Anda di halaman 1dari 7

Trasportasi Dan Alat

Pendukung Dalam
Trasportasi

Oleh
Denny Alexander Immanuel Paat
19202109006

PASCA SARJANA TEKNIK SIPIL


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2020
Tugas Tentang Transportasi dan Alat Pendukung Dalam Transportasi
1. Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk
bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada
pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air,
serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel (Peraturan
Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006).
Jalan raya adalah jalur :
- jalur tanah di atas permukaan bumi yang dibuat oleh manusia dengan bentuk, ukuran
- ukuran dan jenis konstruksi nya sehingga dapat digunakan untuk menyalurkan lalu lintas
orang, hewan dan   kendaraan yang  mengangkut barang dari suatu tempat ke tempat
lainnya dengan mudah dan cepat

KLASIFIKASI JALAN
A. Jalan arteri primer menghubungkan secara berdaya guna antarpusat kegiatan
nasional atau antara pusat kegiatan nasional dengan pusat kegiatan wilayah. Sistem
jaringan jalan primer disusun berdasarkan rencana tata ruang dan pelayanan
distribusi barang dan jasa untuk pengembangan semua wilayah di tingkat nasional,
dengan menghubungkan semua simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat
kegiatan
B. Jalan arteri sekunder adalah jalan yang melayani angkutan utama dengan ciri-ciri
perjalanan jarak jauh kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi
seefisien,dengan peranan pelayanan jasa distribusi untuk masyarakat dalam kota.
Didaerah perkotaan juga disebut sebagai jalan protokol.
C. Jalan kolektor primer adalah jalan yang dikembangkan untuk melayani dan
menghubungkan kota-kota antar pusat kegiatan wilayah dan pusat kegiatan lokal
dan atau kawasan-kawasan berskala kecil dan atau pelabuhan pengumpan regional
dan pelabuhan pengumpan lokal.
D. Jalan kolektor sekunder adalah jalan yang melayani angkutan pengumpulan atau
pembagian dengan ciri-ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang,
dan jumlah jalan masuk dibatasi, dengan peranan pelayanan jasa distribusi untuk
masyarakat di dalam kota.
E. Jalan lokal primer adalah jalan yang menghubungkan secara berdaya guna pusat
kegiatan nasional dengan pusat kegiatan lingkungan, pusat kegiatan wilayah
dengan pusat kegiatan lingkungan, antarpusat kegiatan lokal, atau pusat kegiatan
lokal dengan pusat kegiatan lingkungan, serta antarpusat kegiatan lingkungan.
F. Jalan lokal sekunder ajavascript:void(0)dalah menghubungkan kawasan sekunder
kesatu dengan perumahan, kawasan sekunder kedua dengan perumahan, kawasan
sekunder ketiga dan seterusnya sampai ke perumahan.

Alat pendukung dalam pembuatan jalan


A. Motor Grader berfungsi sebagai alat perata yang biasanya digunakan untuk
meratakan dan membentuk permukaan tanah. Selain itu, dimanfaatkan pula untuk
mencampurkan dan menebarkan tanah dan campuran aspal.
B. Loader adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai alat transportasi tetapi
digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain. Loader dan
dozer adalah alat pemindahan material.
C. Trailer digunakan untuk memobilisasi alat berat sejenis excavator dan bulldozer dari
satu lokasi kerja ke lokasi kerja yang lain.
D. Scraper adalah alat gali tanah yang mampu melakukan tiga tugas sekaligus :
memuat, mengangkut, dan membongkar muatan. Bentuk scraper mirip dengan truk
biasa. Yang membedakan, bak bawah scraper dapat diturunkan dengan ujungnya
berbentuk seperti bilah. Saat scraper bergerak maju, bilah akan menggaruk tanah
mirip cara kerja sekop. Tanah garukan ini langsung ditampung dalam bak.
E. Tridum roller, penggilas beroda tiga, depan satu dan di ikuti dua roda dibagian
belakangnya. Three wheel roller ini sering juga disebut macadam roller, karena jenis
ini sering digunakan dalam usaha-usaha pemadatan material yang berbutir kasar.
Untuk menambah bobot dari three wheel roller ini, maka roda silinder yang kosong
diisi dengan zat cair (minyak atau air) atau kadang-kadang juga diisi dengan pasir.
Pada umumnya berat compactor ini berkisar antara 6-12 ton. Penambahan bobot
akibat pengisian zat cair pada roda silinder dapat meningkatkan beratnya 15% – 35%.
F. Sheep Foot Roller Penggilas tipe kaki kambing, prinsip dari sheep foot roller
adalah sebuah silinder yang di bagian luarnya dipasang kaki-kaki. Pada kaki-kaki
ini terjadi tekanan yang tinggi, sehingga kaki-kaki ini masuk ke dalam tanah dan
memberikan efek “pemadatan dari bawah”. Sheep foot roller ini baik digunakan
untuk tanah berpasir dengan sedikit mengandung lempung, juga untuk tanah yang
plastis dan kohesif.
G. Vibro roller, hampir sama kaya sheep foot roller, yang membedakan hanya pada
bagian shoe, ada semacam getaran yang menumbuk ke tanah untuk pemadatan
H. Dump Truck berfunsi sebagai alat angkut material-material bangunan (tanah, besi
tulangan, semen, batu bata, dll)
I. Cold Milling, digunakan untuk mengeruk aspal.

2. Jembatan adalah suatu struktur kontruksi yang memungkinkan route transfortasi melalui
sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan adalah suatu struktur
konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh
adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai saluran irigasi dan
pembuang . Jalan ini yang melintang yang tidak sebidang dan lain-lain.
Berikut beberapa jenis jembatan :
1.Jembatan diatas sungai
2.Jembatan diatas saluran sungai irigasi/ drainase
3.Jembatan diatas lembah
4.Jembatan diatas jalan yang ada / viaduct
Alat Pendukung Dalam Pembuatan Jembatan
A. Excavator adalah alat penggali tanah dan juga dapat digunakan sebagai alatpemindah
dan pengangkut material ke dalam truck.
B. mobile crane, alat berat ini digunakan sebagai pengangkut material. Pengunaan alat
ini lebih mudah karena dapat berpindah tempat dengan mudah.Disamping
kelebihanya alat ini memiliki kekurangan yaitu tidak bisa digunakan di permukaan
air.
C. Tower crane adalah suatu jenis alat berat yang sering dipakai untuk membangun
jembatan, gedung bertingkat, apartemen.
D. Concrete Batching Plant Alat berat ini memiliki fungsi untuk mencampur atau
memproduksi beton dalam produksi yang besar. Batching plant digunakan agar
produksi beton ready mix tetap dalam kualitas yang terjaga baik, sesuai standar,
nilai slump test dan trength-nya stabil sesuai yang diinginkan.
3. Terowongan adalah sebuah tembusan di bawah permukaan tanah atau gunung. Terowongan
umumnya tertutup di seluruh sisi kecuali di kedua ujungnya yang terbuka pada lingkungan
luar. Beberapa ahli teknik sipil mendefinisikan terowongan sebagai sebuah tembusan di
bawah permukaan yang memiliki panjang minimal 150 meter, dan yang lebih pendek dari itu
lebih pantas disebut underpass.
Jenis-Jenis Terowongan
A. Terowongan kereta api
B. Terowongan jalan raya
C. Terowongan navigasi
D. Terowongan tambang
E. Terowongan pembangkit listrik
F. Terowongan water supply
Alat Pendukung Dalam Pembuatan Terowongan
a. Mesin bor terowongan (Tunnel boring machine, sering disingkat TBM) adalah
mesin yang digunakan untuk menggali terowongan dengan penampang bundar
melalui berbagai lapisan tanah dan batuan. Mereka juga dapat digunakan untuk
microtunneling. Mereka dapat melakukan apa saja mulai dari hard rock ke pasir.
Diameter terowongan dapat berkisar dari satu meter (3,3 kaki) (dilakukan dengan
mikro-TBM) hingga 17,6 meter (58 kaki) hingga saat ini. Terowongan dengan
diameter kurang dari satu meter atau lebih biasanya dilakukan dengan
menggunakan metode konstruksi tanpa parit atau pengeboran arah
horizontal daripada TBM.

4. Kepelabuhanan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pelabuhan
untuk menunjang kelancaran, kemanan dan ketertiban arus lalu lintas kapal, penumpang atau
barang, keselamatan dan keamanan berlayar, tempat perpindahan intra atau antarmoda serta
mendorong perekonomian nasional dan daerah dengan tetap memperhatikan tata ruang
wilayah “.
Fungsi dari pelabuhan
a. Gateway (pintu gerbang), pelabuhan berfungsi sebagai pintu yang di lalui orang dan
barang ke dalam maupun ke luar pelabuhan yang bersangkutan. Disebut sebagai pintu
karenan pelabuhan adalah jaran atau area resmi bagi lalu lintas perdagangan. Masuk
dan keluarnya barang harus melalui prosedur kepabeanan dan kekarantinaan, jadi ada
proses yang sudah tertata di pelabuhan. Dan jika lewat di luar jalan resmi itu tidak
dibenarkan.
b.   Link (mata rantai), keberadaan pelabuhan pada hakikatnya memfasilitasi
pemindahan barang muatan antara moda transportasi darat (inland transport) dan
moda transportasi laut (maritime transport) menyalurkan barang masuk dan keluar
daerah pabean secepat dan seefisien mungkin. Fungsinya sebagai link ini terdapat
setidaknya ada tiga unsure penting, yaitu :
a.       Meyalurkan atau memindahkan barang muatan dari kapal kr truk.
b.       Operasi pemindahan berlangsung cepat artinya minimum delay
c.       Efisien dalam arti biaya
c. Interface (tatap muka), yang di maksud interface di sini adalah dalam arus distribusi
suatu barang mau tidak mau harus melewati area pelabuhan dua kali, yakni satu kali
di pelabuhan muat dan satu kali di pelabuhan bongkar. Dalam kegiatan tersebut
pastinya membutuhkan peralatan mekanis maupun non mekanis. Peralatan untuk
memindahkan muatan menjembatani kapal dengan truk atau kereta api atau truk
dengan kapal. Pada kegiatan tersebut fungsi pelabuhan adalah antar muka (Interface).
d. Industry Entity, dalam industry entity ini jika pelabuhan yang diselenggarakan secara
baik akan bertumbuh dan akan mengembangkan bidang usaha lain, sehingga area
pelabuhan menjadi zona industry terkait dengan kepelabuhanan, diantaranya akan
tumbuh perusahaan pelayaran yang bergerak di bidang, keagenan, pergudangan,
PBM, truking, dan lain sebagainya.

Alat Pendukung Dalam Pembuatan Pelabuhan


a. Excavator adalah alat penggali tanah dan juga dapat digunakan sebagai alatpemindah
dan pengangkut material ke dalam truck.
b. mobile crane, alat berat ini digunakan sebagai pengangkut material. Pengunaan alat
ini lebih mudah karena dapat berpindah tempat dengan mudah.Disamping
kelebihanya alat ini memiliki kekurangan yaitu tidak bisa digunakan di permukaan
air.
c. Tower crane adalah suatu jenis alat berat yang sering dipakai untuk membangun
jembatan, gedung bertingkat, apartemen.
d. Concrete Batching Plant Alat berat ini memiliki fungsi untuk mencampur atau
memproduksi beton dalam produksi yang besar. Batching plant digunakan agar
produksi beton ready mix tetap dalam kualitas yang terjaga baik, sesuai standar,
nilai slump test dan trength-nya stabil sesuai yang diinginkan.
e. Dump Truck berfunsi sebagai alat angkut material-material bangunan (tanah, besi
tulangan, semen, batu bata, dll)
5. Bandar udara (disingkat: bandara) atau pelabuhan udara merupakan sebuah fasilitas
tempat pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat. Bandar udara yang paling
sederhana minimal memiliki sebuah landas pacu namun bandara-bandara besar biasanya
dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi
penggunanya.

Kategori Bandara
a. Bandar Udara Domestik
b. Bandar Udara Internationl
c. Bandar Udara Regional
Alat Pendukung Dalam Pembuatan Bandar Udara
A. Excavator adalah alat penggali tanah dan juga dapat digunakan sebagai
alatpemindah dan pengangkut material ke dalam truck.
B. mobile crane, alat berat ini digunakan sebagai pengangkut material. Pengunaan
alat ini lebih mudah karena dapat berpindah tempat dengan mudah.Disamping
kelebihanya alat ini memiliki kekurangan yaitu tidak bisa digunakan di
permukaan air.
C. Tower crane adalah suatu jenis alat berat yang sering dipakai untuk membangun
jembatan, gedung bertingkat, apartemen.
D. Concrete Batching Plant Alat berat ini memiliki fungsi untuk mencampur atau
memproduksi beton dalam produksi yang besar. Batching plant digunakan agar
produksi beton ready mix tetap dalam kualitas yang terjaga baik, sesuai standar,
nilai slump test dan trength-nya stabil sesuai yang diinginkan.
E. Motor Grader berfungsi sebagai alat perata yang biasanya digunakan untuk
meratakan dan membentuk permukaan tanah. Selain itu, dimanfaatkan pula untuk
mencampurkan dan menebarkan tanah dan campuran aspal.
F. Loader adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai alat transportasi tetapi
digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain. Loader
dan dozer adalah alat pemindahan material.
G. Trailer digunakan untuk memobilisasi alat berat sejenis excavator dan bulldozer
dari satu lokasi kerja ke lokasi kerja yang lain.
H. Scraper adalah alat gali tanah yang mampu melakukan tiga tugas sekaligus :
memuat, mengangkut, dan membongkar muatan. Bentuk scraper mirip dengan
truk biasa. Yang membedakan, bak bawah scraper dapat diturunkan dengan
ujungnya berbentuk seperti bilah. Saat scraper bergerak maju, bilah akan
menggaruk tanah mirip cara kerja sekop. Tanah garukan ini langsung
ditampung dalam bak.
I. Tridum roller, penggilas beroda tiga, depan satu dan di ikuti dua roda dibagian
belakangnya. Three wheel roller ini sering juga disebut macadam roller, karena
jenis ini sering digunakan dalam usaha-usaha pemadatan material yang berbutir
kasar. Untuk menambah bobot dari three wheel roller ini, maka roda silinder yang
kosong diisi dengan zat cair (minyak atau air) atau kadang-kadang juga diisi
dengan pasir. Pada umumnya berat compactor ini berkisar antara 6-12 ton.
Penambahan bobot akibat pengisian zat cair pada roda silinder dapat
meningkatkan beratnya 15% – 35%.
J. Sheep Foot Roller Penggilas tipe kaki kambing, prinsip dari sheep foot roller
adalah sebuah silinder yang di bagian luarnya dipasang kaki-kaki. Pada kaki-
kaki ini terjadi tekanan yang tinggi, sehingga kaki-kaki ini masuk ke dalam
tanah dan memberikan efek “pemadatan dari bawah”. Sheep foot roller ini baik
digunakan untuk tanah berpasir dengan sedikit mengandung lempung, juga
untuk tanah yang plastis dan kohesif.
K. Vibro roller, hampir sama kaya sheep foot roller, yang membedakan hanya
pada bagian shoe, ada semacam getaran yang menumbuk ke tanah untuk
pemadatan
L. Dump Truck berfunsi sebagai alat angkut material-material bangunan (tanah, besi
tulangan, semen, batu bata, dll)
M. Cold Milling, digunakan untuk mengeruk aspal.