Anda di halaman 1dari 2

Desta Nurrachmawati Said (07) XII IPA 4

Duh, Teryata Sulit Membuat Wayang Kulit


Wayang kulit merupakan seni pertunjukan boneka tradisional Indonesia yang sangat
berkembang di pulau Jawa. Kata wayang berasal dari kata ‘Ma Hyang’ yang artinya menuju kepada
roh spiritual, dewa, atau Tuhan YME. Pementasan wayang kulit biasanya diiringi oleh musik gamelan
dan nyanyian tembang.

Wayang kulit memiliki cri khas yang berbeda dengan seni pertunjukan boneka lainnya. Ciri
khas tersebut terletak pada gaya tutur dan kisah yang diceritakan dalam pertunjukannya lebih
menarik.

Namun, pembuatan wayang merupakan hal yang cukup sulit karena selain membutuhkan
keterampilan dalam membuat desainnya, pembuat wayang juga harus memahami filosofi dari setiap
desain wayang yang dibuat. Untuk menghasilkan wayang kulit yang berkualitas bagus dibutuhkan
kulit kerbau yang bagus dan membutuhkan waktu pembuatan sekitar 1 bulan.

Untuk membuat wayang kulit harus melalui beberapa tahapan yang rumit. Tahapan awal yaitu
menyiapkan lembaran kulit yang akan dibuat sebagai wayang. Lalu kulit tersebut dikerok untuk
menghialngkan bulu dan dikeringkan. Setelah melalui tahap pengerokan dan pengeringan, kulit
dipotong sesuai dengan ukuran wayang lalu membuat pola secara manual terlebih dahulu. Selanjutnya
pola tersebut di pindahkan ke atas kulit.

Tahap selanjutnya yaitu proses menatah. Pada tahap menatah atau mengukir membutuhkan
ketelitian yang lebih untu menghasilkan detail yang indah dan rapi. Setelah wayang kulit ditatah dan
disatukan bagian - bagiannya, barulah masuk ke tahap pewarnaan.

Wayang diberi warna dasar terlebih dahulu. Pengecatan wayang menggunakan cat wayang
kualitas baik, dengan kembangan prodo emas maupun gerenjeng untuk membuat ornamen detail pada
wayang kulit. Tahap terakhir, wayang diberikan "gapitan" dan "tuding" agar dapat digerakkan.

Menurut Saimono, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, proses pembuatan wayang
kulit figur Pandawa, Wisnu, atau raja-raja lain memerlukan waktu pengerjaan yang sangat lama. Hal
itu disebabkan figur para raja dan dewa mempunyai detail yang rumit dan selalu mengenakan
berbagai aksesoris. Lamanya proses pembuatan wayang kulit figur raja dan dewa membuat harga
yang ditawarkan lebih mahal dibandingkan figur yang lain.

Oleh: Feliciany H T

(Dikutip dari berbagai sumber http://www.kesekolah.com/artikel-dan-berita/kesenian/duh-ternyata-


sulit-membuat-wayang-kulit.html#sthash.RJ8zszHZ.7QFeOAup.dpbs)

1. Apa arti kata wayang ?


Jawab : menuju pada roh spiritual, dewa, atau Tuhan yang Maha Esa
2. Siapa yang mengatakan bahwa proses pembuatan wayang kulit figur Pandawa Wisnu, atau
raja-raja lain memrlukan waktu pengerjaan yang sangat lama ?
Jawab : saimono, dosen institut seni Indonesia Surakata
3. Berapa lama proses pembuatan wayang kulit ?
Jawab : sekitar 1 bulan
4. Dimana tepatnya wayang kulit berkembang pesat ?
Jawab : di pulau Jawa
5. Mengapa pembuatan wayang merupakan hal yang cukup sulit ?
Jawab : karena selain membutuhkan ketrampilan dalam membuat desainya, pembuat wayang juga
harus memahami filosofi dari setiap desain wayang yang dibuat

6. Bagaimana proses setelah wayang diberi warna ?


Jawab : wayang diberikan “gapitan” dan “tuding” agar dapat digerakkan.

Pendapat :
Saya sependapat dengan artikel itu bahwa seharusna para generasi muda sudah mulai
dikenalkan wayang kulit sejak dini karena pembuatan wayang kulit sangatlah sulit karena harus
membutuhkan ketrampilan dalam membuat desain dan harus memahami filosofi setiap desain yang
dibuat dan generasi muda harus melestarikan wayang kulit agar tidak diambil negara lain.

Penilaian Pribadi hal. 5


No Jenis Nilai
1 Artikel Hrs ada sumbernya 10
2 5W+ 1H 6x 1 60
3 Pendapat Harus ada 3 kata kunci 30

JUMLAH 100