Anda di halaman 1dari 28

Nama : Elsa Pratiwi Johana

NRP : 1852077
Kelas : MG-A

Tugas 10 (Halaman 323-327)


Soal-Soal Tinjauan Dan Diskusi
10-1. Bandingkanlah pandangan tradisional dan kontemporer dari tiap-tiap elemen utama desain
organisasi.
Jawab : Secara tradisional, spesialisasi kerja dipandang sebagai cara untuk membagi kegiatan
kerja ke dalam tugas-tugas terpisah. Sudut pandang sekarang memandang spesialisasi kerja
mekanisme organisasi yang penting, tetapi hal ini bisa mengakibatkan berbagai masalah. Rantai
komando dan konsep penyertaannya wewenang, tanggung jawab, dan kesatuan komando
dianggap sebagai cara-cara yang penting dalam menjaga kendali organisasi. Sudut pandang
kontemporer menganggap bahwa hal-hal tersebut kini kurang relevan lagi di dalam organisasi.
Sudut pandang tradisional tentang rentang kendali menyatakan bahwa manajer seharusnya
mengawasi secara langsung maksimal lima atau enam bawahan. Sudut pandang kontemporer
menganggap bahwa rentang kendali bergantung pada kemampuan dan keterampilan manajer dan
pekerja serta karakteristik situasi yang dihadapi.
10-2. Bandingkanlah organisasi mekanistik dengan organisasi organik.
Jawab :
• Organisasi mekanistik: kaku dan • Organisasi organik : sangat adaptif
sangat ketat terkendali. dan fleksibel.
1. Spesialisasi tinggi 1. Tim lintas-fungsional
2. Departementalisasi kaku 2. Tim lintas-hierarkis
3. Rantai komando jelas 3. Informasi mengalir bebas
4. Rentang kendali sempit 4. Rentang kendali yang luas
5. Sentralisasi 5. Desentralisasi
6. Formalisasi tinggi 6. Formalisasi rendah
10-3. Mana yang lebih anda sukai : bekerja di organisasi mekanistik atau organik ? Mengapa ?
Jawab : Saya lebih menyukai bekerja bersama organisasi organik, karena dalam organisasi ini
bersifat adaptif dan fleksibel, tidak kaku. Dengan begitu saya akan bekerja dengan nyaman tanpa
tekanan, dan jika saya dapat bekerja dengan nyaman maka pekerjaan yang dihasilkan akan lebih
baik.
10-4. Bandingkan ketiga desain organisasi tradisional.
Jawab :
1. Struktur simpel: 2. Struktur fungsional: 3. Struktur divisional:
• Amat serupa atau
• Departementalisasi terkait dengan • Terdiri dari unit-unit
yang rendah keahlian pekerjaan. atau divisi bisnis yang
terpisah
• Rentang kendali yang
luas
• Wewenang yang
terpusat pada satu
orang
• Sedikit formalisasi
10-5. Dengan ketersediaan teknologi informasi yang canggih yang memungkinkan pekerjaan
organisasi dilakukan di mana pun, kapan pun juga, apakah pengorganisasian tetap menjadi fungsi
manajemen yang penting ? Mengapa ya atau mengapa tidak ?
Jawab : Pengorganisasian akan tetap menjadi fungsi manajemen yang penting karena dalam
pengorganisasian semua tertata dengan rapi, apa dan bagaimana orang bekerja pada posisi yang
telah di tentukan meskipun bekerja dalam jarak jauh dimanapun dan kapanpun.
Teknologi sangat membantu para manajer, karena teknologi informasi memungkinkan kita saling
berkomunikasi dan bertukar data baik dalam organisasi maupun antar organisasi lain hanya
dalam sekejap tanpa harus beranjak dari tempat duduk melalui jaringan komputer seperti internet
.
10-6. Para peneliti kini menyatakan bahwa upaya untuk menyederhanakan tugas-tugas kerja
sebenarnya memiliki dampak negatif bagi perusahaan dan karyawannya. Apakah Anda setuju
dengan pernyataan ini ? Mengapa ya atau mengapa tidak ?
Jawab : Menurut saya dalam penyederhanaan tugas-tugas ada dampak positif dan negatifnya.
Dampak positifnya adalah semua tugas akan menjadi ringan dan ringkas juga menjadi sangat
efisien jika dengan penyederhanaan  tugas-tugas kerja tersebut dapat mencapai tujuan yang telah
ditetapkan, namun akan muncul dampak negatif jika dengan penyedehanaan tugas kerja ini
mengakibatkan kurang maksimalnya pencapaian tujuan.
Dilema Etika
10-9. Bagaimana menurut Anda ? Apa masalah-masalah etis yang Anda lihat di situasi ini ?
Jawab : Mengabaikan tanggung jawab dan peraturan–peraturan pekerjaan untuk membantu
seseorang yang benar-benar membutuhkan pertolongan.
10-10. Pelajaran apa yang dapat diaplikasikan pada desain organisasi di cerita ini ?
Jawab : Adanya rasa peduli terhadap orang lain yang memang sedang sangat membutuhkan
bantuan (menolong orang lain yang sedang dalam keadaan darurat) terutama yang berkaitan
dengan nyawa seseorang / keselamatan.
Aplikasi Kasus 1 Tanyakan Pada Chuck
10-11. Deskripsikan dan evaluasi apa yang dilakukan Charles Schwab.
Jawab : Yang dilakukan Charles Schwab ialah mendesain struktur organisasi untuk menjadi lebih
baik dan teratur terutama saat menghadapi iklim ekonomi yang terjadi.
10-12. Bagaimana cara budaya perusahaan yang tidak terbawa trend dan tidak mengambil risiko
yang terlalu besar memengaruhi desain struktur organisasinya ?
Jawab : Budaya organisasi yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman/trend. Maksudnya
tidak dapat mencocokkan diri dengan lingkungannya, dan lebih ditakutkan lagi
organisasi itu tidak mau menyesuaikan budaya nya dengan perkembangan zaman karena dia
merasa paling benar. Dalam keadaan inilah anggota tidak akan mendapatkan kepuasan kerja.
Memang banyak faktor lain yang menyebabkan anggota tidak memperoleh kepuasan
kerja, tapi faktor budaya organisasi merupakan faktor yang utama.
10-13. Implikasi-implikasi struktrural apakah yang baik maupun yang buruk dari fokus intens
yang dimiliki Charles Schwab terhadap umpan balik dari para nasabahnya ?
Jawab : Implikasi structural baik yang dimiliki Charles Schwab terhadap umpan balik dari para
nasabahnya, karena adanya kemauan perusahaan untuk memberikan yang terbaik bagi para
nasabah dan segala keluhan yang disampaikan perusahaan tangani dengan mencari solusi agar
nasabah merasa nyaman.
10-14. Menurut Anda, apakah pengaturan seperti ini akan berhasil diterapkan pada organisasi-
organisasi lain ? Mengapa ya atau mengapa tidak ?
Jawab : Tidak. Karena setiap organisasi memiliki aturan, budaya kerja, dan sistem yang berbeda-
beda (tergantung pada fokusnya masing-masing).
Aplikasi Kasus 2 Struktur Jenis Baru
10-15. Deskripsikan dan evaluasilah apa yang dilakukan Pfizer dengan PfizerWorks miliknya ?
Jawab : Yang dilkukan oleh Pfizer adalah mengubah organisasi tersebut menjadi organisasi
organik yang fleksibel dan tidak kaku. Pfizer memberikan inovasi-inovasi di dalam organisasi
tersebut , sehingga organisasi tersebut berjalan dan berkembang dengan baik. Perubahan yang
terjadi ini, menjadikan karyawan merasa senang dan nyaman dalam bekerja.
10-16. Implikasi struktural apakah baik dan buruk yang dimiliki pendekatan ini ? (dalam lingkup
enam elemen desain organisasi.)
Jawab : Implikasi struktural buruk yang dimiliki pendekatan ini, karena dalam pendekatan ini
struktut tidak tertata dengan rapi, namun kegiatan yang dilaksanakan sangat fleksibel dan
menghasilkan output yang baik bagi perusahaan.
10-17. Apakah menurut Anda cara ini bisa berhasil dengan baik bagi organisasi lain ? Mengapa
ya atau mengapa tidak ? Jenis organisasi apa yang juga bisa menerapkan cara ini dengan baik ?
Jawab : Belum tentu, karena tidak semua organisasi dapat melaksanakan kegiatan yang fleksibel
dan melaksanakan tanggung jawab dengan baik jika organisasi bersikap tidak kaku.
10-18. Peran apa yang dimainkan struktur organisasi dalam efisiensi dan efektivitas yang diraih
suatu organisasi ? Jelaskan.
Jawab : Struktur organisasi memberikan tempat-tempat bagi anggota organisasi sesuai dengan
tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, dengan harapan anggota dapat melakasanakan
tugas dengan baik demi tercapainya tujuan organisasi secara efisien.
Nama : Elsa Pratiwi Johana
NRP : 1852077
Kelas : MG-A

SOAL BAB 10 dan BAB 11 STRUKTUR DAN RANCANGAN ORGANISASI


1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Struktur Organisasi itu !
jawab : Struktur organisasi (organizational structure) : susunan formal pekerjaan-pekerjaan
di dalam suatu organisasi
2. Dalam merancang organisasi,prosesnya melibatkan keputusan-keputusan yang mencakup 6
elemen. Sebutkan 6 elemen itu dan jelaskan masing-masing !
Jawab :
• Spesialisasi kerja : Membagi aktivitas pekerjaan ke dalam tugas-tugas terpisah.
• Departementalisasi : Menjadi dasar di mana beragam tugas kerja dikelompokkan bersama
• Rantai komando : Hierarki wewenang dari tingkat organisasi yang tinggi ke yang rendah,
menegaskan siapa melapor kepada siapa.
• Rentang kendali : Jumlah pekerja yang bisa dikelola seorang manajer secara efektif dan
efisien
• Sentralisasi-desentralisasi :
o Sentralisasi : kadar di mana pengambilan keputusan terkonsentrasi pada tingkat level
organisasi yang lebih tinggi.
o Desentralisasi : kadar di mana pekerja level bawah bisa memberikan input atau
bahkan membuat keputusan
• Formalisasi : Seberapa jauh organisasi melakukan penerapan untuk masalah standardisasi
dan aturan ketat, agar memberikan konsistensi dan pengendalian.
3. Apa tujuan dari Pengorganisasian itu? Jelaskan !
Jawab :
 Membagi pekerjaan ke dalam tugas-tugas dan departemen yang spesifik
 Menugaskan pekerjaan dan tanggung jawab yang terkait dengan pekerjaan individu
 Mengoordinasikan beragam tugas organisasi
 Menghimpun berbagai pekerjaan ke dalam unit-unit
 Menjalin hubungan di antara individu, kelompok, dan departemen
 Membuat hierarki wewenang yang formal
 Mengalokasikan dan menempatkan sumber-sumber daya organisasi
4. Dikatakan bahwa apabila terlampau extrem, spesialisasi kerja dapat menimbulkan berbagai
masalah. Mengapa demikian ? Jelaskan
Jawab : Karena kejenuhan/kebosanan itu akan muncul ketika kita sering melakukan hal
yang sama dalam runtun waktu yang terus menerus. Sehingga, timbul rasa di hati bahwa
kita harus mengetahui info/cara/spesialisasi yang lain dan harus meninggalkan yang lama
karena beranggapan kita itu sudah jago/mahir.
5. Ada berapa macam bentuk Departementalisasi itu? Sebut dan jelaskan serta uraikan
kelebihan dan kekurangannya masing2 !
Jawab :
5 macam bentuk departementalisasi diantaranya :
Kelompok + Efisiensi dari − Minimnya
fungsional pengumpulan komunikasi antara
spesialisasi yang berbagai bidang
serupa dan orang fungsional
dengan kemampuan, − Terbatasnya sudut
pengetahuan, dan pandang sasaran
orientasi yang sama organisasi
+ Koordinasi di dalam
bidang fungsional
tersebut
+ Spesialisasi yang
makin terasah

Kelompok geografis + Lebih efektif dan − Duplikasi fungsi


efisien dalam − Bisa merasa
menangani terisolasi dari
permasalahan yang bidang organisasi
muncul di wilayah lainnya
tertentu
+ Memenuhi
kebutuhan pasar di
wilayah geografis
tersebut secara lebih
baik

Kelompok produk + Memungkinkan − Duplikasi fungsi


spesialisasi dalam − Terbatasnya sudut
produk dan layanan pandang sasaran
tertentu organisasi
+ Manajer bisa
menjadi pakar
dalam industri yang
digeluti
+ Lebih dekat dengan
pelanggan

Kelompok proses + Aliran aktivitas − Hanya bisa


kerja lebih efisien diterapkan pada
jenis produk tertentu
saja

Kelompok + Kebutuhan dan − Duplikasi fungsi


pelanggan masalah pelanggan − Terbatasnya sudut
bisa ditangani oleh pandang sasaran
para spesialis organisasi

6. Sebut dan jelaskan masing-masing apa saja 3 Konsep Rantai Komando !


Jawab :
a. Wewenang adalah hak mutlak dalam posisi manajerial untuk:
o Memerintahkan kepada orang-orang tentang apa yang harus dilakukan
o Mengharapkan mereka itu melakukannya
b. Tanggung jawab : Kewajiban atau ekspektasi untuk melakukan tugas-tugas yang diemban
c. Kesatuan komando : Seorang pekerja hendaknya melapor kepada satu orang manajer saja
7. Bagaimana sudut pandang sekarang pendapat tentang Rantai Komando ? Jelaskan dengan
sertakan contohnya !
Jawab :
Sudut pandang sekarang menganggap bahwa hal-hal tersebut kini kurang relevan lagi di
dalam organisasi.
Contoh : Di pabrik Michelin di Tours, Prancis, para manajer telah menggantikan rantai
komando atas bawah dengan rapat “sangkar burung”, di mana para pekerja bertemu selama
lima menit pada interval berkala sehari penuh di sudut ruangan produksi dan mempelajari
table-tabel dan bagan sederhana untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi bagian
produksi. Alih-alih menjadi bos, manajer produksi menjadi penyedia. Selain itu, teknologi
informasi belakangan ini telah membuat konsep tersebut kurang relevan. Dalam tempo
beberapa detik saja, para pekerja bisa mengakses informasi yang dulunya hanya tersedia
bagi manajer. Para pekerja juga bisa berkomunikasi dengan siapa pun dalam organisasi
tanpa harus melalui rantai komando. Selain itu, banyak pegawai, terutama pada organisasi-
organisasi yang pekerjaannya sering berkaitan dengan proyek, menemukan bahwa mereka
melaporkan hasil kerja mereka kepada lebih dari satu atasan dan karenanya melanggar
prinsip kesatuan komando. Namun, pengaturan seperti itu dapat dan memang bekerja jika
komunikasi, konflik, dan masalah-masalah lain ditangani dengan baik oleh semua pihak
yang terlibat.
8. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas dan efisiensi dalam Span of
Control !
Jawab :
Rentang kendali bergantung pada kemampuan dan keterampilan manajer dan pekerja serta
karakteristik situasi yang dihadapi.
Misalnya : Manajer yang terlatih dengan baik dan pekerja yang berpengalaman bisa
berfungsi baik dalam rentang yang lebih luas.
9. Faktor-faktor apa yang menentukan Span of Control tepat? Jelaskan!
Jawab : Menentukan rentang yang tepat meliputi kesamaan dan kompleksitas tugas-tugas
yang diemban pekerja, kedekatan fisik terhadap bawahan, taraf di mana prosedur
terstandardisasi ditetapkan, kecanggihan sistem informasi organisasi, kekuatan budaya
organisasi, dan gaya kepemimpinan yang dianut manajer.
10. Apa syaratnya supaya bisa menangani Rentang Pengendalian yang lebih luas itu?
Jelaskan !
Jawab : Saat pekerja mengetahui dengan baik pekerjaan mereka dan ketika para pekerja
tersebut memahami proses yang berlangsung dalam organisasi.
11. Sebutkan hal-hal yang mempengaruhi Luasnya daya kendali itu!
Jawab : Diberikan arahan singkat tentang tujuan dan proses perusahaan. Selain itu, sistem
kompensasi baru perusahaan memberikan penghargaan terhadap kualitas, layanan,
produktivitas, dan kerja sama tim.
12. Jelaskan apa saja perbedaannya antara kecenderungan Sentralisasi dan Desentralisasi atau
faktor yang mempengaruhi tingkat Sentralisasi dan Desentralisasi !
Jawab :

1. Filsafat manajemen. Ada sebagian manajemen yang di otokratik yang menginginkan


pengewasan pusat yang kuat.
2. Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi. Bila keputusan di pegang oleh manajemen
puncak, maka organisasi tidak mungkin dapat berjalan dengan efisien dan efektif,karena
bila ada masalah yang mendesak harus lewat manajer puncak yang tentunya memakan
waktu yang lama, bagi organisasi yang besar cenderung akan memperbesar desentralisasi
dalam kegiatan.
3. Strategi dan lingkungan organisasi. Factor ini sangat penting sekali dalam ,ememtukan
bentuk yang akan di ambil, yang selanjutnya akan mempengaruhi derajat desentralisasi.
4. Penyebaran geografis desentralisasi. Semakin menyebar geografis cenderung organisasi
menggunakan desentralisasi. Karena keputusan yang akan di ambil lebih baik bila sesuai
dengan lingkungan yang di hadapi.
5. Tersedia peralatan pengawasan yang efektif. Bila peralstsn ysng tersedia berkurang,
organisasi cenderung menggunakan system sentralisasi. Karena sulit untuk memonitor
semua kegiatang yang ada. di organisasi tersebut.
6. Keanekaragaman produk dan jasa. Semakin jenis dan macam produk cenderung untuk
menggunakan system desentralisasi, sebaliknya semakin tidak beranekah produk yang di
hasilkan cenderung menggunakan sentralisasi
7. Kateristik organisasi lainnya. Tergantung pada masing-masing organisasi yang
berhubungan dengan pembuatan keputusan, biaya dan lain sebagainnya
8. Kwalitas manajer. Desentralisasi memerlukan lebih banyak manajer – manajer yang,
sebab harus memutuskan dan mengembil tindakkan sendiri

13. Jelaskan berkwalitas kelebihan dan kekurangan dari Setralisasi dan Desentralisasi !
Jawab :
14. Meskipun Formalisasi diperlukan untuk mencapai konsistensi dan pengendalian tetapi
banyak organisasi yang tidak terlalu mengandalkan aturan & standardisasi ketat pada
perilaku pekerjanya. Mengapa demikian ? Jelaskan dengan sertakan contohnya ! dan
adakah kelebihannya ? Jelaskan !
Jawab : Karena dengan banyaknya situasi di mana aturan-aturan yang ada bisa terlalu
membatasi banyak organisasi telah memberikan para pekerjanya cukup banyak
keleluasaan, sehingga memberikan mereka wewenang untuk mengambil keputusan yang
dianggap terbaik dalam situasi tertentu. Ini bukan berarti diabaikannya seluruh aturan
organisasi karena akan selalu ada aturan-aturan yang penting diikuti para pekerja dan
aturan tersebut seharusnya dijelaskan secara gamblang kepada pekerja agar mereka
memahami mengapa peraturan ini begitu penting diikuti. Tetapi untuk peraturan lain, para
pekerja diperbolehkan untuk memutuskan sendiri.
Contoh : Seorang pelanggan tiba di sebuah cabang rantai toko obat nasional ingin mencuci
cetak rol film untuk dicetak pada hari yang sama 37 menit setelah akhir waktu cut off yang
menjadi kebijakan perusahaan. Pramuniaganya menyadari bahwa peraturan seperti ini
wajib diikuti. Tetapi, pada saat yang sama, ia juga ingin mengakomodasi kebutuhan
pelanggan, dan sebenarnya rol film tersebut bisa saja diproses hari itu juga. Akhirnya, ia
pun menerima rol tersebut, dan melanggar peraturan perusahaan. Ia hanya berharap agar
manajernya tidak mengetahui perbuatannya.
Pramuniaga ini memang “melanggar” peraturan. Tetapi dengan “pelanggaran” ini, ia justru
menghasilkan uang bagi perusahaan dan memberikan layanan pelanggan yang baik.
15. Dalam rancangan keputusan organisasi, ada dua model Desain Organisasi.Sebut dan
jelaskan masing-masing dan apa saja perbedaan diantaranya ? Uraikan !
Jawab :
a. Organisasi mekanistik : desain organisasi yang kaku dan terkendali dengan ketat.
Berpegang pada prinsip rantai komando memastikan eksistensi dari sebuah hierarki
otoritas formal di mana setiap orang dikendalikan dan diawasi oleh seorang penyelia.
Menjaga rentang kendali yang kecil pada tingkatan yang lebih tinggi di sebuah
organisasi menciptakan struktur yang tinggi dan impersonal. Seiring dengan melebarnya
jarak di antara jajaran atas dan bawah suatu oranisasi, manajemen teratas akan
meningkatkan pemberlakuan peraturan-peraturan dan regulasi-regulasi.
b. Organisasi organik : desain organisasi yang amat adaptif dan fleksibel.
Organisasi jenis ini memiliki pembagian kerja, tetapi pekerjaan yang dilakukan
pegawainya tidak terstandardisasi. Para pekerja umumnya merupakan para professional
yang secara teknis telah mahir dan terlatih untuk menangani beragam masalah. Mereka
memerlukan sedikit peraturan formal dan sedikit supervise langsung karena standar
perilaku professional telah tertanam di dalam diri mereka melalui pelatihan yang
mereka dapatkan.
16. Keputusan struktural yang layak tergantung pada 4 variabel yang mempengaruhinya.Apa
sajakah faktor-faktor tersebut? Jelaskan masing-masing ! dan apa kerangka strateginya ?
Jelaskan !
Jawab :
- Strategi
Struktur suatu organisasi hendaknya mendukung strateginya.
o Jika strateginya berubah, strukturnya juga sebaiknya berubah.
- Ukuran
Ukuran organisasi bisa memengaruhi strukturnya hingga titik tertentu.
o Begitu organisasi mencapai ukuran tertentu (biasanya sekitar 2.000 karyawan),
organisasi cenderung mekanistik.
- Teknologi
Teknologi organisasi juga bisa memengaruhi strukturnya.
o Struktur organik paling efektif dengan produksi unit dan teknologi produksi proses.
o Struktur mekanistik paling efektif dengan teknologi produksi massal.
- Ketidakpastian lingkungan
Semakin banyak ketidakpastian lingkungan di suatu organisasi, semakin banyak pula
fleksibilitas yang dibutuhkan dalam desainnya.
o Organisasi mekanistik menghadapi kesulitan dalam merespons perubahan dan
ketidakpastian lingkungan yang cepat.
o Makin banyak yang beralih ke struktur organik.
17. Dampak dari teknologi terhadap struktur organisasi perusahaan tidak bisa menemukan pola
yang konsisten,akhirnya Perusahaan membagi kedalam 3 kategori teknologi yang punya
strata kompleksitas dan kecanggihan tertentu.Sebut dan jelaskan masing-masing ke 3
kategori tersebut !
Jawab :
• Produksi unit (unit production): Produksi barang dalam unit atau batch kecil.
• Produksi proses (process production): Produksi barang dalam proses kontinu.
• Produksi massal (mass production): Produksi barang dalam batch besar.

Produksi Unit Produksi Massal Produksi Proses


Karakteristik Diferensiasi vertikal Diferensiasi vertikal Diferensiasi vertikal
struktural rendah sedang tinggi
Diferensiasi Diferensiasi Diferensiasi
horizontal rendah horizontal tinggi horizontal rendah
Formalisasi rendah Formalisasi tinggi Formalisasi rendah
Struktur yang paling Organik Mekanistik Organik
efektif
18. Mengapa banyak manajer masa kini merestrukturisasi organisasi mereka agar lebih
ramping, gesit dan fleksibel?.Jelaskan !
Jawab : Karena, semakin banyak ketidakpastian lingkungan di suatu organisasi, dan
semakin banyak pula fleksibilitas yang dibutuhkan dalam desainnya.
19. Apa Organisasi Mekanistik itu ? Jelaskan dengan contohnya! Dan Jelaskan pebedaan antara
Organisasi Mekanistik dengan Organisasi Organik
Jawab :
Organisasi mekanistik adalah desain organisasi yang sangat kaku dan terkendali dengan
ketat.
Contoh organisasi model mekanistik, antara lain perusahan besar, pemerintah pusat dan
daerah, serta universitas-universitas. Organisasi ini juga dapat pula dilihat dari bentuk
hubungan-hunbungan yang terjadi antara orang-orang dalam kelompok tersebut. 
Dikatakan organisasi formal apabila hubungan antara orang-orang dalam kelompok
kerjasama bersifat formal, karena hubungan-hubungan formal pada umumnya diatur dalam
dasar hokum pendirian organisasi/lembaga.
Perbedaan antara organisasi mekanistik dan organisasi organik :
• Organisasi mekanistik : kaku dan • Organisasi organik : sangat adaptif
sangat ketat terkendali. dan fleksibel.
1. Spesialisasi tinggi 1. Tim lintas-fungsional
2. Departementalisasi kaku 2. Tim lintas-hierarkis
3. Rantai komando jelas 3. Informasi mengalir bebas
4. Rentang kendali sempit 4. Rentang kendali yang luas
5. Sentralisasi 5. Desentralisasi
6. Formalisasi tinggi 6. Formalisasi rendah

20. Mengapa semakin banyak organisasi yang beralih ke struktur Organisasi Organik?.
Jelaskan!
Jawab : Karena, organisasi organik memiliki tingkat sentralisasi yang rendah sehingga para
profesional dapat merespons masalah yang dihadapinya dengan cepat dan juga karena para
manajer puncak tidak diharapkan untuk memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk
mengambil keputusan-keputusan yang diperlukan.
Nama : Elsa Pratiwi Johana
NRP : 1852077
Kelas : MG-A

Tugas 11 (Halaman 347-353)


Soal-Soal Tinjauan Dan Diskusi
11-1. Deskripsikan empat desain organisasi kontemporer. Apa kesamaannya ? Apa
perbedaannya?
Jawab :
a. Struktur tim
Di dalam struktur kelompok, seluruh organisasi dibentuk berdasarkan kelompok-kelompok kerja.
b. Struktur matriks dan proyek
• Struktur matriks menempatkan para spesialis, dari berbagai divisi dengan fungsi yang
berbeda, untuk bekerja di dalam satu atau lebih proyek (dikepalai oleh manajer proyek).
• Dalam struktur proyek, para karyawan terus-menerus mengerjakan proyek (tidak
memiliki/kembali ke divisi masing-masing).
C. Organisasi tanpa-batas
Organisasi yang desainnya tidak didefinisikan dengan batasan-batasan (horizontal/vertikal,
internal/eksternal) yang ditanamkan oleh struktur standarnya.
d. Organisasi pembelajar
Organisasi yang telah mengembangkan kapasitas untuk terus-menerus belajar, beradaptasi, dan
berubah.
Kesamaan :
 Menciptakan / mengubah struktur organisasi
 Adanya komunikasi yang terjaga
Perbedaan :
 Penerapan
 Fokus permasalahan yang dihadapi
11-2. Bedakan matriks dan struktur proyek.
Jawab :
• Struktur matriks menempatkan para spesialis, dari berbagai divisi dengan fungsi yang
berbeda, untuk bekerja di dalam satu atau lebih proyek (dikepalai oleh manajer proyek).
• Dalam struktur proyek, para karyawan terus-menerus mengerjakan proyek (tidak
memiliki/kembali ke divisi masing-masing).
11-3. Bagaimana sebuah organisasi dapat beroperasi tanpa batasan.
Jawab : Sebuah organisasi dapat beroperasi tanpa batasan saat mereka sudah bisa memegang
kendali atas nasib mereka sendiri. Hal ini membuat mereka tidak terikat dengan instansi
manapun yang mengendalikan proses jalannya perusahaan tersebut sehingga bisa
mengembangkan ide dan gagasan dengan leluasa.
11-4. Kemampuan apa yang akan dibutuhkan oleh seorang manajer untuk bekerja secara efektif
di dalam sebuah struktur proyek ? Di dalam sebuah organisasi tanpa pembatas ? Di dalam sebuah
organisasi pembelajar ?
Jawab :
Peran utama seorang manajer adalah untuk memimpin, memotivasi, dan mendorong karyawan
untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan organiasi, maka setiap manajer harus memiliki
ketrampilan dasar di bidang manajemen bisnis agar dapat mengelola timnya secara efektif.
1. Ketrampilan konseptual: Hal ini terkait dengan kemampuan dalam membuat konsep, ide dan
menyampaikan gagasan untuk kemajuan perusahaan. Ide-ide tersebut dituangkan dalam rencana
kegiatan atau sering disebut rencana kerja.
2. Ketrampilan komunikasi: Seorang manajer harus mampu berinteraksi dengan baik dengan
banyak orang. Saat berkomunikasi dengan bawahan, maka dia harus dapat berkomunikasi secara
persuasif dan bersahabat.
3. Ketrampilan teknis: Memiliki kemampuan dalam bidang informasi teknologi atau bidang
lainnya merupakan keunggulan atau nilai lebih bagi seorang manajer. Memiliki ketrampilan
teknis merupakan bekal yang harus dimiliki oleh seorang manajer, sehingga dia tidak hanya
memahami konsep, namun juga dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi.
4. Ketrampilan manajemen waktu: Seorang manajer harus mampu mengalokasikan waktu untuk
mendapatkan hasil yang optimal. Kemampuan ini akan diuji pada saat menyusun rencana sebuah
project, dimana tidak hanya masalah manajemen waktu saja yang harus diperhatikan, tapi juga
membuat skala prioritas.
11-5. Bagaimana setiap jenis kolaborasi (baik kolaborasi internal maupun eksternal)
berkontribusi terhadap upaya-upaya kerja yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi ?
Jawab :
Struktur kolaborasi internal:
 Tim lintas fungsi: sebuah kelompok kerja yang terdiri dari individu-individu dari berbagai
spesialisasi fungsi.
 Satuan tugas: sebuah komite tidak tetap atau tim yang dibentuk untuk mengatasi sebuah
masalah jangka pendek yang memengaruhi beberapa divisi.
 Komunitas praktik: kelompok individu yang memiliki kekhawatiran, masalah, atau minat yang
sama mengenai sebuah topik, yang memperdalam pengetahuan dan keahlian mereka di bidang
tersebut dengan berinteraksi pada saat suatu peristiwa terjadi.
Struktur kolaborasi eksternal:
 Inovasi terbuka: memperluas pencarian ide-ide baru di luar batasan organisasi dan
memungkinkan inovasi untuk dipindahkan dengan mudah, baik ke dalam atau ke luar organisasi.
 Kemitraan strategis: hubungan kolaboratif di antara dua atau lebih organisasi, di mana mereka
menyatukan sumber daya dan kapabilitas yang mereka miliki untuk beberapa tujuan usaha
11-6. Masalah-masalah struktural apakah yang dapat muncul dalam menetapkan pengaturan
kerja yang fleksibel bagi para karyawan ? Pikirkan mengenai apa yang telah anda pelajari
mengenai desain organisasi. Bagaimana informasi-informasi tersebut dapat membantu seorang
manajer menyelesaikan masalah-masalah tersebut ?
Jawab :
 Sulitnya koordinasi. Kehadiran karyawan di kantor bisa membuat proses diskusi dalam
mencari sebuah solusi bisa lebih cepat. Hal itu lebih sulit dilakukan jika jam kerja tidak sama.
 Kurangnya pengawasan terhadap karyawan. Ini bisa menyebabkan karyawan tidak menetapi
tenggat waktu pekerjaan.
11-7. Apakah ide mengenai pengaturan kerja yang fleksibel menarik bagi Anda ? Mengapa
demikian dan mengapa tidak ?
Jawab : Ya. Karena, pengaturan kerja yang fleksibel memberikan beberapa keuntungan
diantaranya :
 Sistem jam kerja yang fleksibel diketahui membuat karyawan menjadi lebih efisien dan
termotivasi, karena mereka bisa masuk kerja pukul berapa pun dan tentunya membantu
perusahaan menekan kebiasaan membolos karyawan juga
 Jam kerja fleksibel memberikan kebebasan karyawan untuk menentukan jam produktif atau
terbaiknya untuk bekerja dengan suasana yang lebih nyaman
 Jam kerja yang fleksibel bisa mengurangi rasa persaingan antar karyawan dan menghindari
intrik politik di kantor
 Jam kerja yang fleksibel juga bisa jadi sarana bagi perusahaan untuk memunculkan karyawan-
karyawan berbakat. Mereka adalah karyawan yang bisa melakukan manajemen waktu dengan
baik serta tahu apa yang harus mereka raih untuk kemajuan karirnya.
11-8. Mengapa “menjaga para kayawan untuk tetap terhubung” adalah sebuah tantangan bagi
organisasi masa kini ?
Jawab : Sebab, tantangan desain struktural terbesar bagi para manajer adalah menemukan cara
bagaimana mereka dapat menawarkan fleksibilitas kepada para karyawan sembari memastikan
para karyawan yang tersebar dan berpindah-pindah ini dapat tetap tergabung dengan organisasi.
Penggunaan teknologi mobile dan teknologi telekomunikasi memberikan cara bagi perusahaan
dan para karyawannya untuk tetap terhubung dan menjadi lebih produktif.
Dilema Etika
11-11. Bagaimana menurut Anda ? Setujukah Anda dengan “peretasan beretika” ?
Jawab : Tidak setuju. Karena walaupun namanya peretasan beretika tetap saja peretasan
merupakan kegiatan menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer yang mungkin
saja dipicu oleh keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan dan melanggar aturan atau kode etik.
11-12. Masalah etika apa yang Anda lihat di sini ? Apa implikasinya bagi berbagai pemegang
saham di situasi ini ?
Jawab : Melanggar privasi seseorang dimana seharusnya data-data yang dimiliki oleh seseorang
dijaga dengan baik justru digunakan oleh para peretas yang membuat para pemegang saham
menderita kerugian dan kehilangan kepercayaan dari konsumen.
Aplikasi Kasus 1 Kau Bekerja Di Sini ?
11-13. Evaluasi inisiatif kerja Yahoo! yang baru. Apakah inisiatif ini harus berada pada proporsi
“Semua atau tidak sama sekali”? Bahaslah hal ini.
Jawab : Inisiatif kerja yang baru dimana karyawan yang bekerja jarak jauh harus kembali bekerja
di kantor adalah upaya agar dapat membuat ikatan yang kuat dan produktivitas yang lebih besar
dengan proporsi inisiatif semua sebab hal itu merupakan inisiatif yang tepat dan memang yang
perlu dilaksanakan oleh Yahoo.
11-14. Apa yang dapat dilakukan manajer dan organisasi untuk membantu para karyawan yang
bekerja dari rumah untuk bekerja secara efisien dan produktif ?
Jawab :
 Kelola hasil, bukan gaya. Karyawan jarak jauh biasanya memiliki gaya bekerjanya sendiri.
Jadi, daripada menentukan cara karyawan melakukan pekerjaan mereka, fokuslah pada
kualitas pekerjaan; apakah tenggat waktu terpenuhi, dan apakah mereka dapat mengambil
keputusan dengan baik.
 Dorong kerja sama tim. Bekerja jauh dari kolega mungkin membuat mereka merasa bekerja
sendiri, jadi, lakukan sesuatu yang mendorong anggota tim untuk saling bekerja sama.
Dengan demikian, staf akan merasa lebih terhubung satu sama lain dan departemen Anda juga
dapat memperoleh manfaat dari ide yang disampaikan dan komunikasi yang baik antar
anggotanya.
 Berkomunikasi. Dalam hal ini, Anda tidak mungkin menghampiri meja rekan kerja atau
meminum kopi di ruang istirahat. Oleh karena itu, manajer harus mengambil inisiatif untuk
membangun hubungan dengan timnya. Lakukan panggilan kerja setiap satu atau dua minggu
untuk membantu Anda menangani proyek selanjutnya, masalah kinerja, dll. Terkadang, pesan
singkat atau percakapan email (yang mungkin terkait dengan pekerjaan atau tidak) juga dapat
menjadi cara terbaik untuk tetap terhubung. Apa pun pendekatan yang digunakan, lakukan
komunikasi dengan jelas sesuai gaya kepribadian Anda. Karena untuk membangun dan
mengelola tim, semua orang harus benar-benar tahu dengan siapa mereka bekerja.
 Selenggarakan rapat web (dengan video). Dengan melakukan panggilan video dan
membagikan agenda, presentasi, dsb., tim tidak hanya dapat melihat dan mengenali satu sama
lain, tetapi juga dapat melihat desktop penyaji dan gambaran yang jelas tentang informasi
yang sedang dibahas.
 Sediakan teknologi yang tepat. Salah satu cara untuk menjadi manajer yang baik adalah
memastikan bahwa anggota tim memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk bekerja secara
efisien. Bekerja secara jarak jauh berarti tenaga kerja Anda juga memerlukan teknologi yang
tepat. Saat meninjau opsi yang ada, carilah perangkat lunak yang mengamankan dan
memudahkan proses berbagi file; berfungsi di berbagai perangkat termasuk laptop, desktop,
tablet, dan ponsel; serta memungkinkan mereka untuk bekerja sama pada dokumen. Dengan
demikian, semua orang akan memiliki akses ke alat yang sama, Anda dapat meminimalkan
masalah kompatibilitas, dan kolaborasi pun akan berhasil.
11-15. Ingat kembali tiga masalah utama mengenai manajerial-produktivitas, inovasi, dan
kolaborasi. Dari perspektif manajemen, bagaimana Anda memandang pengaturan kerja yang
fleksibel ? Bagaimana jika hal tersebut terlihat dari sudut pandang karyawan ?
Jawab : Dari perspektif manajemen, pengaturan jam kerja fleksibel, dari segi waktu sulit
mengadakan rapat kerja dengan anggota tim yang lengkap karena adanya perbedaan jam kerja,
tidak produktif jika harus bekerja di rumah sehingga tentu merugikan perusahaan, serta
komunikasi dan kerja sama yang kurang baik dengan rekan kerja.
Sedangkan dari sudut pandang karyawan, sistem jam kerja yang fleksibel membuat karyawan
menjadi lebih efisien dan termotivasi, jam kerja fleksibel memberikan kebebasan karyawan
untuk menentukan jam produktif atau terbaiknya untuk bekerja dengan suasana yang lebih
nyaman, dan jam kerja yang fleksibel bisa mengurangi rasa persaingan antar karyawan dan
menghindari intrik politik di kantor.
11-16. Apakah bertatap muka (hadir di kantor untuk terlihat oleh atasan dan rekan kerja Anda
yang lain) merupakan hal yang kritis bagi karier seseorang ? Bahaslah.
Jawab : Ya. Karena jika bertatap muka atau dengan hadir di kantor membuat proses kerja terlihat
nyata berikut dengan hasilnya dan juga terdapat kegiatan koordinasi yang baik saat menemukan
suatu masalah atau kendala yang dialami oleh orang tersebut dapat ditangani dengan lebih cepat
dan secara bersama-sama mencari solusi terbaik.
11-17. Apakah dapat bekerja dari jarak jauh penting bagi Anda ? Mengapa ya dan mengapa
tidak?
Jawab : Ya. Sebab, ada saat dimana ingin bisa lebih bebas berekspresi tanpa terikat tenaga dan
waktu. Namun, tetap menjalankan tugas pekerjaan dengan baik dan tetap produktif meski tidak
diawasi secara langsung.
Aplikasi Kasus 2 Sukarelawan Organisasi
11-18. Bagaimana pendapat Anda mengenai penggunaan “sukarelawan” untuk mengerjakan
pekerjaan yang ditugaskan kepada orang lain yang dibayar ?
Jawab : Penggunaan sukarelawan cukup menguntungkan bagi perusahaan dan juga memiliki
keuntungan bagi sukarelawan yang melakukannya diantaranya memperkenalkan diri sebagai
pelamar kerja yang baik, membangun koneksi, dan membantu mengeksplorasi peran dan karier.
11-19. Jika Anda ada di posisi Mark Studness, apa kekhawatiran terbesar Anda terhadap
pengaturan kerja seperti ini ? Bagaimana Anda “mengatur” kekhawatiran tersebut ?
Jawab : Kelalaian yang tidak disadari dalam mengerjakan suatu hal (tidak tertangani dengan
baik) atau kesalahan yang dilakukan terlihat kecil namun dapat berdampak besar bagi
perusahaan. Dengan sebisa mungkin melakukan kontrol terhadap para karyawan maupun
sukarelawan agar pekerjaan selesai dengan baik.
11-20. Bagaimana para “sukarelawan” ini menyatu dengan struktur organisasi ? Lihat kembali
enam elemen desain organisasi (lihat bab 10) dan diskusikan bagaimana setiap elemen tersebut
memengaruhi pendekatan struktural ini.
Jawab : Sukarelawan bekerja dengan mengikuti struktur organisasinya adanya jenis spesialisasi
kerja yang ia kerjakan, departementalisasi (ia melakukan bagian apa), rantai komando
(wewenang apa yang dia dapatkan), rentang kendali (mengatur efisiensi kerja yang
dilaksanakan), sentralisasi dan desentralisasi (kadar yang bisa ia berikan bagi perusahaan baik
input atau keputusan), dan formalisasi (standar pekerjaan yang seperti apa yang cocok diberikan
bagi dia).
11-21. Apakah menurut Anda pendekatan ini dapat diaplikasikan ke dalam jenis-jenis pekerjaan
lain atau di dalam jenis-jenis organisasi lain ? Jelaskan.
Jawab : Belum tentu. Karena tiap perusahaan memiliki perspektif yang berbeda dalam
menangani permasalahan ataupun kebutuhan penyelesaian solusi yang diperlukannya.
Nama : Elsa Pratiwi Johana
NRP : 1852077
Kelas : MG-A

BAB 11 MENDESAIN STRUKTUR ORGANISASI – DESAIN ADAPTIF


21. Sebut dan jelaskan masing-masing meliputi apa sajakah rancangan/desain organisasi
tradisional itu !
Jawab :
1. Struktur simpel:
• Departementalisasi yang rendah
• Rentang kendali yang luas
• Wewenang yang terpusat pada satu orang
• Sedikit formalisasi
2. Struktur fungsional:
• Amat serupa atau terkait dengan keahlian pekerjaan
3. Struktur divisional:
• Terdiri dari unit-unit atau divisi bisnis yang terpisah
22. Sebutkan kekuatan dan kelemahan dari rancangan organisasi tradisional !
Jawab :
23. Meliputi apa saja Rancangan Organisasi Kontemporer itu? Sebut dan jelaskan masing-
masing dengan positif dan minusnya !
Jawab :

Rancangan Organisasi Kontemporer Positif Negatif

a. Struktur tim  Pekerja merasa  Tidak ada


Di dalam struktur kelompok, seluruh lebih terlibat dan rantai
organisasi dibentuk berdasarkan diberdayakan. komando yang
kelompok-kelompok kerja.  Mengurangi jelas
hambatan di  Tekanan
antara bidang- diberikan
bidang kepada
fungsional masing-masing
tim dalam
berkinerja

b. Struktur matriks dan proyek  Desain luwes dan  Rumitnya


 Struktur matriks fleksibel yang menugaskan
menempatkan para spesialis, dapat merespons orang-orang ke
dari berbagai divisi dengan perubahan dalam proyek
fungsi yang berbeda, untuk lingkungan  Rawannya
bekerja di dalam satu atau  Pengambilan terjadi konflik
lebih proyek (dikepalai oleh keputusan lebih pekerjaan dan
manajer proyek). cepat kepribadian
 Dalam struktur proyek, para
karyawan terus-menerus
mengerjakan proyek (tidak
memiliki/kembali ke divisi
masing-masing).
c. Organisasi tanpa-batas  Sangat fleksibel  Kurangnya
Organisasi yang desainnya tidak dan responsive kendali
didefinisikan dengan batasan-  Mendayagunakan  Sulitnya
batasan (horizontal/vertikal, bakat-bakat yang komunikasi
internal/eksternal) yang ditanamkan ada di mana pun
oleh struktur standarnya. adanya

d. Organisasi pembelajar  Membagi  Perasaan ragu


Organisasi yang telah pengetahuan untuk
mengembangkan kapasitas untuk dengan seluruh membagikan
terus-menerus belajar, beradaptasi, anggota pengetahuan
dan berubah. organisasi pada diri
 Sumber beberapa
keunggulan karyawan
kompetitif yang karena mereka
berkelanjutan takut akan
kehilangan
wewenangnya
 Banyak
karyawan
berpengalaman
berada di
ambang usia
pensiun

24. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Struktur Tim itu dalam Organisasi Kotemporer!
Uraikan dengan contohnya !
Jawab : Struktur tim. Di dalam struktur kelompok, seluruh organisasi dibentuk berdasarkan
kelompok-kelompok kerja.
Contoh : Beragam perusahaan seperti Amazon, Boeing, Hewlett-Packard, Louis Vuitton,
Motorola, dan Xerox secara ekstensif menggunakan tim pekerja untuk meningkatkan
produktivitas.
25. Jelaskan apa yang menjadi salah satu aspek kekhasan dari desain Struktur Matriks itu !
Uraikan dengan contohnya !
Jawab : Menciptakan rantai komando ganda di mana pekerja memiliki dua manajer yaitu
manajer bidang fungsional dan manajer bidang produksi atau proyek yang berbagi
wewenang. Manajer proyek memiliki wewenang atas anggota fungsionalnya yang manjadi
bagian dari tim proyeknya dalam bidang-bidang yang terkait dengan sasaran proyek.
Namun, keputusan apapun tentang promosi, rekomendasi gaji, dan penilaian tahunan
biasanya menjadi tanggung jawab manajer fungsional. Desain matriks ini “menyalahi”
kesatuan prinsip komando, yang menyatakan bahwa setiap orang harus melapor hanya ke
satu orang atasan. Namun struktur ini dapat efektif asalkan kedua manajer berkomunikasi
secara berkala, mengoordinasikan tuntutan kerja atas para pekerja, dan menyelesaikan
konflik bersama.
26. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Organisasi Tanpa Batas (boundaryless
Organization) itu ! Uraikan dengan contoh dan Bagaimana dengan strukturnya ? Jelaskan !
Jawab : Organisasi tanpa-batas : Organisasi yang desainnya tidak didefinisikan dengan
batasan-batasan (horizontal/vertikal, internal/eksternal) yang ditanamkan oleh struktur
standarnya.
Contoh : Mantan pemimpin perusahaan GE Jack Welch menelurkan istilah ini karena ia
ingin mengeliminasi batas-batas vertical dan horizontal dalam GE dan memupus hambatan
eksternal antara perusahaan dengan konsumen dan pemasok. Meskipun gagasan
menghilangkan batasan ini terlihat ganjil, banyak organisasi yang menuai kesuksesan
dewasa ini menemukan bahwa mereka bisa beroperasi sangat efektif dengan
mempertahankan sifat fleksibel dan tidak terstrukturnya di mana struktur yang ideal bagi
mereka adalah tidak memiliki struktur yang kaku, terikat, dan sudah ditentukan
sebelumnya.
27. Apa yang dimaksud dengan “batasan” (boundaries) ? dan ada berapa macam? Sebut dan
jelaskan masing-masing dengan contoh-contoh solusinya !
Jawab : Batas (boundary) adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan).
Ada 2 jenis batasan :
1) Internal batasan horizontal yang ditanamkan oleh spesialisasi kerja dan
departementalisasi serta batasan vertical yang memisahkan pekerja berdasarkan
level dan hierarki organisasinya.
2) Eksternal batasan yang memisahkan organisasi dari konsumen, pemasok, dan
pemangku kepentingan lainnya. Untuk meminimalkan atau mengeliminasi batasan
ini, manajer bisa menggunakan desain struktur maya (virtual) atau jaringan
(network).
28. Jelaskan masing-masing dengan sertakan contohnya, apa yang dimaksud dengan :
a. ORGANISASI MAYA ( VIRTUAL ORGANIZATION)
Jawab : Sebuah organisasi yang terdiri dari kelompok inti kecil (para karyawan
tetap dan para spesialis luar) yang direkrut saat mereka dibutuhkan untuk
mengerjakan suatu proyek.
b. ORGANISASI JARINGAN ( NETWORK ORGANIZATION )
Jawab : Organisasi yang memberdayakan para karyawannya untuk melakukan
aktivitas dan jaringan pekerjaan untuk menyediakan komponen-komponen produk
dan proses kerja lain yang dibutuhkan (di luar pemasok yang telah ada).
c. ORGANISASI MODULAR
Jawab : Perusahaan produksi yang menggunakan pemasok luar untuk menyediakan
komponen produk sebagai operasi pemasangan terakhir.
29. Jelaskan apa tantangan rancangan organisasi masa kini !
Jawab :
• Menjaga para karyawan untuk tetap terhubung
Penggunaan teknologi mobile dan teknologi telekomunikasi memberikan cara bagi
perusahaan dan para karyawannya untuk tetap terhubung dan menjadi lebih produktif.
• Mengatasi masalah-masalah struktural umum : implikasi kultural atas elemen-elemen
desain organisasi.
Para peneliti telah menyimpulkan bahwa struktur-struktur dan strategi-strategi yang
digunakan yang digunakan oleh berbagai organisasi di seluruh dunia memiliki kesamaan,
“meski perilaku di dalam organisasi-organisasi tersebut mempertahankan keunikan
budaya yang dimiliki organisasi tersebut”. Apakah makna perbedaan di antara strategi
dan kebudayaan dalam mendesain struktur yang efektif dan efisien. Ketika mendesain
dan merubah struktur organisasi, para manajer perlu memikirkan implikasi budaya dari
elemen-elemen desain tertentu.
30. Jelaskan apa yang dimaksud dengan THE LEARNING ORGANIZATION (Organisasi
Pembelajar)
Jawab : Organisasi yang telah mengembangkan kapasitas untuk terus-menerus belajar,
beradaptasi, dan berubah.
31. Apa karakteristiknya dari THE LEARNING ORGANIZATION (Organisasi Pembelajar)
itu? Jelaskan sertakan contohnya!
Jawab :
• Penekanan terhadap informasi yang dibagikan, dan berkolaborasi di dalam aktivitas
pekerjaan
• Batasan-batasan struktural dan fisik yang minim
• Pengutamaan kerja kelompok
32. Apa peran manajer dalam Learning Organization? Jelaskan!
Jawab :
- Membuat keputusan-keputusan terutama keputusan tidak terprogram secara lebih kreatif
- Memotivasi dan memberdayakan karyawan untuk mengambil keputusan secara mandiri
33. Tanpa memandang desain struktur organisasi yang dipilih oleh manajer. Untuk alasan apa
sebaiknya desain/struktur itu dibentuk? Jelaskan !
Jawab : Menentukan proses kerja dan pembagian kerja dalam sebuah organisasi. Efisiensi
dalam organisasi ditentukan pula oleh struktur dan desain organisasi. Struktur dan desain
organisasi digunakan sesuai dengan kondisi atau bentuk dari organisasi itu sendiri sehingga
memungkinkan kreatifitas dari anggota organisasi.
Struktur organisasi yang efektif juga akan membantu proses perencanaan, pembuatan
keputusan, dan meminimalisir konflik diantara berbagai departemen dan fungsi akibat dari
adanya ekspektasi kerja yang kadang tidak jelas.
34. Jelaskan apa pentingnya KOLABORASI KERJA dalam berorganisasi! Uraikan dengan
contohnya !
Jawab :
• Proporsi dari pekerjaan tetap akan jauh lebih sedikit; organisasi akan mengandalkan jasa
pekerja kontrak dan paruh waktu
• Pekerja akan seperti konsultan lepas; tugas-tugas mereka bersifat hanya sementara
• Permintaan pekerjaan akan tidak mengharuskan para pekerja berkumpul di satu tempat
35. Jelaskan apa keuntungan dan kerugian dalam Kolaborasi Kerja !
Jawab :
36. Dalam KOLABORASI INTERNAL ada beberapa pilihan struktur. Sebut dan uraikan
masing-masing apa saja konsep-konsep pilihan struktur tersebut dan sertakan contoh
kerjanya !
Jawab :
A. Tim lintas fungsi:
• Kelompok kerja yang terdiri dari individu-individu yang berasal dari berbagai spesialisasi
fungsi.
Contoh : Di ArcelorMittal, perusahaan baja terbesar di dunia, tim-tim lintas fungsi yang
beranggotakan para ilmuwan, manajer pabrik, dan tenaga pemasaran mengulas dan
mengawasi inovasi-inovasi produk mereka.
B. Satuan tugas:
• Komite tidak tetap (tim) yang dibentuk untuk mengatasi masalah jangka pendek yang
memengaruhi beberapa divisi.
Contoh : Pada sebuah firma akunting yang berbasis di San Francisco,
Eichstaedt&Devereaux. Pada firma ini, kelompok-kelompok kerja yang ada membantu
mereka mengembangkan program perekrutan, pengawasan, dan pelatihan formal.
C. Komunitas praktik:
• Kelompok individu yang memiliki kekhawatiran, masalah, atau minat yang sama
mengenai sebuah topik.
− Mereka memperdalam pengetahuan dan keahlian di bidang itu dengan berinteraksi
pada saat peristiwa tertentu terjadi.

Contoh : Para teknisi Xerox menceritakan “kisah peperangan” untuk mengomunikasikan


pengalaman-pengalaman mereka dalam membantu teknisi lain menyelesaikan masalah
ketika memperbaiki mesin Xerox.

37. Uraikan bagaimana agar komunitas praktik berfungsi dengan baik


Jawab :
38. Jelaskan apa yang dimaksud dengan KOLABORASI EKSTERNAL dan ada berapa bentuk
Kolaborasi Eksternal itu ? Sebut dan jelaskan masing-masing dengan contoh kerjanya serta
perusahaan yg telah menjalankannya !
Jawab :
Kolaborasi eksternal adalah proses bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau mencapai
tujuan yang berhubungan dengan bagian eksternal.
Bentuk kolaborasi eksternal :
A. Inovasi terbuka:
• Memperluas pencarian ide-ide baru di luar batasan organisasi
• Memungkinkan mudahnya pemindahan inovasi, baik ke dalam atau ke luar organisasi
Contoh : Procter & Gamble, Starbuck, Dell, Best Buy, dan Nike yang membuat platform
digital yang memungkinkan para pelanggan membantu mereka untuk membuat produk-
produk dan pesan-pesan baru.
B. Kemitraan strategis:
• Hubungan kolaboratif di antara dua/lebih organisasi, yang menyatukan sumber daya dan
kapabilitas mereka untuk beberapa tujuan usaha.
Contoh : Nokia dan Qualcomm, membentuk kesepakatan kerja untuk mengembangkan
telepon seluler generasi berikutnya untuk wilayah Amerika Utara. Nokia juga
berkolaborasi dengan Microsoft di dalam sebuah kemitraan, di mana perangkat lunak
Microsoft menjalankan layanan surel dan pesan pada hampir semua telepon seluler
buatan Nokia.
39. Jelaskan apa tantangan bagi para manajer dalam menangani setiap bentuk Kolaborasi ini !
Jawab :
1. Opsi struktur kolaborasi internal meliputi:
• .Tim lintas fungsi
Tantangan : Mempersatukan agar para karyawan ikut bersama-sama dalam tim untuk
mencapai tujuan
• .Satuan tugas
Tantangan : Mengatur anggota-anggota kelompok kerja untuk melakukan tugas
pekerjaannya dengan baik sekaligus tergabung dalam kelompok kerja
• .Komunitas praktik
Tantangan : Menjaga hubungan diantara anggota/karyawan untuk ikut
berinteraksi/berpartisipasi dalam pemecahan masalah
2. Opsi kolaborasi eksternal meliputi:
• .Inovasi terbuka
Tantangan : Memberikan dorongan untuk menyampaikan berbagai inovasi yang ada di
antara para karyawan
• .Kemitraan strategis
Tantangan : Mengeksplorasi hubungan kolaborasi untuk menyatukan dua atau tiga
organisasi
40. Uraikan apa keuntungan dan kerugian dari adanya INOVASI TERBUKA itu !
Jawab :

Keuntungan Kerugian

Memberikan apa yang diinginkan Permintaan yang tinggi untuk


konsumen-hak suara mengatur proses-proses yang
Memungkinkan organisasi untuk berjalan
merespons masalah-masalah yang Dukungan ekstensif diperlukan
kompleks Tantangan-tantangan kebudayaan
Memelihara hubungan internal dan Kebutuhan untuk memiliki
eksternal fleksibilitas lebih tinggi
Kembali fokus pada pasar Perubahan-perubahan penting pada
Menyediakan cara untuk mengatasi cara pengetahuan dikendalikan dan
kenaikan biaya dari ketidakpastian dibagikan
dalam pengembangan produk

41. Sebutkan beberapa alasan mengapa KEMITRAAN STRATEGIS itu masuk akal untuk
dilakukan !
Jawab : Pengaturan yang fleksibel dan informal menghasilkan efisiensi, menyediakan akses
ke pasar-pasar dan teknologi-teknologi baru, dan membutuhkan birokrasi yang lebih sedikit
ketika membuat dan membubarkan proyek kemitraan, risiko, dan biaya yang dikeluarkan
ditanggung oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam kemitraan ini, identifikasi merek secara
independen tetap dipertahankan dan dapat dieksploitasi, bekerja dengan mitra yang
memiliki beragam kemampuan dapat menghasilkan sinergi besar, pihak-pihak yang
bersaing biasanya dapat bekerja bersama secara harmonis, kemitraan memiliki bentuk yang
bervariasi, mulai dari kemitraan sederhana hingga kemitraan kompleks, belasan partisipan
dapat diakomodasikan di dalam pengaturan kemitraan, dan antitrust law dapat melindungi
aktivitas-aktivitas divisi R&D.
42. Jelaskan apa gunanya PENGATURAN KERJANYA yang fleksibel itu!
Jawab : Memberikan organisasi fleksibilitas untuk memberdayakan karyawan, kapanpun/di
manapun dibutuhkan.
43. Sebut dan Jelaskan masing-masing melalui apa para manajer kini mempunyai cara harus
mengevaluasi Jenis-jenis PENGATURAN KERJANYA yang fleksibel itu! Uraikan
masing-masing dengan contoh tantangan dan untung ruginya !
Jawab :
1. Telecommuting:
• Pengaturan kerja di mana para karyawan bekerja dari rumah dan terhubung ke tempat
kerja mereka melalui komputer.
Contoh tantangan : Kekhawatiran menegnai bekerja jarak jauh, terutama mengenai
keterasingan akibat tidak pergi “bekerja”.
Untung : Sebuah cara untuk melawan biaya transportasi yang tinggi dan untuk menarik
karyawan-karyawan berbakat yang menginginkan kebebasan dan kendali dalam
pekerjaan mereka.
Ruginya : Banyak manajer yang masih ragu untuk membiarkan para karyawan menjadi
“gelandangan berlaptop”. Mereka berargumen bahwa para karyawan akan membuang
waktu mereka dengan berselancar di dunia maya/bermain game secara online dan bukan
bekerja, mengabaikan klien mereka.
2. Waktu kerja yang dipadatkan adalah pengaturan kerja di mana para karyawan bekerja
pada:
• Jumlah waktu yang lebih lama tiap harinya
• Jumlah hari yang lebih sedikit tiap minggunya
Contoh tantangan : Menata ulang struktur kerja
Untung : Penurunan biaya dalam hal penggunaan energy dan dari pos biaya bensin.
Rugi : Kelelahan dalam menghadapi pekerjaan yang terus-menerus
3. Flextime adalah sistem penjadwalan di mana para karyawan:
• Diharuskan bekerja selama jumlah waktu tertentu setiap minggunya
• Dibebaskan untuk memvariasikan jam kerja, di dalam batasan waktu yang telah
ditentukan
Contoh tantangan : Mengatur jadwal kerja dengan baik
Untung : Bebas memvariasikan jam kerja dengan batasan-batasan tertentu
Rugi : Menetapkan waktu utama, di mana para karyawan diharuskan untuk berada di
kantor.
4. Berbagi pekerjaan:
• Ketika dua/lebih orang berbagi sebuah pekerjaan tetap
Contoh tantangan : Tetap fokus dengan pekerjaan dengan melaksanakan tugas sesuai
bagiannya
Untung : Menghindari pemangkasan jumlah karyawan
Rugi : Kurang terlihat untuk menilai kinerja yang terbaik diantara yang lainnya
44. Jelaskan apa yang dimaksud dengan TENAGA KERJA KONTINJEN!
Jawab : Pekerja tidak tetap, pekerja lepas, atau pekerja kontrak yang direkrut berdasarkan
pada jasa mereka. Beberapa merujuk para pekerja ini sebagai tenaga kerja independen
karena tidak adanya hubungan dependen di antara pekerja dan organisasi.
45. Jelaskan masalah-masalah utama yang dihadapi perusahaan dengan tenaga kerja
kontinjen ! Uraikan dengan contohnya !
Jawab :
• Mengklasifikasikan siapa yang memiliki kualifikasi sebagai kontraktor independen
Contoh : FedEx menganggap 12.000 kurir yang terdapat di Divisi Ekspedisi FedEx
sebagai kontraktor. Kualifikasi mereka sebagai kontraktor independen telah
menimbulkan perdebatan dengan Kantor Pajak Nasional (IRS) dan pemerintah Negara
bagian serta competitor utama mereka UPS. Para kurir FedEx tergabung di dalam satuan
pekerja dan berpendapat bahwa kebijakan FedEx tersebut “tidak adil terhadap para wajib
pajak, pesaing, dan para pekerja sendiri”. Pemerintah federal juga sedang berusaha untuk
meningkatkan wewenang mereka untuk menghukum para pemberi kerja yang salah
mengklasifikasikan pekerjanya. Jadi, terdapat intensif bagi pemberi kerja yang sangat
baik dalam mengklasifikasikan siapa yang tergolong kontraktor independen dan siapa
yang bukan.
• Membuat proses perekrutan, penyaringan, dan penempatan bagi mereka
Langkah-langkah penting ini dapat membantu meyakinkan kita bahwa orang yang tepat
berada di tempat yang tepat dan waktu yang tepat guna menyelesaikan pekerjaan secara
efektif dan efisien. Organisasi apapun yang ingin meminimalkan masalah-masalah
potensial dengan tenaga kerja kontinjennya perlu memberikan perhatian yang baik dalam
merekrut pekerja.
• Menetapkan metode untuk (1) menetapkan tujuan, jadwal, dan tenggat waktu serta,
(2) memantau kinerja
Seperti halnya dengan pekerja biasa, tenaga kerja kontinjen dipekerjakan untuk
menangani tugas-tugas spesifik. Penting bagi manajer untuk memiliki metode dalam
menetapkan tujuan, jadwal, dan tenggat waktu pengerjaan dengan pekerja kontinjen.
Penting juga bahwa semua mekanisme bekerja dengan baik untuk mengawasi kinerja dan
capaian tujuan pekerja, terutama jika tenaga kerja kontinjen tidak bekerja di kantor.
46. Sebut dan jelaskan apa saja tantangan-tantangan Desain Organisasi saat ini.Uraikan
masing-masing dengan sertakan contohnya!
Jawab :
• Menjaga para karyawan untuk tetap terhubung
Penggunaan teknologi mobile dan teknologi telekomunikasi memberikan cara bagi
perusahaan dan para karyawannya untuk tetap terhubung dan menjadi lebih produktif.
Contoh : Perangkat telepon genggam memiliki fitur surel, kalender, dan kontak yang
dapat digunakan di mana saja selama terdapat jaringan nirkabel. Perangkat perangkat ini
juga dapat digunakan untuk masuk ke dalam pusat data dan intranet perusahaan. Para
karyawan dapat melakukan konferensi video menggunakan jejaring broadband dan
Webcam.
• Mengatasi masalah-masalah struktural umum
Para peneliti telah menyimpulkan bahwa struktur-struktur dan strategi-strategi yang
digunakan yang digunakan oleh berbagai organisasi di seluruh dunia memiliki kesamaan,
“meski perilaku di dalam organisasi-organisasi tersebut mempertahankan keunikan
budaya yang dimiliki organisasi tersebut”. Apakah makna perbedaan di antara strategi
dan kebudayaan dalam mendesain struktur yang efektif dan efisien. Ketika mendesain
dan merubah struktur organisasi, para manajer perlu memikirkan implikasi budaya dari
elemen-elemen desain tertentu.
Contoh : Sebuah penelitian menunjukkan bahwa formalisasi peraturan-peraturan dan
mekanisme-mekanisme birokrasi mungkin penting di negara-negara yang ekonominya
kurang berkembang, namun tidak terlalu penting di negara-negara yang ekonominya
sudah berkembang dengan baik, di mana para karyawan bisa saja memiliki pendidikan
professional dan keterampilan yang lebih tinggi dan lebih baik. Penelitian lain
menemukan bahwa organisasi-organisasi yang beranggotakan orang-orang dari negara
yang memiliki budaya high power distance (seperti Yunani, Perancis, dan sebagian besar
negara Amerika Latin) memiliki karyawan yang lebih menerima struktur-struktur
mekanistik daripada para kayawan dari Negara-negara yang menganut low power
distance. Elemen-elemen desain structural lainnya juga dapat dipengaruhi oleh perbedaan
budaya.

Anda mungkin juga menyukai