Anda di halaman 1dari 15

PENDAHULUAN

• Q fever : zoonosis tersebar luas


di seluruh dunia, 51 negara

• Penyebab : Coxiella burnetii

• Hewan perantara sangat berperan :


mamalia, burung, dan arthropoda,
khususnya caplak.
Gejala Klinis
• Hewan : Sub klinis, anoreksia,
gangguan pernapasan dan
reproduksi

• Manusia: Akut – menyerupai influenza


Angka morbiditas 30-50 %
Kronis fatal
Angka mortalitas 1 – 2 %
Sejarah

Q fever dari kata Query


dicetuskan oleh Edward
Holbrook Derrick (1937).
Kejadian di Queensland,
Australia.

Macfarlane Burnet ; penyebab


Q Fever adalah rickettsia.
Herald R Cox ; Coxiella burnetii
Q fever :

Ancaman bagi pekerja


di peternakan, RPH,
tenaga laboratorium,
penduduk urban di
daerah perkotaan
• Q fever .................

Penularan melalui kontak


langsung (makanan, susu, aerosol),
transfusi darah, luka pada kulit.

Caplak dapat sebagai perantara


pada hewan tetapi tidak pada
manusia (Maurine dan Raoult
1999).
MEKANISME PENYEBARAN Q FEVER
Caplak dan vektor lain

Hewan liar Ternak; Sapi, Domba, Kambing

Produk kelahiran, feses, urine Susu, daging

Ingesti
Aerosol

Kontaminasi
Q Fever pada manusia
Mesin pemotong bulu,tanah,
lingkungan
Dampak jangka panjang
Fatal bagi manusia
Kegagalan fungsi hati dan
endokarditis

Masalah Kesehatan masyarakat


Amerika Serikat, Australia, Eropa,
Asia termasuk Jepang. Indonesia

Berpotensi sarana bioterorisme


• Di Indonesia : - Letak geografis
- Era globalisasi

• Data WHO 1955,


• Data seroepidemiologi 1978 ,
• Laporan Miyashita (2001), Richard et
al. (2003)
• Penelitian 2006
• Impor Indonesia
• Masuk dalam Undang-2 penyakit
Sapi, susu
METODE IDENTIFIKASI
SPECIMEN

Hati dan jantung darah

Ekstraksi DNA serum

Indirect
First dan Nested- PCR immunoflourescent
Antibody
Uji Indirect Immunofluorescence
Antibody (IFA)
• IFA mrpk metode diagnostik serologis (gold
standard) utk mengetahui level imunoglobulin (Ig)
M, G dan A (Setiyono et al. 2005).
• Coating antigen inaktif C.burnetii NM-2 ATCC pada
gelas objek 18 multiple slide modifikasi ICN
• Serum (dari contoh darah) pengenceran 1: 16
sampai 1: 512
• Inkubasi dan dicuci
• Anti-goat IgG yang dilabel Isothyocianate
flourescent (Sigma) dlm Evans Blue
• Mounting dgn glycerol-PBS 50 %
• Diperiksa menggunakan mikroskop Flourescence
Alat-alat penelitian
LAMINAR FLOW
Pemeriksaan IFA

Gambar 8 Imunoflouresen dari contoh seropositif IFA


(pembesaran 200x)
Pendaran yang merata seperti pasir yang berwarna hijau
merupakan ciri khas dari C. burnetii.