Anda di halaman 1dari 12

PERAN DIIT DALAM PENYEMBUHAN PASIEN

MAKALAH
Untuk memenuhi tugas mata kuliah
Gizi dan Diet
yang di bina oleh Bapak Juin Hadisuyitno, S.ST, M.Kes

Oleh
Faisal Agus Mustofa
P17230193080

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN BLITAR
MARET 2020
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan
karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah “Peran Diit Terhadap Penyembuhan
Pasien tepat pada waktunya. Tak lupa shalawat serta salam penulis hadiahkan kepada
junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman
kebodohan menuju zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, masih banyak
hal yang kurang dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun agar penulis dapat memperbaikinya. Harapan penulis, semoga
makalah ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber ilmu yang baru bagi kita semua. Amin.

i
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................................................i
Kata Pengantar ....................................................................................................................ii
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.................................................................................................2
1.3 Tujuan ..................................................................................................................2
1.4 Manfaat.................................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Dafinisi diet dan Diabetes Mellitus......................................................................3
2.2 Tujuan pemberian diet kepada pasien penderita Diabetes Mellitus....................4
2.3 Jenis makanan yang diberikan kepada pasien penderita diabetes mellitus..........4
2.4 Syarat diet kepada pasien penderita Diabetes Mellitus .......................................4
2.5 Pola diet ..............................................................................................................5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan...........................................................................................................8
3.2 Saran.....................................................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................9

ii
BAB 1
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Penyembuhan penyakit atau berkurangnya kadar penyakit tentu tidak lepas dari pengobatan,
juga didukung kesadaran dan patuhnya pasien agar dapat mengurangi atau menghilangkan
penyakit tersebut.
Wahyu Hardi Prasetiyo, SSTG,MPH,RD, Dietesien RSUD Ulin Banjarmasin, menyatakan,
Terapi pertama, tentu dokter akan mendiagnosa penyakit Anda untuk kelanjutan terapi yang
diperlukan. Jika hasil diagnosa telah diperoleh, dokter akan memberi terapi obat yang harus
diminum pasien agar penyakit berkurang dan sembuh. Keberhasilan terapi pada pasien tidak
hanya sampai di situ saja. Secara kaloborasi pasien juga diasuh oleh ahli gizi, perawat dan
tenaga kesehatan lainnya.
Terapi gizi yang dilakukan oleh ahli gizi dalam bentuk asuhan gizi, yaitu konseling gizi/diit
kepada pasien dan keluarganya agar bisa mengubah perilaku, sikap dan keterampilan dalam
merencanakan, memilih dan mempersiapkan makanan sesuai kondisi penyakit yang diderita
selama perawatan.
Pasien yang sedang dirawat harus minum obat, begitu juga dari segi kebutuhan gizi harus
dapat menghabiskan makanan yang disajikan di rumah sakit, agar status gizi pasien tidak
menurun atau jatuh pada risiko malnutrisi/kurang gizi.
Diberikannya konseling gizi dalam bentuk edukasi gizi pada pasien dan keluarganya, agar
pasien dapat menghabiskan makanan yang diberikan di rumah sakit sesuai dengan kondisi
penyakit yang dideritanya dalam sajian bisa makanan khusus/berdiit atau makanan biasa.
Semua itu memberikan pengetahuan pada pasien agar pasien dapat mengerti, memahami dan
mencontoh makanan yang diberikan di rumah sakit sesuai dengan penyakit yang dideritanya.
Bagaimana pun juga di samping terapi medis dari dokter, terapi gizi dari ahli gizi juga sangat
penting pada pasien dirawat.
Seperi dijelaskan, penderita dapat menghabiskan makanan rumah sakit, sesuai diit yang
diberikan tanpa makanan dari luar, berarti penderita mengikuti dan mematuhi edukasi ahli
gizi dan menyadari terapi gizi dapat membantu menyembuhkan dan mengurangi penyakit
yang diderita pasien.

1
Misalnya pada pasien kencing manis atau diabetes melitus, tentunya pasien menjalani diit
diabetes melitus(salmah, 2018).
1.2. Rumusan Masalah
1.2.1. Pengertian diet dan diabetes mellitus
1.2.2. Tujuan pemberian diet kepada pasien penderita diabetes mellitus
1.2.3. Syarat syarat diet
1.2.4. Jenis jenis makanan yang diberikan kepada pasien penderita diabetes mellitus
1.2.5. Pola diet terhadap pasien penderita diabetes
1.3. Tujuan
1.3.1. Mengetahui pengertian diet
1.3.2. Mengetahui tujuan diberikannya diet kepada pasien
1.3.3. Mengetahui syarat syarat diet
1.3.4. Mengetahui Jenis jenis makanan yang diberikan kepada pasien penderita diabetes
mellitus
1.3.5. Mengetahui pola pemberian diet terhadap pasien penderita diabetes
1.4. Manfaat
Dapat mengetahui pemberian mengenai diit yang di berikan kepada pasien yang sedang
menderita penyakit Diabetes Mellitus

2
BAB 2
Pembahasan
1. Definisi diet dan Diabetes Mellitus
1. Definisi Diet
Diet sering disalahartikan sebagai usaha mengurangi makan untuk mendapatkan
berat tubuh yang ideal, atau untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Padahal,
berdasarkan asal serapan katanya, arti ini yang sebenarnya adalah mengatur pola
makan. Tentu saja, saat ini masih banyak orang yang menyalah artikan arti berat
badan sendiri. Oleh karena itu perlu diluruskan mengenai arti menurunkan berat
badan yang sebenarnya. Diet sangat akrab di kalangan kaum wanita, karena
memang sebagian besar wanita tentu saja menginginkan tubuh yang ideal. Cara
ini dipercaya dapat membantu mereka untuk mengkonsumsi makanan dengan
porsi cukup yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga berat badan mereka juga tetap
terkontrol dan terjaga Dalam kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga 2009
keluaran Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Diet memiliki arti sebagai
pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dilarang, dibatasi
jumlahnya, dimodifikasi, atau diperolehkan dengan jumlah tertentu untuk tujuan
terapi penyakit yang diderita, kesehatan, atau penurunan berat badan . Oleh
karena itu Diet dapat di defenisikan sebagai usaha seseorang dalam mengatur pola
makan dan mengurangi makan untuk mendapatkan berat badan yang ideal .
Sekarang diet memiliki banyak jenis dari diet rendah kalori, diet rendag protein,
diet jantung, diet rendah gula, diet rendah garam, hingga diet rendah purin (untuk
penderita gout atau asam urat)
2. Definisi Diabetes Mellitus
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya
kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel
tubuh manusia.
Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan
baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak
dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan
nyawa penderita. Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang

3
diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada
penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan
tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa
menjadi energi(Marianti, 2014)

2. Tujuan pemberian diet kepada pasien penderita diabetes mellitus


Tujuan terapi diet diantaranya :
o Mencegah terjadinya hiperglikemia namun masih memberikan energi cukup
o Memulihkan dan mempertahankan kadar glukosa darah dalam kisaran nilai yang
normal (gula darah puasa < 126 mg/dl)
o Memulihkan dan mempertahankan berat badan yang normal(Sugiarto, 2017).
3. Syarat-syarat pemberian diet kepada pasien diabetes mellitus
1. Makan tiga kali sehari dan jangan lewatkan waktu makan
2. Lengkapi setiap porsi makan dengan makanan karbohidrat yang lebih kompleks
meliputi roti gandum, oat, dan kentang.
3. Makan lebih banyak buah dan sayuran. Makan 3 – 5 porsi sayur sehari secara
perlahan namun teratur.
4. Kurangi gula dan makanan manis. Diet bebas gula tidak perlu benar- benar
dipatuhi dengan ketat, gula dapat dipakai sebagai salah satu bahan didalam
makanan, misalnya didalam sereal sarapan gandum utuh. Konsumsi maksimum
gula sebesar 5% dari total kebutuhan energi sehari. Minuman manis dapat diganti
dengan minuman bebas gula.
2.3.5 Kurangi garam dengan membatasi jumlah asupan makanan olahan serta garam
tambahan. Rempah dan bumbu dapat digunakan sebagai alternatif(Sugiarto,
2017).
2.4. Jenis jenis makanan diet bagi penderita diabetes mellitus
2.4.1. Oatmeal
Untuk anda yang menderita diabetes, oatmeal bisa menjadi pilihan sumber
karbohidrat untuk tubuh. Selain aman dikonsumsi, anda bisa mencampurnya
dengan pisang atau strawberry agar lebih enak.
2.4.2. Ubi jalar

4
Makanan sumber karbohidrat lainnya yang juga aman untuk penderita diabetes
adalah ubi jalar. Makanan untuk penderita diabetes ini kadar indeks glikemiknya
rendah sehingga aman. Apalagi rasanya yang agak manis.
2.4.3. Jagung
Nilai glikemik jagung ternyata juga rendah yang cocok untuk pengganti nasi bagi
penderita diabetes. Jagung juga kaya serat pati resisten yang baik untuk
mengontrol gula darah.
2.4.4. Nasi merah
Meskipun merupakan makanan utama orang Indonesia, namun nasi putih harus
dihindari penderita diabetes. Sebagai gantinya, nasi merah sangat disarankan.
Selain indeks glikemiknya rendah, nasi merah juga kaya karbohidrat.
2.4.5. Ikan laut
Ikan laut seperti tuna, salmon, atau sarden merupakan makanan untuk penderita
diabetes yang sarat akan gizi. Selain kaya omega 3, makanan laut itupun
mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Selain aman dan baik untuk diabetes,
mengolah ikan ini sebaiknya dengan dikukus dan bukan digoreng.
2.4.6. Daging
Ada yang bilang diabetes tidak boleh makan daging. Padahal yang terlarang
adalah lemak dagingnya. Daging aman dan bisa dikonsumsi diabetes namun
jangan dengan digoreng.
2.4.7. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang kaya gizi dan juga aman untuk penderita
diabetes. Kandungan sulforaphane dalam sayuran ini berguna melindungi dinding
pembuluh darah akibat diabetes.
2.4.8. Bayam
Pilihan makanan untuk penderita diabetes lainnya adalah bayam. Selain kaya
dengan nutrisi, sayuran hijau ini juga mengandung lutein yang baik untuk
diabetes. Sayuran ini juga bisa diolah menjadi lauk yang enak.
2.4.9. Tomat

5
Tomat diketahui mengandung likopen dan lutein yang berguna untuk melindungi
ginjal dan pembuluh darah. Buah ini juga baik untuk mencegah penggumpalan
darah yang terjadi karena diabetes.
2.4.10. Buah Beri
Buah beri seperti blackberi, stroberi, atau bluberi bersifat antioksidan yang
berguna bagi penderita diabetes untuk mencegah stres oksidatif. Buah ini juga
kaya serat yang baik dalam menangkal kenaikan kadar gula darah.
2.4.11. Kacang-kacangan
Cemilan paling baik untuk penderita diabetes adalah kacang-kacang. Selain
indeks glikemiknya rendah, makanan ini juga mengandung karbohidrat kompleks
dan magnesium yang aman dan mampu mengontrol kadar gula darah.(Hamara,
2019)
2.5. Pola diet terhadap pasien penderita diabetes
Pengaturan makan (diet) merupakan komponen utama keberhasilan
pengelolaan Diabetes Mellitus, akan tetapi mempunyai kendala yang sangat
besar yaitu kepatuhan seseorang untuk menjalaninya. Prinsip pengaturan
makan pada penderita diabetes hampir sama dengan anjuran makan untuk
orang sehat masyarakat umum, yaitu makanan yang beragam bergizi dan
berimbang atau lebih dikenal dengan gizi seimbang maksudnya adalah sesuai
dengan kebutuhan kalori dan zat gizi masing-masing individu.
Hal yang sangat penting ditekankan adalah pola makan yang disiplin dalam hal
jadwal makan, jenis dan jumlah makanan atau terkenal dengan istilah 3 J.
Pengaturan porsi makanan sedemikian rupa sehingga asupan zat gizi tersebar
sepanjang hari. Hal-hal yang penting harus diperhatikan dalam perencanaan
makan adalah kebutuhan kalori ditentukan berdasarkan umur, jenis kelamin,
berat badan, aktifitas fisik, kehamilan atau menyusui.
Konsensus pengelolaan dan pencegahan DM di Indonesia menetapkan empat
pilar utama dalam pengelolaan DM, yaitu edukasi, terapi nutrisi medis (diet), latihan
jasmani dan intervensi farmakologi. tetapi yang akan dilakukan dalam pencegahan
ini adalah terapi nutrisi medis (diet). Terapi Nutrisi Medis (TNM)/diet merupakan
hal yang sangat penting dalam mencegah DM, mengelola DM jika sudah

6
terjadi, dan mencegah atau setidaknya memperlambat tingkat perkembangan
komplikasi DM (ADA, 2008). Perkeni (2011) juga menjelaskan bahwa
penatalaksanan diet pada penderita DM tipe 2 merupakan bagian dari
penatalaksanaan DM tipe 2 secara total.
Penatalaksanaan diet ini ditekankan pada keteraturan dalam hal jumlah energi,
jenis makanan dan jadwal makan. diet diabetes mellitus adalah pengaturan
makanan yang diberikan kepada penderita DM dimana diet yang dilakukan
harus tepat jumlah energi yang dikonsumsi dalam satu hari, tepat jadwal sesuai
3 kali makan utama dan 3 kali makanan selingan dengan interval waktu 3 jam antara
makan utama dan makanan selingan serta tepat jenis yaitu menghindari makanan
yang tinggi kalori.
Dalam membuat susunan menu pada perencanaan makan, seorang ahli gizi tentu
akan mengusahakan mendekati kebiasaan makan sehari-hari, sederhana, bervariasi
dan mudah dilaksanakan, seimbang, dan sesuai kebutuhan, namun pada dasarnya
hampir semua jenis makanan sebagai penyebab diabetes mellitus. Makanan yang
harus dihindari adalah makanan manis yang termasuk pantangan buah golongan A
seperti sawo, jeruk, nanas, rambutan, durian, nangka dan anggur. Jenis dianjurkan
adalah makanan manis termasuk buah golongan B yaitu pepaya, kedondong,
salak, pisang (kecuali pisang raja, pisang emas, pisang tanduk), apel, tomat,
semangka. Tujuan diet pada pasien dengan diabetes mellitus adalah membantu
pasien memperbaiki kebiasaan makan dan olahraga untuk mendapatkan kontrol
metabolik yang lebih baik(Wahyono, 2019)

7
BAB 3
Penutup
1. Kesimpulan
Diet khusus untuk penderita diabetes sebenarnya berupa panduan pola makan dengan
berbagai makanan bergizi dalam takaran porsi yang tepat dan mengikuti waktu makan
yang rutin. Dibandingkan diet ketat yang mengurangi porsi makan, diet untuk penderita
diabetes adalah pola makan sehat yang alami, kaya nutrisi, rendah lemak dan kalori.
Makanan untuk penderita diabetes juga lebih banyak dianjurkan pada buah-buahan,
sayuran, dan biji-bijian.
2. Saran
Bagi penderita angkah baiknya tetap memperhatikan asupan nutrisi yang dimakan agar
program diet tersebut bisa berhasil dan kesembuhan bagi pasien penderita Dibetes
Mellitus

8
DAFTAR PUSTAKA

Hamara, S. (2019, Oktober 19). Makanan untuk Penderita Diabetes, Ini 11 Rekomendasi yang
Enak dan Tetap Manis. harapanrakyat.com.
https://www.harapanrakyat.com/2019/10/makanan-untuk-penderita-diabetes/
Marianti. (2014, Januari 22). Diabetes Mellitus. alodokter.com. alodokter.com/diabetes
salmah. (2018, Maret 4). Peranan diit untuk kesembuhan pasien.
https://banjarmasin.tribunnews.com/2018/03/04/peranan-diit-untuk-kesembuhan-pasien
Sugiarto, A. (2017, Oktober 28). Diet Diabetes Mellitus.
https://ahligizi.id/artikel/detailartikel/3/terbaru_terpopuler/Diet-Diabetes-Mellitus
Wahyono, A. (2019, Agustus 2). POLA DIET PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS
[Artikel]. suryahusada.com. POLA DIET PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS