Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL BOOK REPORT

MK. PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

PRODI PEND BAHASA INDONESIA

Skor Nilai :

Perkembangan Peserta Didik

(Dra. Rahmulyani, M.Pd.,Kons )

NAMA MAHASISWA : ESRA ROMAULI BERUTU

NIM : 2193311027

DOSEN PENGAMPU : LIDIA SIMANIHURUK, S.Si., M.Pd

MATA KULIAH : PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019

1
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmatNya sehingga penulis masih diberikan kesempatan untuk dapat menyelesaikan Critical
Book Review ini dengan judul”Perkembangan Remaja”. Adapun Critical Book Review ini
dibuat guna memenuhi penyelesaian tugas pada mata kuliah Perkembangan Peserta Didik,
semoga Critical Book Review ini dapat menambah wawasan bagi para pembaca.

Dalam penulisan Critical Book Review ini, penulis tentu saja tidak dapat
menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan dari pihak lain. Oleh karena itu penulis
mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu Bapak Fahrur Rozi, S.Pd., M.Pd. selaku
dosen mata kuliah perkembangan peserta didik dan kepada kedua orang tua dan teman-teman
saya yang memberi dukungan dan doa.

Penulis menyadari bahwa critical book review ini masih jauh dari kata sempurna
karena masih banyak kekurangan. Oleh karena itu,penulis dengan segala kerendahan hati
meminta maaf dan mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna perbaikan dan
penyempurnaan kedepannya.

Selain itu, pembaca juga akan menemukan kelebihan dan kekurangan dari kedua
buku yang dibahas. Jadi makalah ini sangat bermanfaat sebagai referensi dalam kegiatan
pembelajaran.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, Lebih dan kurangnya penulis ucapkan
Terimah Kasih.

Medan,05 September 2019

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................1

DAFTAR ISI...................................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................................3

A. RASIONALISASI PENTINGNYA CBR......................................................3

B. TUJUAN........................................................................................................3

C. MANFAAT....................................................................................................3

D. IDENTITAS BUKU......................................................................................4

BAB II RINGKASAN ISI BUKU..................................................................................5

BAB III PEMBAHASAN...............................................................................................10

A. PEMBAHASAN ISI BUKU..........................................................................10

B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU..............................................11

BAB IV PENUTUP........................................................................................................12

A. KESIMPULAN .............................................................................................12

B. SARAN..........................................................................................................12

DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................................13

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya CBR

Peserta didik adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, ia membutuhkan orang
lain untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang utuh. Dalam
perkembangannya, pendapat dan sikap peserta didik dapat berubah karena interaksi dan
saling berpengaruh antar sesama peserta didik, maupun dengan proses sosialisasi. Dengan
mempelajari perkembangan hubungan sosial diharapkan dapat memahami pengertian dan
proses sosialisasi peserta didik.

Dengan mempelajari dan menerapkan sistem CBR mahasiswa diharapkan dapat


berpikir lebih kritis lagi ,pembaca tidak hanya monoton membaca saja dan menerima
langsung apa isi dari buku yang sudah dibaca tetapi kita bisa lebih mengetahui kelebihan dan
kekurangan buku tersebut

B. Tujuan
1. Untuk mengetahui buku tentang “Perkembangan Peserta Didik”.
2. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari “Perkembangan Peserta Didik”.
3. Untuk melatih keterampilan dalam mengkritik buku tentang “Perkembangan Peserta
Didik”.

C. Manfaat
A. Membantu pembaca (umum) yang belum berkesempatan membaca buku ini untuk
mengetahui gambaran dan penilaian umum terhadap buku ini.
B. Menambah wawasan pembaca (umum) ketika membaca dan menelaah isi penulisan
tentang bagaimana penulisan kritik buku.
C. Menambah wawasan bagi setiap individu mengenai menggambar teknik dasar serta
melatih dalam mengkritik sebuah buku.

4
D. Identitas Buku

 Buku Utama
Judul : Perkembangan Peserta Didik
Penulis : Dra. Rahmulyani, M.Pd.,Kons
ISBN : 978-602-7938-39-7
Penerbit : UNIMED PRESS
Kota Terbit : Medan Estate
Tahun Terbit : 2013
Jumlah halaman : 191

 Buku Pembanding
Judul : Psikologi Perkembangan Peserta Didik
Penulis : Dra. Desmita, M.Si
ISBN : 979-692-950-3 :
Penerbit : PT. REMAJA ROSDAKARYA
Kota Terbit : Bandung
Tahun Terbit : 2011
Jumlah halaman : 314

5
BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

1. Perkembangan Fisik

Salah satu segi perkembangan yang cukup pesat dan nampak dari luar adalah
perkembangan fisik pada masa remaja. Remaja didefinisikan sebagai tahap perkembangan
transisi yang membawa individu dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa remaja
awal anak-anak yang beranjak remaja ini akan terlihat dari postur tubuhnya yang tinggi
namun kurus, proporsi tinggi badan dan berat badan mereka seimbang. Pada usia 11-12 tahun
tinggi badan anak laki-laki dan perempuan tidak jauh beda, pada usia 12-13 tahun
pertambahan tinggi badan anak perempuan lebih cepat daripada anak laki-laki, tetapi pada
usia 14-15 tahun anak laki-laki akan mengejarnya, sehingga pada usia 18-19 tahun tinggi
badan anak laki-laki jauh dari tinggi dari anak perempuan. Rata-rata tinggi badan masih dapat
diperkirakan. Hal ini disebabkan karena besarnya pengaruh komposisi dan gizi makanan.

Selain pertambahan tinggi badan yang cepat, pada masa remaja berlangsung
perkembangan seksua yang cepat pula. Perkembangan ini ditandai dengan munvulnya ciri-
ciri kelamin primer dan sekunder. Ciri-ciri kelamin primer berkenaan dengan perkembangan
alat-alat produksi seperti pada pria yang akan mengalami mimpi basah dan pada wanita
mengalami menstruasi. Ciri-ciri kelamin sekunder yaitu dengan tumbuhnya bulu-bulu halus
di area tertentu dan juga diseluruh badan, perubahan suara semakin rendah-besar terlebih
pada pria dan tumbuhnya jakun, lalu membesarnya buah dada pada wanita.

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pertumbuhan Fisik


1. faktor internal
\ a. Sifat jasmaniah yang diwariskan dari orangtuanya
b. kematangan
2. faktor eksternal
a. kesehatan
b. makanan
c. stimulasi lingkungan

6
2. Perkembangan Intelektual

Sejalan dengan perkembangan fisik yang cepat, berkembang pula kemampuan


intelektual berpikir pada anak. Remaja telah mampu berpikir jauh melewati kehidupannya
baik dalam dimensi ruang maupun waktu. Berpikir abstrak adalah berpikir tentang ide-ide,
yang oleh Jean Piaget seorang ahli psikolog dari Swiss disebutnya sebagai berpikir formal
operasional. Hal ini ditandai dengan 3 hal penting, yaitu:

1) Anak mulai mampu berpikir tentang kemungkinan-kemungkinan.


2) Anak telah mapu berpikir ilmiah.
3) Remaja telah mampu memadukan ide-ide secara logis.

Tahapan Perkembangan Intelek/Kognitif


1. tahap sensori-motoris
Pada tahap ini anak dalam suatu masa pertumbuhan yang ditandai oleh
kecenderungan-kecenderungan sensori-motoris yang sangat jelas. Segala perbuatan
merupakan perwujudan dan proses pematangan aspek sensori-motoris tersebut.
2. tahap praoperasional
Tahap ini juga disebut tahap intuisi sebab perkembangan kognitifnya
memperlihatkan kecenderungannya yang ditandai oleh suasana intuitif. Artinya,
semua perbuatan rasionalnya tidak didukung oleh pemikiran tetapi oleh unsur
perasaan, kecenderungan alamiah, sikap-sikap yang diperoleh dari orang-orang
bermakna, dan lingkungan sekitarnya.
Pada tahap ini, anak tidak selalu ditentukan oleh pengamatan indrawi saja,
tetapi juga pada intuisi. Anak mampu menyimpan kata-kata serta menggunakannya
terutama yang berhubungan erat dengan kebutuhan mereka.
3. tahap operasional konkret
Pada tahap ini anak mulai menyesuaikan diri dengan realitas konkret dan
sudah mulai berkembang rasa ingin tahunya. Anak sudah dapat mengamati,
menimbang, mengevaluasi, dan menjelaskan pikiran-pikiran orang lain dalam cara-
cara yang kurang egosentris dan lebih objektif.
Pada tahap ini anak juga sudah mulai memahami hubungan fungsional karena
mereka sudah menguji coba suatu permasalahan.
4. tahap operasional formal
Pada masa ini anak telah mampu mewujudkan suatu keseluruhan dalam pekerjaannya
yang merupakan hasil dari berfikir logis.

7
Karakteristik Perkembangan Intelek/Kognitif
1. Karakteristik Tahap Sensorik-Motorik
a) Segala tindakannya masih bersifat naluriah.
b) Aktivitas pengalaman didasarkan terutama pada pengalaman indra.
c) Individu baru mampu melihat dan meresapi pengalaman.
d) Individu mulai belajar menangani objek-objek konkret melalui skema.
2. Karakteristik tahap praoperasional
a) Individu telah mengombinasikan dan mentransformasikan berbagai informasi.
b) Individu telah mampu mengemukakan alasan-alasan dalam menyatakan ide-
ide.
c) Individu telah mengerti adanya hubungan sebab akibat dalam suatu peristiwa.
d) Cara berfikir individu bersifat egosentris.
3. Karakteristik tahap operasional konkret
Ditandai dengan karakteristik menonjol bahwa segala sesuatu dipahami
sebagaimana yang tampak saja atau sebagaimana kenyataan yang mereka alami.
4. Karakteristik tahap operasional formal
a) Individu dapat mencapai logika dan rasio menggunakan abstrak.
b) Individu mulai mampu berfikir logis dengan objek-objek yang abstrak.
c) Individu mulai mampu memecahkan persoalan bersifat hipotesis.
d) Individu bahkan mulai mampu membuat perkiraan.
e) Individu mulai mampu untuk mengintropeksi diri sendiri.
f) Individu mulai untuk menyadari diri mempertahankan kepentingan
masyarakat.

Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Intelek Kognitif


1. faktor hereditas
Semenjak dalam kandungan, anak telah memiliki sifat-sifat yang menentukan daya
kerja intelektualnya. Secara potensi anak telah membawa kemungkinan apakah akan menjadi
kemampuan berfikir setaraf normal, diatas normal atau dibawah formal.
2. faktor lingkungan
A. keluarga
Memberikan pengalaman kepada anak dalam berbagai bidang
kehidupan sehingga anak memiliki informasi yang banyak yang merupakan
alat bagi anak untuk berfikir.
B. sekolah
Sekolah adalah lembaga formal yang diberi tanggung jawab untuk
meningkatkan perkembangan anak termaksud perkembangan berfikir anak.

8
3. Perkembangan Emosi

Emosi merupakan salah satu aspek psikologis manusia dalam ranah efektif. Aspek
psikologis ini sangat berperan penting dalam kehidupan manusia pada umumnya, dan dalam
hubungannya dengan orang lain pada khususnya. Keseimbangan antar ketiga ranah
psikologis sangat di butuhkan sehingga manusia dapat berfungsi dengan tepat sesuai dengan
stimulus yang di hadapinya.

Ciri-ciri Perkembangan Emosi Remaja

a) Perubahan jasmani
b) Perubahan pola interaksi dengan orangtua
c) Perubahan interaksi dengan teman sebaya
d) Faktor pandangan luar
e) Perubahan interaksi dengan sekolah
f) Kematangan emosi

4. Perkembangan Bahasa

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seseorang dalam


pergaulannya atau hubungannya dengan orang lain. Demikian cepatnya perkembangan
bahasa pada masa kanak-kanak sehingga dalam waktu singkat dapat menguasai banyak
kosakata, ucapan, dan bahkan cara mengucapkannya. Berdasarkan hasil dari para peneliti,
maka dapat didefinisikan bahwa perkembangan bahasa sebagai kemampuan individu dalam
menguasai kosakata, ucapan, gramatikal, dan etika pengucapannya dalam kurun waktu
tertentu sesuai dengan perkembangan umur kronologinya.

Tahapan Perkembangan Bahasa

1) Fonologi (Phonology)
Fonologi berkenaan dengan bagaiamana individu memahami dan menghasilkan bunyi
bahasa.
2) Semantik (Semantics)
Semantik merujuk kepada makna kata atau carayang mendasaei konsep-konsep yang
diekspresikan dalam kata-kata atau kombinasi kata.

9
3) Tata Bahasa (Grammar)
4) Pragmatic (Pracmatics)
Pragmatic merujuk kepada sisi komunikatif dari bahasa.

5. Perkembangan Bakat Khusus

Bakat merupakan potensi yang masih memerlukan pengembangan dan pelatihan secra
serius dan sistematis agar dapat terwujud. Dengan pengenalan bakat yang dimilikinya dan
upaya pengembangannya dapat membantu remaja untuk dapat menentukan pilihan yang tepat
dan menyiapkan dirinya umtuk dapat mencapai tujuan-tujuannya.

Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus

A. Faktor Internal
1) Minat
2) Motif berprestasi
3) Keberanian mengambil resiko
4) Memiliki daya juang besar
5) Keuletan dalam menghadapi tantangan
B. Faktor Eksternal
1) Sarana dan prasarana
2) Pola asuh orangtua
3) Dukungan orangtua/keluarga
4) Lingkungan tempat tinggal
5) Kesempatan maksimal untuk mengembangka diri.

10
BAB III

PEMBAHASAN

A. Pembahasan Isi Buku

Kedua buku yang bertemakan perkembangan peserta didik ini menurut saya sangat
bagus karena disamping materi yang padat dan cukup luas, kedua buku ini juga dilengkapi
dengan materi awal yang mengajak pembaca untuk lebih memahami kajian materi nya
dengan baik sehingga pembaca lebih mengerti maksud dari penulis yang ingin disampaikan
kepada pembaca, begitu juga dengan maksud dan tujuan dari materi yang ingin disampaikan
kepada pembaca lebih terstruktur dan mudah dimengerti sehingga pembaca lebih mudah
menangkap materinya dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangan Peserta Didik

Karya: Dra. Rahmulyani, M.Pd.,Kons dkk

Materi kajian nya lebih terfokus dan terperinci, mengapa saya katakan demikian
karena kajian materinya lebih padat dan lebih sedikit terlihat dari bab yang dibahas
didalamnya yang berhubungan dengan perkembangan suatu anak mulai dari lahir sampai
dengan dewasa ditinjau dari  berbagai aspek dan faktor yang mempengaruhi
perkembangannya, materi pada buku ini lebih dipersempit agar pembaca lebih mudah
menangkap maksud dan tujuan mempelajari setiap  babnya. Jika dibandingkan dengan buku,

Psikologi Perkembangan Peserta Didik

Karya: Dra. Desmita., M.Si

Terdapat perbedaan yang sangat mencolok jika ditinjau dari materi kajian yang
terdapat didalam bukunya, materi pada buku ini cakupannya lebih luas dan lebih condong
atau dapat dikatakan lebih terfokus pada psikologi peserta didik, peserta didik disini
konotasinya yaitu seseorang menempuh pendidikan, baik itu pendidikan formal ataupun
nonformal didalam buku ini juga dilengkapi dengan pembahasan yang mengarah kepada
psikologi peserta didik itu sendiri, jadi buku ini lebih dikhususkan bagi pembaca yang ingin
memahami apa arti dari memahami psikologi perkembangan dan efeknya terhadap kehidupan
sehari-hari dari segi materi kajian buku ini juga sangat lengkap meskipun cakupannya luas
tetapi tidak ari dari kajian awal. Tetapi pada dasarnya kedua buku ini mempunyai tujuan yang
sama yaitu bagaimana  pembaca dapat mengerti dan memahami apa maksud dan tujuan dari
mempelajari  perkembangan peserta didik dan implikasinya terhadap diri sendiri dan
kehidupan sehari-hari.

11
B. Kelebihan Dan Kekurangan Buku

Perkembangan Peserta Didik 

 Karya: Dra. Rahmulyani, M.Pd.,Kons

Buku ini sangatlah  bagus, baik dari segi cover buku, layout dan ketatabahasaan yang
sudah mengikuti selera  pembaca, jika ditinjau dari segi materi juga sudah sangat bagus
karena pada setiap bab nya  penulis sudah memaparkan maksud dan tujuan dari membaca
setiap point dari setiap babnya dan pada setiap akhir bab penulis juga memberikan
rangkuman dari keseleruhan babnya sehingga pembaca langsung dapat mengingat kembali
materi yang sudah kurang dikuasainya mengenai perkembangan peserta didik tersebut, buku
ini juga dilengkapi contoh soal evaluasi, sebagai latihan agar pembaca dapat menguji
pemahamannya setelah membaca materi dari setiap babnya. tetapi buku ini tidak dilengkapi
dengan cara dan praktek dari setiap bab agar tujuan dan maksud dari mempelajari bab itu
dapat terealisasi,  

Psikologi Perkembangan Peserta Didik 

Karya: Dra.Desmita,M.Si.

Buku ini juga sangat  bagus jika ditinjau dari segi cover, layout dan
ketatabahasaannya yang sudah mengikuti keinginan pembaca pada masa sekarang ini, buku
ini juga sangat unik dan menarik,mengapa saya mengatakan demikian karena pada setiap
babnya penulis sudah memberikan overview atau gambaran dari mempelajari setiap pointnya.
Dan pada setiap akhir bab penulis juga memberikan rangkuman agar  pembaca dapat
memahami setiap point dari babnya jika tidak ingin panjang lebar memahami materi
perbabnya, tetapi sayangnya buku ini lebih terfokus pada materi psikologi, yaitu  berkaitan
dengan pola perilaku peserta didik bukan mengenai perkembangannya disamping itu buku ini
cakupan materinya sangat luas sehingga terkesan membosankan jika pembaca ingin
memahaminya dengan cepat, buku ini juga tidak dilengkapi dengan cara dan solusi dalam
mengaplikasikan materi yang ada didalam buku ini kedalam kehidupan sehari-hari
pembaca.buku ini juga tidak dilengkapi dengan soal latihan sebagai sarana pembaca dalam
menguji pemahamannyamengenai materi yang sudah dibaca sebelumnya sehingga tidak
cocok dipakai sebagai modul pembelajaran di sekolah atau perguruan tinggi.

12
BAB VI

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari kedua buku yang sudah saya bandingkan saya dapat menyimpulkan bahwa buku
pertama yaitu:

Perkembangan Peserta Didik

Karya: Dra. Rahmulyani, M.Pd.,Kons dkk

Kajian teorinya lebih terfokus pada perkembangan suatu anak dari lahir sampai
remaja dengan  berbagai faktor yang mempengaruhinya yang dapat kita lihat dari keseluruhan
babnya yang terkesan simpel tetapi mudah dimengerti, dan buku yang kedua yang saya pakai
sebagai  pembanding yaitu:

Psikologi Perkembangan Peserta Didik 

Karya: Dr. Desmita,M.Si.

Kajian teorinya nya lebih terfokus pada psikologi peserata didik dengan cakupan
materi yang cukup luas tetapi diterangkan secara mendetail sehingga tidak membingungkan
pembaca. Kedua buku ini sangatlah bagus dan sangat cocok bagi seseorang yang ingin
mempelajari perkembangan psikologi secara serius, meskipun kedua buku ini memiliki
perbedaan serta kelebihan dan kekurangan yang terdapat didalamnya tetapi pada dasarnya
memiliki tujuan yang sama yaitu bagaimana seorang pembaca dapat dengan mudah mengerti
dan memahami serta mengaplikasikan setiap materi yang sudan dibacanya dalam kehidupan
sehari-hari melalui kedua buku yang bertemakan perkembangan peserta didik ini.

B. Saran

Kedua buku ini pada dasarnya sangat baik sebagai paduan memahami materi
perkembangan peserta didik, tetapi ada baiknya kedua buku ini lebih diperbanyak dibagian
aspek pendukung nya seperti tabel, diagram, dan masih banyak lagi sebagai panduan untuk
memahami dan mengaplikasikan setiap teori yang ada didalam kedua buku ini.

13
DAFTAR PUSTAKA

Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung. PT Remaja Rosdakarya

Rahmulyani dkk. 2019. Perkembangan Peserta Didik. Medan: Unimed Press

14