Anda di halaman 1dari 4

Nama: Qurratu Aini Alya Adzkia

NIM: 1801188
KIMIA C/2018
Praktikum Kimia Fisika: Kinetika dan Orde Reaksi

2 H2O  2 H2O + O2
Time (s) [H2O2] (mol/L) ln [H2O2]
0 1,00 0
120 0,91 - 0,094
300 0,78 - 0,248
600 0,59 - 0,528
1200 0,37 - 0,994
1800 0,22 - 1,514
2400 0,13 - 2,040
3000 0,082 - 2,501
3600 0,050 - 2,996

1. Rancanglah eksperimen untuk mendapatkan data kinetika di atas. Buatkan diagram alir
percobaan dan perhitungan.
Diagram alir percobaan:
 Pembuatan katalis MnO2

serbuk MnO2

oven pada suhu 105˚C


selama 1 jam

ditimbang serbuk MnO2

 Reaksi H2O2 dalam air dengan tambahan


katalis MnO2
H2O2 0,3 %

masukkan ke dalam labu


tempatkan serbuk100
erlenmeyer MnO
mL 2
pada labu erlenmeyer
berisi H2O2
miringkan labu erlenmeyer

gunakan stopwatch saat MnO2 jatuh

catat skala volume gas O2


yang terbentuk setiap 2; 5; 10;
20; 30; 40; 50; dan 60 menit
Perhitungan:
 Penentuan mol H2O2
N H2O2 (t) = Kc – 2 NO2 (t)
 Penentuan hukum llaju
d [H 2 O2]
= k . [H2O2]x
dt
 Penentuan k
dy
k=
dx
 Penentuan waktu paruh
0,693
t1/2 =
k
 Penentuan tingkat reaksi
r2 = k[H2O2]x [I-]y
r1 k[H2O2]x [I-]y
 Penentuan laju reaksi
Laju = - ∆[H2O2]x[I-]y
∆t

2. Lakukan analisis grafik, tentukan orde reaksi, hukum laju dan konstanta laju reaksi
1.2

0.8
[H2O2]

0.6

0.4

0.2

0
0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000
time (s)

0
0 500

-1
ln [H2O2]

-2

-3

-4 time (s)
 Analisis Grafik
Berdasarkan grafik diatas, yaitu grafik [H2O2] terhadap waktu (s) dan grafik ln [H2O2]
terhadap waktu (s). Berdasarkan grafik kedua, dimana garisnya linear sehingga bentuk
grafiknya berupa garis lurus dengan kemiringan tertentu seperti pada grafik kedua.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi berbanding terbalik dengan waktu dan ln
[H2O2] berbanding terbalik juga dengan waktu.

 Orde reaksi
r = k [H2O2]
Dilihat dari grafik kedua, maka orde reaksinya adalah orde 1.

 Hukum laju
r = k [H2O2]
−d [ H 2 O 2]
= k . [H2O2]x
dt
[H2O2]t t
d [H 2 O2]
−¿ ∫ [ H 2O 2 ] 0 = ∫ k . dt
[H2O2]0 0

- (ln [H2O2]t – ln[H2O2]0) = k . t


ln [H2O2]t = ln[H2O2]0 – k . t

 Konstanta Laju
k = ln2/k
ln [H2O2]t = ln[H2O2]0 – k . t

Berdasarkan grafik ln[H2O2] terhadap


waktu (s) yang memiliki persamaan linier y = -0,0008x - 0,0049. Persamaan
linear tersebut dalam laju reaksi berupa bentuk ln[H2O2]t = - kt + ln[H2O2]0,
sehingga 0,0008 merupakan nilai konstanta laju reaksi dekomposisi H2O2.

3. Tentukan waktu paruh dari reaksi tersebut


 Waktu paruh
ln 2
t1/2 =
k
ln 2
t1/2 =
0,000 8
t1/2 = 866,434 s

4. Hitunglah [H2O2] pada t = 4000 s


ln [H2O2] = - kt
[H2O2]o
ln [H2O2] = - 0,0008 (4000)
1
ln [H2O2] = - 3,2
1
[H2O2] = e-3,2
[H2O2] = 0,04076 mol/L