Anda di halaman 1dari 2

Kasus 3

Susan Taylor adalah seorang wanita berusia 31 tahun yang datang ke dokter keluarga
mengeluh tentang kelelahan dan kelemahan. Dia juga melaporkan kenaikan berat badan (50
lb lebih dari 2 tahun) dan depresi dengan insomnia. Pasien telah sehat tanpa penyakit medis
utama lainnya. Dia memiliki dua anak yang sehat melalui persalinan pervaginam tanpa
komplikasi. Ibu masih hidup pada usia 54 dengan DM tipe 2; Ayah hidup pada usia 56
dengan HTN. Dia memiliki dua saudara perempuan, satu sehat, dan yang lain mengalami
depresi. Pasien tidak merokok, dan minum sesekali. Dia adalah seorang fotografer. Anak-
anak berusia 6 dan 3. Riwayat pengobatan: kontrasepsi oral Triphasil-21, Unisom PRN tidur
Advil PRN sakit kepala.
Vital sign: BP 154/96, HR 85, RR 14, T 37.0°C; Wt 82.1 kg, Ht 160 cm.
Lab values :
Na 138 mEq/L Hgb 13.4 g/dL AST 9 IU/L TSH 2.33 mIU/L
K 3.3 mEq/L Hct 38.5% ALT 7 IU/L A1C 7.1%
Cl 105 mEq/L RBC 4.0 × 106/mm3 Alk Phos 180 IU/L
Glu 160 mg/dL Plt 264 × 103/mm3 T. bili 0.5 mg/dL
BUN 12 mg/dL WBC 5.8 × 103/mm3 Alb 4.5 g/dL
SCr 0.9 mg/dL UA 5.6 mg/dL
Fasting Lipid Profile:T. chol 261 mg/dL; HDL 62 mg/dL; LDL 120 mg/dL; Trig 396 mg/dL
Assasement : Patient appears to have Cushing’s syndrome
Masalah:
1. Informasi apa (tanda-tanda, gejala, nilai-nilai laboratorium) yang mengindikasikan
keberadaan atau tingkat keparahan sindrom Cushing?
Pasien mengalami depresi, insomnia, kadar glukosa >100 mg/dL (160mg/dL), kolesterol
>238,5 (261 mg/dL), HDL >46mg/dL (62mg/dL), trigliserida >208mg/dL (396mg/dL).
Pasien juga memiliki faktor resiko berupa berjenis kelamin wanita, memiliki tekanan
darah yang tinggi yaitu 154/96, DM tipe 2 dari riwayat keluarga, dan A1C > 5,5% (7,1%)
2. Apa tujuan farmakoterapi dalam kasus ini?
Tujuan dari farmakoterapi iniyaitu untuk mengendalikan hipersekresi hormon
adrenokortikotropik (ACTH).
3. Terapi dan instruksi nondrug apa yang mungkin berguna bagi pasien ini?
Jika pasien mengalami cushing syndrom dikarenakan oleh faktor eksogen yaitu
mengkonsumsi steroid dalam jangka panjang maka terapi yang disarankan yaitu
menghentikan pemakaian steroid.
4. Alternatif farmakoterapi apa yang layak tersedia untuk pengobatan hipertiroidisme pada
pasien ini?
 Steroid inhibitor seperti
Mitotane
Dosis awal: 2-6 g/hari oral dalam 3-4 dosis terpisah.
Dosis perawatan: 9-10 g/hari oral dalam 3-4 dosis terpisah.
Mungkin meningkat sampai 16g/hari bila dapat ditoleransi. Dosis tertinggi 18-19
g/hari.
Ketoconazole
Dosis ketoconazole maksimal untuk orang dewasa adalah 400 mg/ hari. Dosis
ketoconazole oral untuk anak-anak adalah 3 mg/kg bb/hari. 
 Glococorticoid Reseptor Aantagonis seperti
Mifrepriston: 300mg oral 1x sehari
 Corticotropid Direct Agent seperti
Pasireotide: 0,5-0,9 mg subkutan 2x sehari
Cabergoline: Dosis awal: 0,25 mg secara oral dua kali seminggu. Dosis dapat
ditingkatkan dengan 0,25 mg dua kali seminggu. Dosis maksimum: 1 mg secara oral
dua kali seminggu (sesuai dengan tingkat serum prolaktin pasien).
5. Parameter klinis dan laboratorium apa yang diperlukan untuk mengevaluasi respons
terhadap terapi dan untuk mendeteksi atau mencegah efek samping?
 Pemeriksaan darah lengkap
 Kadar kortisol plasma
 Elektrolit
 Testosteron
 Kadar kortisol bebas/17-hidroksikortikosteroid dalam urin 24 jam
 ACTH plasma
 Adrenal Suppression Test
 High dose dexamethason suppresion test
 MRI dan CT Scan kepala
 CT Scan dada dan abdomen
 CT Scan adrenal