Anda di halaman 1dari 13

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

MENULIS CERPEN BERBASIS APLIKASI ANDROID

Dini Rahma Diani, Nurhayati, dan Didi Suhendi


Universitas Sriwijaya
Surel: dinidiani_332@gmail.com

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
berbasis aplikasi android yang valid, praktis dan efektif untuk materi menulis cerpen pada
pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian pengembangan didesain dengan menggunakan metode
penelitian modifikasi dan kolaborasi teori pengembangan yang dikemukakan oleh Jolly Bolitho,
Dick, Carey dan Carey (2005). Kerangka LKPD ini terdiri dari menu beranda, materi, latihan,
kriteria penilaian, dan pengembangan. Untuk memperoleh informasi kelayakan LKPD, dilakukan
validasi ahli yang meliputi aspek kelayakan materi, bahasa, dan media. Untuk menguji kepraktisan
LKPD dilakukan uji coba satu-satu dan kelompok kecil dengan teknik pengumpulan data melalui
angket. Terakhir, untuk mengetahui keefektifan LKPD dilakukan uji coba lapangan melalui
eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes. Berdasarkan analisis data dapat
disimpulakan bahwa LKPD menulis cerpen yang dikembangkan sangat valid sangat praktis dan
sangat efektif menjadi fasilitas pembelajaran peserta didik. LKPD yang dihasilkan dapat
digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis
cerpen.

Kata Kunci: Pengembangan, LKPD, berbasis aplikasi android, menulis cerpen.

DEVELOPMENT OF WORKSHEET OF EDUCATION STUDENTS (LKPD) WRITING


STORIES BASED ON ANDROID APLLICATIONS

Abstract: This study aims to produce a valid,pratical and effective student worksheet (LKPD)
based on Android applications for short writing material in Indonesia language learning.
Development research was designed using research methods of modification and collaboration
development theory proposed by Jolly Bolitho,Dick,Carey and Carey (2005). This LKPD frame
work consists of the homepage menu, material, traning,assessment criteria, and development. To
obtain information on the feasibility of the LKPD, expert validation was carried out covering
aspects of material, language, and media feasibility. To test the practicality of LKPD, one on one
and small group trials were conducted with data collection techniques through questionnaires.
Finally, to find out the effective of LKPD field trials were carried out through experiments with
data collection techniques using tests. Based on data analysis,it can be concluded that the LKPD
writing short stories developed very valid is very practical and very effective as a learning facility
for students. The resulting LKPD can be used as teaching materials to improve the quality of the
process and learning out comes of writing short stories.

Keyword : development, LKPD, based on android applications, writing short stories.

PENDAHULUAN keterampilan berbahasa melainkan


Kurikulum 2013 menerapkan keterampilan bersastra. Nurgiantoro (2012:
pembelajaran berbasis teks. Pembelajaran 453) menyatakan bahwa dalam
berbasis teks artinya pembelajaran yang pembelajaran apresiasi sastra yang
menjadikan teks sebagai dasar, asas, berlangsung, peserta didik secara kritis
pangkal, dan tumpuan. Menurut Mahsun dibimbing untuk menulis dan memahami,
(2013: 32) teks merupakan satuan bahasa mengenali berbagai unsurnya yang khas,
yang mengandung pikiran dengan struktur menunjukkan kaitan di antara berbagai
yang lengkap. Pembelajaran bahasa pengalaman dan pengetahuan yang dapat
Indonesia tidak hanya berpusat pada diperoleh, dan lain-lain yang semuanya

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 1
tercakup dalam wadah apresiasi. Kegiatan memaksimalkan pemahaman dalam upaya
menulis dapat meningkatkan kreativitas pembentukan kemampuan dasar sesuai
dan merupakan suatu kegiatan yang indikator pencapaian hasil belajar yang
produktif. Hal itu sesuai dengan yang harus ditempuh (Alfianika & Marni , 2019:
dikemukakan oleh Indrawati dan 45). Bahan ajar yang valid mengandung
Subandiono (2009: 97). Pada proses pengertian bahwa bahan ajar tersebut
belajar-mengajar banyak faktor yang memenuhi standar kriteria yang telah
memengaruhi keberhasilan belajar. Salah ditentukan dan dapat digunakan dalam
satu faktor yang memengaruhi proses pembelajaran (Leksono, Syachroji
keberhasilan belajar ialah bahan ajar. & Marianingsih, 2015: 168-183 )
Bahan ajar merupakan alat yang digunakan Salah satu teknologi informasi
sebagai penunjang pembelajaran (Mulyani, dalam proses pembelajaran yang sedang
Widyastuti, & Hendri, 2013: 51-60). berkembang pesat penggunaannya adalah
Prastowo (2012: 14) menyatakan android. Pembelajaran berbasis android
guru umumnya menyediakan bahan ajar dapat mengatasi kesulitan belajar yang
yang itu-itu saja setiap tahunnya, bahan dikarenakan adanya hambatan jarak, letak
ajar yang telah tersedia dan siap pakai, geografis, dan waktu. Keuntungan
serta tidak perlu harus susah payah penggunaan e-learning menurut Mioduser,
membuatnya. Hal ini menyebabkan Nachmias, Lahav, dan Oren (2000) yaitu
kebosanan pada peserta didik sehingga e-learning memperkuat manipulasi
proses pembelajaran menjadi tidak efektif informasi, e-learning berfungsi sebagai
dan efisien. Guru kurang mengembangkan fasilitator komunikasi, dan e-learning
kreativitas untuk merencanakan, berfungsi sebagai media pembelajaran
menyiapkan, dan membuat bahan ajar digital (Thowfeek & Salam, 2014: 917).
secara matang dan kaya inovasi sehingga Dari beberapa masalah yang
menarik bagi peserta didik. Hal ini yang dihadapi tersebut, peneliti memberikan
menyebabkan kurangnya minat peserta alternatif untuk mengembangkan bahan
didik dalam proses pembelajaran, salah ajar berupa lembar kerja peserta didik
satunya pada pembelajaran menulis (LKPD) berbasis Aplikasi Android pada
cerpen. penulisan cerpen.
Pengembangan bahan ajar dalam Penelitian yang berkaitan dengan
bentuk Lembar Kerja Peserta Didik pengembangan lembar kerja peserta didik
(LKPD) menjadi kebutuhan. LKPD dipilih pernah dilakukan oleh Arisalyati (2014),
sebagai bahan ajar yang dikembangkan Ernawati (2015), dan Ramlawati, Liliasari,
karena LKPD merupakan bahan ajar yang Martoprawiro, & Wulan (2014). Mereka
memiliki komponen lengkap dengan melakukan penelitian yang berkaitan
bentuk ringkas dan kaya akan tugas untuk dengan pengembangan LKPD. Hasil
berlatih. LKPD sangat sesuai digunakan penelitian menunjukkan bahwa LKPD
sebagai bahan ajar pendamping buku teks yang dikembangkan dapat meningkatkan
pelajaran. keterampilan menulis peserta didik. Hal ini
Lembar kerja peserta didik adalah dibuktikan dengan adanya peningkatan
lembaran berisi pertanyaan yang hasil tes awal dan tes akhir pada uji coba
mengarahkan peserta didik untuk lapangan.
memahami konsep yang ada dalam materi, Selanjutnya Fitriyati (2013),
sehingga peserta didik lebih mudah untuk Mandiri (2013), dan Sari, Nurhayati &
menulis konsep-konsep penting dalam Soetopo (2017) juga melakukan penelitian
pemetaan pikiran (Arliyah & Ismono, yang berkaitan dengan pengembangan
2015: 508-515). Lembar kerja siswa LKPD. Mereka mengembangkan LKPD
memuat sekumpulan kegiatan mendasar elektronik yang dapat dikerjakan secara
yang harus dilakukan oleh siswa untuk online. Hasil penelitian menunjukkan

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 2
bahwa LKPD yang dikembangkan efektif keefektifan LKPD.
dalam meningkatkan keterampilan menulis
peserta didik. METODE PENELITIAN
Penelitian yang berkaitan dengan Metode penelitian yang digunakan
penggunaan e-learning pernah dilakukan ialah metode penelitian dan
oleh Kultawanich, Koraneekij, & Na- pengembangan. Produk yang
Songkhla (2015), Nobles & Paganucci dikembangkan adalah lembar kerja peserta
(2015), dan Putri Lita Hapsari (2014). didik (LKPD) berbasis Aplikasi android.
Hasil penelitian menunjukkan adanya Penelitian ini menggunakan gabungan dua
persepsi positif terhadap tulisan-tulisan model pengembangan bahan ajar yaitu
yang dibuatnya. Ketika proses menulis model pengembangan Jolly Bolitho, Dick,
dilakukan secara online, peserta didik Carey dan Carey (2005: 104) yang
dapat melaksanakan tugas menulis lebih dimodifikasi sehingga sesuai dengan
baik (dikutip Nurhayati, Purnomo, & kebutuhan pengembangan buku ajar
Subadiyono, 2018: 21) menjadi 6 tahap, yaitu identifikasi
Nobles dan Paganucci (2015, p.16- kebutuhan dengan analisis bahan ajar
31) mengungkapkan penggunaan teknologi untuk menghasilkan bahan ajar yang sesuai
komunikasi dan online secara positif kebutuhan guru dan siswa. Eksplorasi
memberi pengaruh terhadap proses kebutuhan materi berdasarkan tujuan
menulis. Hal itu disebabkan oleh sekurang- sesuai kurikulum. Produksi bahan ajar
kurangnya 3 hal yakni umpan balik pengembangan sesuai unsur-unsur atau
bertambah, adanya perbedaan yang otentik, komponen bahan ajar agar dapat
dan adanya peluang untuk menulis secara digunakan oleh guru dan siswa dalam
multimedia (dikutip Nurhayati, Purnomo, pembelajaran menulis cerpen. Validasi
& Subadiyono, 2018: 21) desain merupakan proses penilaian
Peneliti mempertimbangkan poin- rancangan produk yang dilakukan dengan
poin yang dikemukakan Cunningsworth memberi penilaian berdasarkan pemikiran
(2008) sehubungan dengan pengembangan rasional revisi bahan ajar dan evaluasi
buku ajar. Hal-hal yang harus diperhatikan formatif. Setelah melewati validasi para
yaitu tujuan pembelajaran, strategi ahli, hasil validasi berupa informasi, saran,
belajar/mengajar (banyaknya waktu yang dan masukan para ahli digunakan untuk
digunakan, seberapa besar kelasnya, dan merevisi bahan ajar pengembangan agar
tujuan utama belajar), siswa (usia, dapat meminimalisasi kekurangan dan
motivasi, harapan, pengalaman awal dan kelemahan bahan ajar. Evaluasi Formatif.
cara belajar) dan guru (pendekatan Tahap ini merupakan tahap uji coba
mengajar yang cenderung digunakan), dan menggunakan teknik one-to-one
hak untuk mengadaptasi buku ajar yang evaluation, small group, field test untuk
standar. mengetahui kepraktisan bahan ajar ( Dick,
Tujuan penelitian ini adalah Carey dan Carey, 2005: 104). Dick, Carey
mendeskripsikan kebutuhan terhadap dan Carey (2005: 104) membagi tiga jenis
LKPD yang sesuai dengan kebutuhan guru evaluasi formatif.
dan peserta didik, menghasilkan rancangan Tahap ini merupakan tahap ujicoba
LKPD yang sesuai dengan kebutuhan guru menggunakan teknik one-to-one
dan peserta didik, mendeskripsikan hasil evaluation, small group, field test. Tahap
self evaluation terhadap paper based analisis merupakan tahap awal yang
LKPD pengembangan, mendeskripsikan melatarbelakangi penelitian. Analisis
hasil validasi ahli terhadap LKPD dilakukan dengan pengambilan data awal
pengembangan, mengetahui kepraktisan berupa analisis kebutuhan guru dan peserta
LKPD berdasarkan uji coba satu-satu dan didik. Analisis kebutuhan dilakukan untuk
kelompok kecil, dan mendeskripsikan melihat kebutuhan guru dan peserta didik

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 3
terhadap perlunya lembar kerja peserta apakah urutan materi dalam LKPD sesuai.
didik (LKPD) berbasis android. Tahap Wawancara dilakukan setelah
desain dilakukan dengan memilih model peserta didik membaca LKPD
pembelajaran yang digunakan, langkah pengembangan. Data hasil wawancara
kerja yang akan dilakukan, menyusun peta dideskripsikan dan disimpulkan. Uji coba
kompetensi, menentukan tujuan kelompok kecil dilakukan untuk melihat
pembelajaran, bentuk tugas, dan kriteria kepraktisan LKPD dengan teknik
penilaiannya. Peneliti kemudian menyusun pengumpulan data melalui angket. Uji
desain pengembangan yang meliputi paper coba lapangan untuk melihat keefektifan
based dan computer based. Desain paper LKPD. Desain penelitian pada tahap uji
based meliputi garis besar isi materi coba lapangan yakni eksperimen dengan
(GBIM), jabaran materi, naskah cerita desain one-group pretest-postest dengan
(story board), dan perangkat evaluasi. jumlah peserta didik sebanyak 20 orang.
Desain computer based meliputi Teknik pengumpulan data dilakukan
pemograman e-learning dalam bentuk dengan tes menulis cerpen. Tes dilakukan
aplikasi android untuk menampilkan sebanyak dua kali yakni tes awal (sebelum
LKPD. menggunakan LKPD) dan tes akhir
Validasi dilakukan dengan meminta (setelah menggunakan LKPD hasil
pendapat ahli untuk mengetahui kelayakan pengembangan). Pada penelitian ini
lembar kerja peserta didik (LKPD) digunakan SPSS 22 sebagai media untuk
berbasis android. Validasi terhadap lembar mendeskripsikan data yang diperoleh dari
kerja peserta didik (LKPD) berbasis uji-t sampel berpasangan (paired sample t-
android dilakukan mencakup tiga aspek test). Uji ini bertujuan untuk mengetahui
yaitu aspek kelayakan materi/isi, perbedaan dari data sampel pertama ke
kelayakan bahasa, dan kelayakan materi. data sampel kedua dengan subjek yang
Validasi kelayakan materi/isi dilakukan sama.
oleh ahli materi/isi, validasi kelayakan
bahasa dilakukan oleh ahli bahasa, dan HASIL DAN PEMBAHASAN
validasi kelayakan media dilakukan oleh Berdasarkan hasil analisis data
ahli media. Angket yang diberikan kepada yang telah dilakukan dapat disimpulkan
para ahli dibagi menjadi dua bagian. bahwa LKPD Bahasa Indonesia berbasis
Bagian pertama berisi tabel penilaian yang aplikasi android pada materi menulis
berupa angka dengan skala 1-5 (skala 5). cerpen untuk siswa kelas XI SMA Negeri
Bagian kedua berisi kolom saran dan 17 Palembang telah valid; praktis dan
komentar dari para ahli terhadap bahan efektif untuk digunakan dalam
ajar yang dikembangkan. pembelajaran. Analisis data dapat
Uji coba satu satu dilakukan dijelaskan melalui tiga tahap, yaitu
dengan mewawancarai tiga orang peserta Analisis kebutuhan peserta didik, berikut
didik yang mewakili peserta didik dari data berkaitan dengan angket hasil analisis
kelompok rendah, sedang, dan tinggi. Uji kebutuhan peserta didik. Sebanyak 16
coba kelompok kecil dilakukan dengan orang (80%) menyatakan salah satu
meminta 12 orang peserta didik yang penyebab sulitnya mempelajari materi
mewakili kelompok rendah, sedang, dan menulis cerpen ialah tidak tersedianya
tinggi. Uji coba kelompok kecil dilakukan buku ajar yang memuat langkah-langkah
untuk menjaring hal-hal, apakah soal-soal menulis cerpen secara rinci. Sebanyak 4
yang diberikan sesuai dengan tujuan orang (20%) peserta didik memilih
pembelajaran, apakah LKPD memiliki penyebab sulitnya mempelajari materi
informasi yang cukup terhadap materi menulis cerpen karena kurangnya contoh-
yang diberikan, apakah contoh-contoh contoh yang tersedia di dalam buku ajar
yang dibahas pada LKPD cukup, dan yang ada.

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 4
Berkaitan dengan informasi sesuai dan mudah dipahami oleh peserta
kemenarikkan bahan ajar yang ada, didik Selanjutnya saran-saran yang
sebanyak 18 orang (90%) perserta didik diperoleh diakomodasikan ke dalam
menjawab tidak menarik. Mereka pengembangan LKPD.
mengungkapkan bahwa buku ajar tersebut Hasil analisis kebutuhan guru yang
tidak mencakup secara keseluruhan isi diperoleh dari wawancara dideskripsikan
materi, contoh, dan langkah- langkah sebagai berikut. Berkaitan dengan bahan
menulis cerpen secara rinci. Sebanyak 2 ajar yang digunakan di sekolah, diketahui
orang (10%) peserta didik menyatakan bahwa guru menggunakan buku paket
cukup menarik. Buku ajar yang tersedia yang diterbitkan oleh Departemen
sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran Pendidikan Nasional. Dari jawaban yang
dalam silabus. Berkaitan dengan informasi diberikan guru mengungkapkan bahwa
perlu tidaknya pengembangan LKPD buku paket yang digunakan memiliki
khusus menulis cerpen sebanyak 14 orang keunggulan dan kelemahan.
(70%) peserta didik menjawab perlu. Keunggulannya ialah buku tersebut sudah
Mereka memerlukan buku ajar yang berisi memiliki kompentensi inti dan kompetensi
latihan-latihan dan cara menulis cerpen dasar yang sesuai dengan kurikulum 2013.
yang tepat. Sedangkan kelemahannya ialah isi dan
Selanjutnya berkaitan dengan materi cerpen yang disajikan sangat
harapan-harapan yang ingin dicapai oleh terbatas. Informasi mengenai cerpen dan
peserta didik, sebanyak 14 orang (70%) menulis cerpen sangat singkat dijabarkan
peserta didik menginginkan latihan dan dalam buku paket tersebut. Langkah-
cara yang tepat untuk menulis cerpen. langkah cara menulis cerpen belum ada
Sebanyak 16 orang (80%) peserta didik dalam bahan ajar tersebut.
menginginkan praktek langsung menulis Guru memiliki harapan-harapan
cerpen dengan mengikuti langkah-langkah tertentu mengenai buku ajar untuk menulis
menulis cerpen yang disajikan dalam cerpen. Buku ajar yang dikembangkan
LKPD. diharapkan mampu membantu siswa
Materi berikutnya terkait dengan menulis cerpen. Buku ajar memiliki
evaluasi dalam LKPD menulis cerpen. penyajian materi yang lengkap tentang
Sebanyak 17 orang (85%) peserta didik cerpen, baik dari struktur, cara penulisan,
mengharapkan evaluasi berupa tes unjuk kaidah kebahasaan, dan tahap menulis
kerja menulis cerpen. Sebanyak 18 orang cerpen. Guru juga menginginkan buku ajar
(90%) menginginkan rubrik penilaian yang yang menekankan pada aspek kemampuan
jelas sesuai dengan komponen penulisan menulis siswa secara individu dengan
cerpen. Hal ini bertujuan membantu unjuk kerja menulis cerpen.
peserta didik menilai hasil tulisan mereka Berdasarkan identifikasi
sendiri. kebutuhan pula, diketahui saran-saran yang
Peserta didik memberikan saran disampaikan oleh guru bahasa Indonesia,
kepada peneliti terkait LKPD yang akan yaitu sebagai berikut: hendaknya LKPD
dikembangkan yaitu, peserta didik yang dikembangkan dilengkapi materi,
menyarankan contoh-contoh cerpen yang contoh cerpen yang bevariasi, dan mudah
disajikan dalam LKPD dapat dipahami dan dipahami oleh peserta didik, LKPD yang
sesuai dengan kondisi peserta didik. dikembangkan menekankan pada aspek
Peserta didik menyarankan latihan-latihan keterampilan menulis secara individu dan
menulis dalam LKPD mudah dipahami. materi yang disajikan lengkap sesuai
Peserta didik menyarankan materi menulis dengan tujuan pembelajaran.
cerpen dalam LKPD sesuai dengan tujuan Selanjutnya berkaitan dengan
pembelajaran. Dan bahasa yang digunakan media pembelajaran, guru menginginkan
dalam LKPD hendaknya bahasa yang buku ajar dengan media pembelajaran

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 5
online yang mudah diakses kapan saja. Hal yang dikembangkan.
ini bertujuan agar peserta didik lebih
termotivasi dalam menulis cerpen. 4,8

Nilai yang diperoleh


Hal yang terpenting lainnya adalah 4,57
4,6
kendala-kendala yang dihadapi guru dalam 4,4
pembelajaran menulis cerpen. Guru 4,2
mengungkapkan keterbatasan materi 4 4,00
3,92
penjelasan dari bahan ajar kurang lengkap. 3,8
Dengan demikian, guru harus 3,6
menyediakan media/sarana lainya sebagai 3,4
contoh bagi siswa untuk menulis cerpen.
Berdasarkan identifikasi Bahasa Isi/Materi Media

kebutuhan pula, diketahui saran-saran yang


disampaikan oleh guru bahasa Indonesia, Grafik 1 Hasil Validasi Ahli
yaitu sebagai berikut: hendaknya LKPD
yang dikembangkan dilengkapi materi, Aspek kelayakan materi atau isi
contoh cerpen yang bevariasi, dan mudah divalidasi adalah Prof. Dr. Mulyadi Eko
dipahami oleh peserta didik, LKPD yang Purnomo, M.Pd. Beliau dosen Program
dikembangkan menekankan pada aspek Studi Magister Pendidikan Bahasa FKIP
keterampilan menulis secara individu dan Universitas Sriwijaya. Berdasarkan hasil
materi yang disajikan lengkap sesuai validasi ahli materi atau isi, LKPD
dengan tujuan pembelajaran. dikategorikan valid dan layak digunakan.
Selanjutnya saran-saran yang Dari 12 komponen penilaian dengan skala
diperoleh pada analisis kebutuhan guru 5, aspek kejelasan rumusan tujuan
diakomodasikan ke dalam LKPD pembelajaran memperoleh nilai 4,
pengembangan. Saran-saran yang kerelevanan materi dengan tujuan
diberikan oleh guru dijadikan pedoman pembelajaran dan kompetensi dasar
oleh peneliti dalam rangka merevisi LKPD memperoleh nilai 4, aspek kerelevanan
pengembangan. penggunaan bahan ajar dengan tujuan dan
LKPD ini dirancang dengan materi memperoleh nilai 4, aspek
menggunakan aplikasi android. Peneliti kerelevanan latihan dengan tujuan dan
menggunakan progam android studio, materi memperoleh nilai 4, aspek
java, node.jes, mozilla, dan php. Menu- keorganisiran materi (runtut, logis,
menu yang terdapat pada LKPD berbasis sistematis, mudah diikuti, tidak bertele-
android ini terdiri dari: kompetensi inti, tele) memperoleh nilai 4, aspek kebaruan
kompetensi dasar dan indikator, materi, materi kecakupan materi, dan kedalaman
latihan dan tentang pengembangan materi memperoleh nilai 3, aspek
Untuk dapat menggunakan LKPD ketepatan acuan (referensi) yang
ini ada beberapa hal yang harus dipenuhi digunakan memperoleh nilai 4, pemberian
oleh peserta didik antara lain: Pertama motivasi (verbal) dan tarik (warna dan
Tersedianya fasilitas android dan internet gambar) memperoleh nilai 5, dan
yang memadai. Kedua, Peserta didik yang kesesuaian dengan perkembangan peserta
akan menggunakan LKPD ini mampu didik memperoleh 4, aspek kebenaran
mengoperasikan android dengan baik. substansi materi, contoh teks dan latihan
Ketiga Peserta didik harus benar-benar memperoleh nilai 4, dan aspek kerelevanan
aktif dalam proses belajar, karena guru contoh dengan penjelasan memperoleh
hanya bertindak sebagai pengarah, nilai 4. Skor yang didapat dari validasi
mediator, motivator, dan fasilitator. materi berjumlah 48, kemudian diubah ke
Berikut disajikan grafik hasil dalam bentuk konversi nilai akhir skala 1-
validasi ahli terhadap kelayakan LKPD 4.
Berdasarkan perhitungan diperoleh

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 6
nilai dari proses validasi materi sebesar Menurut komentar validator
4,00. Jika dikonversikan ke dalam kriteria bahasa, buku ajar ini sangat berguna
penilaian tingkat kelayakan, hasil validasi dalam proses pembelajaran menulis
materi pembelajaran dari produk ini secara cerpen. Diharapkan buku ajar ini dapat
umum berada pada tingkat valid dan layak meningkatkan keefektifan pembelajaran.
digunakan oleh peserta didik. Buku ajar ditulis dengan bahasa yang jelas
Ada beberapa saran yang diberikan dan cermat.
validator materi pada kolom komentar. Aspek terakhir yang dinilai adalah
Pertama, menambah informasi menulis aspek media pembelajaran. Aspek media
cerpen dari berbagai sumber. Aspek bahasa pembelajaran divalidasi oleh Novri Hadi
divalidasi oleh Dr. Suhardi Mukmin, Nata M.Kom. Beliau merupakan dosen
M.Hum. Beliau merupakan dosen Program Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina
Studi Magister Pendidikan Bahasa FKIP Darma Palembang. Berdasarkan penilaian
Universitas Sriwijaya. Berdasarkan hasil ahli media, LKPD dikategorikan sangat
validasi ahli bahasa, LKPD dikategorikan valid dan sangat layak digunakan. Aspek
valid dan layak digunakan. Aspek kesesuaian variasi ukuran, grafik, dan jenis
ketepatan ejaan menurut EBI memperoleh huruf dengan tujuan pembelajaran
nilai 3, aspek kejelasan redaksi dan mendapat nilai 4, aspek kualitas grafik
kemudahan untuk dipahami memperoleh 4, (tabel, diagram, dan grafik) dan visual
aspek ketepatan penggunaan contoh, (gambar, foto, dan sketsa) secara
noncontoh, metafora, analogi, dan keseluruhan di dalam buku ajar mendapat
sejenisnya memperoleh nilai 4, aspek nilai 5, aspek ketepatan pemilihan huruf
kekomunikatifan penggunaan gaya bahasa dalam buku ajar yang digunakan mendapat
dan kesesuaian gaya bahasa dengan nilai 4, aspek ketepatan pemilihan warna
sasaran (peserta didik) memperoleh nilai 4, dalam buku ajar yang digunakan mendapat
aspek keterbacaan (redaksi dan tanda baca) nilai 4, aspek ketepatan pemilihan ilustrasi
memperoleh nilai 4, ketepatan penggunaan dalam buku ajar yang digunakan, aspek
gramatika, dan ketepatan pemilihan kata ketepatan pemilihan ilustrasi mendapat
(sapaan, kata ganti) memperoleh nilai 3, nilai 4, aspek ketepatan icon dalam buku
aspek kekonsistenan bahasa dan kejelasan ajar yang digunakan mendapat nilai 5,
bahasan petunjuk memperoleh nilai 4, kekonsistenan penggunaan huruf, warna,
aspek ketepatan penggunaan bahasa ilustrasi, icon, dan lain-lain mendapat nilai
(bahasa yang digunakan tidak 5, aspek kemenarikkan buku ajar yang
mengandung kata/ungkapan yang dikembangkan mendapat nilai 5, aspek
menyinggung perasaan guru dan peserta kesesuaian interaktvitas (stimulus dan
didik) memperoleh nilai 5, aspek ketepatan respon) di dalam buku ajar yang
kohesi dalam kalimat memperoleh nilai 3, dikembangkan mendapat nilai sebesar 5,
dan aspek koherensi antar paragraf dan aspek kemudahan navigasi dalam
memperoleh nilai 4. menggunakan buku ajar yang
Secara keseluruhan nilai yang dikembangkan mendapat nilai 5.
diperoleh dari validasi ahli bahasa Berdasarkan perhitungan diperoleh
berjumlah 47, kemudian diubah ke dalam nilai dari proses validasi materi sebesar
konversi nilai akhir skala 1-4. Berdasarkan 4,57. Jika dikonversikan ke dalam kriteria
perhitungan diperoleh nilai dari proses penilaian tingkat kelayakan, hasil validasi
validasi materi sebesar 3,92. Jika materi pembelajaran dari produk ini secara
dikonversikan ke dalam kriteria penilaian umum berada pada tingkat valid dan layak
tingkat kelayakan, hasil validasi materi digunakan oleh peserta didik.
pembelajaran dari produk ini secara umum Uji coba satu-satu dilakukan
berada pada tingkat valid dan layak kepada tiga orang peserta didik yang
digunakan oleh peserta didik. mewakili dari peserta didik dari kelompok

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 7
rendah, sedang, dan tinggi. Uji coba ini didik (LKPD) berbasis aplikasi android
bertujuan untuk mengetahui kepraktisan memiliki kekurangan, aplikasi ini tidak
buku ajar yang dikembangkan. Uji coba bisa di pakai pada smartphone yang lain.
satu-satu dilakukan untuk menjaring hal- Hasil Uji Coba Kelompok Kecil
hal berikut: LKPD sesuai dengan tujuan Selanjutnya dilakukan uji coba
pembelajaran, materi yang terdapat di kelompok kecil terhadap lembar kerja
dalam LKPD mudah dipahami, dan tugas- peserta didik (LKPD) berbasis aplikasi
tugas yang diberikan di dalam LKPD dapat android kepada delapan orang peserta
dikerjakan. Berikut disajikan data hasil uji didik yang berkaitan dengan
satu-satu dari 3 orang peserta didik. kepraktisannya. Uji coba kelompok kecil
dilakukan untuk menjaring hal-hal berikut:
Tabel 1 Hasil Uji Satu-satu soal-soal yang diberikan sesuai dengan
Hasil
Pese
Perbai
tujuan pembelajaran, LKPD memiliki
N rta
Komentardan Saran kan informasi yang cukup terhadap materi
o Didi
pada yang diberikan, contoh-contoh yang
k
LKPD dibahas pada LKPD cukup, dan urutan
1 AS 1. Sesuai B
materi dalam LKPD sesuai.
elajar melalui Aplikasi android harapa sangat praktis.
2. LKPD sesuai degan tujuan pembelajaran. n
Terdapat langkah-langkah menulis cerpen Berikut ini disajikan grafik hasil uji
kelompok kecil.
2 DK 1. Materi LKPD yang digunakanmudah Sesuai
dipahami oleh peserta didik karena harapa
dilengkapi dengan penjelasan di dalam n
materi.
3 OR 1. Ta Sesuai
mpilan cover LKPD sangatmenarik, harapa
perpaduan gambar dan warna sangat sesuai n
dengan karakteristik peserta didik

Secara keseluruhan lembar kerja


peserta didik (LKPD) berbasis aplikasi
android yang dikembangkan memiliki
kesesuaian dengan tujuan pembelajaran.
Tujuan pembelajaran yaitu peserta didik
mampu menulis cerpen sesuai dengan
langkah-langkah menulis cerpen. Grafik 2. Hasil Uji Coba Kelompok
Lembar kerja peserta didik (LKPD) Kecil
berbasis aplikasi android yang
dikembangkan memiliki materi yang Berdasarkan data angket dapat
mudah dipahami. Kemudahan dalam disimpulkan bahwa lembar kerja peserta
memahami materi disebabkan oleh didik (LKPD) berbasis aplikasi android
penggunaan kalimat yang efektif. memperoleh 80% untuk komponen
Kemudahan memahami lembar kerja kesesuaian antara materi dan tujuan
peserta didik (LKPD) berbasis aplikasi pembelajaran, 70% untuk komponen
androidditunjang oleh adanya langkah- kecukupan informasi, 85% untuk
langkah menulis cerpen baik. Dengan komponen kecukupan contoh, dan 80%
kemudahan memahami materi yang untuk komponen kesesuaian urutan.
terdapat di dalam LKPD, peserta didik Dengan demikian, dapat dikatakan lembar
dapat mengerjakan dengan mudah seluruh kerja peserta didik (LKPD) berbasis
latihan. aplikasi android ini memiliki kesesuaian
Pada sisi lain, lembar kerja peserta dengan tujuan pembelajaran. lembar kerja
peserta didik (LKPD) berbasis aplikasi

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 8
android memiliki kecukupan informasi, 20 17,657
contoh-contoh materi, dan latihan-latihan 14,65
dalam membantu peserta didik menulis 15
11,643 10,196
cerpen.

Skor yang diperoleh


Berikut ini disajikan grafik hasil 10
deskripsi statistik yang menggambarkan
5
sampel (N), rata-rata, simpangan baku,
nilai terendah, dan nilai tertinggi. 0

Rerata Nilai Terendah Nilai tertinggi t-hitung


Tabel 2 Hasil Uji Statistik Deskriptif
NilaiTertinggi
A B C D E
t-hitung
Tes Awal 20 53 70 65,70 4,414
Tes Akhir 20 73 87 80,35 4,246
Valid N 20 Grafik 3. Paired Sample Test
(listwise)
Keterangan Dari data tabel di atas diperoleh
A= Jumlah Responden informasi hasil paired sample test dengan
B= Nilai Terendah nilai rerata yaitu 14,650, nilai terendah
C= Nilai Tertinggi
D= Rerata sebesar 11,634, dan nilai tertinggi 17,657.
E= Simpangan Baku Artinya, terdapat perbedaan yang
signifikan antara nilai sebelum dan setelah
Berdasarkan grafik di atas ketahui siswa menggunakan LKPD berbasis
bahwa skor tertinggi 70 untuk tes awal dan aplikasi android hasil pengembangan
skor tertinggi 87 untuk tes akhir. Skor rata- peneliti. Hal itu didasarkan pada nilai sig
rata tes awal 65,70 dan 80,35 untuk skor (2-tailed) 0,00 lebih kecil dari 0,05 (alpha
rata-rata tes akhir. Hal tersebut value). Dengan demikan, dapat
menunjukkan bahwa adanya peningkatan disimpulkan bahwa LKPD berbasis
keterampilan peserta didik dalam menulis aplikasi android menulis cerpen yang
cerpen. dikembangkan ini dapat dikategorikan
Simpangan baku yang diperoleh efektif karena sesuai dengan analisis
dari nilai tes awal sebesar 4,414 kebutuhan dan terlihat adanya peningkatan
sedangkan, standar deviasi yang diperoleh nilai pada tes awal dan tes akhir peserta
dari tes akhir sebesar 4,246. Berdasarkan didik.
data tersebut dapat diketahui bahwa
standar deviasi tes awal lebih kecil Pembahasan
daripada tes akhir. Ini menunjukkan LKPD berbasis android menulis
keterampilan peserta didik meningkat cerpen ini merupakan LKPD yang
setelah menerima perlakuan karena data digunakan sebagai pelengkap dan
yang baik memiliki standar deviasi yang penunjang buku teks dalam pembelajaran
kecil. Hal tersebut juga dipengaruhi menulis cerpen. LKPD ini dapat digunakan
meningkatnya nilai rata-rata tes akhir. oleh peserta didik dengan atau tanpa
Selanjutnya, melalui data tes adanya bimbingan dari guru pada kegiatan
menulis cerpen tersebut dilakukan uji-t. belajar di kelas. Hal ini sesuai dengan
Uji-t dilakukan untuk mengetahui apakah fungsi LKPD menurut Soetopo (2004, p.45
ada perbedaan yang signifikan antara nilai ) yaitu sebagai panduan bagi peserta didik
sebelum dan setelah peserta didik untuk melakukan rangkaian kegiatan
menggunakan lembar kerja peserta didik dalam proses belajar mengajar. LKPD
(LKPD) berbasis aplikasi android. Hasil diharapkan dapat menciptakan suasana
perhitungan paired sample test tersebut belajar aktif. Suasana tersebut adalah
dapat dilihat pada grafik berikut. suasana yang membuat peserta didik dapat
melakukan pengalaman, interaksi,

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 9
komunikasi, dan refleksi. peningkatan keterampilan peserta didik
LKPD ini dikembangkan ber dalam menulis cerpen dari rata-rata 65,7
dasarkan hasil analisis kebutuhan guru dan menjadi 80,35 (selisih 14,65 ).
peserta didik. Kehadiran LKPD ini Peningkatan ini terjadi karena
diharapkan dapat menjadi buku ajar yang peserta didik telah mengerjakan latihan
valid, praktis, dan efektif dalam menulis cerpen pada LKPD berbasis
mempelajari materi menulis cerpen. LKPD android. LKPD tersebut memuat latihan
ini juga dirancang secara sistematis. Isi yang disusun sesuai dengan kebutuhan
yang terdapat pada LKPD ini terdiri peserta didik dan guru. LKPD tersebut
kompetensi inti, kompetensi dasar, juga dilengkapi dengan contoh, langkah-
indikator, materi, latihan,dan tentang langkah menulis cerpen, kriteria penilaian,
pengembangan dan kompetensi yang harus peserta didik
Setelah membuat rancangan capai.
produk melalui hasil analisis kebutuhan Keefektifan LKPD ini dipengaruhi
(guru dan peserta didik), dilakukan self oleh beberapa hal. Kelebihan LKPD ini
evaluation oleh peneliti dan pembimbing. adalah sebagai berikut: LKPD ini
Peneliti kemudian merevisi rancangan dikembangkan dengan latihan yang
produk hasil self evaluation serta disesuaikan dengan indikator dan
mengembangkan desain ke dalam bentuk kompetensi dasar secara langsung. LKPD
LKPD berbasis aplikasi android. ini dilengkapi dengan langkah-langkah
Rancangan produk hasil self evaluation menulis cerpen per bagian sehingga
kemudian divalidasi oleh ahli. Validasi membantu peserta didik agar dapat belajar
dalam penelitian ini mencakup empat menulis cerpen. LKPD ini dilengkapi
aspek, yaitu aspek kelayakan materi, dengan kriteria penilaian sehingga
bahasa, dan media pembelajaran. Setiap membantu guru dan peserta didik dalam
ahli memberikan penilaian, komentar, dan proses penilaian. LKPD ini dilengkapi
saranyang kemudian direvisi oleh peneliti. dengan petunjuk pada setiap bagian
Pada komponen kelayakan materi/isi sehingga memudahkan peserta didik dalam
secara keseluruhan dapat disimpulkan mengerjakan latihan. LKPD ini lebih
bahwa LKPD hasil pengembangan valid hemat dari segi pembiayaan karena tidak
dan dapat diujicobakan kepada peserta memerlukan biaya tambahan untuk
didik. mencetak dan memperbanyak.
Setelah mendapatkan komentar Selain kelebihan, LKPD ini juga
dan saran dari para ahli, selanjutnya memiliki kekurangan. Kekurangan dalam
peneliti melakukan revisi. LKPD hasil LKPD ini adalah sebagai berikut. LKPD
revisi kemudian diuji coba kepraktisannya ini hanya dapat digunakan oleh peserta
secara one-to- one dan small group. didik apabila terhubung dengan jaringan
Hasil uji coba one-to-one internet, jadi dibutuhkan persiapan
didapatkan rerata penilaian Artinya LKPD perlengkapan yang mendukung pada setiap
elektronik praktis digunakan. Hasil uji peserta didik. LKPD ini dapat digunakan
coba small group LKPD elektronik juga oleh guru dan peserta didik yang sudah
dinyatakan praktis digunakan karena memiliki kemampuan IT, bagi yang belum
mendapatkan rerata. Dari hasil uji coba akan sedikit kesulitan saat menggunakan
one-to-one dan small group yang LKPD ini.
mengkategorikan LKPD praktis, dilakukan
uji coba lapangan. Peserta didik diberikan SIMPULAN
soal tes awal dan tes akhir yang masing- Berdasarkan hasil penelitian dan
masing terdiri dari satu soal unjuk kerja pembahasan dalam penelitian ini, dapat
menulis cerpen. Berdasarkan hasil uji coba disimpulkan sebagai berikut. Pertama,
lapangan, diperoleh data adanya Pengembangan LKPD Bahasa Indonesia

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 10
berbasis aplikasi android pada materi Ernawati, Y. (2015). Pengembangan
menulis cerpen yang dirancang tergolong Lembar Kerja Peserta Didik
valid yakni 4,16. Dengan demikian, LKPD (LKPD) Menulis Teks Cerita
dapat digunakan guru dan peserta didik. Fabel untuk SMP Kelas VIII.
Kevalidan LKPD tersebut tergambar dari Thesis, Sriwijaya University,
etiga aspek penilaian, yakni aspek Palembang, Indonesia.
kelayakan isi/materi, bahasa dan Fitriyati. (2013). Pengembangan LKS
penyajiaan. Kedua, LKPD Bahasa Fisika SMA Kelas X Semester II
Indonesia berbasis aplikasi android pada Dengan Website Online Berbasis
materi menulis cerpen untuk peserta didik Contextual Teaching Learning.
kelas XI SMA yang dirancang tergolong RADIASI: Jurnal Berkala
sangat praktis dengan nilai 80,35. Dengan Pendidikan Fisika, 3(1), 7–11.
demikian, LKPD dapat digunakan oleh Kultawanich, K., Koraneekij, P., & Na-
peserta didik dan guru. Ketiga, pada uji Songkhla, J. (2015). A Proposed
lapangan berdasarkan persentase Model of Connectivism Learning
perbandingan analisis rerata tes awal Using Cloud-Based Virtual
sebesar 65,7 dan tes akhir sebesar 80,35 Classroom to Enhance Information
yang menunjukkan peningkatan sebesar Literacy and Information Literacy
14,65 . Hal ini menunjukkan bahwa LKPD Self-Efficacy for Undergraduate
efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Students. Procedia - Social and
Jadi dapat disimpulkan LKPD Yang Behavioral Sciences, 191, 87–92.
dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan https://doi.org/10.1016/j.sbspro.20
ajar dalam proses pembelajaran bahasa 15.04.394.
Indonesia. Leksono, S. M., Syachruroji, A., &
Marianingsih, P. (2015).
REFERENSI Pengembangan Bahan Ajar
Biologi Konservasi Berbasis
Arisalyati. (2014). Pengembangan Lembar Etnopedagogi. Jurnal Pendidikan,
Kerja Peserta Didik (LKS) 45(2),168-183.
Menulis Cerita Pendek dengan Mandiri, L. E. (2013). Pengembangan
Strategi 3M (Meniru, Mengolah, LKS Fisika SMA Kelas X
Mengembangkan) pada Siswa Semester II Berbasis Web-
Kelas IX SMP Negeri 6 Learning Tanpa Jaringan.
Palembang. Thesis, Sriwijaya RADIASI: Jurnal Berkala
University, Palembang, Indonesia. Pendidikan Fisika, 3(1), 12–15.
Arliyah, N. A., & Ismono. (2015). Mellyani, F. S. (2015). Development of
Development of Student Bilingual Worksheet Based on
Worksheet with Mind Mapping Mind-Mapping in Chemical
Oriented Using Mindmap Equilibrium Topic. UNESA
Application for Atomic Structure Journal of Chemical Education,
and the Periodic System Of 4(2). Retrieved
Elements Topic. UNESA Journal fromhttp://jurnalmahasiswa.unesa.
of Chemical Education, 4(3). ac.id/index.php/journal-of-
Retrieved from chemical
http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id education/article/view/11967.
/index.php/journal-of-chemical- Mulyani, S., Widyastuti, S. H., & Hendri,
education/article/view/13287. Z. (2013). Pengembangan Model
Cunningsworth, A. (2008). Choosing Your Bahan Ajar Berbasis Potensi
Coursebook. Oxford, UK: Daerah untuk Pembelajaran
Machmillan Heineman. Bahasa Jawa. Jurnal

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 11
Kependidikan, 43(1), 51-60. Journal of Education and
Alfianika, S., & Marni, S.(2019). Learning (Edu Learn), 8(3), 179–
Pengembangan Lembar Kegiatan 186.https://doi.org/10.11591/edule
Siswa Berbasis Komik pada Materi arn.v8i3.260.
Menulis Poster dan Slogan. Jurnal Sari, F. N., Nurhayati, N., & Soetopo, S.
Kependidikan,3(1),43-53. (2017). Pengembangan Lembar
Retrieved from Kerja Peserta Didik (LKPD)
https://journal.uny.ac.id/index.php/ Elektronik Teks Cerita Pendek
jk/article/view/13163/pdf Berbasis Budaya Lokal. Seminar
Nobles, S., & Paganucci, L. (2015). Do Nasional Pendidikan Bahasa
Digital Writing Tools Deliver? Indonesia, 1(1). Retrieved from
Student Perceptions of Writing http://www.conference.unsri.ac.id/i
Quality Using Digital Tools and ndex.php/SNBI/article/view/505.
Online Writing Environments. Sungkowo, S. (2004). Pembelajaran
Computers and Composition, 38, Bahasa dan Sastra Terpadu
16–31. Berbasis Kompetensi Melalui
https://doi.org/10.1016/j.compcom. Lembar Kerja Siswa. Presented at
2015.09.001. Seminar Isu Pembelajaran di SD,
Nurhayati, N., Purnomo, M. E., & Dinas Pendidikan Muara Enim,
Subadiyono, S. (2018). Pengaruh South Sumatera, Indonesia.
Online Peer Editing Berbasis E- Thowfeek & Salam. (2014). Student’s
Learning Terhadap Kemampuan Assesment on the Usability of E-
Menulis Naskah Drama Dulmuluk. Learning Websites. Procedia:
Paper Presented At Seminar Social and Behavioral Sciences,
Nasional Kajian Bahasa, Sastra, 141, 916–922.
Dan Pengajaran. Retrieved from Tomlinson, B. (1999). Materials
http://publikasiilmiah.ums.ac.id/ha Development in Language
ndle/11617/9874. Teaching. Cambridge, UK:
Putri, L. H. (2014). Pengaruh Penggunaan Cambridge University Press.
Internet dalam Pembelajaran Jarak Yulianinda, Y. (2014). Development of
Jauh (E-Learning) terhadap Bilingual Worksheet by Using
Efektivitas Pengajaran Bahasa Mind Mapping Learning Strategy
Indonesia Kepada Penutur Asing. for Atomic Structure. UNESA
Paper presented at the Asile 2014 Journal of Chemical Education,
Conference, Bali, Indonesia. 3(1). Retrieved
Retrieved from fromhttp://jurnalmahasiswa.unesa.
https://www.eprints.uny.ac.id. ac.id/index.php/journal-of-
Rasmawan, R. (2018). Pengembangan chemical-
LKS Kimia Berbasis Inkuiri untuk education/article/view/6948.
Meningkatkan Keterampilan Kerja Yuriani, Marwanti, Komariah, K.,
Ilmiah. Jurnal Pendidikan, Ekawatiningsih, P., & Santosa, E.
2(1),98-115. Retrieved from (2012). Pengembangan Model
https://www.researchgate.net/publi Pembelajaran Kursus
cation/327421695 Kewirausahaan Melalui Kerja
Ramlawati, R., Liliasari, L., Martoprawiro, Sama Dunia Usaha dan Dunia
M. A., & Wulan, A. R. (2014). Industri. Jurnal Kependidikan:
The Effect of Electronic Portfolio Penelitian Inovasi Pembelajaran,
Assessment Model to Increase of 42(1), 46-53.
Students’ Generic Science Skills Zainuddin, M., & Suyidno. (2012).
in Practical Inorganic Chemistry. Pengembangan Modul Fisika

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 12
Bumi-Antariksa untuk
Meningkatkan Prestasi Belajar
Mahasiswa Prodi FKIP Unlam.
Jurnal Pendidikan Fisika, 27(1),
63-70.
Zohrabi, M. (2011). Coursebook
Development and Evaluation For
English for General Purposes
Course. English Language
Teaching, 4(2), 213-214.
https://doi.org/10.5539/elt.v4n2p2
13.

BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya


Volume 7 Nomor 2, Oktober 2019, ISSN 2302-6405 13