Anda di halaman 1dari 4

Nama : Musdalifah B Maun

Stambuk : C21018147
Kelas : M4-BTE 4

STRUKTUR PASAR
1. Pengertian Pasar
Pasar ialah tempat bertemunya antara permintaan (pembeli) dan penawaran
(penjual) untuk mendapatkan barang/jasa yang diinginkan sesuai dengan
kesepakatan harga antara pembeli dan penjual.

Pasar dapat dikelompokkan sebagai berikut:


1) Pasar menurut segi fisiknya dapat dibedakan sebagai berikut:
 Pasar tradisinonal
 Pasar abstrak
 Pasar raya
 Pasar konkrit
 Toko swalayan
 Toko serba ada, dll
2) Pasar menurut jenis barang yang dijual dapat dibedakan sebagai berikut:
 Pasar sayuran
 Pasar ikan
 Pasar buah-buahan
 Pasar bahan bangunan
 Pasar perhiasan
 Pasar barang elektornik
 Bursa efek dan saham, dll.

2. Struktur pasar
Struktur pasar ialah jenis pasar berdasarkan karakterisitik yang mempengaruhi
persaingan dan harga di dalam pasar. Bentuk struktur pasar antara lain sebagai
berikut:
1. Pasar persaingan sempurna
Pasar jenis ini merupakan pasar dimana jumlah produsen sangat banyak
dan memproduksi produk yang sama dalam jumlah yang banyak. Contoh:
kentang, gandum, beras, batubara dan lain-lain.
Pasar jenis ini memiliki ciri antara lain:
 Produk yang dijual mirip satu sama lain. Sehingga konsumen sulit
membedakan produk yang dihasilkan oleh produsen A dan
Produsen B.
 Sulit mendapatkan keuntungan di atas rata-rata
 Pembeli mempunyai posisi kuat untuk tawar menawar.
 Penjual mudah masuk dan keluar pasar. Yaitu ketika penjual
mengalami kerugian bisa langsung meninggalkan pasar dan
begitupun sebaliknya.
 Sensitif terhadap perubahan harga.

Kelebihan pasar persaingan sempurna

 Bebas memilih dan bertindak


 Memaksimumkan efisiensi

Kelemahan pasar persaingan sempurna

 Pilihan konsumen terbatas


 Tidak mendorong inovasi produsen
 Biaya produksi mungkin lebih tinggi
 Pendapatan tidak selalu merata

2. Pasar persaingan tidak sempurna.


Pasar jenis ini merupakan pasar dimana jumlah produsen terbatas
sedangkan konsumennya sangat banyak. Jenis pasar persaingan tidak
sempurna antara lain sebagai berikut:
1) Pasar Monopolistik
Pasar jenis ini merupakan pasar dimana jumlah produsen banyak dan
memproduksi produk yang sama sedangkan konsumennya berbeda-
beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya
seperti nasi goreng, buku, pulpen, snack dll.
Pasar jenis ini memiliki ciri sebagai berikut:
 Penjual hanya memiliki sedikit kesempatan untuk merubah
harga
 Perusahaan memiliki citra yang baik
 Relatif mudah masuk dan keluar pasar
 Memiliki perbedaan satu sama lain walaupun produk yang
dijual sama.
Kelebihan pasar monopolistik

 Dengan banyaknya produsen, dapat memberikan keuntungan


terhadap konsumen untuk memilih produk yang beragam
 Dengan produsen memiliki kebebasan keluar masuk pasar, hal
ini akan mendorong produsen untuk melakukan inovasi
terhadap produk yang akan dibuat.

Kelemahan pasar monopolistik

 Membutuhkan modal yang cukup besar


 Memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga
maupun pelayanan. Sehingga, jika produsen tidak menerapkan
hal tsb akan mudah keluar masuk pasar.
2) Pasar Oligopoli
Pasar jenis ini merupakan bentuk pasar persaingan yang didominasi
beberpa penjual atau produsen dalam satu area wilayah.
Pasar jenis ini memiliki ciri sebagai berikut:
 Sulit masuk ke pasar dikarenakan membutuhkan sumber daya
yang besar.
 Produk yang dijual mempunyai harga relatif sama
 Kunci sukse ialah pembedaan produk.

Kelebihan pasar oligopoli

 Efisiensi dalam memproduksi


 Persaingan antara perusahaan dapat memberikan keuntungan
terhadap konsumen dalam hal kualitas dan harga produk.

Kelemahan pasar oligopoli

 Membutuhkan modal dan investasi yang besar


 Jika ada perusahaan yang memiliki hak paten atas produk,
maka perusahaan lain tidak dapat memproduksi barang sejenis.
3) Pasar Monopoli
Pesar jenis ini merupakan pasar yang memiliki satu penjual atau
produsen. Contohnya: PLN, microsoft windows, perusahaan kereta api
(perumka) dll.
Pasar jenis ini memiliki ciri sebagai berikut:
 Kuantitas dan harga yang ditawarkan dikuasi oleh perusahaan
 Hanya tersedia satu jenis produk
 Sangat sulit masuk ke pasar dikarenakan peraturan undang-
undang maupun sumber daya sulit di dapat.
 Hanya terdapat satu penjual atau produsen

Kelebihan pasar monopoli

 Memiliki keuntungan besar


 Lebih efisien
 Harga lebih bersaing

Kelemahan pasar monopoli

 Adanya unsur eksploitasi terhadap produksi


 Boros dalam sumber daya ekonomi

Referensi:
https://www.academia.edu/14573734/STRUKTUR_PASAR_1.1_Pengertian_Pasar