Anda di halaman 1dari 10

SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

NAMA : HONNIL MAZARNI


NIM : 856589079
SEMESTER/KELAS : I/A
MATA KULIAH : PENELITIAN TINDAKAN KELAS

1. Apa yang dimaksud dengan PTK ? jelaskan dan sebutkan karakteristik dari PTK ?
Jawaban :
a. Pengertian PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
Penelitian tindakan kelas berasal dari istilah bahasa Inggris Classroom Action
Research, yang berarti penelitian yang dilakukan pada sebuah kelas untuk mengetahui
akibat tindakan yang diterapkan pada suatu subyek penelitian di kelas tersebut.
Menurut Suyanto (1997) secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu
bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu,
untuk memperbaiki dan atau meningkatkan praktek-praktek pembelajaran di kelas
secara lebih profesional. Oleh karena itu PTK terkait erat dengan persoalan praktek
pembelajaran sehari-hari yang dialami guru.
Nama PTK sudah menunjuk pada isinya yang terkandung didalamnya, yaitu
sebuah kegiatan penelitian yang dilaksanakan di kelas. Ada tiga pengertian yang dapat
diterangkan:
1) Penelitian menunjuk pada suatu kegiatan mencermati sebuah objek dengan
menggunakan cara tertentu dan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data
atau informasi dalam peningkatan mutu suatu hal yang diminati.
2) Tindakan menunjuk pada suatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan
tujuan tertentu.
3) Kelas dalam hal ini tidak terikat dalam ruang kelas tetapipembelajaran yang lebih
spesifik yakni sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama dari guru yang
sama pula.
Berdasarkan pemahaman mengenai PTK diatas dapat disimpulkan bahwa
penelitian tindakan kelas (PTK) adalah suatu pengamatan yang menerapkan tindakan
didalam kelas yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu atau
dengan menggunakan aturan sesuai dengan metodologi penelitian yang dilakukan
dalam beberapa periode atau siklus agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

praktik-praktik pembelajaran yang dilakukan bersama dikelas secara professional


sehingga diperoleh peningkatan pemahaman atau kualitas atau target yang telah
ditentukan.

b. Karakteristik PTK (Penelitian Tindakan Kelas)


PTK memiliki karakterlistik tersendiri sebagai pembeda dengan penelitian-
penelitian lainya. Adapun beberapa karakteristik tersebut adalah:
1) PTK hanya dilakukan oleh guru yang memahami bahwa proses pembelajaran perlu
diperbaiki dan ia terpanggil jiwanya untuk memberikan tindakan-tindakan tertentu
untuk membenahi masalah dalam proses pembelajaran dengan cara melakukan
kolaborasi. Menurut Usman (dalam Daryanto,2011:2) guru dengan kompetensi
tinggi merupakan seorang yang memiliki kemampuan dan keahlian serta
keterampilan dalam bidangnya. Sehingga Ia dapat melakukan fungsi dan tugasnya
sebagai pengajar dan pendidik dengan maksimal.
2) Refleksi diri, refleksi merupakan salah satu ciri khas PTK yang paling esensial.
Dan ini sekaligus sebagai pembeda PTK dengan penelitian lainnya yang
menggunakan responden dalam mengumpulkan data, sementara dalam PTK
pengumpulan data dilakukan dengan refleksi diri. (Tahir,2012:80)
3) Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di dalam “kelas” sehingga interaksi antara
siswa dengan guru dapat terfokuskan secara maksimal. “Kelas” yang dimaksud di
sini bukan hanya ruang yang berupa gedung, melainkan “tempat” berlangsungnya
proses pembelajaran antara guru dan murid. (Suyadi,2012:6).
4) PTK bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran secara terus menerus.
PTK dilaksakan secara berkesinambungan di mana setiap siklus mencerminkan
peningkatan atau perbaikan. Siklus sebelumnya merupakan patokan untuk siklus
selanjutnya. Sehingga diperoleh model pembelajaran yang paling baik.
(Daryanto,2011:6)
5) PTK merupakan salah satu indikator dalam peningkatan profesionalisme guru,
karena PTK memberi motivasi kepada guru untuk berfikir Kritis dan sistematis,
membiasakan guru untuk menulis, dan membuat catatan yang dapat. Di mana
semua itu dapat menunjang kemampuan guru dalam pembelajaran.
(Daryanto,2011:6)
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

6) PTK bersifat fleksibel sehingga mudah diadaptasikan dengan keadaan kelas.


Dengan demikian proses pembelajaran tidak monoton oleh satu model
saja.(Tahir,2012:81)
7) PTK menggunakaan metode kontekstual. Artinya variable-variable yang akan
dipahami selalu berkaitan dengan kondisi kelas itu sendiri. Sehingga data yang
diperoleh hanya berlaku untuk kelas itu saja dan tidak dapat digeneralisasikan
dengan kelas lain. (Tahir,2012:81)
8) PTK dalam pelaksanaannya terbagi dalam beberapa pembagian waktu atau siklus.
(Sukardi,2011:212).

2. Paradigma yang berkembang pada dunia Pendidikan saat ini adalah guru
seyogyanya melakukan PTK dalam upaya pemecahan masalah dalam proses
pembelajaran. Coba saudara jelaskan alasan guru melakukan PTK? Kemukakan
dan jelaskan tahapan-tahapanya ?
Jawaban :
a. Alasan Guru melakukan PTK
1) Melatih dan membuat pendidik menjadi peka dan cepat tanggap terhadap dinamika
pembelajaran dikelasnya. Seorang pendidik dapat menjadi reflektif dan kritis
terhadap proses pembelajaran didalam kelas.
2) Mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuantitas proses pembelajaran
yang terjadi di dalam kelas.
3) Pelaksanaan PTK dapat meningkatkan kinerja pendidik. Seorang pendidik tidak
lagi merasa puas terhadap apa yang dikerjakan tanpa ada upaya perbaikan atau
inovasi, namun juga sebagai peneliti dibidangnya.
4) PTK yang dilaksanakan oleh tenaga pendidik dapat memperbaiki dan
meningkatkan mutu pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam terhadap apa
yang terjadi didalam kelasnya.
5) Pelaksanaan PTK tidak mengganggu tugas utama guru, karena ia tidak perlu
meninggalkan kelasnya. PTK merupakan suatu kegiatan penelitian yang
terintegrasi dengan pelaksanaan proses pembelajaran di kelas.
6) Dengan adanya PTK guru akan menjadi kreatif karena selalu dituntut untuk
melakukan upaya-upaa inovasi sebagai penerapan dan adaptasi berbagai teori dan
teknik pembelajaran serta bahan ajar yang dipakainya.
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

7) Penerapan PTK dalam pendidikan dan pembelajaran memiliki tujuan untuk


memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktek pembelajaran secara
berkesinambungan sehingga meningkatkan mutu hasil instruksional;
mengembangkan keterampilan guru; meningkatkan relevansi; meningkatkan
efisiensi pengelolaan instruksional; serta menumbuhkan budaya meneliti pada pada
komunitas tenaga pendidik.
8) PTK merupakan laporan dari kegiatan nyata yang dilakukan para guru dikelasnya
dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran.
9) Dengan melakukan kegiatan PTK para guru telah melakukan salah satu tugasnya
dalam kegiatan pengembangan profesi.

b. Tahapan-tahapan melakukan PTK


1) Perencanaan Tindakan
berdasarkan pada identifikasi masalah yang dilakukan pada tahap pra PTK,
rencana tindakan disusun untuk menguji secara empiris hipotesis tindakan yang
ditentukan. Rencana tindakan ini mencakup semua langkah tindakan secara rinci.
Segala keperluan pelaksanaan PTK, mulai dari materi/bahan ajar, rencana
pengajaran yang mencakup metode/ teknik mengajar, serta teknik atau instrumen
observasi/ evaluasi, dipersiapkan dengan matang pada tahap perencanaan ini.
Dalam tahap ini perlu juga diperhitungkan segala kendala yang mungkin timbul
pada saat tahap implementasi berlangsung. Dengan melakukan antisipasi lebih dari
diharapkan pelaksanaan PTK dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan
hipotesis yang telah ditentukan.

2) Pelaksanaan Tindakan.
Tahap ini merupakan implementasi ( pelaksanaan) dari semua rencana yang
telah dibuat. Tahap ini, yang berlangsung di dalam kelas, adalah realisasi dari segala
teori pendidikan dan teknik mengajar yang telah disiapkan sebelumnya. Langkah-
langkah yang dilakukan guru tentu saja mengacu pada kurikulum yang berlaku, dan
hasilnya diharapkan berupa peningkatan efektifitas keterlibatan kolaborator sekedar
untuk membantu si peneliti untuk dapat lebih mempertajam refleksi dan evaluasi
yang dia lakukan terhadap apa yang terjadi dikelasnya sendiri. Dalam proses
refleksi ini segala pengalaman, pengetahuan, dan teori pembelajaran yang dikuasai
dan relevan.
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

3) Pengamatan Tindakan.
Kegiatan observasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan.
Data yang dikumpulkan pada tahap ini berisi tentang pelaksanaan tindakan dan
rencana yang sudah dibuat, serta dampaknya terhadap proses dan hasil intruksional
yang dikumpulkan dengan alat bantu instrumen pengamatan yang dikembangkan
oleh peneliti. Pada tahap ini perlu mempertimbangkan penggunaan beberapa jenis
instrumen ukur penelitian guna kepentingan triangulasi data. Dalam melaksanakan
observasi dan evaluasi, guru tidak harus bekerja sendiri. Dalam tahap observasi ini
guru bisa dibantu oleh pengamat dari luar (sejawat atau pakar).
Terdapat empat metode observasi, yaitu : observasi terbuka; observasi
terfokus; observasi terstruktur dan dan observasi sistematis. Beberapa prinsip yang
harus dipenuhi dalam observasi, diantaranya: (a) ada perencanaan antara
dosen/guru dengan pengamat; (b) fokus observasi harus ditetapkan bersama; (c)
dosen/guru dan pengamat membangun kriteria bersama; (d) pengamat memiliki
keterampilan mengamati; dan (e) balikan hasil pengamatan diberikan dengan
segera. Adapun keterampilan yang harus dimiliki pengamat diantaranya: (a)
menghindari kecenderungan untuk membuat penafsiran; (b) adanya keterlibatan
keterampilan antar pribadi; (c) merencanakan skedul aktifitas kelas; (d) umpan
balik tidak lebih dari 24 jam; (d) catatan harus teliti dan sistemaris

4) Refleksi Terhadap Tindakan.


Tahapan ini merupakan tahapan untuk memproses data yang didapat saat
dilakukan pengamatan. Data yang didapat kemudian ditafsirkan dan dicari
eksplanasinya, dianalisis, dan disintesis. Dalam proses pengkajian data ini
dimungkinkan untuk melibatkan orang luar sebagai kolaborator, seperti halnya pada
saat observasi. Keterlebatan kolaborator sekedar untuk membantu peneliti untuk
dapat lebih tajam melakukan refleksi dan evaluasi.
Dalam proses refleksi ini segala pengalaman, pengetahuan, dan teori
instruksional yang dikuasai dan relevan dengan tindakan kelas yang dilaksanakan
sebelumnya, menjadi bahan pertimbangan dan perbandingan sehingga dapat ditarik
suatu kesimpulan yang mantap dan sahih.Proses refleksi ini memegang peran yang
sangat penting dalam menentukan suatu keberhasilan PTK. Dengan suatu refleksi
yang tajam dan terpecaya akan didapat suatu masukan yang sangat berharga dan
akurat bagi penentuan langkah tindakan selanjutnya. Refleksi yang tidak tajam akan
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

memberikan umpan balik yang misleading dan bias, yang pada akhirnya
menyebabkan kegagalan suatu PTK.
Refleksi bisa juga dimunculkan kelebihan dan kekurangan setiap tindakan
dan ini dijadikan dasar perencanaan siklus selanjutnya. Pelaksanaan refleksi
diusahakan tidak boleh lebih dari 24 jam artinya begitu selesai observasi langsung
diadakan refleksi bersama kolaborator.

3. Ibu Ita adalah guru kelas VI SD, menemukan masalah dalam kelas yang
dibimbingnya yaitu kesulitan dalam memotivasi para siswanya untuk mengerjakan
tugas yang diberikan. Pada suatu hari ibu Ita meminta bantuan dosen LPTK untuk
mencari jalan keluar masalah yang dihadapinya. Dosen LPTK membantu Ibu Ita,
dan kemudian mereka berdua merancang cara untuk mengatasinya dan akhirnya
mereka sepakat bahwa Ibu Ita akan mencoba cara tersebut dan memantau hasilnya.
Sejak itu, hampir setiap minggu mereka bertemu Kembali untuk mengkaji hasil
perbaikan tersebut.
a. Menurut ada proses yang dilakukan oleh dosen LPTK dan Ibu Ita apakah
termasuk PTK? Jelaskan alasan anda !
b. Jika Ibu Ita menemukan masalah dan segera mencoba mencari jalan untuk
mengatasi masalah tersebut. Menurut Langkah-langkah yang dilakukan Ibu Ita
tersebut dapat dikategorikan sebagai?
c. Menurut anda apa yang harus dilakukan oleh Ibu Ita untuk menganalisis masalah
tersebut sehingga dapat dikumpulkan data sebagai dasar identifikasi masalah ?
Jawaban :
a. Ya, proses yang dilakukan oleh dosen LPTK dan Ibu Ita Merupakan Penelitian
Tindakan Kelas bersifat Kolaborasi (Kerjasama)
Alasanya
Karena Penelitian Tindakan Kelas Kolaborasi merupakan penelitian yang dilakukan
oleh dua orang atau lebih peneliti (dalam hal ini Dosen dan Guru) yang mulai proposal
dilakukan Bersama, dilaksankan bersama dan disusun bersama juga.

b. Dikategorikan sebagai Refleksi.


Karena refleksi merupakan mengevaluasi proses, hasil yang telah dicapai. Disisni guru
dan peneliti menganalisis dan mendiskusikan hasil pengamatan. Selanjutnya membuat
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

suatu refleksi mana yang perlu dipertahankan dan mana yang perlu diperbaiki untuk
siklus selanjutnya dan membuat simpulan sementara terhadap pelaksanaan siklus
sebelumnya.

c. Hal-hal harus dilakukan oleh Ibu Ita untuk menganalisis masalah sebagai dasar
identifikasi masalah adalah sebagai berikut :
1) Mengidentifikasi dan merumuskan masalah.
2) Menganalisis masalah.
3) Merumuskan hipotesis tindakan
4) Membuat rencana tindakan dan pemantauannya
5) Melaksanakan tindakan dan mengamatinya
6) Mengolah dan menafsirkan data
7) Melaporkan hasilnya

4. Langkah-langkah PTK merupakan satu siklus yang berulang sampai tujuan


perbaikan terwujud. Coba gambarkan siklus tersebut dengan cara Anda sendiri dan
jelaskan kapan siklus tersebut dapat dikatakan berakhir??
Jawaban :
Gambar Siklus Penelitian Tindakan Kelas

a. Perencanaan Tindakan
1) Menyusun jadwal kegiatan pembelajaran
2) Menyiapkan perangkat pembelajaran berupa silabus, Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

3) Menyusun Soal-Soal Tes Formatif, Lembar Pengamatan Kegiatan Siswa,


Lembar Hasil Belajar Siswa, Evaluasi, dan Refleksi.
4) Menyiapakan bahan dan alat-alat penunjang Permainan Dakon.
b. Pelaksanaan Tindakan
1) Kegiatan awal
 Mengucapkan salam, berdoa, memotivasi, dan apresepsi
2) Kegiatan inti
 Menyampaikan materi, tanya jawab, dan diskusi
3) Kegiatan Akhir
 Menyimpulkan materi, latihan, refleksi, pesan dan kesan, doa.
c. Pengamatan Tindakan
Pada saat proses pembelajaran dilakukan observasi yang digunakan untuk
memperoleh bahan penyusunan refleksi
d. Refleksi Tindakan
Dari tahapan-tahapan kegiatan penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka
tahapan terakhir dari penelitian ini adalah peneliti merefleksi dengan cara
membandingkan nilai yang dicapai oleh siswa pada tes yang telah diberikan.

Siklus PTK tersebut dapat dikatakan berakhir apabila perbaikan masalah


yang dihadapi sudah berhasil dilakukan dan indikator yang diharapkan telah tercapai
serta ±75% siswa telah mengalami peningkatan hasil belajar dikelas.

5. Berikan contoh kasus yang pernah anda temukan dalam mengajar sehari-hari, yang
kemudian anda merasa perlu melakukan PTK dalam rangka untuk memperbaiki
pembelajaran dikelas, maka bagaimana anda mengidentifikasi masalah,
menganalisa, dan merumuskan masalah, merencanakan PTK, serta melaksanakan
PTK di kelas yang anda bimbing ?
Jawaban :
a. Contoh kasus di sekolah saya,
Kurangnya metode dan media yang digunakan pada proses kegiatan belajar mengajar
IPS tentang lingkungan alam dan lingkungan buatan pada kelas V sehingga banyak
siswa merasa bosan karena materi yang ditampilkan hanya dalam bentuk teks dan
ceramah saja, hal itu membuat hasil belajar siswapun kurang optimal.
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

b. Menidentifikasi Masalah
Berdasarkan uraian diatas dapat di indetifikasi masalah sebagai berikut:
1) Hasil belajar siswa tentang lingkungan alam dan lingkungan buatan di kelas V
masih tergolong rendah
2) Guru kurang menggunakan media pembelajaran yang bervariasi
3) Minat belajar siswa kelas V dalam proses pembelajaran masih rendah.

c. Analisis Masalah
1) Siswa kurang tetarik dengan media pembelajaran yang digunakan pada pokok
bahasan lingkungan alam dan lingkungan buatan.
2) Tingkat minat siswa untuk menjawab atau bertanya sangat kurang.
3) Guru kurang menguasai metode mengajar yang bervariasi.

d. Rumusan Masalah
1) Bagaimana Hasil belajar siswa tentang lingkungan alam dan lingkungan buatan
siswa kelas V setelah mengunakan media gambar ?
2) Apakah media gambar dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V dalam
proses pembelajaran ?
3) Apakah media pembelajaran yang bervariasai dapat meningkatkan hasil belajar
siswa ?

e. Merencanakan PTK
1) Membuat rencana pembelajaran beserta skenario tindakan yang akan dilaksanakan
2) Merumuskan tujuan instruksional umum dan khusus
3) Merumuskan indikator keberhasilan
4) Memilih bahan ajar tentang lingkungan alam dan lingkungan buatan di kelas V
5) Memilih metode yang bervariasai seperti picture and picture
6) Membuat media gambar yang menarik agar siswa tidak bosan saat belajar
7) Mempersiapkan alat ukur berupa gambar lingkungan alam dan lingkungan buatan
8) Memperjelas skenario pembelajaran
SOAL DAN JAWABAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

f. Melaksanakan PTK
1) Mempersiapkan kondisi kelas
2) Menempelkan gambar lingkungan alam dan lingkungan buatan didepan kelas
3) Memberikan motivasi dan tepuk semangat siswa
4) Mempersiapkan sarana/ fasilitas lainnya untuk mendukung proses pembelajaran
5) Menyiapkan kelengkapan pengumpulan data yang diperlukan
6) Implementasi di kelas
7) Memberikan kesempatan siswa aktif berpendapat tentang gambar didepan kelas

Anda mungkin juga menyukai