Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

PENGARUH KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA


Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Konsep Dasar IPS

Dosen Pengampu : Drs.Susilo,M.Pd.

Disusun oleh:

1. Fachry Nur Rochman (1401419012 / 11 )

2.Markamah ( 1401419018 / 17 )

3.Nanda Pusparani ( 1401419029 / 28 )

Rombel : A

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

TAHUN AJARAN 2019


DAFTAR ISI

Cover..........................................................................................................................................i

Daftar isi....................................................................................................................................ii

Kata pengantar..........................................................................................................................iii

BAB 1 PENDAHULUAN........................................................................................................1

Latar belakang...........................................................................................................................1

Rumusan masalah......................................................................................................................1

Tujuan pembahasan...................................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN...........................................................................................................2

A. Proses masuknya Islam di Indonesia.............................................................................2


B. Teori masuknya Islam di Indonesia...............................................................................3
C. Tokoh-tokoh yang berperan dalam proses penyebaran Islam ......................................4
D. Bukti masuknya Islam di Indonesia..............................................................................6
E. Pengaruh kebudayaan Islam di Indonesia .....................................................................7

BAB PENUTUPAN.................................................................................................................14

Kesimpulan ..............................................................................................................................14

Daftar pustaka..........................................................................................................................15

Lampiran...................................................................................................................................

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan Kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufiq
serta karunia-Nya kepada kita. Sehingga kami bisa menyelesaikan makalah  ini tepat pada
waktunya, yang berjudul “Pengaruh Kebudayaan Islam di Indonesia”. Makalah ini berisikan
tentang proses masuknya Islam di Indonesia ,bukti masuknya Islam di Indonesia ,faktor
penyebab agama Islam berkembang pesat di Indonesia ,serta pengaruh kebudayaan Islam di
Indonesia. Kami berharap makalah  ini dapat memberikan informasi kepada kita
semua mengenai Sejarah (Pengaruh kebudayaan Islam di Indonesia. Sehingga mampu
menambah wawasan pengetahuan kita semakin luas. Semoga menjadikan ilmu yang
bermanfaat bagi orang lain.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan karena keterbatasan
pengetahuan kami. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu kami harapkan demi terciptanya kesempurnaan dalam pembuatan
makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan dalam makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa
meridhai segala usaha kita. Amin.

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah


Indonesia menjadi negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Masuknya
Islam berpengaruh besar pada kebudayaan di Indonesia. Sebelum masuknya Islam di
Indonesia, kebudayaan Indonesia bercorak Hindu-Budha. Setelah masuknya Islam,
Islam, kebudayaan Islam mengalami akulturasi budaya dengan kebudayaan di
Indonesia. Yang mana akulturasi budaya dapat dirumuskan A + B = AB. Yang mana
maksudnya adalah perpaduan antara dua budaya atau lebih tanpa menghilangkan
budaya aslinya. Kebudayaan ini terus berkembang seiring perkembangan zaman.
Tidak banyak orang yang mengetahui proses masuknya Islam. Sehingga pada
makalah ini, kami akan membahas mengenai masuknya Islam di Indonesia dan
pengaruh kebudayaan Islam di Indonesia.

2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada makalah ini, diantaranya ;
1.Bagaimana proses masuknya Islam di Indonesia menurut beberapa teori?
2.Apa saja bukti masuknya Islam di Indonesia?
3.Bagaimana pengaruh budaya Islam di Indonesia dalam bidang politik, sosial,
Pendidikan, sastra & bahasa, arsitektur & kesenian?

3. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah;
1.Untuk meningkatkan wawasan pengetahuan kita mengenai pengaruh kebudayaan
Islam di Indonesia.
2.Penulis berharap bahwa makalah ini dapat diterima oleh pembaca.
3.Dapat dijadikan sebagai referensi pengetahuan bagi masyarakat.
4.Mampu mengetahui dam memahami mengenai pengaruh kebudayaan Islam di
Indonesia.
5.Dapat memperluas wawasan dan sekaligus memperoleh pengetahuan yang lebih
banyak mengenai Pemberdayaan komunitas di lingkungan masyarakat.

1
BAB II
PEMBAHASAN

A.Proses Masuknya Islam di Indonesia

Pada masa kedatangan agama Islam,penyebran agama islam dilakukan oleh para
pedagang Arab dibantu oleh para pedagang Persia dan India.Abad ke-7 Masehi merupakan
awal kedatangan agama Islam.Pada masa ini,baru sebagian kecil penduduk yang bersedia
menganutnya karena masih berada dalam kekuasaan raja-raja Hindu-Budha.

Sejarah masuknya islam ke Indonesia dan proses penyebaran agama islam


berlangsung dalam waktu yang lama yaitu dari abad ke-7 samapa abad ke-13 Masehi.Selama
masa itu,para pedagang Arab,Persia,India,semakin intensif dalam menyebarkan Islam di
daerah mereka berkunjung terutama didaerah pusat perdagangan.Disamping itu,para
pedagang Indonesia yanng sudah masuk islam dan para mubaligh Indonesia juga ikut
berperan dalam penyebaran agama Islam di berbagai wilayah Indonesia.Akibatnya,pengaruh
Islam di Indonesia semakin bertambah luas di kalangan masyarakat terutama di daerah
pantai.

Pada akhir abad ke-12 Masehi,kekuasaan politik dan ekonomi kerajaan Sriwijaya
mulai merosot.Seiring dengan kemunduran pengaruh Sriwijaya,para pedagang Islam kian giat
melakukan peran politik.Misalnya saat mendukung daerah pantai yang ingin melepaskan diri
dari kekuasaan Sriwijaya.

Menjelang berakhirnya abad ke-13 Masehi sekitar tahun 1285,berdiri kerajaan yang
bercorak islam pertama yang bernama kerajaan Samudera Pasai.Malaka merupakan pusat
perdagangan penting dan pusat penyebaran agama islam yang berkembang menjadi kerajaan
baru yang bernama Kesultanan Malaka.

Pada awal abad ke-15 M,Kerajaan Majapahit mengalami kemerosotan.Pada tahun


1478,Kerajaan Majapahit mengalami keruntuhan.Banyak daerah yang ingin melepaskan diri
dari kerajaan Majapahit.Pada tahun 1500,Demak berdiri sebagai kerajaan Islam pertama di
Jawa.Berkembangnya kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam,kemudian disusul berdirinya
Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon.

Melalui kerajaan yang bercorak Islam,agama Islam semakin berkembang pesat dan
tersebar di seluruh Nusantara. 2
B.Teori masuknya Islam ke Indonesia

Teori masuknya Islam ke Indonesia,ada beberapa teori diantaranya;

1.Teori Gujarat /India

Teori ini berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13 dan
pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay), India. Hal ini juga bersumber dari keterangan
Marcopolo dari Venesia (Italia) yang pernah singgah di Perlak tahun 1292. Ia menceritakan
bahwa di Perlak sudah banyak penduduk yang memeluk Islam dan banyak pedagang Islam
dari India yang menyebarkan ajaran Islam. Jadi,disamping pedagang Gujarat (India)
berdagang, mereka juga menyebarkan agama Islam. Bukti:Adanya Makam Sultan Malik al-
Shaleh yang marmernya didatangkan dari Gujarat/ India.

2. Teori Makkah

Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama
yaitu teori Gujarat. Teori Makkah berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad
ke 7 dan pembawanya berasal dari Arab (Mesir). Bukti:Raja Samudera Pasai menggunakan
gelar Al-Malik yang sama dengan raja Mesir.

3.Teori Persia

Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad 13 dan pembawanya berasal
dari Persia (Iran). Dasar teori ini adalah kesamaan budaya Persia dengan budaya masyarakat
Islam Indonesia seperti peringatan 10 Muharram atau Asyura atas meninggalnya Hasan dan
Husein cucu Nabi Muhammad, yang sangat di junjung oleh orang Syiah/Islam Iran.
Bukti:Adanya huruf Arab Pegon di Indonesia.

3
C.Tokoh-tokoh yang berperan dalam proses penyebaran agama Islam

Dalam perkembangan Islam di Jawa,peranan wali sangat dominan yang dikenal


dengan Wali Songo yang artinya wali sembilan.Mereka dipandang memiliki pengetahuan
yang luar biasa.Berikut peranan wali songo dalam penyebaran agama Islam:

1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

Beliau berdakwah di Jawa Timur dengan cara bergaul denga anak negeri,berbudi
bahsa lembut,ramah tamah dan berakhlak tinggi.Beliau mendirikan pondok pesantren
guna mencetak kader mubaligh islam pada masa mendatang.

2. Sunan Ampel (R.Rahmat ) surabaya

Mengembangka agama Islam di Jatim dengan mendirikan Pesantren


Ampeldenta.Pesantren ini digunakan untuk mendidik para pemuda Islam sebagai
kader yang nantinya disebrakan keseluruh pelosok Pulau Jawa.

3. Sunan Drajat (Syarifuddin)

Beliau menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Timur dan beliau berjiwa sosial
serta dermawan.Islam mememberikan pertolongan kepada yang sengsara,seperti
membantu anka yatim piatu,orang sakit dann fakir miskin.Sunan Drajat adalah
pencipta Gending Pangkur.

4. Sunan Bonang ( Raden Maulana Makhdum Ibrahim ) ,putra sunan Ampel

Beliau semasa hidupnya,giata menyebarkan agama Islam di daerah Tuban,dan


menjadikannya sebagai pusat kegiatan penyebara agama Islam.Ia menyebarkan agama
Islam dengan cara menyesuaikan kebudayaan masyarakat Jawa seperti wayang dan
musik gamelan.Sehingga,ia menciptakan gending-gending yang memiliki nilai
keislaman.Setiap bait lagu diselingi dengan kalimat syahadatain,sehingga musik
gamelan yag mengiringi dikenal dengan istilah sekaten.

4
5. Sunan Giri ( Raden Paku ),Putra Maulana Ishak dari Arab

Beliau dalaha putra Maulana Ishak yang pernah ditugaskan oleh sunan Ampel
(R.Rahmat )untuk menyebarkan agama Islam ke daerah Blambangan yang pada
waktu itu masih memeluk agama Hindu.Di Giri,beliau mendirikan Masjid dan
pesantren.Beliau menciptakan permainan yang bernuansa Islam seperti ilir-
ilir,jamuran,dan Cublek-cublek Suweng.

6. Sunan Kalijaga (Raden Mas Syahid ) putra Tumenggung Majapahit

Selain seorang wali,beliau dikenal sebagai seorang mubaligh,pejuang,pujangga,dan


filususi yang berjiwa besar.Cara beliau menyebarkan agama Islam adalah dengan
melalui pertunjukan wayang kulit yang sudah banyak dimasuki ajaran-ajaran
Islam.Diantara lagu yag diciptakannya adalah Dandanggula.

7. Sunan Kudus (Ja’far Shodiq) putra R.Usman Haji

Daerah penyebaran islamnya meliputi daerah pesisir sebelah utara Jateng.Dalam


mengajarkan agama Islam ,sunan kudus berusaha mengikis habis pengaruh
hindu.Temapat beliau mengajar agama diberi nama Kudus yang bersal dari bahasa
Arab,Quds yang berarti Suci.

8. Sunan Muria (R.Umar Said) putra sunan kalijogo

Daerah penyebarannya berada di sekitar lereng Gunung Muria.Cara dakwah yang


dilakukan adalah memberi kursus kepada rakyat jelata.Dalam penyebaran agama
islam,ia lebih memfokuskan di daerah pedesaan karena beliau sendiri tingal di daerah
yang jauh dari keramaian bersama rakyat biasa.Ia juga seorang wali yang menyukai
seni.Dua tembang bernuansa islam hasil ciptaanya adalah Sinom dan
kinanti.Tembang Sinom melukiskan suasana yang ramah tamah dan nasihat.Adapun
tembang Kinanti digunakan untuk menyampaikan ajran agama,nasihat. Sunan Muria
wafat dan dimakamkan di Puncak Gunung Muria.

5
9. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah ) putra syarif Abdullah

Beliau adalah salah seorang wali songo yang sangat berperan dalam penyebaran
agama islam di Cirebon,Jabar.Ia merupakan cucu raja Pajajaran yang lahir di
Mekah.Setelah dewasa,ia memilih berdakwah di Jawa dan berhasil menjadikkan
cireon sebagai kerajaan Islam pertama di Jawaa Barat.

Tokoj-tokoh yang berperan dalam perkembangan Islam di luar jawa:

1) Dato’ri Bandang (Sulawesi)


2) Dato’ri Sulaiman ( Sulawesi)
3) Tuan Tunggang Ri Parangan ( Kaltim)

C.Bukti Masuknya Islam di Indonesia

Bukti masuknya Islam di Indonesia, dibagi menjadi dua, yaitu bukti dari dalam (internal) dan
bukti dari luar (eksternal).Bukti dari dalam, masuknya Islam di Indonesia adalah;

1. Batu nisan Siti Fatimah binti maimun yang sezaman dengan kerajaan Kediri yang
bertuliskan Arab di Leran , Gresik, Jawa Timur.
2. Makam Sultan Malik as-Saleh (raja Samudera pasai) di Sumatera. Yang mana
menggunakan gelar sultan seperti raja dari Arab.
3. Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik , yang mana batu nisannya
didatangkan dari Gujarat & berisi tulisan Arab.

Bukti dari luar (eksternal) masuknya Islam di Indonesia:

1. Berita Arab

Pedagang Arab melakukan aktivitasnya perdagangan dengan Indonesia sejak masa


kerajaan Sriwijaya , abad ke-7.

2 .Berita India

Para pedagang Gujarat (India) yang berdagang ke Indonesia juga menyebarkan agama

Islam di pesisir pantai abad ke-7. 6

3.Berita Eropa
Marcopolo (Italia) tahun 1292 singgah di Sumatera bagian utara mengatakan
penduduk indonesia sudah beragama islam.Di daerah ini, ia menemukan Kerajaan Islam di
Indonesia (Kerajaan Samudera Pasai).

4.Berita Cina

Ma Huan (sekretaris laksamana Cheng Ho)pernah menulis berita tentang saudagar isla
tinggal di pantai utara jawa (tahun 1400 M ).

Perkembangan agama Islam di Indonesia ditandai dengan berdirinya kerajaan Islam


yang bercorak Islam seperti kerajaan Samudera Pasai (kerajaan Islam pertama di
Indonesia),kerajaan Malaka, kerajaan Aceh, kerajaan Demak ,dan kerajaan Mataram.

D. Pengaruh Kebudayaan Islam di Indonesia dalam Berbagai Bidang;

1.Bidang politik / pemerintahan

Sebelum Islam masuk Indonesia, sudah berkembang pemerintahan yang bercorak Hindu
- Budha. Tetapi setelah Islam masuk, maka kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu/Budha
mengalami keruntuhannya. Hal ini dikarenakan;
1.kerajaan Islam berkembang pesat.
2.terjadi perang saudara.
3.lemahnya keadaan ekonomi dan militer.
4.kerajaan bawahan melepaskan diri karena kerajaan induk sibuk menangani perang saudara.
5.pewaris kerajaan tidak cakap.6.Menurunnya kekuatan kerajaan Hindu-Budha.

Sehingga digantikan peranannya oleh kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam seperti


Samudra Pasai, Demak, Malaka dan sebagainya .Sistem pemerintahan yang bercorak Islam,
rajanya bergelar Sultan atau Sunan.

Berikut penjelasan mengenai kerajaan yang bercorak Islam;


1) Kerajaan Aceh

a) Geografis

Terletak di Aceh yang strategis jalur persimpangan jalan perdagangan dunia yaitu
Selat Malaka.

b) Politik

Raja-raja yang pernah berkuasa antara lain :

1) Sultan Ibrahim (1496-1528 M) bergelar sultan Ali Mughayat syah melakukan


ekspansi ke Daya,Pasai,Kerajaan Aru bahkan menyerang portugis di Malaka.
2) Sultan Salahuddin (1528- 1537)karena tidak memperhatikan pemerintahan,kerajaan
mengalami kemunduran.
3) Sultan Alauddin Riayat Syah Al-Kahar (1537-1568)melaksanakan reformasi
politik,ekonomi,dan ekspansi ke Aru,daerah batak,dan menyerang portugis di
Malaka,tetapi gagal.Disamping itu,terjadi perang saudara dalam memperebutkan
tahta.Pemeberontakan berakhir ketika Sultan Iskandar Muda naik tahta.
4) Sultan Iskandar Muda ( 1607-1636)

Pada masa pemerintahannya,Kerajaan Aceh mencapai puncak kejayaannya.

5) Sultan Iskandar Thani (1636-1641)

Mengalami kemunduran dan digantikan oleh permaisurinya.

6) Puteri Sri Alam Permaisuri (1641-1675) bergelar Sultan Ta’jul Alam Safiatuddin
Syah (puteri sultan Iskandar Muda ).Perkembangan Aceh mengalami pertikaian
antara Teuku dan Teungku (ulama).
7) Sri Sultan Nurul Alam Nakiatuddin Syah (1675-1678)
8) Ratu raja setia 8

c) Ekonomi : agraris maritim,menitikberatkan pada perdagangan.


d) Sosial budaya dan seni

Kehidupan masyrakat terdapat dua kelompok;

-Teuku ( bansawan Islam )


-Teungku (orang yang ahli tentang ajaran Islam)

Peninggalan budaya seni bangunan seperti Masjid Baiturrahman,Benteng


Indrapatra,Makam Sultan Iskandar Muda,Buku Bustanus Salatin karangan Nurudddin
Arranary.

Keruntuhan Aceh :

 Tidak ada sultan yang kuat sepeninggal sultan Iskandar Muda untuk mengendalikan
Aceh.
 Munculnya pertikaian antara Teuku dan Teungku.
 Daerah kekuasaan saling melepaskan diri.

2.Kerajaan Demak

a) Geografis,letaknya pantai Utara Jawa Tengah sebelumnya bernama Bintoro


(kabupaten)
b) Politik,raja yang berkuasa :

Raden patah

Patiunus (pangeran Sabrang Lor )

Sultan Trenggana

c) Ekonomi : Agraris Maritim


d) Sosial Budaya ; masyarakat hidup bertani,berdagang,kalangan bangsawan hidup
secara feodal. 9
e) Peninggalan :Saka Tatal,Masjid Agung Demak,Pintu Bledek,Dampar Kencana,Saka
Guru,Piring Campa.

2.Bidang Sosial

Kebudayaan Islam tidak mengenal kasta. Pengaruh Islam yang berkembang pesat,membuat
masyarakat Indonesia yang beragama Islam. Ada beberapa alasan Islam berkembang pesat,
diantaranya;

1.Islam tidak mengenal kasta.


2.Syarat masuk Islam sangat mudah, yaitu dengan membaca syahadat.

3.Upacara dalam Islam sangat sederhana.

4.akulturasi kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu-Budha.

Sebelum Islam masuk ke Indonesia ,masyarakat telah mengenal kalender Saka (dalam
kalender ini ,ditemukan nama pasaran hari seperti legi,pahing,pon,kliwin,wage).Setelah Islam
masuk, Sultan Agung Hanyokrokusumo (raja kerajaan Mataram Islam) menciptakan kalender
Jawa.

3.Bidang Pendidikan

Munculnya pengajian di langgar atau masjid sebagai sarana pendidikan, munculnya


pondok-pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang diasuh oleh kyai.

4.Bidang Sastra dan Bahasa

Sastra dan bahasa yang berkembang ,diantaranya;

a.Hikayat yaitu cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah.
Hikayat ditulis dalam bentuk peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk
gancaran (karangan bebas atau prosa). Contoh hikayat yang terkenal yaitu Hikayat 1001
Malam, Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Pandawa Lima (Hindu), Hikayat Sri Rama (Hindu).

b. Babad adalah kisah rekaan pujangga keraton sering dianggap sebagai peristiwa sejarah
contohnya Babad Tanah Jawi (Jawa Kuno), Babad Cirebon.

10

c. Suluk adalah kitab yang membentangkan soal-soal tasawuf contohnya Suluk Sukarsa,
Suluk Wijil, Suluk Malang Sumirang dan sebagainya.

d. Primbon adalah hasil sastra yang sangat dekat dengan Suluk karena berbentuk kitab yang
berisi ramalan-ramalan, keajaiban dan penentuan hari baik/buruk.

5.Bidang Arsitektur dan Kesenian

Masjid di Indonesia pada zaman madya biasanya mempunyai cirri khas tersendiri,
diantaranya :
1. Atapnya berbentuk “atap tumpang” yaitu atap bersusun. Jumlah atap tumpang itu
selalu ganjil, 3 atau 5 seperti di Jawa dan Bali pada masa Hindu.
2. Tidak adanya menara. Pada masa itu masjid yang mempunyai menara hanya masjid
Banten dan masjid Kudus.
3. Biasanya masjid dibuat dekat istana, berada di sebelah utara atau selatan. Biasanya
didirikan di tepi barat alun-alun. Letak masjid ini melambangkan bersatunya rakyat dan
raja sesama makhluk Allah. Selain di alun-alun, masjid juga dibangun di tempat-tempat
keramat, yaitu makam wali, raja atau ahli agama.

11
Gambar Masjid Agung Demak

Gambar Masjid Kudus

12
Gambar 1.3 Masjid Agung Jawa Tengah

Bentuk perkembangannya sesuai dengan perkembangan zaman. Sekarang kebanyakan


masjid atasnya berbentuk kubah dan ada menara, ini merupakan pengaruh dari Timur tengah
dan India.
13

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Jadi, masuknya agama Islam di Indonesia melalui beberapa saluran (pendidikan,


perdagangan,),yang mana memberikan pengaruh yang besar bagi kebudayaan Islam di
Indonesia yang mengalami akulturasi budaya dengan kebudayaan Indonesia yang bercorak
Hindu-Budha dalam berbagai bidang.

Saran

Kami berharap bahwa makalah ini dapat menambah wawasan pengetahuan seseorang
mengenai “Pengaruh Kebudayaan Islam di Indonesia”. Sehingga , menjadikan ilmu yang
bermanfaat bagi orang lain. Kami berharap bahwa makalah ini dapat diterima oleh para
pembaca , serta meminta saran dan kritiknya agar kami mampu memperbaiki kekurangan
dalam penyusunan makalah ini.
14

DAFTAR PUSTAKA

1.https://ikifuturity.wordpress.com/2012/08/11/pengaruh-kebudayaan-islam-terhadap-
kebudayaanindonesia/amp/#referrer=https://www.google.com&aoh=15669693489976&amp_tf=
Dari%20%251%24s7 tahun yang lalu

2.www.doniesetyawan.com

3.https://www.trigonal.media.com

4.cousehero.com

5.Modul sejarah peminatan kelas XI semester 1.

6.Modul sejarah wajib kelas X semester 2.


7. https://m-kumparan-com.cdn.ampproject.org/v/s/m.kumparan.com/amp/ryan-rifki/perjalanan-
masuknya-islam-ke-indonesia-1525795016810?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE
%3D#referrer=https%3A%2F
%2Fwww.google.com&aoh=15714721199629&amp_ct=1571472136371&amp_tf=Dari
%20%251%24s&ampshare=https%3A%2F%2Fm.kumparan.com%2Famp%2Fryan-rifki%2Fperjalanan-
masuknya-islam-ke-indonesia-1525795016810%23referrer%3Dhttps%3A%2F%2Fwww.google.com
%26aoh%3D15714721199629%26amp_ct%3D1571472136371%26amp_tf%3DDari
%2520%25251%2524s

8.http://rupa2artikel.blogspot.com/2018/06/peranan-wali-songo-dalam-penyebaran.html?m=1

15