Anda di halaman 1dari 3

SUMBATAN JALAN NAPAS (CHOCKING)

1) DEFINISI

Sumbatan jalan napas adalah suatu keadaan terdapatnya benda asing di jalan napas yang
menyebabkan keluar dan masuknya udara terganggu baik sebagian maupun keseluruhan.
Sumbatan jalan napas yang disebabkan oleh benda asing baik paada orang dewasa maupun anak
anak disebut tersedak (chocking). Tersedak atau chocking merupakan suatu keadaan masuknya
benda asing (makanan, mainan, muntahan, dll) yang tertelan tanpa sengaja ke dalam jalan napas
atas sehingga menimbulkan gawat napas.

Choking (Tersedak) adalah terseumbatnya saluran napas akibat benda asing secara total
atau sebagian sehingga menyebabkan korban sulit bernapas dan kekurangan oksigen, bahkan
dapat segera menimbulkan kematian.

2) PENYEBAB

Penyebab utama tersedak adalah makanan, koin, atau minuman. Penyebab lainnya adalah
cara makan yang salah mis. Makan sambil berjalan, makan sambil berlari, makan sambil
bercanda, makan sambil berbaring/tidur atau terlalu banyak menyuapi makanan ke mulutnya dan
mengunyah makanan terlalu cepat. Pada klien dengan penurunan kesadaran chocking juga dapat
terjadi karena lidah yang jatuh kebelakang sehingga menyebabkan hambatan jalan napas,
hilangnya refleks proteksi tubuh (batuk dan menelan).

3) KLASIFIKASI SUMBATAN JALAN NAPAS

1. Ringan (parsial)
Korban dapat bernapas, korban masih bisa berbicara atau menjawab pertanyaan, korban
akan mengeluh batuk secara tiba-tiba, suara serak dan kemungkinan ada bunyi suara mengi
diantara batuk atau disaat korban bernapas.
2. Berat (total)
Sumbatan total ini dapat terjadi karena benda asing yang teraspirasi tersangkut di laring
dan menutup seluruh rimaglotis. Korban akan gelisah, dan memegang leher dengan jarinya,
korban sukar bernapas atau diam dan berusaha untuk batuk sampai dalam keadaan tidak
sadar, korban tidak dapat berbicara, dan tidak lama kemudian terlihat wajah korban menjadi
biru (cyanosis).
4) PENATALAKSANAAN

Prinsip penatalaksanaan karena adanya benda asing di saluran napas adalah segera
mengeluarkan benda asing tersebut, bila sumbatan total berlangsung lebih dari 5 menit pada
orang dewasa atau 8 menit pada anak-anak, maka akan terjadi kerusakan pada jaringan otak dan
menyebabkan henti jantung. Oleh karena itu diperlukan, ketepatan dalam menegakan diagnosis
dan ketepatan dalam melakukan tindakan pertolongan

Untuk tersedak ringan, jika korban masih bisa batuk efektif maka anjurkan korban untuk
batuk terus menerus sekeras-kerasnya. Yang tidak boleh dilakukan adalah :

- Memberikan minum pada korban (Jalan napas hanya boleh dilalui oleh udara)

- Memasukkan jari ke dalam mulut sebagai usaha untuk mengeluarkan benda asing

Teknik Pertolongan Heimlich Manuever

Heimlich Manuever Adalah suatu cara mengeluarkan benda asing yang menyumbat
laring baik sumbatan total maupun parsial. Prinsip mekanisme pada teknik heimlich manuever
adalah dengan memberikan tekanan pada paru. Pada teknik heimlich manuever dilakukan tekanan
ke dalam dan keatas rongga perut sehingga membuat diafragma terdorong keatas. Teknik ini
dapat mendesak udara dalam perut untuk keluar teknik ini juga dapat dilakukan pada orang
dewasa ataupun anak-anak.

Setiap hentakan yang dilakukan pada teknik heimlich manuever dengan tujuan
menghilangkan obstruksi di butuhkan pengulangan hentakan 4-10 kali.

a) Heimlich Manuever pada korban sadar dengan posisi berdiri

Penolong harus berdiri di belakang korban, melingkari pinggang korban dengan kedua
lengan, kemudian kepalkan satu tangan dan letakkkan satu jempol tangan kepalan pada perut
korban, sedikit di atas pusar dan di bawah ujung tulang sternum. Pegang erat kepalan tangan
dengan tangan lainnya. Tekan kepalan ke perut dengan hentakan yang cepat dan tepat ke arah
atas. Setiap hentakan harus terpisah dan dengan gerakan yang jelas. Berikut ini beberapa
langkah melakukan Heimlich Manuever :

- Berdiri atau berlutut dibelakang korban (posisikan tubuh anda sesuai dengan tinggi tubuh
korban, pada pasien anak kemungkinan anda harus berlutut)
- Kepalkan salah satu telapak tangan anda

- Letakkan kepalam tangan anda dengan arah ibu jari menempel ke dinding perut korban,
posisikan kepalan tangan anda 2 jari diatas pusat (pusat selalu sejajar dengan tulang
pinggul atas), anda tidak memposisikan kepalan tangan anda di ulu hati

- Kencangkan kepalan tangan anda dengan tangan satunya sehingga kedua lengan anda
melingkar di perut korban

- Lakukan penekanan ke arah belakang dan atas sampai benda asing keluar atau sampai
korban menjadi jatuh tidak sadar

Jika korban tersedak adalah wantia hamil atau orang dewasa yang terlalu gemuk
(Obesitas) kita bisa melakukan pilihan lain dengan melakukan “Chest thrust” yaitu dengan
meletakkan kepalan tangan anda di tengah-tengah tulang dada

b) Heimlich Manuever pada korban yang tidak sadar

Korban harus di letakan pada posisi terlentang dengan muka ke atas. Penolong berlutut di
sisi paha korban. Letakan salah satu tangan pada perut korban di garis tengah sedikit di atas
pusar dan jauh di bawah ujung tulang sternum, tangan kedua di letakan di atas tanagn
pertama. Penolong menekan ke arah perut dengan hentakan yang cepat dan tepat ke arah atas.
Manuever ini dapat di lakukan baik pada korban sadar jika penolongnya terlampau pendek
untuk memeluk pinggang korban.

Anda telah sukses menagani korban tersedak tang tidak sadar jika anda sudah melihat
tanda-tanda berikut :

- Terlihat pergerakan dada yang naik ketika memberikan bantuan napas

- Melihat benda asing keluar dari mulut korban