Anda di halaman 1dari 13

PERKULIAHAN DIAGNOSA KLINIK

DENGAN TATAP MUKA SINKRON MAYA


18 Maret 2010

DARAH DAN ORGAN PEMBENTUK DARAH

Fasilitator: A.A. Saung Kendran

PERHATIAN:

1. KORTI SEGERA MENGIRIM KE MASING MASING MAHASISWA


(PALING LAMBAT PK. 9.00 WITA, TGL 18-3-20

2. MATERI INI DIBACA, DIPAHAMI DAN DIJAWAB PERTANYAANNYA

3. JIKA BELUM PAHAM AKAN DIBERI PEMAHAMAN LEWAT EMAIL, WA,


TELPON

4. LANGSUNG PAKAI LEMBARAN INI DAN DIJAWAB LANGSUNG JANGAN


PAKAI LEMBARAN LAIN.

5. KIRIM KE EMAIL: gungkendran@gmail.com paling lambat diterima tanggal 18


Maret 2020 PUKUL 18.00 WITA

6. YANG TERLAMBAT NYETOR ATAU LEWAT PK 18.00 BERARTI TIDAK


HADIR DALAM PERKULIAHAN.
Nama : I Made Gede Wijaya Kusuma
Nim : 1809511107
Kelas : D

Slide 1

Slide 2

Definisi Darah adalah : cairan tubuh yang terbuat dari jaringan-jaringan hidup,
mengalir di seluruh bagian tubuh melalui kumpulan jaringan pembuluh darah yang
memiliki fungsi penting diantaranya mengirimkan nutrien atau zat gizi kepada
sel/jaringan di dalam tubuh, membuang limbah pada proses metabolisme, sebagai
pertahanan tubuh (sel darah putih), menghantarkan oksigen ke seluruh jaringan/organ
pada tubuh (sel darah merah), serta membantu penyembuhan luka goresan
(trombosit). Darah secara garis besar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian cair dan
padat. Bagian cair berupa plasma yang kaya akan protein, sedagkan bagian padat
berupa sel darah merah, sel darah putih, dan platelets.
Bentuk sel darah merah pada mamalia : berbentuk bulat dengan cekungan di kedua
sisinya (bikonkaf) dan tidak memiliki inti/ nukleus.
Pada unggas atau reftil adalah :berbentk lonjong atau bulat telur dan memilki inti
sel di dalamnya.

Slide 3

Darah terdiri dari bagian yang padat sebutkan : 1. Red Blood Cell atau Sel Darah
Merah. 2. White Blood Cell atau Sel Darah Putih dan 3. Keping Darah/ Trombosit
atau Platelets

Bagian yang cair sebutkan : Plasma atau Serum (tanpa anti-koagulan)

Apa fungsi bagian padat dan apa fungsi bagian yang cair :
1. Sel darah merah atau eritrosit adalah komponen yang berfungsi untuk
menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh, dan membawa kembali karbondioksida ke
paru-paru,
2. Sel darah putih atau leukosit adalah komponen yang berfungsi sebagai simtem
pertahanan tubuh terhadap adanya infeksi atau radang.
3. Platelets/ trombosit adalah komponen darah yang berperan dalam pembekuan
darah atau proses penutupan luka.
4. Plasma adalah komponen cair dari darah yang banyak memiliki fungsi penting
diantaranya membantu mengontrol tekanan darah serta volumenya, mensuplasi
protein dalam proses pembekuan darah, serta membawa mineral-mineral ke otot dan
menjaga keseimbangan kadar asam di dalam tubuh.

Slide 4

Apa peran Fe (iron) dalam hemoglobin : peran Fe (zat besi) di dalam hemoglobin
adalah untuk mengikat dan menghantarkan oksigen ke jaringan tubuh dan dan
mengangkut elektron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.

Slide 5
Sel darah putih (leukosit) berfungsi untuk : kekebalan tubuh terhadap adanya
infeksi atau radang.

Masing-masing jenis sel darah putih bisa bertambah dan bisa berkurang
Dalam keadaan apa bisa bertambah jumlahnya ? Reaksi tubuh terhadap adanya
infeksi atau radang.
Dalam keadaan apa bisa berkurang jumlahnya ? Infeksi, misalnya pada sepsis,
terpapar penyakit HIV/AIDS dan kelainan bawaan seperti myelokathexis
Bagaimana hasil pemeriksaan klinis ciri2 hewan mengalami peradangan ?
Timbulnya gejala klinis yang khas yaitu calor, tumor, dolor, rubor dan functio laesa

Slide 6

Lihat gambar diatas, sebutkan ciri2 masing-masing leukosit :


1. Neutrofil memiliki granula dan disebut sebagai polymorphonuclear
2. Bands merupakan sel neutrophil yang belum matang, dimana dalam infeksi
diproduksi secara tinggi
3. Limfosit berinti satu sel dengan warna ungu, sitoplasma sedikit dan berwarna
biru muda dan tidak memiliki granul
4. Monosit memiliki bentuk seperti kacang, Memiliki sifat fagosit dan motil dengan
nukleus bulat dan tidak bergeranul
5. Eosinophil mempunyai nukleus dengan jumlah dua lobus, berwarna kemerahan,
dan bergeranul
6. Basophil berwarna biru, bergeranul dan inti tidak bersegmen

Slide 7

Baca slide 7 baca dan pahami.

Faktor pembekuan adalah termasuk protein, jika kita ingin menentukan


Kadar protein total sebaiknya kita mengambi plasma atau serum? Plasma
Jelaskan alasannya.: Plasma masih mengandung semua jenis protein, nutrisi dan
faktor-faktor pembekuan darah seperti fibrinogen. Sehingga, jika ingin mengukur
kadar protein total lebih baik menggunakan plasma.

Slide 8
Lihat side 8 akan nampak lebih jelas perbedaan pasma dengan serum
Paham ? Sudah paham dok

Slide 9

Baca slide 9 apakah anda paham


Jika belum paham, dibagian kata atau kalimat yang mana atau
pengertian mana yang belum dipahami? Sudah paham dok

Slide 10
Baca Slide 10 anda paham?

Coba sambil mengingatkan anatomi tulis dimana letak Hati dan Limpa pada anjing.
Jawab : letak hati dan limpa pada anjing terletak pada regio abdomen bagian
dexter.

Slide 11

Ini gambar sistem pembentukan darah,


Sel darah merah (eritrosit) berasal dari proeritroblas
Sel darah putih (leukosit )granulosit berasal dari myeloblas yag agranulosit
Berasal dari hemositoblas.
Trombosit berasal dari megakarioblas.
Paham ? Sudah paham dok
Slide 12

Semakin banyak dan lengkap pertanyaan maka kita akan semakin cermat
Dan tepat untuk mendiagnosa penyakit serta pengobatannyapun akan lebih tepat.
Paham ? Sudah paham dok

Slide 13

Setelah bertanya kita harus melakukan pemeriksaan fisik


seperti slide 13 dan 14
Paham ? Sudah paham dok

Slide 14
Paham ?
Ada pertanyaan? Sudah paham dok
Slide 15

Anjing ini memperlihatkan tanda tidak ada nafsu makan (gejala umum dari penyakit)
Salah satu bisa karena gangguan fungsi darah dan organ pembentuk darah.

Paham? Sudah paham dok

Slide 16
Untuk menghitung jumlah sel darah diperlukan sample darah yang didapat
Dengan cara ditambah antikoagulan atau tidak ? Iya, ditambahkan antikoagulan
(EDTA) agar sampel darah yang akan diperiksa tidak mengalami pembekuan.
Sehingga bagian cair (plasma) yang didapatkan, protein dan faktor
pembekuannya masih utuh, sehingga kadar total dapat dihitung.

Slide 17

JIka nilai PCV meningkat terjadi pada hewan yang mengalami ?


• Kelainan pada sumsum tulang belakang yang menyebabkan produksi sel darah
merah yang tidak terkendali, yang dimana karena produksi oksigen dalam tubuh yang
terlalu banyak yang akan menyebabkan kerusakan kerusakan sel dan juga jaringan
Jika nilai PCV menurun terjadi pada hewan yang mengalami ?
• Dapat menyebabkan anemia, dimana dapat disebabkan oleh def fe (besi) sehingga
produksi eritrosit pada sumsum tulang belakang tidak normal
JIka hewan megalami diare berdarah maka nilai PCV nya bisa:
• Menurun, disebabkan pada saat diare berdarah hewan tersebut akan banyak
kehilangan darah. Sehingga perlu memberikan fe yang bertujuan untuk menaikkan
nilai dari PCV

Slide 18

Lihat cara pemerksaan membran mukosa mata…..membran mukosa anemis


Paham? Sudah paham dok

Slide 19

Lihat cara pemeriksaan membran mukosa mulut…. membran mukosa anamis


Paham? Sudah paham dok

Slide 20

Membran Mukosa ikterus


Paham ? Sudah paham dok.