapan di Indonesia
sekarang adalah roti. Tepung terigu yang menjadi bahan dasar dalam pembuatan roti tawar mengandung pati dalam
jumlah yang relatif tinggi. Pati ini dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana oleh mikroorganisme khususnya jamur,
karena gula sederhana merupakan sumber nutrisi utama bagi mikroorganisme tersebut. Jamur merupakan mikro
organisme utama yang berperan penting dalam proses pembuatan dan pembusukan roti. Beberapa jenis jamur yang
sering ditemukan pada pembusukan roti adalah Rhizopus stolonifer, Penicillium sp, Mucor sp dan Geotrichum sp serta
juga bisa terdapat Aspergillus sp dan lainnya.

II.METODE
Menyiapkan roti yang telah berjamur kemudian melakukan isolasi ke media PDA untuk menunmbuhkan jamur
dengan prinsip asepstis. Menginkubasi media pada suhu lembab selama 7 hari. Setelah jamur tumbuh dilanjutkan
melakukan identifikasi jamur secara langsung dan pewaranaan dengan lactofenol.diamati secara mikroskopis.

III. HASIL

Nama Jenis Hasil Mikroskopis Keterangan Hasil pada media PDA


sampel
Fida A. 62 Roti Akar rhizoid, hifa
wijen tidak bersekat,
sporangisfor tumbuh
dari stolon dan
mengarah ke udara

Rhizopus sp

Dhita Roti Hifa bersepta dan


Zumrotul M. pisang badan spora yang
62
disebut konidium.
Konidium yg tidak
memiliki selubung
pelindung seperti
sporangium.

Penicillium sp.

Discha Roti bolu Pada gambaran yang Pada media padat PDA , media
Prameswara ditemukan jamur dibagi menjadi 3 bagian masing-
69
tersebut, yaitu terdiri masing bagian di tanam dengan
atas kepala konidia, sampel yang berbeda.
konidia, fialid, Gambaran Makroskopis jamur
vesikel dan pada media PDA yaitu dijumpai
konidiofor. jamur dengan warna yang berbeda-
beda terdapat jamur dengan warna
Aspegillus sp hitam, jihau, kuning. Putih dan
coklat
Widya Rizqy Roti Pada gambaran yang
P. 71 tawar ditemukan jamur
tersebut, yaitu terdiri
atas kepala konidia,
konidia, fialid,
vesikel dan
konidiofor.

Aspegillus sp

Iqbal Roti Hifa tidak besekat,


Rizantha 84 terigu kepala konidia.
Aspegillus sp

IV, PEMBAHASAN Familia : Mucoraceae


Genus : Rhizopus
Pada praktikum kali ini dilakukan praktik
miniriset jamur pada sampel roti. Sampel yang
Penicillium sp merupakan jamur yang
digunakan yaitu sampel dari berbagai jenis roti yaitu
berkembang biak secara aseksual dengan membentuk
terdapat lima macam roti antara lain roti tawar, roti
konidium yang berada di ujung hifa. Setiap konidium
pisang, roti terigu, roti wijen dan roti bolu. Praktikum ini
akan tumbuh menjadi jamur baru. Konidium berwarna
bertujuan untuk mengidentifikasi jamur pada sampel
kehijauan dan dapat hidup di makanan, roti, buahbuahan
roti yang berbeda. Media yang digunakan yaitu media
busuk, kain, atau kulit. Penicillin juga banyak tersebar di
padat PDA sebanyak dua buah yang mana masing-masig
alam secara alami dan penting dalam mikrobiologi
media dibagi atas 3 bagian sama besar. Dan ditemukan
pangan. Kapang ini sering menyebabkan kerusakan pada
beberapa jamur yaitu Aspegillus sp, Rhizopus sp., sayuran, buah-buahan dan serealia. Penicillium juga
Penicillium digunakan dalam industri untuk memproduksi antibiotik.
Dari pengamatan yang dilakukan di peroleh Pada sampel roti pisang ditemukan jamur dengan ciri-
hasil pada roti wijen ditemukan jamur dengan ciri-ciri ciri Hifa bersepta dan badan spora yang disebut
pada ujung bawah hifa ditemukan akar rhizoid dengan konidium. Konidium yg tidak memiliki selubung
stolon halus atau sedikit kasar, hifa tidak bersekat, pelindung seperti sporangium.
sporangisfor tumbuh dari stolon dan mengarah ke udara Klasifikasi ilmiah Penicillium sp
(makroskopis), kolumela bulat oval dan spora bulat.
Ciri-ciri ini mirip dengan ciri-ciri Rhizopus sp. Jamur Kingdom : Fungi
Rhizoid banyak ditemukan pada tempe, oncom tahu dan Divisio : Ascomycota
sejenisnya. Sebagai kapang filamen dari kelas Class : Eurotiomycetes
Zygomycetes, Rhizopus sp. dikenal sebagai jamur yang Ordo : Eurotiales
penting dalam pembuatan makanan maupun pakan. Familia : Trichocomaceae
Rhizopus ialah kapang yang termasuk dalam famili Genus : Penicillium
Mucoraceae dan ordo Mucorales (Moore-Landecker
1996). Taksonomi : (Germain, 2006) Konidia Penicillium menyerupai manik-
manik kaca jika dilihat dengan mikroskop (Dube,
Kingdom : Fungi 1990). Banyaknya konidia yang berwarna hijau,
Divisio : Zygomycota biru, atau kuning sangat berpengaruh pada warna
Class : Zygomicetes dari berbagai spesies Penicillium.
Ordo : Mucorales
Berwarna abu-abu kehjauan dan abu-abu, Menurut Koswara yang melakukan penelitian
berdasarkan penielitian oleh Singh dan Marthur pada tahun 2009 salah satu jenis jamur yang
(1991), bahwa makroskopis dari koloni Penicillium seringditemukan dalam roti adalah Aspergillus sp.
sp. Adalah perumbuhannya cepat, datar, berserabut, Dikatakan bahwa tepung terigu yang menjadi bahan
dan seperti kain bludru,wol atau seperti kapas, dasar dalam pembuatan roti tawar mengandung pati
sedang secara mikroskopis dengan ciri-ciri yang dalam jumlah yang relatif tinggi pati dapat dihidrolisis
sapat dilihat adalah hifa bersepta dan konidiofor menjadi gula-gula sederhana oleh mikroorganisme
mempunyai cabang yang disebut dengan metula, di khususnya jamur karena gula-gula sederhana merupakan
atas metula terdapat fialid (Pohan, 2009). sumber nutrisi utama bagi mikroorganisme. Hal inilah
Pada sampel roti tawar, bolu dan terigu dijumpai yang meyebabkan jamur dapat tumbuh pada roti tawar.
ciri0ciri jamur yang mirip yaitu Aspergillus sp. V. KESIMPULAN
Identifikasi jamur Aspergillus sp pada penelitian ini Ditemukan beberapa jenis jamur berbeda pada
dilakukan dengan pemeriksaan makromorfologi dan sampel yag berbeda Rhizopus sp pada sampel roti wijen,
mikromorfologi. Pada pemeriksaan makromorfologi Penicillium sp pada sammpel roti pisang dan Aspegillus
didapatkan warna koloni yang tumbuh pada media agar sp pada roti tawar, bolu dan roti terigu
padat PDA adalah coklat kehitaman dan hitam. Warna
VI. DAFTAR PUSTAKA
koloni yang didapatkan telah sesuai dengan identifikasi
jamur Aspergillus sp menurut penelitian Robert A. Virgianti, Dewi Peti.2015.”Uji Antagonis Jamur
Samson dan Ellen S. van Reenen-Hockstra pada tahun Tempe (Rhizopus sp) Terhadap Bakteri
1988 dimana koloninya terdiri atas beberapa warna Patogen Enterik“.Biosfera 32
seperti putih, kuning, coklat kekuningan, coklat atau (3).Tasikmalaya
hitam, dan hijau. Warna koloni dari Aspergillus sp ini Mizanal, Dina Khaira dkk.2016.”Identifikasi
secara keseluruhan merupakan warna dari konidianya. Pertumbuhan Jamur Aspergillus Sp pada
Produksi pigmen pada Aspergillus sp sangat dipengaruhi Roti Tawar yang Dijual di Kota Padang
oleh ada atau tidaknya trace element. Berdasarkan Suhu dan Lama
Pada pemeriksaan mikromskopis dengan Penyimpanan”.Jurnal Kesehatan Andalas.
mikroskop pada pembesaran 400X didapatkan gambaran Crystovel Josua. 2016.”Mikologi Tanaman
jamur Aspergillus sp yang sesuai dengan identifikasi Penicillium Paecilomyces
menurut Robert A. Samson dan Ellen S. van Reenen- Aspergillus”. ResearchGate
Hockstra dimana pada gambaran yang ditemukan jamur Koswara S. 2014.”Teknologi pengolahan
tersebut, yaitu terdiri atas kepala konidia, konidia, fialid, roti”.
vesikel dan konidiofor. Kepala konodia adalah struktur URL:HYPERLINKhttp://tekpan.unimu
yang terletak di bagian terminal konidiofor, berbentuk s.ac.id/wpcontent/uploads/2013/07/Tek
bulat (globose) atau semibulat (subglobose) tersusun nologi-Roti-Teoridan-Praktek.pdf
atas vesikel, metula (jika ada), fialid dan konidia. Anggraeni, Dewi Nur dkk.2015.”Uji
Vesikel adalah pembesaran konidiofor berbentuk Aktivitas dan Identifikasi Jamur
globose, hemisferis, elips atau clavate. Konidiofor. Rhizofer pada Tanah Perakaran
Sebagian besar dari spesies Aspergillus sp memiliki Banana ( Musa paradisiaca) Terhadap
konidiofor tidak bercabang yang masing-masing Fusarium “.Biolink. Jurnal Biologi
menghasilkan kepala konidia tunggal. Lingkungan. Medan
Taksonomi Aspergillus sp

Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Fungi
Filum: Ascomycota
Kelas: Eurotiomycetes
Ordo: Eurotiales
Famili: Trichocomaceae
Genus: Aspergillus