Anda di halaman 1dari 15

Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

Soal C.4
Tiang beton panjang 20 m dan berdiameter 0,45 m dalam konfiguasi 3 x 4 dengan
jarak antar tiang (center-to-center), d= 900 mm akan dipancang menembus tanah
lempung ∅ = 0. Muka air tanah terletak pada permukaan tanah dengan 𝛾𝑎𝑖𝑟 =
9,807 𝑘𝑁/𝑚3 .

Daya dukung tiang tunggal menggunakan nilai 𝑁𝑐 = 9 (Skempton, 1956) untuk


menghitung kapasitas ujung dan gunakan Grafik sesuai Gambar C4.1 dan
Persamaaan dari Hannigan P. , Goble, Likins, & Rausche, (2006) untuk Kelompok
Tiang dengan menggunakan nilai yang terkecil.

𝐿 𝐵𝑔
𝑁𝑐∗ = 5 (1 + ) (1 + )
5𝐵𝑔 5𝐿𝑔

Gambar C4.1: Variasi dari 𝑁𝑐∗ dengan 𝐿𝑔 / 𝐵𝑔 dan 𝐿 / 𝐵𝑔

Hitung daya dukung selimut kelompok tiang pada Tanah kohesi (Tahanan Kulit)
menggunakan nilai-rata-rata dari:

a. Adhesion factor dari Terzaghi, Peck, Mesri, (1996)


b. Adhesion factor dari Tomlinson (2001;2015)
c. Sladen (1992); Bowles, (1997;2001) dengan mengambil nilai C=0,5 (tiang
pancang)

H a l a m a n 1 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

d. Randolph and Murphy (1987), dengan mengambil nilai C=0,5 (tiang pancang)
atau Modified by API/ American Petroleum Institute (2007)

Nilai faktor keamanan (SF) sebesar 4 dimana kondisi lapisan tanah seperti Tabel C4.1
dan Gambar C4.2. Hitung kapasitas kelompok tiang?.

1. Jika efisiensi tiang dihitung dengan menggunakan Metode Converse–


Labarre, dengan Persamaan
(𝑛1 − 1)𝑛2 + (𝑛2 − 1)𝑛1
𝜂 = 1−[ ]𝜃
90𝑛1 𝑛2
dimana 𝜃, dalam derajat
𝐷
𝜃 = tan−1 ( )
𝑑
hitung kapasitas kelompok tiang tersebut apakah masih mampu menahan
beban sebesar, 𝑄𝑊 = 200 𝑇𝑜𝑛?
2. Hitung penurunan elastis dengan memperhitungkan bebabn yang bekerja pada
kelompok pondasi 𝑄𝑊 = 180 𝑇𝑜𝑛, dimana nilai modulus elastisitas tanah di
ujung bawah tiang, 𝐸𝑆 = 25 𝑀𝑃𝑎 dan kuat Tekan Tiang beton 𝑓𝑐′ = 25 𝑀𝑃𝑎
serta rasio angka poisson, 𝜇𝑠 = 0,35 dan 𝜉 (nilai variasi magnitude sebesar 0,5
– 0,67 digunakan 𝜉 = 0,65?
3. Hitung penurunan konsolidasi dimana tanah keras terletak pada kedalaman 32
meter?

Tabel C4.1: Profil Tanah dengan MAT 2,5 m


Kedalaman Berat Isi Tanah Kohesi, 𝒄𝒖 , kPa Angka pori Indeks
(m) (kN/m3) awal (𝒆𝟎 (𝒊) Kompresi 𝑪𝒄
0–5 19,50 40 0,85 0,30
5 – 15 19,75 50 0,82 0,20
15 - 25 22,50 55 0,70 0,22
25 – 28 19,75 50 0,75 0,25
28 – 32 20,20 60 0,78 0,26

H a l a m a n 2 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

Gambar C4.2: Profil Tanah dan Rencana Pondasi Sepanjang 20 meter

H a l a m a n 3 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

PENYELESAIAN:

Langkah 1: Menghitung tegangan vertikal efektif dan rata-ratanya sampai kedalaman Pondasi, L=20 m serta Daya Dukung Ujung
tiang sebagai tiang tunggal dalam kelompok, seperti Tabel C4.2

Tabel C4.2: Hitungan Tegangan Vertikal Efektif dan Daya dukung Ujung (Qp)
Data Tanah Tegangan Vertikal Efektif Tanah (kPa) Menentukan Tegangan Vertikal Eff. Rata-rata
Rata-Rata
Nilai tekanan
Luas
Tegangan Tegangan Tengah vertikal
Berat Tegangan bidang Cumm. Qp, kN
Vertikal Vertikal tekanan
Kedalaman (m) Volume cu, kPa L Vertikal tegangan L(i) Efektif
Tanah Efektif vertikal
(kN/m3) Air (kPa) (Ai) = L(i) (' vo(i)) ('vo(i))
(kPa) (kPa) Efektif
('vo(i)) =L(i)
('vo(i))
('vo(i))]/L(i)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
0,0 - 2,5 19,500 40,0 2,5 48,8 0,0 48,8 24,4 60,9 60,9 24,4 57,256
2,5 - 5,0 19,500 40,0 2,5 97,5 24,5 73,0 60,9 152,2 213,1 42,6 57,256
5,0 - 15,0 19,750 50,0 10,0 295,0 122,6 172,4 122,7 1227,0 1440,1 96,0 71,569
15,0 - 20,0 22,500 55,0 5,0 407,5 171,6 235,9 204,1 1020,7 2460,8 123,0 78,726
20,0 ∑ 𝑄𝑝 78,726
Keterangan:
Kolom (1); (2); (3) = data tanah
Kolom (4) = Tebal Lapisan Tanah (𝐿𝑖 )

Kolom (5) = Tegangan Vertikal Tanah = 𝜎𝑣(𝑖) = 𝛾𝑠(𝑖) . 𝐿𝑖 atau Kolom (2) x Kolom (4) secara kumulatif

Kolom (6) = Tegangan Vertikal akibat air = 𝜎𝑎(𝑖) = 𝛾𝑎𝑖𝑟 . 𝐿𝑖 atau 9,807 x Kolom (4) secara kumulatif
′ ′ ′
Kolom (7) = Tegangan Vertikal efektif tanah = 𝜎𝑣0(𝑖) = 𝜎𝑣(𝑖) − 𝜎𝑎(𝑖) atau Kolom (5) – (6)
′ ′ 1 ′
Kolom (8) = Nilai tengah Tegangan Vertikal efektif tanah = 𝜎𝑣0(𝑖) = 2 (𝜎𝑣0(𝑖) − 𝜎𝑣0(𝑖−1) )

H a l a m a n 4 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

′ ′
𝜎0(𝑖) +𝜎0(𝑖−1)
Kolom (9) = Luas bidang tegangan Vertikal efektif tanah = 𝐴𝑖 = 𝐿𝑖
2

Kolom (10) = Kumulatif Kolom (9)


′ 𝐴 +𝐴2 +⋯𝐴𝑛 𝐴
Kolom (11) = Rata-rata tekanan vertikal efektif untuk kedalaman setiap lapisan tanah, 𝜎̅0(𝑖) = 𝐿 1+𝐿 = ∑𝑛𝑖=1 𝐿 𝑖 , atau Kolom
1 2 +⋯+𝐿𝑛 𝑖
(10)/kedalaman setiap lapisan
1 1
Kolom (12) = Daya dukung ujung, 𝑄𝑝 = 𝑄𝑏 = 𝐴𝑏 𝑐𝑏 𝑁𝑐 , dimana 𝐴𝑏 = 4 𝜋𝐷2 = 4 𝜋(0,45)2 = 0,1590 𝑚2 , 𝑁𝑐 = 9 dan 𝑐𝑏 = nilai undrained
cohession pada setiap lapisan

Langkah 2: Menghitung Daya dukung kulit pondasi tiang dengan variasi α sebagai tiang tunggal dalam kelompok, hasilnya seperti
Tabel C4.3
Tabel C4.3: Hitungan Daya Dukung Selimut (Qs)
Terzaghi, Peck, Sladen (1992); Bowles, Randolph and Murphy
Tomlinson (2001;2015) Rata-Rata
Kedalaman (m) Mesri, (1996) (1997;2001) (1987)
𝑸𝒔(𝒊) , kN
𝜶(𝒊) 𝑸𝒔(𝒊) , kN 𝜶(𝒊) 𝑭(𝒊) 𝑸𝒔(𝒊) , kN 𝜶(𝒊) 𝑸𝒔(𝒊) , kN 𝜶(𝒊) 𝑸𝒔(𝒊) , kN
(1) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) (11)
0,0 - 2,5 0,740 104,615 0,500 1,0 70,686 0,4 56,563 0,442 62,453 73,579
2,5 - 5,0 0,740 104,615 0,780 1,0 110,258 0,5 72,733 0,516 72,965 90,143
5,0 - 15,0 0,680 480,664 1,000 1,0 706,858 0,7 474,022 0,693 489,739 537,821
15,0 - 20,0 0,650 252,702 1,000 1,0 388,772 0,7 279,269 0,748 290,742 302,871
∑ 𝑄𝑠(𝑖) 942,596 Qs = 1276,574 Qs = 882,587 Qs = 915,898 1004,414
Keterangan:
Kolom (1) = Kedalaman tanah
𝑐
Kolom (13) = Nilai α-Terzaghi, Peck, Mesri, (1996) dari Tabel untuk 𝑝𝑢 yang sesuai kedalaman
𝑎

Kolom (14) = Daya dukung kulit, 𝑄𝑠(𝑖) = ∑𝑛𝑖=1 𝐴𝑠(𝑖) 𝑓𝑠(𝑖) ,


dimana 𝐴𝑠(𝑖) = 𝑝. ∆𝐿𝑖 , dengan 𝑝 = 1,414 m, 𝑓𝑠(𝑖) = 𝛼𝑖 . 𝑐𝑢(𝑖) atau Kolom (13) x
Kolom (4) x 1,414 x Kolom (3) yang sesuai kedalaman

H a l a m a n 5 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝑐𝑢 𝑐
Kolom (15) = Nilai α-Tomlinson (2001;2015), dari Gambar atau untuk ′ ≤ 0,35 → 𝛼𝑝 = 1; dan 0,35 ≤ 𝜎′𝑢 ≤ 0,35 → 𝛼𝑝 =
𝜎𝑣0 𝑣0
0,5−1,0 𝑐𝑢 𝑐𝑢
(0,8−0,35) (𝜎′ − 0,8) + 0,5; serta 𝜎′ ≥ 0,80 → 𝛼𝑝 = 0,5
𝑣0 𝑣0
𝐿 𝐿
Kolom (16) = Nilai Faktor kedalaman 𝐹(𝑖) , Tomlinson (2001;2015) dari Gambar, atau untuk ≤ 50 → 𝐹 = 1,0; dan 50 ≤ 𝐵 ≤ 120 →
𝐵
0,7−1,0 𝐿 𝐿
𝐹 = (120−50) (𝐵 − 120) + 0,7; serta 𝐵 ≥ 120 → 𝐹 = 0,7
Kolom (17) = Daya dukung kulit, 𝑄𝑠(𝑖) = ∑𝑛𝑖=1 𝐴𝑠(𝑖) 𝑓𝑠(𝑖) , dimana 𝐴𝑠(𝑖) = 𝑝. ∆𝐿𝑖 , dengan 𝑝 = 1,414 m, 𝑓𝑠(𝑖) = 𝛼𝑖 . 𝑐𝑢(𝑖) atau Kolom (16) x
Kolom (15) x Kolom (4) x 1,414 x Kolom (3) yang sesuai kedalaman
0,45
̅′
𝜎
Kolom (18) = Nilai α- Sladen (1992); Bowles, (1997;2001) dengan 𝛼 = 𝐶 (𝑐 0 ) , yang sesuai kedalaman
𝑢

Kolom (19) = Daya dukung kulit, 𝑄𝑠(𝑖) = ∑𝑛𝑖=1 𝐴𝑠(𝑖) 𝑓𝑠(𝑖) , dimana 𝐴𝑠(𝑖) = 𝑝. ∆𝐿𝑖 , dengan 𝑝 = 1,414 m, 𝑓𝑠(𝑖) = 𝛼𝑖 . 𝑐𝑢(𝑖) atau Kolom (18) x
Kolom (4) x 1,414 x Kolom (3) yang sesuai kedalaman
𝑐 −0,5 𝑐𝑢 𝑐 −0,25 𝑐𝑢
Kolom (20) = Nilai α- Randolph and Murphy (1987) dengan 𝛼 = 𝐶 (𝜎̅𝑢′ ) → 𝑓𝑜𝑟 ̅0′
≤ 1 dan 𝛼 = 𝐶 (𝜎̅𝑢′ ) → 𝑓𝑜𝑟 ̅0′
> 1 , yang
0 𝜎 0 𝜎
sesuai kedalaman
Kolom (21) = Daya dukung kulit, 𝑄𝑠(𝑖) = ∑𝑛𝑖=1 𝐴𝑠(𝑖) 𝑓𝑠(𝑖) , dimana 𝐴𝑠(𝑖) = 𝑝. ∆𝐿𝑖 , dengan 𝑝 = 1,414 m, 𝑓𝑠(𝑖) = 𝛼𝑖 . 𝑐𝑢(𝑖) atau Kolom (20) x
Kolom (4) x 1,414 x Kolom (3) yang sesuai kedalaman
Kolom (22) = Kolom [(21) + (19) + (17) + (14)]/4

H a l a m a n 6 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

Langkah 3: Menghitung Kapasitas Daya Dukung Kelompok sebagai Tiang Tunggal

Dari Tabel didapatkan Kapasitas Daya Dukung Tiang Tunggal. Konfigurasi tiang 3 x
4, maka 𝑛1 = 3; dan 𝑛2 = 4;

∑ 𝑄𝑢 = [𝑛1 𝑛2 (𝑄𝑝 + 𝑄𝑠 )]

𝑄𝑝 = 𝐴𝑝 [9 𝑐𝑢(𝑝) ]

𝑄𝑠 = ∑ 𝛼 𝑝𝑔 𝑐𝑢 ∆𝐿

∑ 𝑄𝑢 = 𝑛1 𝑛2 (9𝐴𝑝 𝑐𝑢(𝑝) + 𝛼 𝑝 𝑐𝑢 ∆𝐿)

Mempermudah hitungan dengan membuat tabulasi, seperti Tabel C4.4

Tabel C4.4: Hasil hitungan Daya Dukung

Kapasitas Daya
Daya
Daya Dukung dukung Kelompok
Metode 𝜶 Dukung
Kulit, 𝑄𝑠 kN sebagai tiang
Ujung, 𝑄𝑝 kN
tunggal, ∑ 𝑄𝑢 kN
Terzaghi, Peck, Mesri,
942,596 12255,863
(1996)
Tomlinson (2001;2015) 1276,574 16263,606
Sladen (1992); Bowles,
882,587 11535,765
(1997;2001)
Randolph and Murphy 78,726
(1987), atau Modified by
API/ American 915,898 11935,497
Petroleum Institute
(2007)
Rata-Rata 1004,414 12997,683

Langkah 4: Menghitung Kapasitas batas Tiang Kelompok sebagai keruntuhan blok,


∑ 𝑄𝑢

∑ 𝑄𝑢 = 𝐿𝑔 𝐵𝑔 9 𝑐𝑢(𝑝) 𝑁𝑐∗ + ∑ 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 )𝑐𝑢 ∆𝐿

𝐷
𝐿𝑔 = (𝑛1 − 1)𝑑 + 2 ( ) = 3 𝑥 0,900 + 0,45 = 3,15 𝑚
2

𝐷
𝐵𝑔 = (𝑛2 − 1)𝑑 + 2 ( ) = 2 𝑥 0,900 + 0,45 = 2,25 𝑚
2

H a l a m a n 7 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝐿𝑔 3,15 𝐿 20
= 2,25 = 1,400 dan 𝐵 = 2,25 = 8,89 digunakan untuk mencari nilai 𝑁𝑐∗ , yang diplotkan
𝐵𝑔 𝑔

dalam Gambar C4.3.

Gambar C4.3: Menentukan nilai 𝑁𝑐∗ = 8,65 (Grafik)

Menggunakan Pers: Hannigan P. , Goble, Likins, & Rausche, (2006)

𝐿 𝐵𝑔
𝑁𝑐∗ = 5 (1 + ) (1 + ) ≤ 9,00
5𝐵𝑔 5𝐿𝑔

20 2,2
𝑁𝑐∗ = 5 (1 + ) (1 + ) = 16,09 > 9
5 (2,2) 5 (3,1)

Maka digunakan 𝑁𝑐∗ = 8,65

∑ 𝑄𝑢 = 𝐿𝑔 𝐵𝑔 𝑐𝑢(𝑝) 𝑁𝑐∗ + ∑ 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 )𝑐𝑢 ∆𝐿

∑ 𝑄𝑢 = 𝐿𝑔 𝐵𝑔 𝑐𝑢(𝑝) 𝑁𝑐∗ + 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 )𝑐𝑢(1) 𝐿1 + 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 )𝑐𝑢(2) 𝐿2 + 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 )𝑐𝑢(3) 𝐿3

∑ 𝑄𝑢 = 𝐿𝑔 𝐵𝑔 𝑐𝑢(𝑝) 𝑁𝑐∗ + 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 ){(𝑐𝑢(1) 𝐿1 ) + (𝑐𝑢(2) 𝐿2 ) + (𝑐𝑢(3) 𝐿3 )}

∑ 𝑄𝑢 = (3,15)(2,15)(8,65) + 2(3,15 + 2,15){(40)(5) + (50)(10) + (55)(5)}

= 3371,878 + 10530 = 13901,878 𝑘𝑁

H a l a m a n 8 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

Tiang kelompok sebagai tiang tunggal (Piles acting as a single), dengan


menggunakan nilai rata-rata dari α, didapatkan (Langkah 3), ∑ 𝑄𝑢 = 12997,683 𝑘𝑁
dan sebagai keruntuhan blok (Piles acting as group), ∑ 𝑄𝑢 = 13901,878 𝑘𝑁, sehingga
nilai yang digunakan dalam kelompok adalah tiang sebagai tiang tunggal, ∑ 𝑄𝑢 =
12997,683 𝑘𝑁.

Langkah 5: Menghitung Kapasitas Ijin Tiang Kelompok (∑ 𝑄𝑎𝑙𝑙 )

Menggunakan nilai Faktor keamanan, SF =4

∑ 𝑄𝑢 12997,683
∑ 𝑄𝑔(𝑎𝑙𝑙) = = = 3249,42 𝑘𝑁
𝑆𝐹 4

Langkah 6: Menghitung Efesiensi Tiang Kelompok (𝜂) dan Kapasitas Ijin Tiang
Kelompok (∑ 𝑄𝑎𝑙𝑙 )

Menggunakan Metode Converse–Labarre, menghitung efesiensi tiang

(𝑛1 − 1)𝑛2 + (𝑛2 − 1)𝑛1


𝜂 = 1−[ ]𝜃
90𝑛1 𝑛2

𝐷
dimana 𝜃, dalam derajat 𝜃 = tan−1 (𝑑 )

Diketahui jarak antar tiang pusat-ke-pusat 𝑑 = 900 𝑚𝑚.

450
𝜃 = tan−1 ( ) = 26,56510
900

(3 − 1)4 + (4 − 1)3
𝜂 = 1 − {[ ] 26,56510 } = 0,5818
90𝑥4𝑥3

𝜂 ∑ 𝑄𝑔(𝑎𝑙𝑙) = 0,5818 𝑥 3249,42 𝑘𝑁 = 1890,66 𝑘𝑁 ≈ ∑ 𝑄𝑎𝑙𝑙 = 189 𝑇𝑜𝑛

Jadi Kemampuan kelompok tiang dengan konfiguarsi 3 x 4 dan SF=4 menahan beban
sebesar 189 Ton, beban yang akan bekerja 180 Ton, jadi pondasi kelompok masih
mampu menahan beban.

𝑄𝑊 = 180 𝑇𝑜𝑛 < ∑ 𝑄𝑎𝑙𝑙 = 189 𝑇𝑜𝑛 → 𝑃𝑜𝑛𝑑𝑎𝑠𝑖 𝐴𝑚𝑎𝑛

H a l a m a n 9 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

MENGHITUNG PENURUNAN TIANG KELOMPOK

2. Penurunan Elastis (elastis Settlement of Pile):

Total penurunan elastis (penurunan segera) dinyatakan dengan beban 𝑄𝑊

𝑆𝑒(𝑔) = 𝑆𝑒(1) + 𝑆𝑒(2) + 𝑆𝑒(3)

Dimana:

𝑆𝑒(𝑔) = total penurunan elastis

𝑆𝑒(1) = penurunan elastis tiang

𝑆𝑒(2) = Penurunan elastis yang disebabkan beban di ujung tiang (daya dukung ujung)

𝑆𝑒(3) = Penurunan elastis yang disebabkan beban di sepanjang selimut tiang (daya
dukung selimut)

(𝑄𝑤𝑝 + 𝜉𝑄𝑤𝑠 )𝐿
𝑆𝑒(1) =
𝐴𝑝 𝐸𝑝

Dimana:

𝑄𝑤𝑝 = Beban yang ditahan di ujung tiang dengan kondisi beban yang bekerja (𝑄𝑊 )

𝑄𝑤𝑠 = Beban yang ditahan di sepanjang tiang dengan kondisi beban yang bekerja,
(𝑄𝑊 )

𝐴𝑝 = luas penampang

𝐸𝑝 = Modulus elastisitas tiang

𝜉 = nilai variasi magnitude sebesar 0,5 – 0,67 tergantung dari distribusi unit satuan
daya dukung selimut sepanjang tiang.

(𝑞𝑤𝑝 𝐷)
𝑆𝑒(2) = (1 − 𝜇𝑠2 )𝐼𝑤𝑝
𝐸𝑆

𝑄𝑤𝑝
𝑞𝑤𝑝 =
𝐴𝑝

𝑞𝑤𝑝 = unit satuan kapasitas daya dukung ujung

H a l a m a n 10 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝐷 = Lebar atau diameter tiang

𝐴𝑝 = Luas penampang

𝜇 = Rasio angka poisson

𝐼𝑤𝑝 = Faktor pengaru sekitar 0,85

𝐸𝑆 = modulus elastisitas tanah

𝑄𝑤𝑠 𝐷
𝑆𝑒(3) = ( ) ( ) (1 − 𝜇𝑠2 )𝐼𝑤𝑠
𝑝. 𝐿 𝐸𝑆

Dimana:

𝑄𝑤𝑠 = Beban yang ditahan di sepanjang tiang dengan kondisi beban yang bekerja,
(𝑄𝑊 )

𝑄𝑤𝑠
= 𝑞𝑤𝑠 = unit satuan daya dukung kulit
𝑝.𝐿

𝑝 = keliling penampang

𝐿 = kedalaman tiang

𝐷 = Lebar atau diameter tiang

𝐸𝑆 = modulus elastisitas tanah

𝜇 = Rasio angka poisson

𝐼𝑤𝑠 = faktor pengaruh

𝐿
𝐼𝑤𝑠 = 2 + 0,35√
𝐷

Dari penyelesaian Soal Daya dukung yang mampu ditahan sebesar (berlaku sebagai
taing tunggal):

𝜂 = 0,5818

𝑛1 . 𝑛2 ∑ 𝑄𝑝(𝑔) 944,712
∑ 𝑄𝑝(𝑔) = 𝑄𝑤𝑝(𝑔) = 𝜂. = 0,5818. = 137,420 𝑘𝑁 ≅ 13,7 𝑇𝑜𝑛
𝑆𝐹 4

∑ 𝑄𝑠(𝑔) = 𝑄𝑊𝑆(𝑔) = (3 𝑥 4 𝑥 1004,414) = 12052,97 𝑘𝑁

H a l a m a n 11 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝑄𝑆(𝑔) 12052,97
𝑄𝑊𝑆(𝑔) = 𝜂. = 0,5818 ( ) = 1753,24 𝑘𝑁 ≅ 175,3 𝑇𝑜𝑛
4 4

Beban yang harus ditahan 𝑄𝑊 = 180 𝑇𝑜𝑛, kemampuan pondasi menahan


beban sebesar 𝑄𝑊(𝑔) = 13,7 + 175,3 = 189 𝑇𝑜𝑛, jadi beban yang bekerja
digunakan berdasarkan kemampuan mendukung beban digunakan:
𝑄𝑊 = 189 𝑇𝑜𝑛 ≅ 1890 𝑘𝑁
Nilai modulus elastisitas tanah di ujung bawah tiang,
𝐸𝑆 = 25 𝑀𝑃𝑎 ≅ 25 𝑥 103 𝑘𝑃𝑎
Kuat Tekan Tiang beton 𝑓𝑐′ = 25 𝑀𝑃𝑎, Modulus Tiang (material beton), 𝐸𝑃 =
4700√𝑓𝑐′ = 4700√25 = 23500 𝑀𝑃𝑎 ≅ 23,5 𝑥 106 𝑘𝑃𝑎
Rasio angka poisson, 𝜇𝑠 = 0,35 dan 𝜉 = 0,65

Panjang tiang (L) = 20 meter, 𝐿𝑔 = 3,15 𝑚; dan 𝐵𝑔 = 2,25 𝑚

𝑄𝑊 = 𝑄𝑊(𝑔) = 1890 𝑘𝑁

𝑄𝑊𝑆(𝑔) = 1753,24 𝑘𝑁

𝑄𝑊𝑃(𝑔) = 𝑄𝑊(𝑔) − 𝑄𝑊𝑆(𝑔) = 137,42 𝑘𝑁

𝐴𝑝(𝑔) = 𝐿𝑔 𝑥 𝐵𝑔 = 7,0875 𝑚2

(𝑄𝑤𝑝 + 𝜉𝑄𝑤𝑠 )𝐿 ((137,42) + (0,65) (1753,24))20


𝑆𝑒(1) = = = 0,00015335 𝑚
𝐴𝑝 𝐸𝑝 (7,0875)(23,5 𝑥 106 )
= 0,15335 𝑚𝑚

𝑄𝑤𝑝 137,42
𝑞𝑤𝑝 = = = 19,3891 𝑘𝑃𝑎
𝐴𝑝 7,0875
𝐷 = 𝐵𝑔 = 2,25 𝑚

(𝑞𝑤𝑝 𝐷) (19,3891)(2,25)
𝑆𝑒(2) = (1 − 𝜇𝑠2 )𝐼𝑤𝑝 = [ ] (1 − 0,352 )(0,85) = 0,001302 m
𝐸𝑆 25000

= 1,30156 mm

𝑄𝑤𝑠 𝐷
𝑆𝑒(3) = ( ) ( ) (1 − 𝜇𝑠2 )𝐼𝑤𝑠
𝑝. 𝐿 𝐸𝑆

𝐿 20
𝐼𝑤𝑠 = 2 + 0,35√ = 2 + 0,35√ = 3,0435
𝐷 2,25

H a l a m a n 12 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝑝 = 2(𝐿𝑔 + 𝐵𝑔 ) = 10,8 𝑚

1753,24 2,25
𝑆𝑒(3) = ( )( ) (1 − 0,352 )(3,0435) = 0,001951 𝑚 = 1,95097 𝑚𝑚
10,8 (20) 25000

𝑆𝑒(𝑔) = 𝑆𝑒(1) + 𝑆𝑒(2) + 𝑆𝑒(3) = 3,40588 𝑚𝑚

3. Menghitung penurunan Konsolidasi


Menggambarkan Distribusi Tekanan dengan kemiringan 2V:1H (2:1 stress
distribution method.) dari 2/3 L (13,33 meter dari permukaan), hasilnya seperti
Gambar C4.4.

Gambar C4.4: Distribusi Tekanan

∑ 𝑄𝑊 = 𝑄𝑔 = 1890 𝑘𝑁

Panjang tiang (L) = 20 meter, 𝐿𝑔 = 3,15 𝑚; dan 𝐵𝑔 = 2,25 𝑚

Penambahan tegangan efektif (increase in effective stress) di tengah setiap lapisan


tanah 𝑄𝑔 , persamaannya

H a l a m a n 13 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017

𝑄𝑔
𝛥𝜎𝑖′ =
(𝐵𝑔 + 𝑧𝑖 )(𝐿𝑔 + 𝑧𝑖 )

1 2
Pada lapisan 𝑧1 = 2 [𝐿3 + (𝐿1 + 𝐿2 ) − 3 𝐿] = 5,833 𝑚 dari titik awal distribusi tegangan
2
yaitu 3 𝐿 = 13,333 𝑚 dari permukaan

Penambahan Tegangan sebesar, 𝛥𝜎1′

1890
𝛥𝜎1′ = = 26,0276 𝑘𝑃𝑎
(2,25 + 5,8333)(3,15 + 5,8333)

Pada titik 𝑧1 dari permukaan, 13,33+ 5,83 m =19,167 m


𝜎(1) = 2,5(19,5) + (2,5)(19,5 − 9,807) + 10(19,75 − 9,807) + (5,8333 − (15
2
− 𝐿)(22,5 − 9,807) = 225,30 𝑘𝑃𝑎
3
′ ′
𝐶𝑐(1) 𝐻1 𝜎0(1) + ∆𝜎(1)
∆𝑆𝑐(1) =[ ] log [ ′ ]
1 + 𝑒0(1) 𝜎0(1)

(0,22)(11,67) 225,30 + 26,0276


∆𝑆𝑐(1) = [ ] log [ ] = 0,071684 𝑚 = 71,684 𝑚𝑚
1 + 0,70 225,3
2
Pada titik 𝑧2 dari titik awal distribusi tegangan yaitu 3 𝐿 = 13,333 𝑚 dari permukaan,
𝐿4
11,67 m + =13,167 m
2

1890
𝛥𝜎2′ = = 7,5135 𝑘𝑃𝑎
(2,25 + 13,167)(3,15 + 13,167)


𝜎(2) = 2,5(19,5) + (2,5)(19,5 − 9,807) + 10(19,75 − 9,807) + (10)(22,5 − 9,807)
3
+ (19,75 − 9,807) = 314,257 𝑘𝑃𝑎
2

(0,25)(3) 314,257 + 7,5135


∆𝑆𝑐(2) = [ ] log [ ] = 0,0043977 𝑚 = 4,398 𝑚𝑚
1 + 0,75 314,257
2
Pada titik 𝑧3 dari titik awal distribusi tegangan yaitu 3 𝐿 = 13,333 𝑚 dari permukaan,
𝐿5
11,67 m +3+ =16,67 m
2

1890
𝛥𝜎3′ = = 5,0418 𝑘𝑃𝑎
(2,25 + 16,67)(3,15 + 16,67)

H a l a m a n 14 | 15
Contoh Pondasi Tiang Kelompok By: Mulyono,T@2017


𝜎(3) = 2,5(19,5) + (2,5)(19,5 − 9,807) + 10(19,75 − 9,807) + 10(22,5 − 9,807)
4
+ 3(19,75 − 9,807) + (20,20 − 9,807) = 349,9575 𝑘𝑃𝑎
2

(0,26)(4) 349,9575 + 5,0418


∆𝑆𝑐(3) = [ ] log [ ] = 0,0027222 𝑚 = 2,722 𝑚𝑚
1 + 0,78 349,9575

Sehingga Total Penurunan Konsolidasi

∆𝑆𝑐(𝑔) = ∆𝑆𝑐(1) + ∆𝑆𝑐(2) + ∆𝑆𝑐(3) = 78,804 𝑚𝑚

Penurunan Elastis + Penurunan Konsolidasi

𝑆𝑒(𝑔) + 𝑆𝐶(𝑔) = 3,406 𝑚𝑚 + 78,804 𝑚𝑚 = 82,210 𝑚𝑚 = 3,237 𝐼𝑛𝑐ℎ

H a l a m a n 15 | 15