Anda di halaman 1dari 14

Mata Kuliah : kalkulus diferensial

CRITICAL JURNAL REVIEW


LIMIT FUNGSI

Dosen Pengampu:
Andrea Arifisyah,S.Pd.,M.Sc

Disusun Oleh :

ARSYAD TRI SUNUR (4191111011)


ELSADY SITUNGKIR (4173311033)
ENNI ERIA HARAHAP (4191111067)
LATIFA MAWAR KHOLBI (419111020)
RADIKA ANANDA (4191111013)
TESA KIARA LUMBAN GAOL ( 4191111047)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019

1
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-
Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Penulis mengucapkan terimakasih
kepada bapak/ibu dosen yang sudah memberikan bimbingannya.
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas dalam mata
kuliah Kalkulus Diferensial. Adapun tugas yang diberikan yakni “Critical Journal Review”.
Dalam tugas Critical Journal Review ini, mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis
dalam mengemukakan pendapat tentang suatu jurnal, memahami seluruh maupun sebagian dari
jurnal sehingga dapat menambah wawasan. Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat
membantu dalam proses pembelajaran dan mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan.
Penulis sangat menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan yang
disebabkan oleh keterbatasan dan kemampuan kami. Oleh karena itu, kami meminta maaf jika
ada kesalahan dalam penulisan dan kami juga mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami mengucapkan terimakasih dan
semoga makalah ini dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi para pembaca.

Medan, Oktober 2019

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG PENULISAN 4
1.2. RUMUSAN MASALAH 4
1.3. TUJUAN PENULISAN 4
1.4. BAB II ISI
2.1. IDENTITAS JURNAL 5
2.2. RINGKASAN ISI JURNAL 6-12
BAB III PEMBAHASAN
3.1. PERBANDINGAN 13

3.2. KELEMAHAN DAN KELEBIHAN 14


BAB IV PENUTUP
4.1. KESIMPULAN 14

3
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG PENULISAN
Bahan ajar kalkulus merupakan bagian dari matematika yang didalam ruang
lingkupnya berkaitan dengan limit fungsi, perhitungan diferensial, dan perhitungan integral.
Juga yang Salah satu konsep dalam matematika memegang peran yang sangat penting
adalah konsep limit fungsi karena merupakan dasar pembangun beberapa konsep kalkulus
lainnya. Limit merupakan konsep dasar atau pengantar dari diferansial integral pada
perkuliahan. Terdapat kecenderungan diantara mahasiswa mengungkapkan makna notasi
limit fungsi berdasarkan pengertian intuitif limit fungsi dibandingkan menggunakan definisi
formal limit fungsi. beberapa diantara mahasiswa mampu mengemukakannya dengan baik
dan ada yang dapat menggunakannya dalam pembuktian limit, tetapi umumnya tidak dapat
menjelaskan keterkaitan definisi dengan makna notasi limit. Bilamana mahasiswa diminta
menjelaskan pengertian limit fungsi berdasarkan definisi formal limit fungsi, banyak diantara
mahasiswa tidak dapat menjelaskan definisi limit fungsi tersebut. Dari sisni ditemukan
masalah bahwa mahasiswa belum mengerti atau memahami tentang limit sepenuhnya. Untuk
memenuhi salah satu tugas kkni, penulis menbandingkan dua jurnal yang berisi tentang
pemahaman mahasiswa tentang fungsi limit.

1.2. RUMUSAN MASALAH


1.2.1. Jurnal manakah yang paling relevan diantara kedua jurnal pendukung materi yang
dibandingkan?.
1.3. TUJUAN PENULISAN
1.3.1. Mengetahui kelebihan dan kelemahan jurnal I dan jurnal II ditinjau dari berbagai
aspek penilaian;
1.3.2. Mengetahui perbandingan jurnal I dan jurnal II ditinjau dari berbagai aspek
penilaian; dan
1.3.3. Mengetahui jurnal yang paling relevan diantara kedua jurnal pendukung materi yang
dibandingkan.

4
BAB II
ISI

2.1. IDENTITAS JURNAL


2.1.1. IDENTITAS JURNAL UTAMA
Judul : Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konsep Limit

Fungsi di Satu Titik (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan


Matematika FMIPA UNM)

Jenis Jurnal : Jurnal Sainsmat


Volume dan Nomor : 1 dan 2
Tahun Terbit : 2012
Penulis : Erni Ekafitria Bahar, Abdul Rahman, Ilham Minggi
ISSN : 2086-6755
Kota Terbit : Makassar
Penerbit : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar

2.1.2. IDENTITAS JURNAL PEMBANDING


Judul : Pemahaman Mahasiswa Pada Konsep Limit Fungsi
Berdasarkan Kemampuan Matematika
Jenis Jurnal : Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika
Volume dan Nomor : vol.1
Tahun Terbit : 2018
Penulis : Saleh
ISSN : 978-602-52703-0-7
Kota Terbit : Kendari
Penerbit : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu

5
2.2. RINGKASAN ISI JURNAL
2.2.1. JURNAL I
PENDAHULUAN

Pemahaman terhadap definisi limit fungsi sangat penting karena hal ini menjadi
landasan untuk memahami teorema-teorema limit selanjutnya. Definisi formal limit
fungsi yang diajarkan dalam kegiatan perkuliahan kalkulus biasa dikenal dengan nama
definisi  (dibaca: epsilon) dan  (dibaca: delta). Definisi formal yang dimaksud

sebagaimana dituliskan dalam buku Kalkulus oleh Purcell adalah: lim


x →c
f ( x )=L berarti

bahwa untuk setiap Ɛ > 0 yang diberikan (betapapun kecilnya), terdapat δ> 0 yang
berpadanan sehingga |f(x) – L| < Ɛ asalkan bahwa 0 < |x – c| < δ , yakni 0 < |x – c| < δ =>
|f(x) – L| < Ɛ

Atau

Penelitian ini dibatasi pada aspek pemahaman instrumental dan pemahaman


relasional. Hal ini karena pada umumnya banyak orang yang mampu menyebutkan
sesuatu dengan benar tetapi tidak mampu menjelaskan mengapa hal tersebut benar.
Pemahaman mahasiswa terhadap konsep limit fungsi di satu titik dikatakan instrumental
apabila mahasiswa mampu menuliskan dan mengimplementasikan konsep limit fungsi di
satu titik tetapi belum mampu menjelaskan dengan tepat alasannya. Dikatakan
pemahaman relasional ketika mahasiswa mampu menuliskan dan mengimplementasikan
konsep limit fungsi di satu titik dan mampu menjelaskan dengan tepat alasannya.

METODE

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan fokus penelitian adalah


menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap konsep limit fungsi di satu titik yang
meliputi pemahaman terhadap definisi formal limit fungsi dan pemahaman dalam
mengimplementasikan konsep limit fungsi untuk menvalidasi kebenaran nilai limit.
Pemahaman dalam penelitian ini merujuk pada teori pemahaman Skemp yaitu
pemahaman instrumental dan pemahaman

6
relasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang telah mempelajari konsep
limit fungsi. Subjek yang dipilih sebanyak tiga orang yang didasarkan pada IPK untuk
mata kuliah yang termask mata kuliah analisis yaitu mahasiswa yang mempunyai IPK
lebih besar dari 3,50 dikategorikan berkemampuan tinggi (ST), IPK antara 3,10 sampai
3,50 dikategorikan berkemampuan sedang (SS), dan IPK di bawah 3,10 dikategorikan
berkemampuan rendah (SR).

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Pemahaman Subjek Tinggi (ST) terhadap Konsep Limit Fungsi di Satu Titik
a. Pemahaman terhadap Ɛ dan δ

Subjek tinggi memahami bahwa Ɛ dan δ merupakan sebagai suatu bilangan yang
sangat kecil yang menunjukkan jarak. Pemahaman Ɛ dan δ sebagai jarak didasarkan pada
makna notasi limit secara intuitif yaitu jika x mendekati c maka f(x) mendekati L.

b. Pemahaman terhadap Logika Kalimat Berkuantor dan Kalimat Implikasi

Subjek tinggi memahami bahwa makna ∀ > 0, ∃ > 0 berarti untuk setiap Ɛ, selalu
dapat ditentukan suatu dimana δ

c. Pemahaman terhadap Harga Mutlak sebagai jarak

Subjek tinggi memahami bahwa harga mutlak sebagai jarak sehingga 0 < |x – c| <
dipahami sebagai jarak titik x ke c selalu besar 0 dan kurang dari .

d. Pemahaman terhadap Fungsi dan Grafik Fungsi

Subjek tinggi menginterpretasikan grafik limit fungsi dengan mengaitkan makna


notasi limit secara intuitif dengan definisi formal limit fungsi.

e. Pemahaman dalam Mengimplementasikan Definisi Formal Limit Fungsi untuk


Membuktikan Kebenaran Nilai Limit

7
Subjek tinggi mampu menuliskan langkah-langkah dalam membuktikan
kebenaran nilai suatu limit dengan menggunakan definisi formal limit fungsi. Subjek juga
mampu menjelaskan langkahlangkah pembuktian yang dituliskan dimana langkah awal
dalam membuktikan adalah |f(x) – L| < karena suatu implikasi bernilai benar jika
kesimpulannya benar.

2. Pemahaman Subjek Sedang (SS) terhadap Konsep Limit Fungsi di Satu Titik

a. Pemahaman terhadap dan Subjek sedang memahami bahwa dan merupakan sebagai
suatu nilai pendekatan yang merupakan bilangan real positif dimana semakin dekat jarak
x ke c maka f(x) semakin dekat ke L.
b. Pemahaman terhadap Logika Kalimat Berkuantor dan Kalimat Implikasi
Subjek sedang memahami bahwa makna ∀ > 0, ∃ > 0 berarti untuk setiap, selalu dapat
ditentukan suatu dimana dalam hal ini bergantung pada .

c. Pemahaman terhadap Harga Mutlak Pemahaman terhadap Harga Mutlak sebaga jarak
Subjek sedang memahami bahwa harga mutlak sebagai jarak. Makna |x – c| dan makna |
c – x| sama yaitu menunjukkan jarak x ke c.
d. Pemahaman terhadap Fungsi dan Grafik Fungsi
Terjadi konflik dalam pikiran subjek sedang dalam menginterpretasikan grafik limit
fungsi. Hal ini disebabkan karena subjek merasa terdapat kontradiksi antara definisi
limit fungsi secara grafik dan definisi limit fungsi secara – .
e. Pemahaman dalam Mengimplementasikan Definisi Formal Limit Fungsi untuk
Membuktikan Kebenaran Nilai Limit

Subjek sedang memahami bahwa dalam membuktikan kebenaran suatu nilai limit maka
yang harus ditunjukkan adalah bahwa setiap mengambil suatu , selalu ada nilai sebagai
padanannya.

3. Pemahaman Subjek Rendah (SR) terhadap Konsep Limit Fungsi di Satu Titik

a. Pemahaman terhadap dan Subjek rendah memahami dan sebagai bilangan positif yang
sangat kecil sehingga nilainya lebih besar dari 0
b. Pemahaman terhadap Logika Kalimat Berkuantor dan Kalimat Implikasi

8
Subjek rendah memaknai ∀ > 0, ∃ > 0 sebagai untuk setiap > 0, maka selalu ada > 0.
c. Pemahaman terhadap Harga Mutlak sebagai jarak
Subjek rendah memahami harga mutlak sebagai jarak. Makna |x – c| dipahami sebagai
jarak x ke c. 0 <| − | < dipahami sebagai titik-titik persekitaran di c pada daerah sumbu x
dengan jarak .
d. Pemahaman terhadap Fungsi dan Grafik Fungsi
Subjek rendah menginterpretasikan grafik limit fungsi dengan mengaitkan makna notasi
limit secara intuitif sehingga subjek memahami bahwa yang terlebih dahulu didekati
adalah nilai c.
e. Pemahaman dalam Mengimplementasikan Definisi Formal Limit Fungsi untuk
Membuktikan Kebenaran Nilai Limit
Subjek rendah memahami bahwa dalam membuktikan kebenaran suatu nilai limit maka
yang harus ditunjukkan adalah bahwa setiap mengambil suatu , selalu ada nilai sebagai
padanannya.

2.2.2. JURNAL II
PENDAHULUAN

Matematika terdiri dari berbagai konsep yang tersusun secara hirarkis, hal ini
menjadikan pemahaman konsep matematika dalam pembelajaran menjadi sesuatu yang
mutlak dimiliki oleh peserta didik, karena itu seorang guru dalam mengajarkan sebuah
konsep harus beracuan pada sebuah tujuan yang harus dicapai. Pemahaman terhadap
konsep-konsep matematika merupakan dasar untuk belajar matematika secara
bermakna.Untuk mencapai pemahaman konsep peserta didik dalam matematika bukanlah
suatu hal yang mudah karena pemahaman terhadap suatu konsep matematika dilakukan
secara individual. Setiap peserta didik mempunyai kemampuan yang berbeda dalam
memahami konsep–konsep matematika. Namun demikian penanaman pemahaman
konsep matematika mutlak harus diupayakan. Untuk itu, guru dituntut untuk profesional
dalam merencanakan, pembelajaran.

Salah satu konsep mendasar dalam matematika adalah konsep limit fungsi. Limit
fungsi memegang peran yang sangat penting dalam belajar matematika tingkat lanjut

9
seperti konsep kalkulus dan analisis diantaranya pada materi differensial, integral,
kontinuitas, sifat konvergen dan divergen sebuah barisan dan deret.

PEMBAHASAN

A. Kemampuan Matematika

Kemampuan matematika merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi


pemahaman seseorang terhadap konsep-konsep matematika. Robbin et al (2009)
mengklasifikasikan kemampuan menjadi dua bagian, yaitu (1) kemampuan intelektual
(intellectual ability), yakni kemampuan yang terkait dengan aktivitas mental, misalnya
berpikir, memahami, bernalar dan memecahkan masalah, dan (2) kemampuan fisik
(physical ability), yakni kemampuan untuk melakukan aktivitas-aktivitas fisik.
Berdasarkan hal tersebut kemampuan matematika (mathematical ability) yang dimaksud
adalah kesanggupan atau kapasitas seseorang untuk melakukan beragam aktivitas
berkaitan dengan matematika, misalnya menyelesaikan tugas atau soal tes matematika
secara tepat, efektif dan efisien sesuai dengan metode dan standar yang ditetapkan
termasuk juga kesanggupan memahami konsep-konsep matematika, dan
mengomunikasikan matematika

B. Pemahaman Konsep Limit Fungsi

Berdasarkan uraian di atas, berikut ini dikemukakan indikator atau aspek yang
digunakan untuk mengidentifikasi pemahaman mahasiswa terhadap konsep limit fungsi,
yaitu:

1. Merepresentasikan suatu informasi/masalah ke dalam bentuk limit fungsi


Kemampuan mahasiswa dalam memformulasikan suatu masalah matematik ke dalam
bentuk limit fungsi menjadi suatu indikator penting pemahaman mahasiswa terhadap
konsep limit fungsi.

2. Menuliskan dan menjelaskan definisi limit fungsi

10
Pemahaman mahasiswa tentang konsep limit fungsi dapat diketahui melalui ungkapan
atau penjelasan mereka terhadap definisi limit fungsi dengan menggunakan kata-
katanya sendiri. Berdasarkan pengungkapan definisi tersebut dapat diperoleh
gambaran apakah mahasiswa menyebutkan atau menjelaskan definisi limit fungsi
dengan menghafalkan saja atau tidak.

3. Mengidentifikasi, menjelaskan dan mengaitkan unsur-unsur yang membangun konsep


limit fungsi
Kemampuan mahasiswa dalam menentukan semua komponen atau unsur-unsur yang
membangun konsep limit fungsi dan mampu menjelaskan pengertian dari masing-
masing komponen tersebut. Mahasiswa mampu menunjukkan keterkaitan antar semua
komponen yang membangun konsep limit fungsi, hal ini diperlukan kaitannya dengan
kemampuan mahasiswa memetakan kedudukan suatu komponen atau unsur terhadap
komponen atau unsur lainnya.

4. Menemukan/memberikan contoh fungsi yang mempunyai limit atau tidak di suatu


titik tertentu beserta alasannya
Kemampuan mahasiswa dalam menemukan contoh fungsi yang mempunyai limit di
suatu titik dan fungsi yang tidak mempunyai limit, merupakan salah satu indikator
mahasiswa memahami konsep limit fungsi, karena dengan dapat menemukan contoh
yang merupakan fungsi yang mempunyai limit atau tidak mempunyai limit berarti
mengindikasikan kemampuan mereka telah dapat mengenali ciri atau karakteristik
fungsi yang mempunyai limit atau tidak mempunyai limit.

5. Mengevaluasi suatu algoritma atau prosedur penghitungan limit fungsi


Kemampuan untuk dapat memeriksa/menguji dan menemukan kesalahan algortima
atau prosedur dari penyelesaian soal limit fungsi, menjadi salah satu dasar untuk
mengetahui apakah mahasiswa telah dapat memahami dan menerapkan prinsip
penyelesaian soal-soal dalam menentukan apakah suatu fungsi mempunyai limit atau
tidak. Oleh karena itu kemampuan ini menjadi suatu indikasi pahamnya mahasiswa
terhadap algoritma atau prosedur penyelesaian soal limit fungsi.

11
6. Menerapkan prinsip limit fungsi; dan bukti eksistensi limit suatu fungsi.
Kemampuan mahasiswa untuk menerapkan prinsip limit fungsi dalam menyelesaikan
soal-soal limit fungsi pada konteks baru, termasuk kemampuan memberikan bukti
eksistensi limit suatu fungsi menjadi aspek penting dalam mengetahui kualitas
pemahaman mahasiswa terhadap konsep limit fungsi.

12
BAB III

PEMBAHASAN

3.1. PERBANDINGAN JURNAL

JURNAL I JURNAL II
Referensi yang digunakan lebih update Referensi yang digunakan kurang update
karena kutipan yang dicantumkan masih dibandingkan jurnal yang pertama karena
kurang lebih 15 tahun pada jurnal ini kutipan yang dipakai masih
kurang lebih dari 25 tahun
Tujuan penelitian jelas di sajikan pada Tujuan nya tidak disajikan secara langsung
abstrak maupun di pendahuluan pada bagian abstrak maupun bagian
pendahuluannya
Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah dengan Jurnal ini merupakan jurnal artikel. Karena
penelitian. Penelitian ini adalah penelitian pada jurnal ini dibuat berdasarkan beberapa
kualitatif dengan menganalisis hasil dari penelitian.
wawancara pada mahasiswa yang sudah
mempelajari limit fungsi
Pembahasan pada jurnal ini tidak Pembahasan jurnal ini disajikan dengan
memaparkan bukti dari wawancara yang beberapa aspek yang terdiri dari berbagai
telah dilakukan. Dan pada jurnal ini pemahaman tentang limit fungsi
langsung merangkum apa saja aspek yang
menjadi pengukuran kemampuan
mahasiswa dalam memahami limit fungsi
Kesimpulan pada jurnal ini sudah sinkron Kesimpulan pada jurnal ini berisikan
dengan tujuan yang telah dibuat tentang aspeng yang menjadi pengukur
pemahaman mahasiswa tentag limit fugsi.
Dan kesimpulan ini membuat penulis
mengetahui apa yang menjadi tujuan pada
jurnal.

3.2. KEKURANGAN DAN KELEBIHAN


JURNAL I

13
KEKURANGAN KELEBIHAN
1. Bahasa yang digunakan terlalu berbelit 1.metode yang digunakan seseuai dengan
tujuan penelitian.
2. Pembahasan tidak memaparkan bukti 2.materi yang di bahas Update
dari wawancara yang dilakukan

JURNAL II

KEKURANGAN KELEBIHAN
1. materi yang dibahas kurang update 1. Pembahasan jurnal ini disajikan dengan
beberapa aspek yang terdiri dari berbagai
pemahaman tentang limit fungsi
2. penyajian tujuan yang tidak langsung 3..metode yang digunakan sesuai tujuan
penelitian

4.2 KESIMPULAN

Dari antara kedua jurnal tersebut, jurnal I lebih mendukung pembelajaran limit. Dikarenakan
pembahahasan materi yang padat dan update. Jurnal ini memuat aspek yang lebih mendalam
tentang limit fungsi dan jurnal ini dimuat berdasarkan penelitian.

14