Anda di halaman 1dari 6

MOST PROBABLE NUMBER (MPN)

RESUME

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Mikrobiologi yang dibina oleh:

Agung Witjoro, S.Pd., M.Kes

Disusun oleh:
Kelompok 1/Offering I
1. Delaila Nafulani Em De Sundjie (180342618010)
2. Ika Nanda Febriana (180342616007)
3. Oktavia Jannati Qalbi (180342618038)
4. Sylvana Bilqis Labiba (180342618073)
5. Thania Ayu Pramesty (180342618029)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
PROGRAM STUDI S1 BIOLOGI
April 2020
MOST PROBABLE NUMBER (MPN)

a) Tujuan
1. Untuk mengetahui nilai MPN Coliform sampel air minum.
2. Untuk menentukan kualitas mikrobiologi air minum berdasarkan nilai Most Probable
Number (MPN) Coliform.
3. Untuk mengetahui apa itu Coliform dan bagaimana kaitannya dengan suatu penyakit.

b) Prosedur Kerja
1. Tes Pendugaan
Menyediakan 100 ml sampel air sumur yang akan diperiksa. Menyiapkan juga 3
buah tabung reaksi berisi 9 ml aquades steril dan 9 buah tabung reaksi berisi
tabung Durham yang telah diisi 3 ml medium Kaldu Laktosse.

Menginokulasikan 1 ml sampel air sumur secara aseptik ke dalam tabung reaksi


berisi 9 ml aquades steril lalu mengocok tabung tersebut, sehingga diperoleh
pengenceran sebesar 10-1.

Melakukan pengenceran dengan cara yang sama sehingga diperoleh pengenceran


10-2 dan 10-3.

Menyiapkan 9 tabung reaksi berisi medium Kaldu Laktose, beri kode A1, A2, A3,
B1, B2, B3, C1, C2, dan C3. Masukkan 1 ml sampel dengan pengenceran 10 -1 ke
dalam tabung A1, A2, A3. Masukkan 1 ml sampel dengan pengenceran 10 -2 ke
dalam tabung B1, B2, B3. Masukkan 1 ml sampel dengan pengenceran 10 -3 ke
dalam tabung C1, C2, C3.

Menginkubasi semua tabung reaksi pada suhu 370C selama 1 × 24 jam. Jika timbul
gas dalam tabung Durham pada bagian dasar, lakukan Tes Penegasan. Jika tidak
ada gas, menunggu sampai 1 × 24 jam berikutnya. Jika tetap tidak ada gas, maka
sampel air minum tersebut tidak perlu diperiksa lebih lanjut.
2. Tes Penegasan

Melakukan inokulasi air minum yang menghasilkan gas pada Tes Pendugaan.
Perlakuan seperti pada Tes Pendugaan, tetapi medium yang digunakan ialah
BGLB (Brilliant Green Lactose Bile Broth) sebanyak 9 tabung reaksi @ 3 ml.

Masukkan semua tabung reaksi ini dalam inkubator pada suhu 44 oC selama 1 × 24
jam. Jika terdapat gas pada bagian dasar tabung Durham, berarti dalam sampel air
minum terdapat bakteri Coliform frekal.
Jika tidak ada gas, menunggu sampai 2 × 24 jam. Jika ada gas berarti sampel air
minum ini, kita dapat melihat dalam tabel MPN.

Menghitung nilai MPN Coliform berdasarkan rumus.


1
Nilai MPN Coliform = Nilai MPN tabel ×
Tingkat Pengenceran Tengah

3. Tes Kepastian

Menginokulasi 0,1 ml sampel air minum pada masing-masing tingkat pengenceran


10-1, 10-2, 10-3 pada medium Mac Conkey Agar (MCA), kemudian inkubasi pada
suhu 37oC selama 1 × 24 jam atau 2 × 24 jam. Lalu amati koloni bakteri yang
tumbuh pada permukaan medium. Koloni yang berwarna merah merupakan koloni
bakteri yang memfermentasikan lactose, sedang koloni yang tidak berwarna merah
merupakan koloni bakteri yang tidak memfermentasikan lactose.

Menghitung jumlah koloni kedua kelompok bakteri ini, berdasarkan tingkat


pengenceran, lalu menghitung reratanya.
c) Resume Video
Pengukuran dengan Metode Most Probable Number (MPN)

Metode Most Probable Number (MPN) adalah suatu metode statistik berbasis
teori probabilitas atau kemungkinan. Teknik memperkirakan jumlah mikroorganisme
viabel dalam suatu sampel atau contoh. Teknik MPN didasarkan pada statistik
kemungkinan (probabilitas) dan hasil analisis MPN secara langsung berkaitan dengan
frekuensi atau banyaknya seri hasil pengujian yang positif (sampel menunjukkan adanya
pertumbuhan mikroorganisme).
Air yang terkontaminasi dengan kotoran yang diminum dapat menyebabkan
penyakit enterik. Penyakit enterik dapat disebabkan oleh banyak bakteri. Oleh sebab itu
dilakukan uji mikroorganisme atau bakteri. Mikroorganisme atau bakteri yang diuji
adalah Coliform. Bakteri Coliform adalah kelompok bakteri yang biasa hidup dalam
kotoran serta kolon manusia dan hewan berdarah panas. Di dalam vidio dikatakan bahwa,
"Coliform merupakan bagian dari mikrobiota usus normal dan biasanya ditemukan dalam
tinja". Selanjutnya membahas tentang media selektif dan diferensial. Media selektif
dirancang untuk mendukung pertumbuhan mikroba tertentu untuk menghambat pesaing
yang tidak diinginkan. Media diferensial adalah media yang memberikan indikasi nyata
karakteristik fisiologis mikroorganisme.

Tes Metode Most Probable Number (MPN) adalah serangkaian tes yang
memungkinkan orang untuk menentukan jumlah Coliform dalam sampel air. Tes ini
terdiri dari:

1. Tes Pendugaan, dengan medium LSL (Lauryl Sulfate Lactose).


2. Tes Terkonfirmasi atau Penegasan, dengan medium BGLB (Brilliant Green
Lactose Bile Broth).
3. Tes Selesai atau Tes Kepastian, dengan medium Eosin Methylene Blue Agar
atau MCA (Mac Conkey Agar).
Prosedur Kerja
1. Tes Pendugaan
Mengambil sampel air dan memasukkan ke konsentrasi yang berbeda dari kaldu
LSL pada tabung Durham.

 Lauryl Sulfate selektif pada bakteri usus.


 Laktosa bersifat diferensial karena Coliform menghasilkan gas dari
laktosa melalui fermentasi jadi jika ada gas dalam tabung Durham
dapat dikatakan terdapat Coliform.

Menghitung jumlah tabung dengan hasil positif dan merujuk ke tabel untuk
melihat seberapa bagus kualitas airnya.

Jika timbul gas dalam tabung Durham, lakukan Tes Terkonfirmasi. Jika tidak ada,
bahkan telah ditunggu sampai 1 × 24 jam, maka sampel air minum tersebut tidak
perlu diperiksa lebih lanjut.

2. Tes Terkonfirmasi

Membawa loop kaldu LSL dan teknik aseptik ke dalam BGLB (Broth Green
Lactose Bile) broth
 Menghambat non-coliforms dari pertumbuhan.

Jika ada gelembung yang bagus di dalamnya maka Coliform dipastikan berada
dalam sampel air.

3. Tes Selesai
Untuk mengetahui bakteri apa yang tumbuh pada plate.

Mengguratkan hasil kaldu BGLB ke Eosin Methylene Blue Agar.


 Berisi pewarna yang menghambat pertumbuhan bakteri Gram-Positif
(selektif untuk gram negatif)
 Berisi laktosa untuk melakukan hal yang sama pada tes yang dikonfirmasi.

Produk fermentasi laktosa adalah asam yang menurunkan pH. Terkadang


.penurunan pH menyebabkan penyerapan pewarna.