Anda di halaman 1dari 3

1.

Pada tanggal 23 Mei 2013 diterbitkan 1000 lembar obligasi daerah dengan harga
Rp5.000.000 per lembar, bunga ditetapkan 11% pertahun yang dijual dengan tingkat
diskonto sebesar 5%. diskonto tersebut diamortisasikan dengan metode garis lurus selama
10 tahun. Buatlah jurnal atas transaksi tersebut pada tanggal 23 mei 2013 dan pada tanggal
31 desember 2014.

Jawab:

2. Pada tanggal 18 Maret 2013 dilakukan pembentukan dana cadangan sebesar


Rp5.000.000.000. Pada tanggal 23 Mei 2014 dilakukan pencairan dana cadangan sebesar
Ro3.000.000.000. Buatlah jurnal atas transaksi tersebut.
Jawab:

Laporan Realisasi Anggaran

Tanggal Uraian Debit Kredit

18 Maret Dana cadangan Rp5.000.000.000


2013 Kas di Kas Daerah Rp5.000.000.000
23 Mei Estimasi Perubahan SAL Rp3.000.000.000
2013 Penerimaan Pembiayaan Dana Cadangan Rp3.000.000.000

Laporan Operasional

Tanggal Uraian Debit Kredit

18 Maret Pengeluaran Pembiayaan pembentukan dana Rp5.000.000.000


2013 cadangan Rp5.000.000.000
Estimasi perubahan SAL
23 Mei Kas di Kas Daerah Rp3.000.000.000
2013 Dana Cadangan Rp3.000.000.000
3. Pada akhir tahun 2012, terdapat piutang pajak yang tertunggak sebesar Rp.20.000.000,.
buatlah jurnal pada transaksi tersebut .

Jawab:

Laporan Operasional

Tanggal Uraian Debit Kredit

Des 2012 Kas BUD Rp20.000.000.


Piutang Pajak Rp20.000.000

Laporan Realisasi Anggaran

Tanggal Uraian Debit Kredit

Des 2012 SILPA Rp20.000.000


Penerimaan pembiayaan penerimaan Rp20.000.000
piutang pajak

4. Apakah saat penyusunan APBD ,piutang pajak perlu dianggarkan sebagai penerimaan
pembiayaan ? Berikan alasan anda.

Jawab:

Saat penyusunan APBD, piutang pajak tidak perlu dianggarkan sebagai penerimaan
pembiayaan, karna dalam penerimaan pembiayan tidak terdapat jenis piutang pajak tetapi
SiLPA tahun anggaran sebelumnya, penerimaan pinjaman, dan pencairan dana cadangan,
penerimaan kembali pemberian pinjaman, hasil penjualan kekayaan daerah yang
dipisahkan. Berikut itulah yg termasuk dalam penerimaan pembiayaan dalam APBD.
Penerimaan pembiayaan adalah semua penerimaan Rekening Kas Umum Daerah antara
lain berasal dari penerimaan pinjaman, penjualan obligasi pemerintah, hasil privatisasi
perusahaan daerah, penerimaan kembali pinjaman yang diberikan kepada pihak ketiga,
penjualan investasi permanen lainnya dan pencairan dana cadangan. Sehingga dapat
disimpulkan tidak termasuk piutang pajak dalam penerimaan pembiayaan.

Anda mungkin juga menyukai