Anda di halaman 1dari 3

Hasil Pemeriksaan Tada Vital

Tanda Vital Hasil Pemeriksaan Kadar Normal Keterangan


BP 154/96 mmHg 120/80 mmHg Hipertensi
HR 85/menit 60-100/menit Normal
RR 14/menit 12-16/menit Normal
WT 82,1 Kg BMI pasien : 32,07
Obesitas
TB 160 cm BMI normal : 23-29,9
Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan Hasil Pemeriksaan Kadar Normal Keterangan
Na 138 mEq/L 135-144 mEq/L Normal
K 3,3 mEq/L 3,6-4,8 mEq/L Kurang
Cl 105 mEq/L 97-106 mEq/L Normal
Glu 160 mg/dL <126 mg/dL Tinggi
BUN 12 mg/dL 6-23 mg/dL Normal
Scr 0,9 mg/dL 0,8-1,3 mg/dL Normal
Hgb 13,4 g/dL 12-16 g/dL Normal
Hct 38 % 35-45 % Normal
RBC 4,0 x 106/mm3 3,8-5,0 x 106/mm3 Normal
Plt 264 x 103/mm3 170-380 x 103/mm3 Normal
WBC 5,8 x 103/mm3 3,2-10 x 103/mm3 Normal
UA 5,6 mg/dL 2,3-6,6 mg/dL Normal
TSH 2,33 mIU/L 0,27- 5mIU/L Normal
A1C 7,1% ≤ 6,5 % Tinggi
ALP 180 IU/L 30-130 IU/L Tinggi
Total Bili 0,5 mg/dL ≤ 1,4 mg/dL Normal
Alb 4,5 g/dL 3,5-5 g/dL Normal
Total Chol 261 mg/dL ≤ 200 mg/dL Tinggi
HDL 62 mg/dL 30-70 mg/dL Normal
LDL 120 mg/dL < 130 mg/dL Normal
Trigliserida 396 mg/dL 35-135 mg/dL Tinggi

1. Apa tanda, gejala, hasil laboratorium yang menunjukkan pasien menderita sindrom
cushing?
Jawaban
Sindrom Cushing terjadi saat jumlah kortisol lebih tinggi dari jumlah normalnya dalam
tubuh.
1) Pasien sering mengeluhkan fisiknya mudah lelah dan lemas
(Kenaikan kortisal menyebabkan kerusakan otot, tulang, dan kulit )
2) Hasil pemeriksaan lab A1C dan Kadar glucose pada pasien melebihi batas
normal
(Kenaikan Kortisol juga menyebabkan kadar glukosa dalam darah naik)
3) Obesitas dilihat dari nilai BMI pasien melebihi 29,9 yaitu 32,07 , kadar kolestrol
dan trigliserida melebihi kadar normal
(Peningkatan kadar glukosa dalam darah mengarah ke tingkat insulin yang tinggi,
insulin pada mekanismenya menargetkan sel lemak adiposit, dalam sel adipositt
mengaktifkan lipoprotein lipase yang membantu penumpukan adiposit sehingga
menyababkan obesitas)
4) Pasien mengalami hipertensi dengan tekanan darah 154/96 mmHg, saat
hipertensi kadar kalium turun
(Tingginya jumlah kortisol dapat menyebabkan hipertensi karena kortisol
memperkuat efek katekolamin pada pembuluh darah)
5) Pasien mengalami depresi adalah satu tanda sindrom cushing
2. Apa tujuan pengobatan farmakoterapi pada kasus ini ?
Jawaban
Tujuan pengobatan farmakoterapi pada kasus ini adalah megendalikan hipersekresi
hormone ACTH
3. Apa terapi nondrug dan intruksi yang berguna untuk pasien ini ?
Jawaban
Terapi nondrug yang bisa digunakan pasien ini adalah mengurangi penggunaan
pil KB (steroid sintetik) sebab pasine mengalami sindrom cushing akibat penggunaan
steroid jangkan panjang. Terapi lain tidak dapat digunakan pada kasus ini seperti
pembedahan atau radioterapi hanya dapat digunakan untuk mengobati adenoma hipofisis
dan sindrom ACTH ektopik. Tujuan dari perawatan bedah adalah untuk menyembuhkan
hiperkortisolisme dengan mengangkat tumor sambil meminimalkan kemungkinan
defisiensi endokrin atau ketergantungan jangka panjang pada obat-obatan.
Instruksi yang diberikan pada pasien ini adalah
4. Apa alternative farmakoterapeutik yang layak dan bisa menjadi treatment untuk pasien
cushing ini?
Jawaban :
Karena pasien menglami cushing akibat dari luar (exogenous) yaitu penggunaan
steroid maka pasien direkomendasikan untuk mengurangi penggunaan steroid secara
bertahap jika memungkinkan sampai dihentikan penggunaan steroidnya. Sangat penting
untuk menghindari penarikan steroid secara tiba-tiba karena dapat menyebabkan krisis
adrenal yang membahayakan nyawa.
5. Apa parameter klinis dan laboratorium yang dapat mengevaluasi respon dari terapi ,
mendeteksi dan mencegah efek samping?
Jawaban
Prognosis untuk mereka yang menderita sindrom Cushing bervariasi tergantung
pada penyebab penyakit. Sebagian besar kasus sindrom Cushing dapat disembuhkan.
Banyak orang dengan sindrom Cushing menunjukkan peningkatan yang signifikan
dengan pengobatan, meskipun beberapa mungkin menemukan pemulihan rumit oleh
berbagai aspek penyebab penyakit. Beberapa jenis tumor dapat kambuh.