Anda di halaman 1dari 9

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN NONBANK

Keberadaan lembaga pembiayaan atau leasing merupakan suatu kebutuhan yang sangat
diharapkan bagi masyarakat Indonesia. Dari satu sisi, kehadirannya mampu membantu
usaha dan mengangkat taraf hidup namun di sisi lain, merupakan momok yang
menakutkan sebab masyarakat selaku konsumen selalu berada di posisi yang lemah.
Menuruut pendapat anda mengapa konsumen selalu pada posisi yang lemah?
Jawab :
KOMUNIKASI BISNIS
Dalam diskusi kita kali ini, saya ingin kalian dapat memberikan contoh rapat bisnis yang pernah
kalian buat atau ikuti, silakan ceritakan pengalaman kalian dalam forum ini.
Salam
 
PENGANTAR AKUNTANSI
Selamat Pagi Rekan-rekan mahasiswa
Setelah mempelajari INISIASI 6,“Jelaskan pendapat anda mana yang lebih menguntungkan
investasi dalam obligasi atau investasi dalam saham”
 Jawab :
Saham dan obligasi memiliki tujuan yang hampir sama yaitu diterbitkan untuk
mengumpulkan uang yang akan dimanfaatkan untuk memperluas operasi perusahaan
atau entitas. Perbedaannya adalah saat perusahaan menerbitkan saham, itu artinya
mereka menjual sebagian kepemilikan kepada pihak lain. Saat perusahaan
menerbitkan obligasi, itu artinya mereka menerbitkan utang dan Anda yang
memiliki obligasi berhak mendapatkan pembayaran kembali pokok utang
1. Keunggulan investasi saham adalah :
- Tidak ada batasan modal minimal
- Cocok untuk siapa saja.
- Return tinggi.
- Liquiditas tinggi.
- Keuntungan berupa deviden
- Fee transaksi yang rendah
- kepuasan dalam investasi

2. Kelemahan investasi saham


- Tidak mendapatkan deviden
- Capital Loss
- Resiko Likuidasi

3. Kelebihan Obligasi :
- Tingkat bunga yang konsisten
- Dapat memperkirakan pendapatan yang akan diterima
- Terlindungi dari resiko inflasi

4. Kelemahan Obligasi :
- Tingkat likuidasi yang rendah
- Resiko penarikan diluar waktu jatuh tempo
- Resiko kecurangan perusahaan penerbit obligasi.

Selain produk saham, para investor juga akan menemukan instrumen investasi lainnya. Salah
satunya yaitu investasi obligasi (surat utang). Secara pendapat umum orang mengatakan bahwa
risiko saham lebih besar dari obligasi. Untuk return, para investor yang memilih saham
keuntungannya berasal dari capital gain dan dari dividen. Sementara obligasi keuntungannya
dari kupon dan yield. Keuntungan tergantung dari para investornya,
PENGANTAR EKONOMI MIKRO
Setelah mempelajari modul tentang pasar oligopoli dan pasarbpersaingan monopolistik dengan
cermat dan teliti. Silahkan aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan panduan pertanyaan sebagai
berikut:
1. Jelaskan karakteristik dari pasar persaingan monopolistik. Bandingkan dengan struktur
pasar persaingan murni!
Jawab:
- Pasar persaingan monopolistik 
Ciri-cirinya: 
- Terdapat cukup penjual dan pembeli
- Produknya terdiferensiasi 
- Tidak terdapat rintangan masuk ke dalam industri, tetapi relative lebih sukar
dibandingkan dengan pasar persaingan murni  Ada persaingan bukan harga
berupa persaingan kualitas, advertensi, dan pelayaanan penjualan.
Contoh: perdagangan eceran pakaian konveksi, sepatu 

- Pasar industri persaingan murni 

Ciri-cirinya: 
- Jumlah penjual dan pembeli banyak sekali dalam industri
- Produknya identik dan homogen
- Tidak ada rintangan masuk ke dalam dan keluar industri setiap waktu
- Tidak ada persaingan bukan harga
Contoh: produk hasil pertanian 

2. Jelasakan apa karakteristik pasar oligopoli! Apa itu diferensiasi produk dalam pasar ini?
Apa efek oligopoli terhadap efisiensi ekonomi?
Jawab :
Pasar Oligopoli adalah bentuk organisasi pasar dimana hanya ada beberapa atau
sejumlah kecil produsen saja, sementara terdapat banyak sekali konsumen.
Karakteristik Pasar Oligopoli adalah jumlah perusahaan hanya sedikit atua
beberapa saja karena terdapat rintangan masuk ke dalam industry tersebut, produknya ada
yang homogeny dan ada yang didiferensiasikan, serta terdapat beberapa perusahaan yang
mencapai skala ekonomis. Diferensiasi Produk merupakan produk sebuah perusahaan
dibedakan dari produk perusahaan lain misalnya industri alat – alat listrik, perakitan
sepeda motor dan mobil dan industri rokok.
Efek oligopoli terhadap efisiensi ekonomi adalahh menruunkan tingkat efesiensi
ekonomi karena menentapkan harga lebih tinggi dan kuantitas output yang leih sedikit
dibandingkan dengan pada kasus/kondisi pasar industri, persaingan murrni. Karakteristik
industri ini yang menimbulkan ketegaran harga dan kuantitas output yang diproduksi
lebih memperkuat hal ini.
PEREKONOMIAN INDONESIA
Yth. Sdr/i OCTRIANI
Silahkan menjawab pertanyaan, sebagai berikut:
Jelaskan ketimpangan pembangunan ekonomi antarwilayah?
(Sumber Jawaban silahkan lihat di: M.8, KB.1, Hal.8.5) 
Terima kasih
Salam Tutor

Jawab:
Ketimpangan pembangunan antar wilayah merupakan aspek yang umum terjadi dalam kegiatan
ekonomi suatu daerah. Ketimpangan ini pada dasarnya disebabkan oleh adanya perbedaan
kandungan sumberdaya alam dan perbedaan kondisi geografi yang terdapat pada masing –
masing wilayah. Akibat dari perbedaan ini, kemampuan suatu daerah dalam mendorong proses
pembangunan juga menjadi berbeda. Karena itu, tidaklah mengherankan bilamana pada setiap
daerah biasanya terdapat wilayah maju (Development Region) dan wilayah terbelakang
(Underdevelopment Region). Terjadinya ketimpangan antar wilayah ini membawa implikasi
terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat antar wilayah. Karena itu, aspek ketimpangan
pembangunan antar wilayah ini juga mempunyai implikasi pula terhadap formulasi kebijakan
pembangunan wilayah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
Penyebab Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah :
- Perbedaan kandungan sumber daya alam, Daerah dengan kandungan
sumberdaya alam cukup tinggi akan dapat memproduksi barang-barang
tertentu dengan biaya relatif murah dibandingkan dengan daerah lain yang
mempunyai kandungan sumberdaya alam lebih rendah. Kondisi ini mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebih cepat. Sedangkan
daerah lain yang mempunyai kandungan sumberdaya alam akan lebih kecil
hanya akan dapat memproduksi barang-barang dengan biaya produksi lebih
tinggi sehingga daya saingnya menjadi lemah. Kondisi tersebut menyebabkan
daerah bersangkutan cenderung mempunyai pertumbuhan ekonomi yang lebih
lambat. Dengan demikian terlihat bahwa perbedaan kandungan sumberdaya
alam ini dapat mendorong terjadinya ketimpangan pembangunan antar wilayah
yang lebih.
- Perbedaan Kondisi Demografis, Daerah dengan kondisi demografis yang baik
akan cenderung mepunyai produktivitas kerja yang lebih tinggi sehingga hal
ini akan mendorong peningkatan investasi yang selanjutnya akan
meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah
bersangkutan. Sebaliknya, bila pada suatu daerah tertentu kondisi
demografisnya kurang baik maka hal ini akan meneybabkan relatif rendahnya
produktivitas kerja masyarakat setempat yang menimbulkan kondisi yang
kurang menarik bagi penanaman modal sehingga pertumbuhan ekonomi daerah
bersangktan akan menjadi lebih rendah.
- Kurang Lancarnya mobilitas barang dan jasa, karena bila mobillitas tersebut
kurang lancar maka kelebihan produksi atau daerah tidak dapat dijual kedaerah
lainyang membutuhkan. Demikian pula halnya dengan migrsi yang kurang
lancar menyebabkan kelebihan tenaga kerja suatu daerah tidak dapat
dimanfaatkan oleh daerah lain yang sangat membutuhkan. Akibatnya,
ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi karena
kelibahan suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lian yang
membutuhkan, sehingga daerah terbelakang sulit mendorong proses
pembangunannya. Karena itu tidaklah mengherankan bilamana, ketimpangan
pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi pada negara sedang
berkembang dimana mobilitas barang dan jasa kurang lancar dan masih
terdapatnya beberapa daerah yang terisolir.
- Konsentrasi kegiatan ekonomi wilayah, disebabkan oleh beberapa
hal. Pertama, karena terdapatnya sumberdaya alam yang lebih banyak pada
daerah tertentu, misalnya minyak bumi, gas, batubara dan bahan mineral
lainnya. Disamping itu terdapat lahan yang subur juga turut mempengaruhi,
khusunyamenyangkut dengan pertumbuhan kegiatan
pertanian. Kedua,meratanya fasilitas transportasi, baik darat, laut dan udara,
juga ikut mempengaruhi konsentrasi kegiatan ekonomiantar
daerah. Ketga, kondisi demografis (kependudukan) juga ikut mempengaruhi
karenakegiatan ekonomi akan cenderung terkonsentrasi dimana sumberdaya
manusia tersediadengan kualitas yang lebih baik.
- Alokasi Dana Pembangunan Antar Wilayah,alokasi dana pemerintah akan
cenderung lebih banyak dialokasikan pada pemerintah pusat, sehingga
ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi. Akan tetapi,
sebaliknya bilamana sistem pemerintahan yang dianut adalah otonomi atau
federal, maka dana pemerintah akan lebih banyak di alokasikan ke daerah
seingga ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung lebih
rendah. Sedangkan keuntungan lokasi tersebut ditentukan pula oleh ongkos
transfor baik untuk bahan baku dan hasil produksi yang harus dikeluarkan
pengusaha, perbedaan upah buruh, konsentrasi pasar,tingkat persaingan usaha
dan sewa tanah. Termasuk kedalam keuntungan lokasi ini adalah keuntungan
aglomerasi yang timbul karena terjadinya konsentrasi beberapa kegiatan
ekonomi terkait pada suatu daerah tertentu. Karena itu tidaklah mengherankan
bilamana invetasi cenderung lebih banyak terkonsentrasi didaerah perkotaan
dibandingkan dengan daerah pedesaan. Kondisi ini menyebabkan daerah
perkotaan cenderung tumbuh lebih cepat dibandingkan dari daerah pedesaan.
STATISTIKA EKONOMI
Saudara Mahasiswa,
Kami sampaikan Diskusi 6
apa yang anda ketahui tentang esrimasi atau pendugaan statistik jelaskan dengan disertai contoh
Salam
Tutor

Anda mungkin juga menyukai