Anda di halaman 1dari 4

Hasil Notulensi Referat 9/04/2020

Obstruksi Saluran Nafas Atas

Pertanyaan: 

1. Bagaimana cara membedakan apakah pasien mengalami obstruksi saluran nafas atas atau
obstruksi saluran nafas bawah berdasarkan manifestasi klinis nya?
Jawab:
Obstruksi saluran nafas atas Obstruksi saluran nafas bawah
Gejala dan tanda adalah : Gejala dan tanda adalah :
 Serak (disfoni) sampai afoni  Batuk hilang timbul
 Sesak napas (dispnea)  Mengi astmatis
 Stridor (nafas berbunyi) yang  Terdengar hentakan di trakea
terdengar pada waktu isnpirasi  Teraba hentakan di trakea
 Cekungan inspirasi di  Dispnue
suprasternal, epigastrium,  Retraksi otot pernafasan
supraklavikula dan interkostal  Stridor inspirasi
 Gelisah karena pasie haus udara  Gelisah
(air hunger)  Sianosis
 Warna muka pucat dan terakhir  Mengi
menjadi sianosis karena hipoksia  Perkusi : norma/redup/hipersonor
 Auskultasi: vesikuler melemah/
hipersonor

2. Apa indikasi dan kontraindikasi dari tindakan krikotirotomi? Apakah semua pasien dapat
dilakukan tindakan tersebut?
Jawab:
 Indikasi Absolut krikotiroidotomi :
 Gagal intubasi, tidak terjadi ventilasi, atau pasien tidak bias tenang terhadap
pemasangan alat bantu nafas.
 Indikasi relative krikotiroidotomi:
 Trauma wajah atau orofaringeal yang massif, pembengkakan wajah atau
orofaringeal yang masif.

 Krikotirotomi merupakan kontraindikasi pada:


- Anak dibawah usia 12 tahun
- Tumor laring yang sudah meluas ke subglotik dan laryngitis
 Stenosis subglotik akan timbul bila kanul dibiarkan terlalu lama karena kanul
yang letaknya lebih tinggi akan mengiritasi jaringan-jaringan disekitar subglotis,
sehingga terbentuk jaringan granulasi dan sebaiknya segera diganti dengan
trakeostomi dalam waktu 48 jam.
3. Apa perawatan yang harus dilakukan setelah dilakukan tindakan trakeostomi?
Jawab:
Perawatan pasca trakeostomi sangatlah penting, karena sekret dapat menyumbat sehingga
akan terjadi asfiksia. Oleh karena itu secret di trakea dan kanul harus sering dihisap ke
luar, dan kanul dicuci sekurang-kurangnya 2 hari sekali, lalu segera dimasukkan lagi ke
dalam kanul luar. Pasien dapat dirawat diruang perawatan biasa. Bila kanul harus
dipasang untuk jangka waktun lama, maka kanul luar harus dibersihkan 2 minggu sekali.
Selain itu, kain kasa dibawah kanul harus diganti setiap basah, untuk menghindari
terjadinya dermatitis.

4. Tadi sudah banyak dijelaskan tentang acquired etiologi dari OSNA seperti masuknya
benda asing dan infeksi tp bagaimana etiologi pada bayi atau anak?
Jawab:
 Biasanya pada bayi disebabkan tipe kongenital

Kongenit Atresia koane


al
Stenosis supraglotis, glottis dan subglotis
Laringomalasia
Sindroma Pierre Robins

-Atresia koana adalah tertutupnya satu atau kedua posterior kavum nasi oleh membran
abnormal atau tulang. Hal ini terjadi akibat kegagalan embriologik dari membran
bukonasal untuk membelah sebelum kelahiran.
-Pada daerah subglotik, 2-3 cm dari pita suara, sering terdapat penyempitan.
Kelainan yang dapat menyebabkan stenosis subglotik ialah :
a.Penebalan jaringan submukosa dengan hyperplasia kelenjar mucus dan
fibrosis.
b.Kelainan bentuk tulang rawan krikoid dengan lumen yang lebih kecil.
c.Bentuk tulang rawan normal dengan ukuran lebih kecil
d.Pergeseran cincin trakea pertama kearah atas belakang ke dalam lumen
krikoid.
- Laringomalasia (LM) merupakan keadaan yang menggambarkan kolapsnya struktur
supraglotis laring selama inspirasi sehingga mengakibatkan menyempitnya aliran udara
selama inspirasi. Sekitar 60-75 % kasus stridor kongenital disebabkan oleh LM.

- Pierre Robin Syndrome (PRS), adalah kondisi bawaan kelainan wajah pada manusia.
Penyebab genetik untuk PRS baru-baru ini diidentifikasi disebabkan oleh disregulasi dari
SOX9 gen dan KCNJ2. PRS dicirikan oleh mandibula yang kecil (micrognathia),
perpindahan posterior atau retraksi lidah (glossoptosis), dan obstruksi saluran napas atas
akibat lidah jatuh ke belakang.
5. Apa fungsi secara klinis dari kriteria Jackson?
Jawab:
Menurut gradasi Jackson :
- Stadium 1-2 : trakeotomi elektif
- Stadium 3-4: segera trakeotomi/urgent/cito
- Bila curiga tumor apapun stadium : trakeotomi dilakukan lebih awal
- Bila sangat darurat (4) : krikotiroidotomi dilanjutkan dengan trakeotomi

6. Apa tindakan yang dilakukan jika pasien tidak sadar dan dicurigai ada osna?
Jawab:
a. Periksa jalan napas bersih dari debris, lakukan suction jika perlu dan lakukan
manipulasi jalan napas untuk melihat apakah obstruksi dapat dihilangkan.
b. Pertimbangkan oro atau nasopharyngeal airway
c. Jika pasien bernapas, tempatkan dalam recovery position dengan tambahan
supplemental oxygen in situ.
d. Jika ada kekhawatiran tentang cedera tulang belakang leher, gunakan stabilisasi in-
line manual, dan tetap prioritaskan pembukaan jalan nafas.
e. Jika ada upaya bantuan pernafasan yang tidak memadai, mintalah bantuan dan
sementara memulai ventilasi bag-mask menggunakan oksigen 100%. Jika ini tidak
efektif, masukkan supraglottic airway seperti laryngeal mask airway, jika masih
belum efektif dan bantuan belum tiba, coba lakukan intubasi endotrakeal.
f. Jika output jantung menghilang tiba-tiba, ikuti algoritma ALS.

- Penjelasan mengenai klasifikasi OSNA


Pada osna yang harus selalu diperhatikan adalah stridor, stridor merupakan suara
tambahan selain suara vesicular, jika stridor terdengan saat penarikan nafas itu berarti
stridor inspirasi dan juga sebaliknya.

- Penjelasan singkat mengenai krikotirotomi: (SKDI 3)

- Pasien tidur telentang dengan kepala ekstensi pada artikulasi


atlantooksipitalis.
- Puncak tulang rawan tiroid mudah diidentifikasi difiksasi dengan jari
tangan kiri.
- Dengan telunjuk jari tangan kanan tulang rawan tiroid diraba ke bawah
sampai ditemukan kartilago krikoid. Membran krikotiroid terletak di
antara kedua tulang rawan ini. Daerah ini diinfiltrasi dengan
anestetikum kemudian dibuat sayatan horizontal pada kulit.
- Jaringan di bawah sayatan dipisahkan tepat pada garis tengah.
- Setelah tepi bawah kartilago terlihat, tusukkan pisau dengan arah ke
bawah.
- Kemudian masukkan kanul bila tersedia. Jika tidak, dapat dipakai pipa
plastik untuk sementara.