Anda di halaman 1dari 6

Jenis-Jenis Sistem

Wiliam A Shrode serta Dan Voich, Jr. (1974:116-117) membagi sistem menjadi berbagai macam
jenis :
1. Dari sudut wujudnya :
a. Sistem fisik, misalnya sistem tatasurya dan bumi.
b. Sistem biologik, atau sistem yang hidup, misalya saja manusia, hewan tetumbuhan.
c. Sistem sosial, yaitu kelompok manusia. Misal, keluarga, organisasi, klab
2. Dari sudut asal-usul :
a. Sistem alamiah, baik fisik maupun biologik, misalnya saja sistem cuaca.
b. Sistem buatan, misalnya sistem laporan cuaca
3. Dari sudut daya kekuatan yang didalamnya atau begeraknya :
a. Sistem mekanistik dan deterministik, misalnya mobil atau jam
b. Sistem organismik dan probabilistik, yaitu sistem bioligik dan sosial.
Deterministik artinya perlakuannya tertentu, bisa diperkirakan keluarannya
Probabilistik artinya perilaku dan pengeluarannya tidak bisa dipastikan, penuh dnegan
berbagai kemungkinan.
4. Dari sudut hubungannya dengan lingkungan :
a. Sistem terbuka, yaitu sistem yang berhubungan dengan lingkungan.
b. Sistem tertutup, yaitu sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan
Semua sistem bioligi merupakan sistem terbuka, dan seperti telah disebutkan di
uraian terdahulu, sulit sekali mendapatkan conton sistem yang betul betul tertutup.
5. Dari wujudnya :
a. Sistem konseptual, misalnya saja ilmu, ide-ide, filsapat
b. Sistem konkrit, misalnya mobil, jam, tetumbuhan. Sistem konkrit terdiri dari
subsistem yang hidup, tak hidup, terbuka dan tertutup.
c. Sistem abstrak, misalnya sistem berfikir, alam arwah, surga, neraka.
6. Dari sudut dinamikanya :
a. Struktur (yang ada being)
b. Prilaku (yang melakukan tindakan)
c. Evolusi (yang menjadi becoming)
Bonita J. Campbell (1979:7-9) membagi kelompok sistem dengan memperinci dari sudut apa
secara legkap sebagai berikut :
PENGGOLONGAN SISTEM
Ukuran (Kriteria) Ciri Sistem
1. Hubungan dengan lingkungan Terbuka Tertutup
2. Asal usul Alamiah Buatan
3. Sifat dasar Fisik konseptual
4. Kerumitan Sederhana Rumit
5. keluaran Bisa diperkirakan Tidak bisa diperkirakan
Campbell mengelompokkan sistem yang abstrak dengan yang konseptual, sebab yang konseptual
pada dasarnya memang abstrak. Yang abstrak bisa digambarkan semisal struktur organisasi; akan
tetapi struktur organisasi itu abstrak; bagan struktur sekedar gambar saja dari struktur yang
sebenarnya yang merupakan idea.
Gordon B. Davis (1974: 86-89) menyebut jenis-jenis sitem sebagai berikut :
1. sistem fisik
2. sistem abstrak
3. sistem terbuka
4. sistem tertutup
5. sistem deterministik
Sistem deterministik bekerja dalam pola yang bisa diperkirakan. Saling hubungan
diantara bagian-bagiannya diketahui secara pasti. Misalanya program komputer yang
melakukan kegiatan tepat sesuai dengan instruksi.
6. sistem probabilistik
Sistem ini perilakunya tidak udah diperkirakan, terjadi kesalahan perkiraan bisa muncul.
Elias M. Awad (1979:9-10) mebagi sistem itu menjadi dua kelompok yaitu deterministik dan
probabilistik

KLASIFIKASI SISTEM DAN CONTOHNYA


Tipe KERUMITAN SISTEM
Sistem Sederhana Rumit Amat rumit
Determin Mesin hitung tape recorder Cara pemasangan mesin dengan Tak ada
istik dikontrol komputer.

Rudal antara benua yang dikontrol


radar.

Komputer listrik
Probabili Melempar dadu Berspekulasi dipasaran modal Sistem ekonomi
stik Membeli saham perusahaan multi Otak manusia
nasional

Penjelasan megenai kedua tipe sistem yang dikemukakan Awad :

a. sistem deterministik
sistem deterministik adalah sistem yang melakukan sugas seperti yang ditugaskan.
Misalanya mesin hitung, menghitung jumlah berdasarkan nilai dan instruksi yang
terimanya dari operator.
b. Sistem probabilistik
Sistem probabilistik berbeda dari sistem deterministik, karena keluarannya akan berbeda-
beda. Keluaran ini dikaitkan dengan istilah kesempatan atau kemungkinan.
Robert G. Murdick dan Joel E. Ross (1982:399-403) mengelompokan sistem sebagai berikut :

1. Sistem Konseptual
Sistem konseptual disebut juga sistem analitik. Sistem ini berkaitan dengan struktur
teoritik yang bisa ada dalam dunia nyata bisa juga tidak. Contohnya adalah ilmu.
Misalnya ilmu ekonomi.
2. Sistem Empirik
Sistem empirik merupakan sistem operasional konkrit yang tersususn dari manusia,
benda-benda, mesin, energi, dan benda-benda fisik lainnya. Sistem empirik juga
merupakan cerminan pengubahan konsep kedalam kenyataan praktik.
3. Sistem Alamiah
Sistem alamiah ada dengan sendirinya di dalam alam. Wujud ekologi kehidupan
merupakan sistem alamiah, dan setiap makhluk yang ada di dalamnya merupakan sistem
alamiah yang khas. Misalnya, sistem tata surya.
4. Sistem Buatan
Sistem ini terbentuk untuk pertama kali bergabung bersama untuk hidup bersama-sama
dan melakukan perburuan bersama-sama. Misalnya, sistem perusahaan sampai dengan
sistem penjeljahan luar angkasa.
5. Sistem Sosial
Sistem ini terdiri dari manusia yang bisa di anggap murni sistem sosial. Contohnya
adalah organisasi perusahaan, lembaga pemerintah, partai politik, klab sosial, dan
himpunan ahli teknik. Namun yang merupakan aspek yang cocok untuk diperhatikan
adalah struktur organisasi dan perilaku manusianya.
6. Sistem manusia-mesin
sistem yang paling empiric tergolong sistem menusia mesin. Jelas amat sulit untuk
membayangkan suatu system semata-mata terdiri dari manusia saja tapi mempergunakan
perlengkapan tertentu untuk mencapai tujuannya
7. Sistem Mesin
sistem yang murni mesin harus memperoleh sendiri masukannya dan membina dirinya
sendiri
8. Sistem Terbuka
Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungannya. Semua sistem
yang tergolong makhluk hidup jelas merupakan sistem terbuka, sebab terpengaruh oleh
apa yang ditangkap oleh indera makhluk tersebut.
9. Sistem tertutup
Sistem tertutup yang diketahui merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan
lingkungannya.
10. Sistem yang permanen
sistem yang jangka beroperasinya relativ dengan manusia, conrohnya kebijakan suatu
organisasi
11. Sistem temporer
Sistem yang dirancang untuk menghabiskan periode waktu tertentu dan kemudian lenyap.
Misalnya, proyek penelitian dilaboratorium, sistem telepisi yang diadakan untuk
merekam dana menyiarkan acara politik nasional tertentu. Ada juga sistem temporer
tetapi tidak dirancang, misalnya perusahaan yang dibentuk tetapi kemudian cepat
bangkrut. Sistem temporer penting untuk mencapai tujuan-tujuan yang khas.
12. Sistem yang tidak berubah
Sistem ini adalah sistem yang ciri-ciri dan kegiatannya tidak berubah secara meyakinkan,
atau jika berubah pun perbedaannya cuma sekedar siklus pengulangan saja. Contohnya,
pabrik yang otimati, lembaga pemerintah yang memperoses pembayaran keamanan
sosial, kegiatan pembekalan toserba, sekolah menengah,
13. Sistem yang berubah
Contohnya, organisasi periklanan, sistem pertahanan benua, penelitian laboratorium, dan
manusia.
14. Subsistem
Suatu sistem berada dalam sistem yang lebih besar atau lebih luas. Sebuah perusahaan
dianggap sebagai sistem atau sistem total jika titik perhatian jatuh pada produksi
distribusi barang-barang, dan sumber sumber keuntungan dan pendapatan. Sistem yang
lebih kecil di dalam sistem disebut subsistem.
15. Supersistem
Supersistem tidak bisa dipergunakan sebagai antitesis subsistem, istilah ini menunjukan
sistem yang benar-benar besar dan rumit.
16. Sistem yang adaptif
Sistem adaptif atau bisa disebut sistem yang dapat menyesuaikan diri dengan
lingkungannya merupakan sistem yang bereaksi terhadap lingkungannya sedemikian rupa
untuk meningkatkan fungsi-fungsinya, karyanya, atau mungkin juga untuk
keberlangsungan.
17. Sistem yang tidak adaftif
Contohnya, perusahaan yang tidak mampu menghadapi perubahan-perubahan eksternal.
Begitupula komputer yang sampai saat ini belum bisa belajar.

Kenneth E. Boulding dalam tulisannya berjudul “General Systems Theory-The Skeleton


of Science” membagi sistem berdasarkan tingkatannya sebagai berikut:
1. Sistem kerangka atau struktur statik, yaitu anatomi dan geografi (identifikasi dan
hubungan anatar bagian-bagian sistem)
2. Sistem kerja jam atau dinamik sederhana, yaitu gerakan-gerakan pokok sistem di dalam
lingkungannya.
3. Sistem termostat atau yang mengatur diri sendiri, konsep kontrol sebagai suatu sistem
4. Siste terbuka atau sistem yang memelihara dirinya sendiri. Contohnya sel bagian sistem.
5. Sistem sosietal-genetik, yaitu tingkatan masyarakat sel yang diciri oleh adanya
pembagian tugas di antar sel, misanya tetumbuhan.
6. Sistem hewan
7. Sistem manusiawi
8. Sistem sosial, kelompok atau organisasi sebagai sistem
9. Sistem transendental, yang tak diketahui, absolut dan terakhir
Murdick dan Ross (1982:416-417) membuta dalam diagram kategori pentipean sistem beserta
ciri-ciri dan contohnya :
Kategori Tipe Ciri-ciri Contoh
Kerumitan Deterministik Bagian-bagian berhubungan dalam
pola yang biasa diramaikan.
Sederhana Sederhana tapi dinamik Tata ruang kantor
Rumit Rumit tapi bisa digambarkan Perangkat keras
komputer
Sangat rumit Rumit sulit digambarkan Tak ada
Probabilistik Tak bisa diramalkan
Sederhana Sederhana tapi dinamik Kontrol kualitas
Rumit Rumit tapi bisa digambarkan Rencana finansial
Sangat rumit Rumit sulit digambarkan perusahaan
Manusia/Mesin Mirip mesin otomatik Kegiatan produksi
otomatik
Ketat
informasi
Teramalkan
Tak
terpengaruh
orang
Terkuasal bervariasi Sistem informasi
orang manajemen
Tak stabil secara statistik
Tak otomatik
Peningkatan tak otomtik
Manusia Ciri manusia mesin Kapal terbang dan
-mesin pilot
Rumit, mahal, menuntut
Balikan informasi unuk
peningkatan diri
Alamiah/buatan alamiah Rumit, statisti, teramaikan Sistem biologi
Buatan Rumit, dinamik, tak teramalkan Sistem ekonomi
manusia
Adaftif/tak Adaftif Beraksi pada lingkungan perusahaan
adaftif
Tak adaftif Tak terpengaruh lingkungan Pesawat terbang
bertekanan udara
Terbuka/tertutup Terbuka Bertukar informasi dengan Termostat
lingkungan
Tertutup Tak terpengaruhi lingkungan Lampu lalu lintas
Open Open loop Tak memberi balikan informasi Perusahaan tanpa
loop/closed loop bagi perubahan sistem SDM
Closed loop Secara otomatik memberikan Perusahaan dengan
balikan informasi bagi SDM
keseimbangan sistem
Sistem dari Tingkat Struktur statik anatomi sistem Alam raya
sistem menurut kerangka
tingkatan
Tingkat kerja Sistem dinamik sederhana dengan Sistem tata surya
jam gerak yang telah tertentukan, dan
yang perlu
Tingkat Sistem sibernetik yang bergerak Termostat
tempostat untuk menciptakan keseimbangan
(ekuilibrium) lewat pengaturan diri
Sistem yang Sistem terbuka bergerak maju dan Sel
membina diri mencakup makhluk hidup
sendiri
Tingkat Tingkat masyarakat sel, bercirikan Tumbuhan
genetika adanya pembagian tugas diantara
sosial sel-sel
Sistem hewan Perilaku sadar diri dan bertujuan. Otak
Balikan rangsangan respons
Sistem Tingkat tafsiran simbol dan manusia
manusiawi komunikasi idea
Sistem sosial Tingkat organisasi manusiawi- bangsa
sistem nilai, emosi manusia,
komunikasi, ini mempengaruhi
sostem manusia
Sistem Yang terakhir dan absolut mutlak ??
transendental dan tak bisa di ketahui yang
menunjukan susunan (struktur) dan
hubungan
Catatan : kategori kerumitan didasarkan pada Stafford Beer (1959) ; kategori manusi/mesin
berdasarkan Optner (1968) ; dan tingkatan sistem berdasarkan Boulding (1956)