Anda di halaman 1dari 4

Anisa Putri Dianti

170210104061
IPA-B

Sistem Endokrin

Tujuan utama dari sistem endokrin adalah untuk mempertahankan


lingkungan menjadi seimbang (homeostatis). Hormon berperan penting dalam
system endokrin. Sistem endokrin berhubungan dengan sistem saraf. Sistem
endokrin dan sistem saraf mempertahankan lingkungan homeostatik dengan cara
mengirimkan sinyal perbedaan utama antara dua sistem saraf yaitu respon cepat
ketika stimulus tiba di sebuah neuron.
Neuron dapat menyampaikan sinyal-sinyal sebagai perintah
neurotransmiter, yang kemudian akan menargetkan sel tertentu. Neurotransmiter
akan mengikat reseptor tertentu yang akan menyebabkan sel target untuk memulai
respon cepat jangka pendek. Di sisi lain system endokrin akan mengirim sinyal
untuk tidak sampai. Hormon akan melakukan perjalanan melalui aliran darah
dimana ia kemudian akan menargetkan sel dan reseptor spesifik. Yang terjadi
yaitu sel endokrin yang menjadi stimulus akan merangsang sel endokrin untuk
mengeluarkan hormon ke dalam aliran darah, kemudian akan menargetkan dan
mengikat ke reseptor spresisfik pada sel target yang akan menyebabkan sel target
memulai lambat dalam respon jangka panjang.
System saraf merupakan respon cepat sedangkan sistem endokrin adalah
jangka panjang lambat. Respon sel endokrin biasanya mengeluarkan hormon
kedalam aliran darah normal, jenis persinyalan ini disebut persinyalan endokrin
karena sistem endokrin tidak selalu harus dikeluarkan ke dalam aliran darah untuk
menargetkan sel. Sel endokrin juga dapat mengeluarkan hormon yang langsung
menuju ke sel yang dekat dengan nya. Hormon melakukan perjalanan dalam
aliran darah sebagai bentuk bebas yang dapat dibersihkan dengan cepat oleh
bentuk tubuh bebas, seperti hormon sebenarnya dapat melakukan perjalanan
terikat dengan protein hormon yang terikat pada protein dan masalah melalui
darah biasanya karena hormon lipid. Lipid membenci air yang mereka butuhkan
untuk melakukan perjalanan terikat dengan protein.
Hormon persinyalan molekul dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis :
turunan asam amino, hormon peptida atau turunan lipid. Sedikit tentang hormon,
Anisa Putri Dianti
170210104061
IPA-B

hormon akan mengikat target sel ke resptor spesifik yang akan memulai respons
yang diinginkan respon jangka panjang. Reseptor pada membran plasma sel target
untuk memulai respon dengan baik. Sebelum kita melanjutkannya, kiya harus tau
bahwa kita memiliki banyak hormone dalam tubuh yang melakukan fungsi /
respon yang berbeda. Kelenjar endokrin adalah kelompok sel endokrin yang
didedikasikan untuk melakukan fungsi tertentu.
Kelenjar endokrin yang paling penting, pertama terletak diotak dikenal
sebagai hipotamulus yaitu jaringanendokrin yang bertanggung jawab untuk
produksi hormone antidiuretic eksitosin. Hal lain yang dapat dilakukan kelenjar
endokrin yaitu kelenjar hipofisis terletak dibawah hipotamulus, ada ua lobus
didalam kelenjaar hipofisis yaitu lobus anterior dan posterior. Lobus posterior
mengeluarkan oksitosin dan hormone antidiuretic yang diproduksi oleh
hipotamulus. Kemudian tingkat tingkat posterior menghalangi blok anterior,
kelenjar hipofisis sebenarnya mengeluarkan banyak hormone termasuk ACTH
(adrenokortikotropik), TSH (tiroid), (GH) hormone pertumbuhan, PRL (prolactin)
untuk produksi susu di payudara, dan FSH yang merupakan hormone perangsang
folikel, seta hormone luteinizing (LH) yang bertanggung jawab untuk system
reproduksi. Hormn-hormon tersebut disekresikan oleh lobus anterior. Pada
dasarnya tubuh kita memiliki kelenjar endokrin lain, jika dilihat dari sudut
pandang posterior, kita memiliki kelenjar tiroid dan kelenjar paratiroid. Hormone
paratiroid penting dalam pengaturan kalsium dan fosfat dalam darah.
Berpegang pada peptide alami yang bertanggung jawab dalam regulasi
tekanan darah, ketika ada peningkayan tekanan tekanan darah maka kan
menurunkan tekanan darah. Saluran pencernaan mengeluarkan banyak variasi
hormone seperti gastrin samatostatin, Cola cytokinin. Kelenjar endokrin yang
penting adalah pancreas yang mengeluarkan dua hormone utama insulin dan
glucagon dan bahwa itu meningkatkan kadar glukosa darah. Insulin bekerja
berlawanan menurunkan kadar glukosa darah.
Ada dua 2 jenis gonads. Testis untuk pria dan ovarium untuk wanita.
Dalam testis terdapat sel yang mengeluarkan androgen seperti testosteron yang
penting untuk mempromosikan karateristik pria juga yaitu memproduksi sperma.
Anisa Putri Dianti
170210104061
IPA-B

Sedangkan ovarium berfungsi untuk mengeluarkan hormon esterogen dan


progesteron yang mempromosikan karakteristik wanita dan memproduksi sel
telur. Jadi hormon utama yang disekresikan oleh jaringan endokrin kususnya pada
hipofisis yaitu kelenjar yang sangat penting dalam proses pembentukan hormon
karena yang pertama untuk mengeluarkan banyak hormon dan yang kedua yaitu
mengeluarkan hormon yang mengatur atau merangsang sekresi hormon lain dari
jaringan endokrin lain jika itu sesuai. Jika dilihat lebih dekat kelenjar pituitari
yang terletak di dalam otak dan cara mudah utuk mengingat ini adalah lokasinya
dibawah hipotalamus.
Kelenjar hipofisis terdiri dari dua lobus, satu disebut hipofisis posterior
yang juga dikenal dengan saraf hipofisis dan yang kedua adalah hipofisis anterior
atau edina hipofisis posterior. Sebenarnya hipotalamus yang dihasilkannya
mensintesis hormon antidiuretik dan oksitosin. Hormon yang disentesis dari
hipotalamus dari neuron-neuron kemudian akan diteruskan menghasilkan
rangsangan dan merangsang sekresi hormon, hipofisis posterior mengeluarkan
hormon antidiuretik yang berfungsi sebagai retensi air di tubulus ginjal, hipofisis
posterior juga dapat mengeluarkan hormon oksitosin pada payudara, laktasi dan
juga penting untuk kontraksi rahim selama persalinan. pada hipofisis anterior
sumber energinya berbeda dari hipofisis posterior, hipofisis anterior membuat
hormon sendiri, namun hormon ini hanya terjadi apabila ada beberapa konfirmasi
dari hipotalamus yang mengatur sekresi hormon hipofisis anterior. Hormon yang
disekrsikan oleh hipotalamus diketahui sebagai hormon pengatur dan akan
menyebabkan stimulasi atau penghambatan hormon hipofisis anterior yang
disekresikan. Hipofisis anterior dapat mengeluarkan prolaktin (PRL) yang akan
menargetkan payudara agar menghasilkan susu dam petrucci yang menargetkan
hormon pertumbuhan tulang untuk tubuh. Hipofisis anterior tidak dapat
mensekresikan hormon gonatropik seperti folikel hormon perangsang dan hormon
luteinisasi yang akan menargetkan testis pada laki-laki atau ovarium pada
perempuan. Hipofisis anterior juga dapat menghasilkan hormon yang merangsang
tiroid yang akan merangsang kelenjar tiroid untuk mengeluarkan hormon sendiri
Anisa Putri Dianti
170210104061
IPA-B

dan terakhir hipofisis anterior juga dapat mengeluarkan dino corticotropin yang
menargetkan hormon adrenalin dan akan merangsang pelepasan kartisol dll.

Pertanyaan!
1. Mengapa kerja endokrin relative lebih lama disbanding dengan system
saraf?
2. Mengapa hormone menargetkan sel dan reseptor spesifik?
3. Apa yang dimaksud dengan “dino corticotropin”?
4. Bagaimana proses tebentuknya ASI pada payudara?
5. Bagaiman proses insulin dalam menurukan gula darah?