Anda di halaman 1dari 46

PENERAPAN PRINSIP K-3

(KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA)


NOVA TRIANI
Definisi
Secara filosofis : suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin
keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohaniah
tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya,
hasil karya dan budayanya menuju masyarakat adil dan
makmur.
Secara keilmuan : merupakan ilmu pengetahuan dan
penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan
terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Tujuan
• Setiap tenaga kerja dan orang lainnya
yang berada di tempat kerja mendapat
perlindungan atas keselamatannya.
• Setiap sumber produksi dapat dipakai,
dipergunakan secara aman dan efisien.
Prosedur
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No:
Per.05/MEN/1996 tentang Sistem
Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja dalam pasal 2 :
Ayat (1) dan Ayat (2)
Ayat 1
Dinyatakan bahwa setiap perusahaan yang
memperkerjakan tenaga sebanyak seratus orang
atau lebih dan atau mengandung potensi bahaya
yang ditimbulkan oleh karakteristik proses bahan
produksi yang dapat mengakibatkan kecelakaan
kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran
dan penyakit dan akibat kerja wajib menerapkan
sistem manajemen K3
Ayat 2
Sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja wajib dilaksanakan oleh
pengurus, pengusaha dan seluruh tenaga
kerja sebagai satu kesatuan.
Ketentuan-
ketentuan yang
wajib
dilaksanakan
oleh perusahaan Menerapkan kebijakan K3 dan menjamin komitmen terhadap penerapan
01
sistem manajemen K3

02 Merencanakan pemenuhan kebijakan, tujuan dan sasaran penerapan K3

Menerapkan kebijakan K3 secara efektif dengan mengembangkan


03 kemampuan dan mekanisme pendukung yang diperlukan mencapai
kebijakan, tujuan dan sasaran K3
04 Mengukur, memantau dan mengevaluasi kinerja K3 serta melakukan
tindakan perbaikan dan pencegahan
05 Meninjau secara teratur dan meningkatkan pelaksanaan sistem K3 secara
berkesinambungan dengan tujuan meningkatkan kinerja K3
Laboratorium/ Bahan berbahaya
bengkel/ruangan (bahan kimia,
pestisida, dsb) Hal-hal yang
• Tata tertib >Pemasangan harus disiapkan/
• Ancaman Peralatan label dan dilakukan oleh
sanksi tanda
pelanggaran mesin (lambang/ perusahaan
tatib
• Poster >Instruksi tulisan untuk
keselamatan
kerja
peringatan) menghindari
kerja pada wadah
• Label-label (ditempel) terjadinya
petunjuk kecelakaan
bahaya
kecelakaan kerja
Dasar-dasar keselamatan kerja dan
resiko
1) Syarat-syarat umum
semua perkakas, mesin dan bahan kimia berbahaya yang
digunakan dalam pertanian (pembibitan) harus:
a) Memenuhi syarat K3 (standar internasional/nasional)
b) Digunakan hanya untuk pekerjaan yang telah
dirancang/dikembangkan
c) Digunakan/dioperasikan hanya oleh para pekerja yang
berkompeten/memegang sertifikat ketrampilan yang sesuai
2) Peralatan Tangan

a) memotong/memisahkan benda (baja berkualitas baik)


b) Bagian atas dari suatu alat untuk memotong dan memisahkan harus
dipasang dengan aman pada tangkai dengan suatu alat efektif (contoh baut)
c) Tangkai harus memberikan suatu genggaman yang kuat
d) Spesifikasi perkakas (ukuran, panjang tangkai, berat) harus sesuai
kebutuhan pekerjaan dan keadaan fisik pemakai
e) Jika tidak dipakai, perkakas bersisi tajam harus diberi sarung dengan alat
yang sesuai
3) Mesin-mesin portable

a) Kendali mesin seperti pemotong rumput, harus


ditempatkan dengan nyaman dan fungsi mereka
ditandai dengan jelas.
b) Tingkat kebisingan, getaran, emisi buangan yang
berbahaya harus serendah mungkin (ramah
lingkungan)
c) Mesin harus seringan mungkin (menghindari
kelelahan operator, kerusakan sistem otot rangka)
4) Permesinan otomatis atau mesin
konvensional
a) Mesin harus dilengkapi alat penahan goncangan, tempat duduk dapat disetel sepenuhnya, sabuk
pengaman)
b) Ruang operator dirancang dan ditempatkan sesuai badan operator pengguna mesin itu
c) Cara masuk dan keluar dari mesin, seperti anak tangga, tangga, pintu, dirancang untuk menyediakan
tumpuan tangan dan kaki
d) Mesin harus dilengkapi dengan struktur perlindungan berguling
e) Kabin tempat operator bekerja harus (dilindungi dari obyek yang jatuh, dilengkapi dengan struktur yang
melindungi operator)
f) Mesin harus dilengkapi dengan suatu alat penyetop yang tidak dapat kembali sendiri, mudah dicapai
g) Mesin dengan sistem transmisi/kopling, jika tidak dipakai, persneling harus tersambung
h) Rem parkir harus berfungsi pada lahan yang miring
Pakaian/peralatan pelindung yang
dibutuhkan untuk bekerja
1) Pakaian kerja
a) Di lapangan (menjaga badan pekerja tetap kering dan
berada pada temperatur yang nyaman; pakaian pelindung
bahaya radiasi UV, potensi bahaya biologik, seperti
tumbuhan beracun, infeksi, binatang)
b) Warna kontras dengan lingkungan
c) APD (spesifik; terstandart)
MERCURY VENUS MARS
Mercury is the Venus has a Despite being red,

APD closest planet to


the Sun
beautiful name, but
it’s terribly hot
Mars is a cold
place, not hot

a) sarung tangan
b) sepatu lapangan
c) topi pengaman (helmet)
JUPITER NEPTUNE
d) penutup muka
It’s the biggest Neptune is the
e) pelindung atau penutup planet in our Solar farthest planet
mata System from the Sun

f) alat pelindung mulut


(masker) 14
Pekerjaan dilakukan berdasarkan
rekomendasi yang aman

-Pengecekan peralatan
-Pengujian peralatan
-Sertifikasi peralatan : Reguler
(periodik)
-Perbaikan peralatan
Resiko pekerjaan diidentifikasi dan tindakan
diambil untuk mengurangi resiko

1) resiko pekerjaan di laboratorium


Ex: kultur jaringan, analisis benih, biologi molekuler, dll
resiko di laboratorium: kebakaran, terkena bahan-bahan kimia,
keracunan pestisida.
Penyebab terjadinya kebakaran: nyala api dan bahan yang pijar,
penyinaran, peledakan gas, percikan api, terbakar sendiri, reaksi kimia,
kebakaran karena listrik.
Do you know what helps you make your point
Unsur-unsur clear? Lists like this one:

1. Because they’re simple


terjadinya 2. You can organize your ideas clearly
kebakaran 3. And because you’ll never forget to buy
milk!

And the most important thing: the audience


won’t miss the point of your presentation

17
Explosive
(bersifat mudah meledak)
Simbol-simbol
bahan kimia  Bahaya : eksplosif pada
kondisi tertentu
 Contoh : ammonium nitrat,
nitroselulosa, TNT
 Keamanan : hindari
benturan, gesekan, loncatan
api, dan panas
Oxidizing (pengoksidasi)
Bahaya : oksidator dapat
membakar bahan lain,
penyebab timbulnya api
atau penyebab sulitnya
pemadaman api
Contoh : hidrogen
peroksida, kalium
perklorat
Keamanan : hindari panas
serta bahan mudah
terbakar dan reduktor
Bahaya Mudah terbakar meliputi ;
 Zat terbakar langsung, contohnya
aluminium alkil fosfor; keamanan :
hindari campuran dengan udara.
 Gas amat mudah terbakar. Contoh :
butane, propane. Keamanan : hindari
campuran dengan udara dan hindari
Flammable sumber api.
(mudah terbakar)  Zat sensitive terhadap air, yakni zat
yang membentuk gas mudah
terbakar bila kena air atau api.
 Cairan mudah terbakar, cairan
dengan titik bakar di bawah 21 0C.
contoh : aseton dan benzene.
 Keamanan : jauhkan dari sumber api
dan loncatan bunga api.
 Bahaya : toksik; berbahaya
bagi kesehatan bila terhisap,
tertelan atau kontak dengan
kulit, dan dapat mematikan.
Contoh : arsen triklorida,
Toxic (beracun) 

merkuri klorida
 Kemananan : hindari kontak
atau masuk dalam tubuh,
segera berobat ke dokter bila
kemungkinan keracunan.
Kode Xi (irritant)

 Bahaya : iritasi
terhadap kulit, mata,
Kode Xn (Harmful) dan alat pernapasan

 Bahaya :  Contoh : ammonia


menimbulkan dan benzyl klorida
kerusakan kecil pada  Keamanan : hindari
tubuh terhirup pernapasan,
 Contoh : peridin kontak dengan kulit

 Kemanan : hindari
dan mata. Harmful irritant
kontak dengan tubuh
atau hindari
(bahaya, iritasi)
menghirup, segera
berobat ke dokter bila
kemungkinan
keracunan
 Bahaya : korosif
atau merusak
jaringan tubuh
manusia
Corrosive  Contoh : klor,
belerang dioksida
(korosif)
 Keamanan :
hindari terhirup
pernapasan,
kontak dengan
kulit dan mata
 Bahaya : bagi
lingkungan,
gangguan
ekologi
 Contoh : tributil
timah klorida,
Dangerous for tetraklorometan,
Environmental petroleum bensin
(Bahan  Keamanan :
hindari
berbahaya pembuangan
bagi langsung ke
lingkungan
lingkungan)
Simbol-simbol Tanda Bahaya pada Tempat
Kerja/Laboratorium
Bio Hazard

Bio Hazard adalah Zat Biologis yang


menimbulkan ancaman bagi
kesehatan makhluk hidup, terutama
manusia. Biasanya dipasang di Lab
Kimia
Korosif
Korosif adalah zat yang dapat
menyebabkan benda lain hancur
atau memperoleh dampak negatif.
Biasanya dipasang di Lab Kimia.
Tegangan sangat Tinggi
Tegangan Sangat Tinggi adalah
suatu tempat atau benda yang
memiliki tegangan yang
sangat tinggi. Biasanya di
pasang di Lab Komputer,
Telkom, atau PLN
Environmental
Environmental adalah zat yang
sangat berbahaya bagi lingkungan
hidup. Biasanya dipasang di Lab
Kimia
Explosive
Explosive adalah zat yang mudah
meledak. Biasanya dipasang di Lab
Kimia dan Pertamina
Flammable
Flammable adalah zat yang sangat
mudah terbakar. Biasanya
dipasang di Lab Kimia, POM
Bensin, Pertamina
Radio Aktif
Radioaktif adalah bahan yang dapat
memancarkan sinar berbahaya yang
dapat merusak jaringan tubuh. Biasanya
dipasang di Pabrik Nuklir
Harmfull Irritant
Harmfull Irritant adalah zat mempunyai sifat peka
terhadap tubuh manusia. Jika masuk kedalam
tubuh dapat membakar kulit, selaput lendir atau
mengganggu pernapasan. Biasanya dipasang di
Lab Kimia
Toxic/ Beracun
Toxic adalah bahan yang berbahaya dan dapat
menyebabkan sakit keras bahkan bisa
menimbulkan kematian jika sebagian masuk
ke dalam tubuh. Biasanya dipasang di Pabrik
Cat, Lab Kimia.
2) Resiko a) perencanaan dan pengorganisasian kerja
(mencegah pemborosan, memastikan tingkatan
pekerjaan di dan kontrol):
- Jenis pekerjaan yang diperlukan
lokasi kerja - Tujuan dari pekerjaan
- Lokasi tempat kerja
- Jadwal waktu kegiatan
- Spesifikasi produk/hasil lain
- Spesifikasi metode kerja
- Orang yang bertanggung jawab
melaksanakan/mengawasi
- Rencana darurat dalam cuaca buruk/masalah
peralatan
b) Pemeriksaan dan perencanaan
lokasi
Penilaian resiko:
- Topografi lapangan

- Cara kerja dan peralatan

- Pohon berbahaya (pohon beracun,

pohon busuk, mati, resiko lokasi kerja


lain)
- Jaringan telepon/listrik, jalan, jalur

pendakian/ski, infrastruktur lain


- Resiko yang diidentifikasi harus

ditandai pada peta/lapangan


C) Pengorganisasian pekerjaan
Tugas dan tanggung jawab para pekerja disebutkan
dengan jelas. Instruksi kerja jelas, meliputi:
- Spesifikasi pekerjaan
- Lokasi tempat kerja
- Mesin dan perkakas yang diperlukan
- Resiko yang teridentifikasi dan aturan
keselamatan kerja terkait
- APD
- Informasi prosedur pertolongan pada
kecelakaan yang memerlukan pengungsian
- Kebutuhan untuk berhubungan dengan pekerja
lain
d) Perlindungan dari cuaca yang tidak
menguntungkan dan potensi bahaya
biologi
- Mencegah penyakit yang disebabkan
cuaca panas
- Perlindungan dari radiasi UV
berlebihan
- Perlindungan dari cuaca/kondisi iklim

- Meminimalkan ketidaknyamanan
yang disebabkan gigitan atau sengatan
serangga
e) Penanganan kondisi darurat di
lapangan dan penanganannya
- Alat P3K

- Pelatihan P3K
Pemeliharaan alat :
-Pemeliharaan berencana
03

-Pemeliharaan perbaikan
-Pemeliharaan pencegahan
-Pemeliharaan berjalan
-Pemeliharaan terbatas (saat produksi berhenti)
Poster
K3 40
Kecelakaan kerja akibat
kurang memperhatikan
penerapan K3
IF YOU WANT TO MODIFY
THIS GRAPH, CLICK ON IT,
FOLLOW THE LINK, CHANGE
THE DATA AND REPLACE IT
Pelatihan K3
pada petani
cengkeh di
Bone dan
Bulukumba,
Sulsel
04
SOCIAL This is the subtitle that makes
it comprehensible

MEDIA
THANKS!