Anda di halaman 1dari 4

Tugas.

Bab 9 “Penyusunan Anggaran”


1. Anggaran adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan
dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi semua aktivitas perusahaan untuk jangka waktu
( periode) tertentu di masa yang akan datang. Anggaran dapat digunakan didalam perencanaan
dan pengendalian jangka pendek pendek perusahaan dengan melakukan kegiatan seperti
berikut, antara lain:
- Manajer divisi harus menganalisis lingkungan umum industri.
- Divisi pemasaran harus menyiapkan ramalan penjualan untuk tiap-tiap produk.
- Divisi pabrik menyiapkan etimasi biaya untuk fasilitas baru pabrik dan produk.
- Para analisis keuangan mengevaluasi usulan pengeluaran modal, rencana-rencana biaya
operasi tiap divisi, dan menyajikan usulan sumber dan penggunaan dana.
- Untuk rencana 5 tahun harus dibuat oleh divisi perencanaan, dikoreksi oleh manajer divisi,
dan rencana ini belum merupakan rencana yang final.
- Rencana 5 tahunan itu kemudian diserahkan kepada ketua komisi perencanaan dan
seterusnya diajukan kepada dewan direktur untuk dimintakan persetujuan.

2. Anggaran mempunyai banyak manfaat, antara lain:


- Segala kegiatan dapat terarah pada pencapaian tujuan bersama.
- Dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan pegawai.
- Memotivasi pegawai.
- Menimbulkan rasa tanggungjawab pada pegawai.
- Menghindari pemborosan dan pembayaran yang kurang perlu.
- Sumber daya, seperti tenaga kerja, peralatan, dan dana dapat dimanfaatkan seefisien
mungkin.
- Alat pendidikan bagi para manajer.

3. Hubungan Anggaran dengan Perencanaan Strategis, antara lain:


- Perencanaan strategis dan anggaran menyangkut proses perencanaan.
- Perbedaan terletak pada prosesnya, anggaran fokus 1 tahun sedangkan perencanaan
strategis diatas 1 tahun biasanya 5 tahun.
- Perencanaan strategis difokuskan untuk beberapa kegiatan dan anggaran difokuskan
kegiatan 1 tahun.
- Perencanaan strategis  mendahului penganggaran dan memberikan kerangka dalam
penggunaan anggaran Perencanaan strategis sumber atau kerangka anggaran.
- Anggaran merupakan satu potongan kerangka strategis organisasi

4. Anggaran berbeda dengan prediksi dalam beberapa hal, yaitu:


- Suatu anggaran adalah suatu rencana manajemen, dengan asumsi implisit bahwa langkah-
langkah positif akan diambil oleh pembuat anggaran-manajer yang menyusun anggaran-
guna membuat kegiatan nyata sesuai dengan rencana.
- Suatu prediksi hanyalah suatu perkiraan akan apa yang mungkin terjadi, tetapi tidak
mengandung implikasi bahwa pembuat prediksi akan berupaya untuk membentuk kejadian
sehingga prediksinya akan terealisasi.

5. Pada dasarnya, RKAP memiliki beberapa fungsi, diantaranya:


- Pengendali jalannya perusahaan.
- Pedoman untuk menghindari penyimpangan.
- Menyediakan standar untuk evaluasi kinerja.
- Menyediakan informasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki pembuatan keputusan.
- Memperbaiki komunikasi dan koordinasi.

6. 3 Jenis Anggaran :
- Anggaran induk adalah rencana keuangan komprehensif utk keseluruhan organisasi yang
terdiri atas berbagai anggaran individual. Anggaran induk dapat disusun untuk satu
perusahaan sebagai satu kesatuan dan dapat disusun sebagai divisi laba.
- Anggaran Operasi, menjelaskan aktivitas yang menghasilkan pendapatan untuk
perusahaan: penjualan, produksi, danpersediaan barang. Anggaran operasi terdiri dari
laporan laba rugi yg dianggarkan serta beberapa data pendukung: Anggaran penjualan,
anggaran produksi, anggaran bahan baku langsung, anggaran tenaga kerja langsung,
Anggaran Biaya Overhead Pabrik, Anggaran Persediaan, Anggaran Biaya Non-Produksi.
- Anggaran modal adalah pengalokasian modal adalah proses keputusan simultan mengenai berapa
besar dan dari mana sumber daya akan diperoleh serta dikeluarkan untuk penggunaan masa datang,
khususnya dalam produksi barang dan jasa di masa datang.

7. Ya pernyataan tersebut benar. Anggaran penjualan memuat mengenai rencana penjualan


selama periode/waktu anggaran ( pada umumnya satu tahun), yang dinyatakan dalam satuan
uang dan juga kuantitas penjualan. Anggaran ini disusun berdasarkan proyeksi penjualan yang
dibuatoleh perusahaan. Anggaran penjualan sering disebut sebagai anggaran kunci dalam
proses penyusunan anggaran, sebab anggaran tersebut merupakan dasar dari penyusunan
jenis-jenis anggaran lain dan bagi perusahaan yang menghadapi pasar yang bersaing, anggaran
penjualan harus disusun paling awal dari semua anggaran yang lain.

8. Proses penyusunan anggaran, antara lain:

- Mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun


anggaran
- Pengolahan data dan informasi yang telah dikumpulkan untuk
melakukan penaksiran penaksiran
- Menyusun anggaran serta menyajikannya secara sistematis
- Pengkoordinasian pelaksanaan anggaran
- Pengumpulan data dan informasi untuk keperluan pengawasan kerja
dengan melakukan penilaian
- Pengolahan dan penganalisaan data untuk menghasilkan kesimpulan
terhadap kegiatan kerja yang telah dilaksanakan serta menyusun
kebijakan-kebijakan sebagai tindak lanjut dari kesimpulan yang telah
diambil.

9. Komite anggaran (budget committee) dalam organisasi yang besar adalah bagian


dari executive group yang bertanggung jawab utama untuk keputusan anggaran besar.
Tugas-tugas yang harus diemban dalam proses penyusunan anggaran adalah;
- Memeriksa anggaran yang telah dibuat,
- Memberikan tuntunan kebijakan dan tujuan anggaran,
- Menyelesaikan perselisihan yang timbul pada saat anggaran dibuat,
- Menyetujui anggaran final,
- Memonitor atau memantaukinerja actual organisasi selama tahun berjalan.

10. Karena dalam melakukan penyusunan anggaran haruslah dengan benar dan serealitas mungkin, dan
dalam penyusunan anggaran perlu diperhatikan perilaku para pelaksana anggaran dengan cara
mempertimbangkan, hal-hal berikut ini:
- Anggaran harus dibuat serealitas mungkin, secermat mungkin sehingga tidak terlalu rendah  atau
terlalu tinggi. Anggaran yang dibuat terlalu rendah tidak menggambarkan kedinamisan, sedangkan
anggaran yang dibuat terlalu tinggi hanyalah angan-angan.
- Untuk memotivasi manajer pelaksana diperlukan partisipasi top management (direksi).
- Anggaran yang dibuat harus mencerminkan keadilan, sehingga pelaksana tidak merasa tertekan,
tetapi termotivasi
- Untuk membuat laporan realisasi anggaran diperlukan laporan yang akurat dan tepat waktu,
sehingga apabila terjadi penyimpangan yang merugikan dapat segera diantisipasi terlebih dini.