Anda di halaman 1dari 16

MANAJEMEN PEMASARAN JASA

“ BAB III”

DISUSUN OLEH:

RATNA AYU NINGSIH

218 401 011

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

UNIVERSITAS LAKIDENDE

2020
Essai

1. Mengapa penyedia jasa perlu memahami perilaku para pelanggannya! Berikan pula
contoh-contoh spesifik sebagai ilustrasi pendapat Anda!

Jawaban
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa untuk melaksanakan semua
kegiatan dalam proses manajemen pemasaran, pemasar perlu mengetahui perilaku
konsumen. Sasarannya supaya kiat-kiat pemasaran yang dilakukan benar-benar
mengarah pada profitability dari perusahaan.contohnya seperti Membeli barang yang
dianggapnya berguna bagi kebutuhannya dengan cra menawar harga brang tersebut.

2. apa saja motivasi yang melandasi individu tertentu untuk melakukan "window
shopping"? apa sebaiknya dilakukan pihak pengelola mal atau pusat perbelanjaan untuk
menarik lebih banyak pengunjung!

Jawaban
pada aktivitas di mana konsumen menelusuri atau memeriksa barang dagangan
toko sebagai bentuk waktu luang atau perilaku pencarian eksternal tanpa niat untuk
membeli. Tergantung pada individu, window shopping dapat digunakan sebagai hobi
atau untuk mendapatkan informasi tentang pengembangan produk, perbedaan merek,
atau harga jual.

3. Jelaskan perbedaan antara evoked set, considerotion set, dan awareness set!

Jawaban
a. evoked set,terdiri atas merek atau pemasok dalam sebuah kategori produk atau jasa
yang di ingat pelanggan sewaktu membuat keputusan pembelian. Evoked set
cenderung lebih sedikit pada jasa di bandingkan dengan barang.
b. Consideration set, terdiri dari merek atau pemasok di dalam evoked set yang akan di
pertimbangkan pelanggan untuk di beli setelah merek atau pemasok yang di anggap
tidak memenuhi kebutuhan di eliminasi.
c. Awareness set, terdiri atas merek-merek atau pemasok-pemasok yang di ketahui
pelanggan

4. Sumber informasi bisa dikelompokkan menjadi consumer dorminated sources,


marketer dominoted source dan neutral source. manakah di antara ketiga sumber ini
yang paling penting bagi anda dalam Situasi berikut:

(a) Memilih doker gigi untuk keperluan menambal gigi yang berlubang.

(b) Memilih kursus komputer untuk belajar bahasa pemrograman terbaru.

(c) Memilih paket wisata ke Selandia Baru.

(d) Mernilih salon untuk potong rambut.

(e) Memilih tempat kos baru.

Jawaban

Menurut saya sumber informasi yang lebih penting atau yang akan saya gunakan
saat berada di situasi seperti di atas yaitu menggunakan neutral sources.

5. Risiko pembelian jasa bisa dikelompokkan menjadi delapan macam, yakni risiko
finansial, fungsional, fisik, psikologis ,sensoris, sosial, temporal dan keusangan. Saat ini
Fabiano sedang mempertimbangkan keputusan untuk melanjutkan studi ke sebuah
universitas di Inggris atau Amerika Serikat. ia sama sekali belum pernah ke Inggris dan
Amerika. Selain itu, ia juga tidak memiliki saudara yang tinggal di kedua negara
tersebut. Dari kedelapan tipe risiko tersebut, mana saja yang relevan dalam konteks
pembuatan keputusan yang di lakukan fabiano? mengapa?
Jawaban
Menurut saya tipe resiko yang relevan dalam komteks pembuatan prngambillan
keputusan yang dilakukan oleh fabiano adalah resiko sosial karena dalam pemecahan
masalah ini juga harus didasari atas logika dan pertimbangan dalam pengambilan
keputusan. Resiko ini juga mengakibatkan ketidakpastian tentang kejadian dimasa
depan.

6. Jelaskan prinsip utama role thcory, script theory dan control theory! Bagaimana
pengaruh masing-masing teori tersebut terhadap pemahaman atas proses keputusan
pembelian pelanggan jasa? Berikan contoh!

Jawaban

a. Prinsip pada roletheory adalahserangakaian pola prilaku yang dipelajari melalui


pengalaman dan komumikasi yang akan dilakukan oleh individu tertentu dalam
interaksi sosial tertentu dalam rangka mewujuudkan efektivitas maksimum dalam
pencapaian tujuan yang ditetapkan. Pengaruh teori tersebut terhadap pemahaman atas
proses keputusan pembelian pelanggan jasa yaitu kepuasan pelanggan dan karyawan
tergantung pada keselarasan peran (goalcongruence), yaitu seberapa baik maaing” pihak
melaksanakan perannya. Contohhnyakini pelanggan sudah tidak bisa mentolerir
perilaku karyawan yang sibuk ngobrol sendiri mendiskusikan acara tv sementara
pelanggan menunggu untuk dilayani.

b. Prinsip pada Scripttheory adalahdalam konteks jasa adalah misalnya ilustrasi dari
pelatih sepak bola yang memberikan keleluasaan bagi para pemainnya untuk
berimprovisasi dilapanganmenuntut setiap pemain untuk mematuhi strategi dañintruksi.
Pengaruh teori tersebut terhadap pemahaman atas proses keputusan pembelian
pelanggan jasa yaitu menghindari kebingungan terhadap jasa. Contohnya Pelanggan
yang bari pertama kali mengunjungi restoran tertentu perlu memahami apakah ia harus
swalayan mengambil menu yang diinginkan ataukah cukup duduk dan memesan menu
lewat waiters, apakah harus bayar dulu sebelum makan atau makan dulu baru bayar.

c. Prinsip controltheory adalah memberikan pelanggan kendali aktual atas


lingkungannya. Pengaruh teori tersebut terhadap pemahaman atas proses keputusan
pembelian pelanggan jasa yaitu pelanggan diberi kemampuan untuk mengendalikan apa
yang sedang terjadi. Contohnya kartu telpon prabayar sebenarnya memberikan
senseofcontrol bagi pemakainya atas pemakaian pulsa. Selain itu, penyediaan webite
dan saluran telpon bebas pulsa untuk komplain pelanggan juga memberikan tingkat
kendali tertentu bagi pelanggan

7. Jelaskan relevansi konsep dramaturgi dalam memahami dan menganalisis kinerja


jasa! Berikan pula contoh spesifik!

Jawaban
Konsep dramaturgi yang banyak digunakan dalam sosiologi diadopsi oleh
Grove, Fisk & John (2000) kedalam konteks pemasaran jasa. Mereka menggunakan
metafora teater untuk menggambarkan dan menganalisis kinerja jasa, baik teater
maupun organisasi jasa bertujuan menciptakan dan mempertahankan kesan positif
dihadapan para audiens. Contohnya salah satu cara mewujudkannya adalah mengelola
para aktor dan setting fisik perilaku mereka secara cermat.

8. Bagaimana pengaruh customer compatibility terhadap pengalaman jasa keseluruhan


seorang pelanggan tertentu! Berikan contoh!

Jawaban
Pengaruh customer compatibity terhadap pengalaman jasa, Secara umum,
kehadiran perilaku, kemiripan (kompatibilitas) pelanggan lain yang menerima jasa
disaat bersamaan berdampak pada kepuasan, ketidakpuasan pelanggan tertentu.
Costumer compatibility merupakan faktor yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas
pelanggan, contohnya terutama dalam jasa-jasa kontak tinggi.

9. Servce converience memainkan peran penting dalam menunjang keberhasilan


perusahaan jasa Apa yang dimaksud dengan service convenience? Apa saja tipe service
convenience? apa saja tipe service convenience yang ada? Berikan contoh!

Jawaban

Service convenience adalah hal yang penting dalam ekonomi jasa (service
economies). Ketertarikan konsumen untuk menghemat waktu (time) dan usaha (effort),
merupakan suatu fenomena yang mendorong pertumbuhan convenience
(kemudahan;kenyamanan;efisiensi waktu) barang dan jasa. Perubahan sosial ekonomi,
kemajuan teknologi, banyaknya persaingan dilingkungan bisnis, serta biaya kesempatan
(opportunity cost) yang terus meningkat seiring dengan pendapatan (incomes), berperan
dalam meningkatnya permintaan konsumen terhadap convenience (Berry, Seiders dan
Grewal 2002, h.1).

Service convenience adalah persepsi konsumen terhadap waktu dan usaha


berkaitan dengan pembelian atau pemakaian suatu jasa. Konseptualisasi ini
menggunakan dimensi waktu dan usaha sebagai manfaat kenyamanan (penghematan
waktu dan/atau usaha) atau biaya/beban ketidaknyamanan (pemborosan waktu/atau
usaha). Waktu dan usaha merupakan opportunity costs yang timbul karena konsumen
tidak mungkin berpartisipasi pada aktivitas-aktivitas lain (Tjiptono 2011, h.78). Leisen
2006 menguraikan, service convenience mengacu pada waktu dan upaya yang
dihabiskan pelanggan untuk membeli layanan. Waktu dan usaha yang dimaksud adalah
biaya nonmoneter konsumen yang harus ditanggung dalam menerima layanan".

tipe service convenience:


Kelima jenis Service Convenience; Decision Convenience, Acces Convenience,
Transaction Convenience, Benefit Convenience, dan Postbenefit Convenience
memfasilitasi rumah sakit untuk mengetahui bagaimana convenience layanan rumah
sakit tersebut dilihat oleh konsumen; pasien atau kerabatnya yang menggunakan jasa
tersebut.

contohnya:

a. Decision convenience adalah persepsi konsumen terhadap biaya waktu dan usaha
untuk membuat keputusan pembelian atau pemakaian jasa, keputusan seperti ini
meliputi apakah akan melakukan sendiri atau membeli jasa (make-or-buy decision),
pemilihan pemasok jasa dan penentuan jasa spesifik yang akan dibeli. Memulai
Convenience dari tahap ini sangat penting dilakukan oleh penyedia jasa, karena semakin
tinggi convenience disini semakin banyak peluang konsumen memutuskan
menggunakan layanan penyedia jasa tersebut. Kemudahan mendapatkan informasi
mengenai jasa yang disediakan, personel yang berperan, fasilitas yang ditawarkan,
bahkan informasi tambahan dan kemudahan-kemudahan lain yang ditawarkan serta
promosi dari penyedia jasa sangat berperan bagi konsumen dalam mengambil
keputusan. Berry, Seiders& Grewal 2002 menyatakan sebelum memutuskan untuk
menggunakan jasa seorang konsumen akan mencari petunjuk misalnya dengan
komunikasi dari mulut ke mulut, company brand, fasilitas jasa dan personel yang
berperan.

b. Acces Convenience adalah persepsi konsumen terhadap biaya waktu dan usaha untuk
menginisiasi penyampaian jasa,. Termasuk didalamnya adalah tindakan-tindakan yang
harus dilakukan pelanggan untuk memesan atau meminta jasa/layanan (misalnya,
datang langsung, via telepon, internet, fax, dan seterusnya), seperti decision
convenience, convenience dalam akses layanan juga tidak kalah penting. layanan di
poliklinik cendana merupakan inseparable service, dimana konsumen harus hadir dalam
rangka menerimajasa. Kecepatan dan kemudahan berpengaruh kuat terhadap pilihan
yang mereka buat (Berry, Seiders & Grewal 2002, h. 6). Pada Penelitian ini akan
diketahui persepsi pasien terhadap biaya waktu dan usaha untuk mendapatkan layanan
kesehatan mulai dari biaya waktu dan usaha pemesanan layanan (misalnya, via telepon,
internet, fax, atau datang langsung) hingga menjangkau poliklinik (misalnya
kemudahan parkir kendaraan dan akses dari tempat parkir ke poliklinik) serta
bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku loyal pasien.

c. Transaction Convenience adalah persepsi konsumen terhadap biaya waktu dan usaha
untuk mengadakan sebuah transaksi, Tipe kenyamanan ini berfokus pada tindakan-
tindakan yang harus dilakukan konsumen untuk mendapatkan hak atas pemakaian jasa.
Pada penelitian ini biaya waktu dan usaha dihitung mulai dari melakukan registrasi
layanan kesehatan yang akan digunakan, hingga mendapatkan jasa/dilakukan tindakan
terapi. Disini kenyamanan emosional perlu diperhatikan, waktu tunggu yang terlalu
lama, kurangnya empati petugas membawa dampak negatif bagi penyedia jasa namun
jika sebaliknya peluang perilaku loyal pasien bisa meningkat.

d. Benefit Convenience adalah persepsi konsumen terhadap biaya waktu dan usaha
untuk mengalami manfaat inti jasa. Menciptakan convenience pada tahap ini adalah
yang terpenting dari seluruh tahap, namun bukan berarti tahap yang lain bisa diabaikan.
Jika inconvenience terjadi disini maka akan berdampak besar bagi keseluruhan tahap,
tapi jika konsumen merasa waktu dan usaha yang dihabiskan sesuai dengan manfaat
yang mereka dapat maka konsumen berpeluang untuk menggunakan kembali penyedia
jasa ini dan berpeluang menjadi word of mouth advertisers.

e. Postbenefit Convenience adalah persepsi konsumen terhadap biaya waktu dan usaha
sewaktu mengkontak kembali penyedia jasa setelah tahap manfaat jasa.Di rumah sakit,
misalnya seorang pasien harus melakukan follow-up appointment untuk keperluan
evaluasi paska-operasi (Tjiptono 2011, h.78-79).Bentuk kenyamanan yang dapat
diberikan rumah sakit pada pasien dalam tahap ini misalnya mengingatkan waktu
berobat kembali dan komunikasi mengenai perkembangan kesehatan pasien secara
langsung atau tidaklangsung (via telepon, internet). Komunikasi yang terjalin baik
menumbuhkan rasa percaya pasien terhadap rumah sakit, ini merupakan peluang untuk
mempertahankan konsumen, salah satu perilaku loyal pasien.

10. Kapan sebaiknya sebuah perusahaan jasa memilih single-segment concentration?


Apa keunggulan dan kelemahan seleksi pasar sasaran tersebut? kompleksitas dan
divergensi. Berikan contoh aplikasi perubahan struktural (kompleksitas dan divergens)
dalam konteks sebuah restoran siap saji

Jawaban
Perusahaan lebih bisa mencapai posisi yang kuat disatu segmen, dengan
pengetahuan yang baik terhadap kebutuhan segmen sehingga bisa diperoleh
keuntungan. Namun, konsentrasi di satu segmen mempunyai potensi resiko yang cukup
besar, sehingga alasan inilah yang mendasari perusahaan untuk memilih lebih dari satu
segmen. jadi sebaiknya perusahaan hanya bisa memilih satu segmen saja agar
mendapatkan profit terhadap produk yabg di pasarkan kerena mempunyai banyak
resiko.sebagai Contoh :

a. Majalah Bobo

Majalah Bobo mencapai posisi yang kuat dalam segmen anak anak usia dini. Isi
majalahpun sesuai dengan targetnya yaitu bahasa yang digunakan bahasa anak anak,
cerita cerita menarik untuk anak anak seperti komik dan cerpen, serta pengetahuan-
pengetahuan umum untuk anak anak. Tagline bobo sendiri adalah “taman bermain dan
belajar”.

b. Majalah Kawanku

Majalah kawanku hanya kuat disatu segmen yang hanya ditunjukan untuk
wanita remaja. Isi dari majalah ini biasanya rubik rubik seputar remaja, tips-tips seru,
cerpen untuk remaja, fashion fashion remaja wanita terkini, serta gosip gosip hangat
dari selebritis yang ngehits di dunia remaja. Tagline dari kawanku sendiri “unbeatable
fun girl”.

keunggulan dan kekurangannya:

Dalam metode ini, perusahaan hanya fokus pada satu segmen pasar saja.
Kelebihan menggunakan model ini adalah jika perusahaan sudah kuat dalam segmen
tersebut, maka para kompetitor tidak mudah untuk mengambil customernya. Namun
metode ini juga memiliki kekurangan, yaitu jika segmen tersebut sudah tidak dapat
menggunakan produknya, maka perusahaan akan loss karena hanya memiliki satu
segmen pasar saja. Jadi lingkup penjualanannya itu terbatas.

Contohnya :

Perusahaan DUCATI mereka memproduksi motor yang eksklusif dan limited


karena dari segi harga yang mahal dan diperuntukan untuk kalangan atas.

11. menurut shostack (1987), positioning jasa bisa di lakukan berdasarkan dua di mensi
utama, yaitu kompleksitas dan divergensi. Beri contoh aplikasi perubahan structural
(kompleksitas dan divergensi) dalam konteks sebuah restoran siap saji!

Jawaban

Bisnis restoran siap saji pada tahun ini diyakini tumbuh 15%, ditopang oleh sentimen
membaiknya pendapatan masyarakat serta meningkatnya tren bersantap di luar
rumah.Wakil Ketua Umum Bidang Restoran Perhimpunan Hotel dan Restoran
Indonesia Sudrajat mengatakan, restoran siap saji merupakan salah satu subsektor
industri kuliner dengan kinerja cukup stabil. “Restoran siap saji tumbuh stabil dan akan
semakin baik. Mereka selalu tumbuh di kisaran 10% hingga 15% [setiap tahunnya],”
ujarnya kepada Bisnis.com, belum lama ini.
Dia menjelaskan, kinerja bisnis restoran siap saji ditunjang oleh perbaikan konsumsi
masyarakat sebagaimana tercermin dalam indeks keyakinan konsumen (IKK) yang
selalu meningkat setiap tahun. Berdasarkan survei Bank Indonesia, IKK mencapai 110
poin pada 2016 dan terus naik ke level 123,5 pada awal tahun ini. Selain itu,
menurutnya, tren makan di luar rumah pun makin meningkat. “Kaum milenial menang
membuat teman-teman dan keluarganya untuk sering makan di luar,” katanya.
Bagaimanapun, lanjutnya, tantangan mendasar yang dihadapi oleh pengusaha restoran
siap saji saat ini adalah perencanaan bisnis. Pasalnya, mereka tidak lagi mengandalkan
pusat perbelanjaan sebagai tempat berjualan, tetapi di wilayah-wilayah yang padat
penduduk.

Permasalahannya, kata Sudrajat, persaingan usaha restoran di wilayah-wilayah padat


penduduk tersebut terlalu kuat, tetapi tidak diimbangi dengan animo masyarakat untuk
meningkatkan belanja. Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia
Budihardjo Iduansjah memperkirakan, bisnis restoran siap saji masih bisa tumbuh pada
rentang 15%—18%, alias lebih baik dari prospek pertumbuhan bisnis ritel secara umum
sebesar 10%. Hanya saja, sebutnya, restoran siap saji yang membidik segmen pasar
menengah ke bawah pada tahun ini akan dihadapkan pada permasalahan terkait dengan
naiknya gaji karyawan, ongkos sewa, dan kesulitan dalam mendapatkan bahan baku.

Menurutnya, kesulitan penyediaan bahan baku berasal dari pengetatan impor yang
sedang digalakkan pemerintah. Padahal, beberapa bahan baku berkualitas dan bumbu
masih harus didapatkan dari luar negeri. Adapun, Associate Director of Comunication
PT Rekso Nasional Food (pengelola McDonald’s Indonesia) Sutji Lantyka optimistis
perusahaan akan menorehkan pertumbuhan positif tahun ini. McD berencana
menambah 20 gerai baru tahun ini, naik dari penambahan tahun lalu sebanyak 15 gerai.
Pada 2018, perusahaan memiliki total 198 gerai. “Iya, pastinya kami juga akan tumbuh.
Hanya saja, untuk angkanya kami tidak bisa bagikan,” katanya.
Dia menjelaskan, perusahaan memiliki banyak gerai yang beroperasi 24 jam. Hal
tersebut cukup efektif meningkatkan pendapatan perseroan, karena tren makan hingga
larut malam di kalangan generasi milenial semakin meningkat.

Di sisi lain, Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk. (pengelola KFC) Justinus Dalimin
Juwono mengungkapkan, perusahaan membidik pertumbuhan realistis sebesar 13%
tahun ini, naik tipis dari realisasi pertumbuhan pendapatan tahun lalu sebesar 13,5%.

Justinus mengatakan, salah satu strategi yang digunakan KFC pada tahun ini adalah
penambahan 70 gerai baru. Dengan demikian, pada akhir tahun ini perusahaan yakin
bakal memiliki total 750 gerai. Menurutnya, strategi penambahan gerai cukup efektif
dalam meningkatkan omzet, karena perusahaan akan memiliki jaringan yang luas untuk
dapat menjawab kebutuhan pelanggannya.“Paling kesulitan nantinya adalah mencari
tempat untuk ekspansi ini. Sebab, tidak semua tempat memiliki prospek yang bagus,”
ujarnya. Dia menambahkan, perusahaan juga akan lebih fokus pada percepatan transaksi
setiap gerai dengan penempatan self order kiosk (SOK) KFC. Berdasarkan catatan
Bisnis, perusahaan akan menempatan 100 unit mesin SOK dengan belanja modal senilai
Rp560 miliar.

12. Bacalah kutipan artikel berikut ini secara cermat Faktor atau atribut apa yang
menurut Anda perlu ditambahkan pada faktor pertimbangan memilih sekolah? Bila
Anda diminta membantu anggota keluarga Anda yang ingin memilih sekolah untuk
anak mereka, faktor apa yang akan Anda rekomendasikan.Mengapa?

Jawaban

1. Potensi Anak

Hal yang paling utama dalam memilih tempat edukasi yang tepat adalah Anda harus
terlebih dahulu memahami karakter anak Anda. Apakah potensi anak Anda? Carilah
sekolah yang bisa menyalurkan potensinya agar anak Anda bisa berkembang. Jika anak
Anda memiliki bakat di bidang olahraga usahakan dia masuk ke sekolah yang memiliki
kegiatan olahraga yang aktif. Atau contoh lainnya mungkin sang anak berpotensi dalam
bidang bahasa atau juga seni. Anda bisa meneliti lebih dalam lagi apakah sekolah
tersebut cocok untuk potensi anak Anda.

2. Karakter Anak

Masih berhubungan dengan poin nomor satu, Anda harus juga memahami karakter
pada anak. pilihlah sekolah yang sesuai dengan karakter anak. Jangan sampai Anda
salah pilih, jika sekolah yang Anda pilih bertolah belakang dengan karakter anak, bisa
saja membuatnya tidak betah atau malah ke sekolah. Dan cermati pula kondisi dan
minat dari anak Anda.

3. Track Record Sekolah

Track Record dari sekolah amatlah penting, lihat apa saja prestasi dari sekolah yang
pernah dicapai untuk mengembangkan potensi anak Anda. Mau dari akademik atau
non-akademik. Prestasi yang dicapai sekolah pastinya akan membawa pengaruh baik
untuk anak Anda agar psikologinya terpacu untuk melakukan hal yang sama atau lebih
baik lagi. Dan hal lainnya yang harus diperhatikan adalah catatan buruk di sekolah
tersebut, seperti kekerasan, bullying atau pelecehan yang terjadi. Usahakan Anda
menghindari sekolah dengan track record yang buruk karena Anda pasti tidak ingin
sang buah hati masuk ke dalam lingkungan tersebut.

4. Kondisi Lingkungan dan Fasilitas Sekolah

Anda bisa menilai lingkungan dan fasilitas saat dibukanya open house. Anda bisa
memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah. Bukan hanya sekedar laboratorium
atau lapangan yang dimiliki sekolah, namun Anda juga harus memperhatikan detil-detil
seperti kebersihan toilet atau mungkin suasana kantin dan juga kondisi kelas dari
sekolah itu sendiri. Apakah itu seua cukup untuk mendukung proses belajar yang
membuat anak Anda nyaman?
5. Guru Yang Berkualitas

Guru seperti Orang Tua, Orang Tua yang bertugas di sekolahan. Mungkin Anda bisa
datang berkunjung agar Anda bisa melihat gurunya seperti apa. Guru yang baik,
professional, menyenangkan, dapat berkomunikasi dengan anak dan memiliki
kompetensi dalam bidangnya adalah kunci utama. Jika memungkinkan, buah hati Anda
bisa mengikuti trial class dan Anda bisa melihat bagaimana suasana dari pembelajaran
tersebut.

6. Kurikulum Yang Diterapkan

Pada umumnya, sekolah swasta atau negeri di Indonesia mengikuti kurikulum yang
sudah ditetapkan oleh pemerintah. Namun ada juga beberapa sekolah yang mengikuti
kurikulum yang diadopsi diluar kurikulum pendidikan yang sudah ditetapakan
pemerintah. Cari tahu benar-benar apakah kurikulum yang ditetapkan disekolah cocok
dengan anak Anda. Karena ini salah satu hal penting yang harus Anda pertimbangkan
ketika mendaftarkan anak Anda ke sekolah.

7. Pilihan Anak

Yang terakhir yang juga penting dalam pemilihan tempat edukasi adalah pilihan
anak Anda sendiri. Ajaklah sang anak dalam pemilihan ini. Karena anak Anda
sendirilah yang akan menjalankannya. Jadi Anda harus membuat anak nyaman, karena
ia akan melewati setengah harinya di sekolah. Tanyakan kepadanya, sekolah manakah
yang kiranya menyenangkan.

Soal Pilihan Berganda

1. Makna konsumsi yang mencerminkan situasi produk menjadi bagian dari rutinitas
sehari-hari adalah:

C. Interdependence.
2. Customer compatibility dan dramaturgi merupakan dua konsep yang sangat penting
dan berpengaruh signifikan pada proses pembelian konsumen, khususnya pada proses:

A. Pencarian informasi.

3. Contoh tipe kelompok sekunder yang merupakan symbolic groups adalah:

B. Selebriti.

4. Contoh kelompok formal yang juga merupakan oscribed group adalah:

D. Penjara.

5. Situasi berbelanja untuk stress relief, menghilang kan mood negatif dan berbelanja
sebagai perlakuan khusus bagi diri sendiri disebut:

E. Gratification shopping.

6. Flavio menikmati sekali berbelanja untuk mengikuti perkembangan trend terbaru


dalam produk-produk elektronik, seperti komputer, perangkat lunak, smartphone, dan
stereo set. Ditinjau dari jenis-jenis motivasi berbelanja hedonis, tipe mana yang sesuai
dengan situasi ini?.

B. Idea shopping.

7. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen untuk melakukan


pencarian informasi secara ekstensif, KECUALI:

B. Ketersediaan informasi banyak.

8. Manakah di antara contoh-contoh berikut ini yang merupakan contoh risiko sensoris?

E. Kalau pengembang ini bangkrut, sementararumah saya belum selesai


dibangun, akankahsaya kehilangan uang muka yang telah saya bayarkan?
9.Persepsi pelanggan terhadap biaya waktu dan usáha untuk menginisiasi penyampaian
jasa disebut

C. Transaction convenience.

10. Contoh variabel segmentasi pasar yang termasuk dalam domain-specific level (kelas
produk) adalah:

E. Frekuensi pemakaian.

Anda mungkin juga menyukai