Anda di halaman 1dari 7

BAB 8

1. Perencanaan strategi (pemprograman) adalah proses memutuskan program-program


utama yang akan dilakukan suatu organisasi dalam rangka implementasi strategis dan
menaksir jumlah sumberdaya yang akan dialokasikan untuk tiap-tiap program jangka
pnajang beberapa tahun yang akan dating.
Hasil dari proses perencanaan strategi berupa dokumen yang dinamakan Strategic plan
(program).Informasi tentang program meliputi beberapa tahun yang akan dating (tiga
atau lima tahun). Dalam perusahaan yang berorientasi laba, setiap produk utama atau lini
produk disebut sebagai program. Sedangkan dalam orrganisasi nirlaba, bentuk utama jasa
organisasi yang ditawarkan merupakan suatu program.
Pereencanaan strategis berbeda dengan yang namanya Rencana Strategis, mengapa
demikian,beikut penjelasannya. Rencana strategis adalah pernyataan rencana spesifik
mengenai bagaimanauntuk mencapai ke arah masa depan yang akan diambil oleh entitas.
Sedangkan perencanaan strategis adalah proses memutuskan program-program yang akan
dilaksanakan oleh organisasi dan perkiraan jumlah sumber daya yang akan dialokasikan
ke setiap program jangka panjang selama beberapa tahun ke depan.

2. 5 (lima) tugas manejemen strategik secara umum yang harus dilakukan oleh seorang
Manajer, yakni ;
1. Mengembangan suatu konsep usaha dan membentuk visi kemena organisasi akan
dijalankan. hal ini akan mendorong manajer untuk untuk mempertimbangkan
bisnis apa yang akan dijalankan dan mengembagkan visi yang lebih jelas kemana
organisasi akan diarahkan daam jangka waktu 5-10 tahun kedepan.
2. Menjadikan misi manjadi tujuan yang lebih spesifik. Maksudnya pembuatan
suatu tujuan adalah menjadikan pernyataan misi dan arah organisasi ke target
yang lebih spesifik, suatu yang menjadi ukuran kemanjuan organisasi. Biasanya
ada dua bentuk prestasi yang mnjadi ukuran yakni, Tujuan keuangan dan tujuan
strategis. Tujuan keuangan dibutuhkan untuk menyediakan petunjuk yang
konsisten untuk mempertahankan posisi perusahaan secara keseluruhan. Tujuan
keuangan biasanya difokuskan pada laba, return on investment,dan aliran kas
sedangkan Tujuan Strategis lebih banyak langsung berhubungan pada situasi
persaingan secara umum.
3. Membuat suatu strategi untuk mencapai kinerja yang ditargetkan. Tujuan
merupakan “akhir” dan strategi merupakan alat untuk mencapai “akhir” tersebut,
sehingga strategi merupakan alat manajeman untuk mencapai target.
4. Implementasi dan pelaksanaan strategi yang dipilih secara efisien dan efektif.
Tugas implementasi strategi terutama diarahkan pada kegiatan administrasi yang
berkaitan dengan persoalan internal. Delapan hal mendasar yang dilakukan dalam
kegiatan administrasi ini adalah :
 Menciptakan suatu organisasi yang mampu bekerja mencapai strategi dengan
baik.
 Mengembangkan anggaran yang mengarahkan sumberdaya untuk kegiatan
internal.
 Memotivasi anggota organisasi dengan cara mendorong mereka untuk
mencapai target dengan baik, dan jika perlu mengubah tugas dan tanggung
jawabnya yang sesuai dengan kemampuanya.
 Menciptakan system penghargaan atas pencapaian hasil yang ditargetkan.
 Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk implementasi strategi.
 Membuat prosedur dan kebijakan pendukung strategi.
 Mengembangan system informasi dan pelaporan untuk melacak kemajuan dan
monitoring prestasi.
 Menggunakan kemampuan kepemimpinan yang diperlukan untuk
implementasi strategi dan menjaga bagaimana strategi tersebut dilakukan
5. Mengevaluasi dan mengambil inisiatif membuat koreksi penyesuaian-penyesuaian

3. Iya berbeda berikut penjelasannya Perbedaan antara perencanaan strategi dan perumusan
strategi :
 Perumusan strategi merupakan proses memutuskan atas suatu strategi baru,
sementara perencanaan strategi adalah proses memutuskan bagaimana
mengimplementasikan strategi.
 Dalam proses perumusan strategi, manajemen memutuskan tujuan organisasi
dan strategi utama untuk mencapai tujuan tersebut. Proses perencanaan strategi
membawa tujuan dan strategi ini dan mencoba mengembangkan program untuk
mengimplementasikan strategi tersebut secara efisien dan efektif, sedangkan
perencanaan strategi adalah proses berikutnya akan melembaga dan ini akan
mengurangi aktifitas yang kreatif.
 Perencanaan strategi merupakan kegiatan yang systematis, dimana adanya
proses perencanaan strategi tahunan dengan prosedur dan jadwal yang tersusun
rapi. Sementara perumusan strategi merupakan kegiatan yang tidak sistematis,
strategi yang dirumuskan diuji kembali untuk merespon kesempatan dan
ancaman.
4. Keuntungan bagi peusahaan dalam membuat perencaan strategis.
Keuntungan perencanaan strategis adalah :
 Proses perencanaan strategis merupakan kerangka kerja dalam mengembangkan
anggaran tahunan.
 Sebagai alat mengembangan manajeman organisasi karena perencanaan strategi
merupakan alat pelatihan dan pendidikan manajeman karena memungkinkan
manajer dengan proses tersebut berpikir tentang strategi dan penerapannya.
 Sebagai mekanisme untuk memaksa manajer jangka panjang .
 Membantu mengarahkan manajer sesuia denga tujuan jangka panjang perusahaan.
 Membantu berpikir secara eksplisit tentang tindakan jangka pendek yang
diperlukan dalam menjalankan strategi jangka panjang.

5. Iya benar hal ini dikarenakan bahwa Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan
suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan
untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia)
untuk mencapai strategi ini. Tujuan strategi adalah keuntungan kompetitif yang dapat
dipertahankan, yang dapat muncul dari bagian maupundari kegiatan organisasi. Tiga
alasan pentingnya perencanaan strategis dalam perusahaan :
 Perencanaan strategi memberikan keragka dasar bagi perencanaan-perencanaan
lainnya
 Pemahaman terhadap perencanaan strategis akan mempermudah pemahaman
bentuk perencanaan lainnya
 Perencanaan strategis merupakan titik permulaan bagi penilaian kegiatan manajer
dan organisasi

6. Untuk mencapai keberhasilan penerapan sistem lean manufacturing, terdapat 6 strategi


yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan lean manufacturing di dalam
perusahaan. Strategi ini berupa cara dalam menjadikan lean manufacturing yang
diterapkan menjadi lebih efektif.

1. Menerapakan pull system

2. Fokus pada peningkatan kualitas

3. Planning dan eksekusi

4. Perbaikan terus menerus

5. Kemampuan pengambilan keputusan

6. Kerjasausulan ma yang baik dengan pemasok

7. Usulan pogram baru dapat bersifat proaktif dan reaktif. Usulan program yang proaktif
berarti usulan pogram tersebut timbul karena perusahaan tersebut secara aktif berinisiatif
merancang kesempatan-kesempatan baru. Sedangkan usulan program reaktif berarti
bahwa program tersebut diusulkan sebagai reaksi atas tantangan yang dihadapi
perusahaan.

8. Teknik analisis investasi modal dimaksud untuk :

 Mendapatkan Net Present Value dari suatu proyek, yakni selisih present value
estimasi aliran kas masuk terhadap jumlah investasi yang diinginka

 Internal rate of return yang menunjukkan hubungan antara aliran masuk dan aliran
keluar.
4 (empat) alasan mengapa teknik present value tidak digunakan dalam analisa proposal investasi,
yaitu :
1) Peroposal tersebut menarik sehingga perhitungan net present value tidak diperlukan.
2) Estimasi menjadikan proposal tersebut manjadi tidak menentu yang diyakini bukan
merupakan usaha yang bermanfaat, sehingga tidak memperoleh kesimpulan yang
layak dari data yang tidak layak.
3) Hal rasional untuk suatu proposal adalah bukan dalam rangka untuk meningkatkan
laba.
4) Tidak ada alternatif yang layak untuk melaksanakan program baru tersebut.

9. Alat analisi yang digunakan dalam menelaah program yang sedang berjalan
a) Telaah dasar nol
Adalah cara sistematis untuk menelaah program yang sedang berjalan dengan
cara menentukan sumber untuk menyelesaikan program didasarkan atas tahun
penelaahan sebagai kondisi mula-mula atau titik awal untuk menyelesaikan program
dan tidak dari tingkatan biaya program yang sudah dikeluarkan.
b) Analisis rantai nilai
Adalah analisis keterkaitan serangkaian aktivitas penciptaan nilai produk yang
diproduksi dari para pemasok awal sampai dengan konsumen akhir. Dari perspektif
strategis, konsep rangkaian nilai menjelaskan konsep penyempurnaan laba yang
saling berkaitan yaitu: 1) Keterkaitan dengan para pemasok2) Keterkaitan dengan
konsumen3) Keterkaitan proses internal perusahaan
c) Analisis Biaya Berbasis Aktivitas (ABC)
Adalah alat perencanaan strategis yang membebankan rangkaian produk
dengan 2 tahap yaitu:1) Penentuan tarif biaya untuk setiap kelompok aktivitas2)
Pembebanan biaya pada produk berdasar tarif biayasetiap kelompok aktivitas yang
dikonsumsi produk tersebutManfaat sistem ABC antara lain:1)Meningkatkan
penelitian penentuan biaya produk
10. Proses perencanaan strategi biasanya dimulai pada awal tahun pembukuan. Proses
tersebut meliputi kegiatan berikut:

1) Menelaah dan Membperbarui Rencana Strategi Tahun Lalu


Kegiatan ini dilakukan dengan melihat keputusan apa saja yang telah dilakukan dan
kemungkinan keputusan tersebut merubah rencana strategis. Misalnya manajemen
membuat keputusan dimana perlu, tidak berkaitan dengan jadwal waktu.
Langkah pertama dari proses perencanaan strategi tahunan, adalah me-review dan
memperbarui rencana strategi yang disetujui tahun lalu.

2) Memutuskan Berdasarkan Asumsi-asumsi dan Pedoman


Rencana strategi yang diperbarui melibatkan banyak asumsi termasuk asumsi dari luar
meliputi :
a. Pertumbuhan produk domestic bruto
b. Perubahan iklim
c. Tingkat imflasi
d. Upah buruh
e. Harga komoditi penting dari bahan baku
f. Tingkat bunga
g. Harga jual
h. Kondisi pasar
i. Tindakan pesaing
j. Peraturan pemerintah pada masing-masing Negara dimana perusahaan tersebut
beroperasi

3) Langkah Pertama dari Rencana Strategi


Berdasarkan asumsi, tujuan dan pedoman, unit usaha dan unit lainnya menyiapkan
langkah yang harus diambil termasuk rencana operasi yang berbeda dari yang sekarang,
misalnya Perubahan taktik manajemen.

Rencana Strategi yang lengkap biasanya terdiri dari :


- Laporan pendapatan
- Piutang; dan
- Unsure-unsur neraca lainnya
- Informasi jumlah penjualan dan produksi
- Pengeluaran biaya akuisisi pabrik dan modal lainnya
- Unsure cash flow
- Keterangan

4) Analisis
Analisis ini dilakukan baik oleh staf perencanaan maupun bagaimana, produksi,
danfungsi lainnya pada kantor pusat

5) Langkah Kedua dari Rencana Strategi


Analisa dari langkah pertama hanya membawa ke revisi terhadap rencana unit usaha
tertentu, tetapi juga membawa perubahan dalam hal asumsi dan pedoman yang
mepengaruhi seluruh unit usaha. Misalnya biaya yang dikeluarkan melebihi batas
toleransi, maka harus ada permintaan untuk menunda pengeluaran tersebut oleh
organisasi. Keputusan ini membawa revisi rencana.

6) Review Akhir dan Persetujuan


Rencana yang telah direvisi didiskusikan pada rapat manajer puncak. Persetujuan akhir
dilakukan oleh pimpinan puncak (chief executive officer). Persetujuan hendaknya lebih
awal dari dimulainya proses penyususnan anggaran karena rencana strategi merupakan
input yang penting untuk tahap proses penyusunan anggaran.