Anda di halaman 1dari 5

SOAL DAN JAWABAN IPS

1. Jelaskan Mengapa Pendidikan IPS di SD Sangat Penting Untuk Diajarkan ?


Jawaban
Karena, Ilmu pengetahuan social (IPS) merupakan salah satu pelajaran yang
diajarkan pada anak di sekolah dasar. Pelajaran ini mengajarkan jika kita tinjau secara
mendalam maka akan mengajarkan pada anak tentang berbagai macam hal yang berguna
penting nanti dalam kehidupannya. Pertama melalui pembelajaran ilmu pengetahuan
sosial ini di sekolah maka seorang anak akan belajar mengenai perannya sebagai makhluk
sosial dan seorang anak tersebut nantinya akan dapat mengerti tentang perannya di
masyarakat. Dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial ini di Sekolah Dasar
mengandung berbagai macam pokok pembelajaran yang di antaranya adalah mengenai
pembelajaran ekonomi, sejarah, geografi dan lainnya. Dan dengan hal tersebut maka
pembelajaran IPS ini di Sekolah dasar merupakan sebuah hal yang penting.
Dalam mewujudkan sebuah pembelajaran IPS di Sekolah dasar yang baik maka
diperlukan berbagai macam hal yang mendukung terjadinya proses pembelajaran yang
optimal tersebut. Seorang tenaga pendidik haruslah mampu memberikan pembelajaran
sosial yang baik kepada para peserta didiknya. Dan salah satu upaya yang dapat dilakukan
untuk mencapai hal tersebut adalah dengan memaksimalkan media-media yang kiranya
dapat digunakan dan dapat pula mendukung proses penyampaian ilmu pengetahuan sosial
ini pada seorang anak terutama pada pembelajaran di sekolah dasar yang menggunakan
pembelajaran konvensional atau penyampaian materi secara langsung. Dengan hal ini
jelas peran seorang tenaga pendidik haruslah aktif.

2. Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Peristiwa, Fakta, Konsep Dan Generalisasi
Dan Berikan Contohnya Yang Berkaitan Dengan Pendidikan IPS di SD!
Jawaban

a. Peristiwa
Peristiwa adalah hal-hal yang pernah terjadi, peristiwa merupakan suatu kejadian
yang benar-benar dan pernah terjadi, tetapi masih perlu dibuktikan kebenarannya,
peristiwa ada yang bersifat alamiah dan insaniah; peristiwa yang bersifat alamiah. Seperti
contoh banjir, tsunami, gempa bumi dan sebagainya. Peristiwa yang bersifat insaniah,
seperti pemilu, pembangunan jembatan, krisis moneter.
SOAL DAN JAWABAN IPS

b. Fakta
Fakta merupakan Peristiwa atau kejadian yang telah diuji dan diketahui
kebenarannya. fakta merupakan hasil dari observasi yang bisa dibuktikan secara empiris
dan real. Menurut Banks (1985:85) fakta merupakan pernyataan positif dan rumusan
sederhana. Fakta juga adalah data aktual, contohnya berikut ini :
 Jakarta adalah ibu kota negara republik indonesia
 17 Agustus 1945 adalah hari Kemerdekaan Republik Indonesia
 Letak Negara Indonesia diantara 2 benua dan diapit oleh 2 Samudra.
 Keadaan cuaca, terkait dengan iklim Indonesia yaitu tropis
 Jumlah provinsi Indonesia = 34 provinsi

c. Konsep
Konsep adalah suatu istilah, pengungkapan abstrak yang digunakan untuk tujuan
mengklasifikasikan atau mengkategorikan suatu kelompok dari suatu (benda), gagasan
atau peristiwa. Konsep dapat dipelajari dengan efektif jika disertai dengan
mengemukakan sejumlah contoh yang positif. Misalnya, kita mengemukakan konsep kota
akan segera dapat dipahami jika pada siswa disebutkan contoh-contohnya seperti :
 Musim hujan, musim kemarau, letak geografis
 Cuaca, iklim, iklim tropis, sub tropis
 Flora fauna

d. Generalisasi
Menurut Schuneke (1988:16) generalisasi merupakan abstraksi dan sangat terikat
konsep. Untuk memahami generalisasi diperlukan paling sedikit 2 konsep; bisa dari satu
disiplin ilmu sosial atau dari disiplin ilmu sosial yang berbeda. Contohnya, keadaan
iklim suhu dan curah hujan di suatu daerah mempengaruhi perkembangan jenis dan
pertumbuhan tumbuh-tumbuhan di daerah tersebut. Kain tinggi letak suatu tempat di atas
permukaan laut maka di daerah tersebut semakin banyak mendapat curah hujan.
Hubungan antar peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi dapat disimpulkan
bahwa konsep menghubungkan fakta-fakta dan generalisasi menghubungkan beberapa
konsep. Dengan hubungan itu terbentuklah pola hubungan yang mempunyai makna, yang
menggambarkan hasil pemikiran yang lebih tinggi. Hasil pemikiran tersebut bisa
merupakan kemungkinan yang akan terjadi atau kepastian.
SOAL DAN JAWABAN IPS

3. Jelaskan Keterkaitan Antara Konsep Waktu, Kontinuitas Dan Perubahan Dalam


Pembelajaran IPS Untuk Materi Sejarah !
Jawaban

Konsep waktu, ruang, dan manusia merupakan kesatuan tiga unsur penting dalam
peristiwa sejarah. Waktu (dimensi temporal) berjalan linier, sedangkan ruang (dimensi
spasial) merupakan tempat terjadinya peristiwa, dan manusia (dimensi manusia) adalah
objek dan subjek dalam peristiwa sejarah.

Sejarah berasal dari bahasa Arab syajara, artinya terjadi. Sejarah sebagai suatu
ilmu bertugas untuk membuka kegelapan masa lampau manusia, memaparkan kehidupan
manusia, dalam berbagai aspek kehidupan. dan mengikuti perkembangannya dari masa
yang paling tua hingga kini dan untuk dijadikan pedoman di masa kini dan masa yang
akan datang.

Konsep waktu dalam sejarah mempunyai arti kelangsungan (continuity) dan


satuan atau jangka berlangsungnya perjalanan waktu (duration). Kelangsungan waktu
atas kesadaran manusia, terhadap waktu dibagi menjadi tiga, dimensi, yaitu: waktu yang
lalu, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang di dalam satu kontinuitas. Dimensi
waktu dalam sejarah adalah, penting sekali, karena, peristiwa yang menyangkut
masyarakat manusia terjadi atau berlangsung dalam dimensi ruang dan waktu. Akan
tetapi karena, tak dapat ditentukan kapan waktu berawal dan dan kapan waktu berakhir
maka terbatasnya konsep tentang kelangsungan waktu itu lalu dibatasi dengan awal dan
akhir atas dasar kesadaran manusia yang disebut periode atau kurun waktu atau babakan
waktu.

Sejarah lokal merupakan salah satu cabang dari ilmu sejarah yang berusaha
mengkaji peristiwa-peristiwa di dalam masyarakat manusia pada masa lampau di suatu
tempat saja. Dalam pembelajaran IPS SD, sejarah lokal dapat dijadikan tema
pembelajaran. Sangat penting melaksanakan pembelajaran dengan tema sejarah lokal
agar siswa memiliki rasa cinta tanah air dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap
pelestarian budaya daerah. Namun demikian terlebih dahulu harus melihat kesesuaiannya
dengan kompetensi dasar.

Pada hakikatnya, sejarah itu berkaitan dengan konsep waktu atau tempo (time), di
mana proses kelangsungan atau perjalanan waktu adalah berkesinambungan (continuity)
dan satuan berlangsungnya waktu (duration) dengan perubahan-perubahan yang
SOAL DAN JAWABAN IPS

mengarungi ruang geografis. Ruang geografis tersebut berisi berbagai peristiwa mengenai
segala aktivitas dan hasil karya manusia dalam perjalanan waktu yang
berkesinambungan. Dengan demikian, maka kurun waktu memiliki tiga dimensi,yaitu:

 Waktu yang lalu (the past), menyusul;

 Waktu sekarang (the present), dan berlanjut;

 Waktu yang akan datang (the future).

Contoh :

Sejarah perkembangan ASEAN. Seperti Kita ketahui organisasi kerja sama antar
bangsa di kawasan Asia Tenggara ini dibentuk pada tahun 1967, Namun, hingga saat ini
ASEAN masih berdiri dan entah kapan berakhirnya, contoh lain misalnya sejarah
perkembangan OPEC dan lain-lain.

Dalam persepsi waktu seperti di atas, jika batas-batas waktu dalam tiga dimensi,
yaitu masa lampau, masa kini, dan masa depan kita hilangkan maka sang waktu akan
benar-benar menjadi tidak berpangkal dan berujung. Begitulah penentuan waktu itu
penting sekali sebagai batas tinjauan kerangka gerak sejarah. Jadi, dimensi waktu sebagai
kerangka utama dan pertama dalam sejarah.

4. Jelaskan keterkaitan antara nilai dan sikap dalam proses pembelajaran IPS di SD !
Jawaban
Nilai itu merupakan konsep tentang kelayakan yang dimiliki seseorang atau
kelompok, yang mempengaruhi bagaimana seseorang atau kelompok memilih cara,
tujuan, dan perbuatan yang dikehendakinya sesuai dengan anggapannya bahwa pilihannya
adalah yang terbaik. Nilai yang dimiliki seseorang dapat mengekspresikan mana yang
lebih disukai mana yang tidak. Dapat disimpulkan bahwa nilai menyebabkan sikap. Yang
selalu terjadi adalah satu sikap disebabkan oleh banyak nilai (values).
Di dalam sikap telah terkandung aspek-aspek kognitif, afektif, dan kecenderungan
bertindak. Dapat disimpulkan terdapat kaitan antara nilai dengan aspek-aspek kognitif,
aspek afektif, dan kecenderungan bertindak. (1). Ada hubungan timbal-balik antara nilai
dengan kognitif. (2). Ada hubungan timbal-balik antara afektif dengan kognitif. (3). Nilai
mempengaruhi kesiapan seseorang yang pada akhirnya akan menuju kepada terwujudnya
SOAL DAN JAWABAN IPS

perilaku yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan penghayatan terhadap “belief”
(keyakiannya).
Nilai juga dirumuskan secara beragam, dengan landasan berbeda-beda serta tujuan
dan disiplin yang berbeda pula. Nilai merupakan konsep dalam ekonomi, filosifi,
pendidikan dan bimbingan, juga didalam sosiologi dan geografi serta sejarah. Yang sering
terjadi ialah satu sikap disebabakan oleh banyak nilai (values). Adapun kaitan nilai dan
sikap adalah sebagai berikut:
 Nilai sebagai penentu untuk bersikap
 Pendidikan nilai (moral) bertujuan untuk mengembangkan kepribadian seseorang agar
dapat memilih mana yang baik atau buruk untuk bersikap.
Berikut contoh keterkaitan nilai dan sikap pada proses pembelajaran IPS di SD:
Topik : Lingkungan Sekitar
Subtopik : Rumah
Dari lingkungan rumah atau keluarga dapat digambarkan hubungan orang tua dan anak-
anak di rumah, meliputi:
a. Nilai-nilai kasih sayang, sabar, sopan-santun, patuh dan menghormati orang tua.
b. Sikap, misalnya sikap bertanggung jawab terhadap keluarga, sikap simpatik,
berdisiplin, menaati peraturan, menyenangi keindahan, kebersihan, dan sebagainya.