Anda di halaman 1dari 8

Teknologi telekomunikasi atau biasa juga disebut telekomunikasi adalah teknologi

yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Teknologi inilah yang memungkinkan
seseorang dapat mengirimkan informasi atau menerima informasi ke atau dari pihak
lain yang letaknya berjauhan. Teknologi ini membuat jarak seperti tidak ada.
Ratusan atau bahkan ribuan kilometer bukanlah menjadi hambatan untuk berkomunikasi
secara online karena kehadirannya.[1]

Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik


komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner.
Bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu
informasi tertentu. Setelah melalui proses digitalisasi informasi yang masuk akan
berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud
kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer.
Contohnya adalah gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital[2].
Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel). Elemen gambar tersebut
dapat dimanipulasi oleh komputer. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu
pada gambar serta dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik.
Bentuk manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar, sehingga
gambar yang ada menjadi lebih terang atau gelap, meningkatkan ketajaman gambar yang
kurang fokus, serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar.

Buka menu utama


Wikipedia
Cari
Wiki Loves Love
Potretlah budaya lokal Anda, bantu Wikipedia, dan jadilah juara!
Sembunyikan
Teknologi komunikasi digital
Baca dalam bahasa lain
Unduh
Pantau
Sunting
Teknologi telekomunikasi atau biasa juga disebut telekomunikasi adalah teknologi
yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Teknologi inilah yang memungkinkan
seseorang dapat mengirimkan informasi atau menerima informasi ke atau dari pihak
lain yang letaknya berjauhan. Teknologi ini membuat jarak seperti tidak ada.
Ratusan atau bahkan ribuan kilometer bukanlah menjadi hambatan untuk berkomunikasi
secara online karena kehadirannya.[1]

Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik


komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner.
Bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu
informasi tertentu. Setelah melalui proses digitalisasi informasi yang masuk akan
berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud
kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer.
Contohnya adalah gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital[2].
Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel). Elemen gambar tersebut
dapat dimanipulasi oleh komputer. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu
pada gambar serta dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik.
Bentuk manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar, sehingga
gambar yang ada menjadi lebih terang atau gelap, meningkatkan ketajaman gambar yang
kurang fokus, serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar.

Sejarah Sunting
Komunikasi antar makhluk hidup yang paling awal adalah suara, yang dibangkitkan
oleh mulut, dan diterima oleh telinga. Apabila jarak antar makhluk yang
berkomunikasi tersebut jauh diperlukan alat bantu berupa sesuatu yang dapat
dilihat. Sebagai contoh, pada abad ke dua sebelum Masehi, orang Yunani menggunakan
sinyal obor untuk berkomunikasi. Kombinasi dan posis iyang berbeda dari obor
tersebut menghasilkan kombinasi huruf -huruf Yunani. Bentuk komunikasi menggunakan
obor ini merupakan bentuk awal dari sistem komunikasi data. Suara drum, juga dapat
digunakan untuk berkomunikasi dalam jarak jauh. Pada abad ke delapan belas, mulai
diperkenalkan bendera semaphore untuk menyampaikan komunikasi. Bendera semaphore
ini prinsipnya sama dengan nyala obor pada zaman Yunani, yang mengandalkan
kemampuan penglihatan. Setiap kombinasi dari bendera semaphore yang dikibarkan
menghasilkan kombinasi huruf -huruf Latin. Pemakaian bendera semaphore ini
terhalang kendala jarak, dimana semakin jauh jarak antar orang yang berkomunikasi,
semakin tidak efisien pemakaian bendera ini..

Pada tahun 1753 Charles Morrison, seorang penemu dari Scotlandia,memperkenalkan


sistem transmisi listrik menggunakan satu kabel (plus ground)untuk masing-masing
huruf. Pada system ini diperlukan sebuah pithball dan kertas di sisi terima untuk
mencetak hasilnya.Pada tahun 1835, Samuel Morse memulai bereksperimen
dengantelegraph, seperti yang kita kenal sekarang. Dua tahun kemudian, pada 1837,
telegraph mulai dikenalkan oleh Morse di USA, dan oleh Sir Charles Wheatstonedi
Inggris. Telegraph pertama kali dipublikasikan pada tahun 1844, dan mulailahmasa
komunikasi listrik yang kelak akan menguasai kehidupan manusia.Skema komunikasi
yang dibicarakan di atas dapat dikatakan “digital”[3]

secara alamiah dikatakan demikian karena hanya ada sejumlah pesan terbatas yang
digunakan. Tidak demikian halnya setelah Alexander Graham Bellmemperkenalkan
telepon pada tahun 1876. Telepon merupakan sistem komunikasi analog. Pesan yang
disampaikan dapat tidak terbatas, karena langsung diucapkan dari mulut manusia.
Setelah penemuan ini, sistem analog mulai menggantikan sistem “digital” yang telah
ada.[4] Bahkan Western Union Telegraph Company, perusahaan yang tadinya bergerak di
bidang telegraph mulai beralih ke bisnis telepon. Dibutuhkan waktu beberapa abad
lamanya, sebelum teknologi berbalik arah yaitu sistem digital menggantikan sistem
analog.

Telekomunikasi ini mulai di gunanakan tahun 1970 yang diawali dengan penggunaan
microprosesor untuk teknologi komunikasi. Dan pada tahun 1972, jaringan handhone
pertama dibuka di falandia bernama ARP. Selama hampir sepanjang sejarah masa
lampau, telekomunikasi telah didominasi switching analog, transmisi, dan frekuensi-
multiplexing divisi.

Sejak tahun 1976, sistem komunikasi digital secara perlahan mulai menggantikan
dominasi sistem komunikasi analog. Pergantian sistem ini berlangsung cukup pesat
sejakditemukannya komputer dan peranti elektronik solid state.Aplikasi komersial
digital dimulai pada tahun 1962, saat Bell System memperkenalkan sistem transmisi
TI, yang menandai awal kebangkitan revolusidigital komersial. Di akhir tahun ini,
sekitar 250 rangkaian komunikasi digital telahdi-instal. Pada pertengahan tahun
1976, angka ini melonjak mencapai 3 juta, suatu perkembangan yang cukup fantastis
Pada pertengahan 1980 an, ketika sistem komputer merayakan 40 tahun keberadaannya,
sementara teknologi solid state masih cukup muda, jaringan digital dengan kontrol
komputer telah dikomersialkan. Masyarakatinformasi telah mencapai level kematangan
dalam fase kehidupannya. Akses komunikasi instan, baik dari mobil, pesawat udara,
atau dari gelanggang olahraga sekalipun, akan menjadi suatu kenyataan. Dibutuhkan
waktu 20 abad lamanya untuk berpindah dari sistem nyala obor ke sistem komunikasi
sinyal listrik, untuk mengkomunikasikan data yang sama. Dibutuhkan waktu 20 tahun
untuk berpindah dari sistem transmisi data listrik primitif ke sistem komunikasi
data lanjutan berkecepatan tinggi. Dan hingga saat ini, perkembangan teknologi
masih belum berakhir.

Benar-benar tidak praktis lagi untuk menganggap komputer dan telekomunikasi sebagai
dua kesatuan yang terpisah. Keduanya didasarkan pada teknologi mikrop rosesor yang
sama, dan keduanya melakukan informasi.[5] Pada waktu yang lampau, jaringan
telekomunikasi hanya dianggap sebagai pembawa informasi pasif, Informasi merupakan
input akhir dan output hanya dengan transformasi fisik diantaranya. Karena komputer
mengeluarkan informasi dalam bentuk format digital, jaringan telekomunikasi analog
yang ada harus mampu melakukan arus jenis ini. Komunikasi data yang kecepatannya
relatif rendah, yang kecepatannya dari 1200 bps sampai 9.6 kbps dan sampai diatas
19,6 kbps, bisa dengan mudah mungkin dengan penggunaan modems terhadapan jaringan
analog yang ada. Tetapi, jaringan analog yang ada tidak mampu menawarkan hubungan
komunikaai dengan kecepatan tinggi yang perlu untuk mendukung komputer efektif
terhadap komunikasi komputer dan vidio. Terim kasih pada teknologi seperti serat
optik, hal ini memungkinkan bisa memindahkan informasi pada rata-rata satu trillion
bit per detik mungki n menjadikan nyata untuk ayang akan datang.

Penggabungan swtching digital dan teknik-teknik transmisi menjadi telekomunikasi


suadah mulai mengubah seluruh fondasi pada industri yang terbangun. Sementara itu
komunikasi suara merupakan dan akan terus, menjadi alat primer yang mana informasi
itu dikirim, filsafat seluruhnya dari desain jaringan itu berubah. Tak lama
kemudian voice (suara) itu merupakan ciri dominan yang mana jaringan-jaringan itu
didesain. Dari sekarang jaringan itu seharusnya menunjujjan semua jenis tanda
menurut cara digital.

Skala tugas yang dipakai untuk mengubah jaringan dari analog sampai digital adalah
menakutkan. Jaringan telepon telepon telah berkembang pada 100 tahun belakangan
ini. Segera setelah itu haringan telekomunikasi dari hampir seluruh negara industri
dunia sebagian besar akan menggunakan sistem digital. Hal ini akan memerlukan
penempatan fasilitas transmisi dan switching, pengenalan skal luas tentang
pelayanan baru disamping suara, seperti data dengan kecepatan tinggi, video, dan
komunikasi tek, tidak sebagai pelayanan atau jaringan terpisah tetapi sebagai
fasilitas telekomunikasi standar yang tersedia untuk semua langganan.[6]

Kelebihan teknologi informasi digital Sunting


Sesuai dengan teknologi komputer Sunting
setelah melalui proses digitalisasi, informasi yang masuk akan berubah menjadi
serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kode
digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer. Contohnya adalah
gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital. Bentuk digital
tersebut mewakili element gambar (pixel). Elemen gambar tersebut dapat dimanipulasi
oleh komputer. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu pada gambar serta
dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik. Bentuk
manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar, sehingga gambar
yang ada menjadi lebih terang atau gelap, meningkatkan ketajaman gambar yang kurang
fokus, serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar.

Multiplexing Sunting
Teknologi ini memungkinkan kita untuk mendistribusikan Informasi dalam beragam
jenis dan dalam jumlah yang banyak secara sekaligus. Informasi yang berupa sinyal
digital akan di distribusikan melalui sebuah saluran komunikasi tunggal. Nantinya
saluran tunggal tersebut akan terbagi lagi menjadi saluran yang lebih kecil dan
terpisah, Sehingga, kebutuhan akan konstruksi dan pemeliharaan akan semakin
berkurang. terdapat dua sistem multiplexing yang ditawarkan yaitu:

Frequency-division multiplexing (FDM)[7]


Saluran komunikasi tersebut akan terbagi menjadi saluran kecil yang memiliki
frekuensi yang unik. Sehingga sinyal digital yang berisi informasi kemudian masuk
dan didistribusikan pada saluran tersebut tak akan bercampur baur satu sama lain.
Contoh dari sistem multiplexing jenis ini adalah pada siaran elevisi dan kabel. FDM
popular dengan sebutan code transparant
Time division multiplexing (TDM)[8]
Sistem multiplexing ini cara kerjanya adalah dengan membagi sinyal digital yang
masuk menjadi kepingan yang lebih kecil. Kemudian masing-masing dari sinyal
tersebut akan dikirimkan serentak dalam satu waktu. Sistem ini cepat serta
efisien.Sistem ini dapat pula dipantau melalui komputer.
Keutuhan data pada saat proses transmisi Sunting
Pada saat informasi dipancarkan dalam bentuk sinyal digital, walaupun telah
menempuh jarak yang cukup jauh keutuhan data akan tetap terjaga. Sinyal digital
tersebut akan melaui serangkaian repeater station (stasiun pengulang) yang
berfungsi untuk melindungi dan memperkuat sinyal sepanjang jalur perjalanan
transmisi. Gangguan berupa cuaca buruk dan noise tidak akan memengaruhi transmisi
sinyal digital. Hal tersebut terjadi karena, pada repeater station sinyal digital
akan mengalami regenerasi. Sinyal-sinyal yang rusak akan digantikan oleh sinyal
baru. AQEQSQWES

Sistem komunikasi yang fleksibel Sunting


Teknologi digital melalui teknologi Integrated Service Digital Network ( ISDN )
atau dalam bahasa indonesia populer dengan sebutan jaringan telekomunikasi digital
pelayanan terpadu dapat menghantarkan berbagai informasi dalam sebauh jaringan
tunggal. [ISDN] ISDN bisa diibaratkan sebagai sebuah pipa saluran informasi besar
yang terdiri dari berbagai komponen informasi yang dapat berupa gambar, data,
suara. Semua data tersebut dapat diakses dan dipindahkan dengan mudah melalui alat
tertentu yang mudah dicolokan dan dicabut . Contoh alat yang digunakan untuk
transfer data dengan metode tersebut adalah kabel data dan flashdisk alat ini
banyak digunakan untuk pertukaran data dan informasi dalam bentuk digital.
Teknologi ISDN ini membawa revolusi dalam cara kita berkomunikasi. Kita dapat
bertukar gambar, grafik, dan data dengan mudah, cepat serta dapat dilakukan dimana
saja dan kapan saja.

Efisiensi Biaya Sunting


Peralatan pada teknologi digital membangkitkan produksi massal yang kemudian akan
menekan biaya produksi. Alat-alat pada teknologi digital juga lebih stabil, praktis
dan memiliki daya tahan yang lama dalam pemakaiannya. Hal tersebut menyebabkan
biaya pemeliharaan menjadi lebih sedikit. Hal ini dikarenakan adanya teknologi
integrated circuit ( IC) yang kemudian akan lebih dikenal dengan sebutan chips.
Benda ini memberikan dampak yang signifikan, karena dengan sebuah chips, teknologi
komputer yang sebelumnya harus menggunakan mesin dan komponen yang berukuran besar,
berat dan tidak praktis dapat digantikan tugasnya oleh chips tersebut.

Kekurangan teknologi informasi digital Sunting


Permintaan saluran informasi yang tinggi Sunting
Cinta Segala jenis informasi yang telah didigitalisasi akan mampu didistribusikan
secara efisien dan dalam jumlah yang banyak melalui sistem multiplexing. Namun
terdapat beberapa saluran aplikasi yang tak mampu menampung jumlah arus data
digital yang dikirimkan tersebut. Contohnya adalah saluran telepon yang belum dapat
mengakomodasi tampilan video digital pada penggunaan aplikasinya.

Kesalahan pada saat digitalisasi Sunting


Pada saat proses perubahan dari sinyal analog ke sinyal digital. Konsep informasi
yang ada pada dunia nyata akan melewati digitalisasi. Konsep informasi tersebut
akan diubah menjadi sinyal digital, dan sinyal digital tesebut merupakan rangkaian
dari kode-kode tertentu. Dikawatirkan konsep informasi asli yang terdapat pada
dunia nyata tersebut tidak dapat terepresentasikan dengan baik saat digitalisasi.
Contohnya adalah warna, jika suatu warna belum terdapat dalam sistem penyimpanan
teknologi digital, maka akan dicari padanan warna yang paling dekat dan paling
mirip dengan warna tersebut. Hal ini menyebabkan warna yang akan tertampil setelah
digitalisasi menjadi kurang akurat dan tidak mewakili warna aslinya.

Dominasi dunia oleh teknologi analog Sunting


Sampai saat ini dunia masih didominasi oleh teknologi analog. Banyak bentuk
informasi komunikasi yang menggunakan sistem analog, perangkatnya pun menggunakan
perangkat analog. Sehingga untuk menikmati layanan teknologi digital kita harus
menggunakan analog-digital converter (ADC) dan digital-analog converter (DAC).
Investasi Publik Sunting
Untuk menikmati layanan digital secara keseluruhan. Maka harus dilakukan
penggantian alat komunikasi seperti telepon, televisi dan radio dari yang
sebelumnya berbasis teknologi analog menjadi teknologi digital. Hal ini menyebabkan
masyarakat mengeluarkan biaya yang tidak sedikit terlebih lagi teknologi ini masih
tergolong teknologi yang baru. Hal ini menyebabkan instrumen yang disediakan untuk
masyarakat umum sifatnya masih terbatas dan mahal harganya. Hal ini menjadi
permasalahan bagi kelangsungan industri pertelekomunikasian dan hal ini juga akan
memengaruhi kemampuan membeli masyarakat.

Teknologi Jaringan Digital Utama Sunting


TCP/ IP dan konektivitas
Konektivitas antara komputer yang diaktifkan oleh protokol
Protokol: turan yang mengatur pengiriman informasi antara dua titik
Protokol Kontrol Transmisi/ Protokol Internet (TCP/ IP)
Standar umum di seluruh Dunia yang merupakan dasar untuk Internet
Model reference Department Pertahanan untuk TCP/ IP

Lapisan dari Teknologi Jaringan Digital Utama Sunting


Lapisan aplikasi
Lapisan transport
Lapisan internet
Lapisan antarmuka jaringan
Penggunaan dan dampak sosial Sunting
penggunaan teknologi komunikasi digital

Kini masyarakat berhadapan dengan sebuah masa yang dikenal dengan era elektronik
(electronic age). Pada era elektronik (electronic age), masyarakat mengenal
berbagai alat komunikasi seperti radio, telegram, telepon genggam (smartphone),
televisi, tablet/ ipad dan internet. Hal ini tentunya membawa perubahan yang sangat
signifikan di tengah-tengah masyarakat, dimana masyarakat memiliki kemudahan dalam
menjalin komunikasi satu sama lain. Kemudahan ini diperoleh dengan adanya berbagai
alat komunikasi yang serba canggih. Selain itu, seperti yang telah dipaparkan
sebelumnya, gaya berpikir dan berperilaku seseorang pun ikut dipengaruhi oleh
perkembangan teknologi komunikasi tersebut. Perubahan dalam gaya berpikir dan
berperilaku seseorang dapat dipengaruhi oleh penemuan dan perkembangan dari
teknologi komunikasi tersebut, dimana dengan adanya perkembangan teknologi,
seseorang memiliki perubahan sikap dan perilaku dalam berkomunikasi. Akses yang
semakin canggih dan mudah merupakan alasan utama dari perubahan ini.[9]

Teknologi komunikasi digital berbeda dengan teknologi komunikasi analog. Teknologi


komunikasi digital lebih bersifat otomatis dan menggunakan sistem operasi komputer,
serta output yang dihasilkan berbentuk digital sehingga tidak terdapat bentuk nyata
atau fisik dari benda tersebut. Karena hasil atau output teknologi komunikasi
digital hanya terdapat dalam bentuk digital atau virtual, maka keterlibatan panca
indra manusia sangat minim. Manusia tidak dapat menyentuh atau merasakan dan
memegang bentuk fisik atau nyata dari output teknologi komunikasi digital. Walaupun
tidak menghasilkan bentuk fisik, teknologi komunikasi digital juga termasuk dalam
media komunikasi, karena teknologi komunikasi digital mampu mengantarkan pesan dari
komunikator ke komunikan dalam bentuk digital. Salah satu contoh teknologi
komunikasi digital adalah electronic book (e-book). Buku yang merupakan bentuk
fisik dari hasil teknologi komunikasi analog dapat di-digitalisasi menjadi e-book.
Walaupun e-book hanya berbentuk digital dan tidak memiliki bentuk fisik, tetapi
informasi dari pegarang (komunikator) tetap dapat disampaikan kepada pembaca
(komunikan), sehingga e-book dapat dikatakan sebagai media komunikasi yang
dihasilkan oleh teknologi komunikasi digital.
Saat ini, karena beberapa alasan seperti global warming dan efisiensi waktu maupun
biaya, banyak masyarakat yang mulai beralih dari teknologi komunikasi analog
menjadi teknologi komunikasi digital. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya
pengguna internet di Indonesia dari tahun ke tahun. Menurut Asosiasi Penyelenggara
Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada tahun 1998
hanya berjumlah sekitar 500 ribu user. Walaupun tergolong sangat rendah, pengguna
internet ternyata terus menerus meningkat. Kini, pada tahun 2015, pengguna internet
di Indonesia telah mencapai sekitar 139 juta user. Pertumbuhan pengguna internet
terlihat begitu signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi
komunikasi digital terus berkembang dan semakin diminati.[10]

Kelebihan dari teknologi komunikasi digital dibandingkan analog ialah produk visual
lebih beresolusi tinggi, akurasi dalam penyampaian pesan dan informasi lebih jelas
dan teknologi komunikasi digital tidak dipengarui oleh ruang dan waktu. Karena itu
komunikasi digital lebih efisien dan efektif. Teknologi komunikasi digital pun
mempunyai kelebihan lain, yakni dapat memudahkan aktivitas hidup manusia bagi yang
menggunakannya dalam aspek apapun dari transportasi, pendidikan,hiburan sampai ke
bidang bisnis dan industri.[11]

Dampak Sosial

Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia untuk
berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Kemudahan yang
diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta merambah berbagai aspek
kehidupan, mulai dari ekonomi, sosial, budaya hingga pendidikan. Pada prinsipnya
teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam
kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Namun dari
segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek
negative.

Bidang Ekonomi dan Industri


Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi
dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:

Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi


Terjadinya industrialisasi
Produktivitas dunia industri semakin meningkat
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik
dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Di masa depan,
dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Telah
ditunjukkan bahwa segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara
individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat
dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih
penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.

Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;

Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang
sesuai dengan yang dibutuhkan.
Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga
melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan
memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
Contoh kasusnya adalah bisnis online shop yang memanfaatkan kemajuan teknologi
dalam bidang ekonomi sehingga dapat memudahkan bisnis tanpa terhambat jarak dan
waktu.

Bidang Informasi dan Sosial


Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat.
Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positifnya antara lain:

Masyarakat lebih mudah memperoleh informasi dalam lingkup luas melalui media-media
seperti radio, TV, internet dan lain sebagainya.
Mudah melakukan komunikasi dengan orang yang tinggal jauh.
Hilangnya batasan ruang dan waktu dengan adanya internet membuka peluang baru untuk
melalukan pekerjaan dari jarak jauh.
Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang
bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu.

Kerahasiaan alat tes semakin terancam melalui internet kita dapat memperoleh
informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi
secara langsung dari internet.

Adapun dampak negatifnya adalah:

Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat
internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
Penggunaan TIK yang berlebihan akan membuat kecendrungan untuk menutup diri dari
pergaulan.
Akibatnya manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan
sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih
dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak
dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari mengisi pulsa,
transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa
beranjak dari tempat sedikitpun. Memang akan menjadi lebih mudah tetapi orang akan
lebih tidak peduli dengan rasa sosial.

Bidang Pendidikan
Dampak Positif dari perkembangan teknologi di bidang pendidikan adalah:

Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
pendidikan. Guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru
dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode barn
yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi
tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi
proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga
menggunakan jasa pos internet dan lain-lain
Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:

* Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven,
Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan
permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet
tersebut.

Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak


kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang
berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu
komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-
lain.[12]
8 dampak sosial dari tenologi digital

1. Kecepatan perubahan detik ini berita didapat,detik ini pula dibaca dan diserakan
keseluruh dunia.
2. Tidak lagi yang dirahasiakan.

3. Munculnya komunitas virtual yang diikat oleh kebersamaan-kebersamaan tertentu


dimana berita tidak hanya datang dari media tapi juga dari komunitas tertentu.

4. Cara membaca berubah, masyarakat cenderung membaca judu, berita namun


berkesinambungan.

5. Bergeser "power" dari pemerintahan ke individual cityzan.

6. Akibat poin ke 5 di atas, yang lebih dahsyat lagi timbulnya krisis dalam
kepercayaan masyarakat,
7. Switch juga terjadi dalam bentuk multimedia.