Anda di halaman 1dari 5

Arif Tri Kusuma

Minggu, 11 Juni 2017

METODE DUAL SIMPLEKS


METODE DUAL SIMPLEKS

Metode dual simpleks digunakan jika tabel optimal tidak layak. Jika fungsi kendala ada yang
menggunakan pertidaksamaan ≥ dan tidak ada = dalam bentuk umum PL, maka metode dual
simpleks dapat digunakan. Kita selesaikan contoh di bawah ini.

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3

Terhadap       90x1 + 20x2 + 40x3 ≥ 200

                      30x1 + 80x2 + 60x3 ≥ 180

                      10x1 + 20x2 + 60x3 ≥ 150

                                 x1, x2, x3 ≥ 0

semua kendala menggunakan pertidaksamaan ≥. Kendala dengan pertidaksamaan ≥ dapat diubah ke


pertidaksamaan ≤ dengan mengalikan pertidaksamaan dengan -1. Bentuk umum PL di atas berubah
menjadi:

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3

Terhadap          -90x1 - 20x2 - 40x3 ≤ -200

                         -30x1 - 80x2 - 60x3 ≤ -180

                         -10x1 - 20x2 - 60x3 ≤ -150 

                                   x1, x2, x3 ≥ 0

Semua fungsi kendala sudah dalam bentuk pertidaksamaan ≤, maka kita kita hanya perlu
menambahkan variabel slack untuk mengubah bentuk umum ke bentuk baku/standar. Variabel slack
akan berfungsi sebagai variabel basis awal.

Bentuk Baku/standar:

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3 + 0s1 + 0s2 + 0s3

Terhadap -90x1 - 20x2 - 40x3 + s1 = -200


-30x1 - 80x2 - 60x3 + s2 = -180

-10x1 - 20x2 - 60x3 + s3 = -150

x1, x2, x3, s1, s2, s3 ≥ 0

METODE DUAL SIMPLEKS

Metode dual simpleks digunakan jika tabel optimal tidak layak. Jika fungsi kendala ada yang
menggunakan pertidaksamaan ≥ dan tidak ada = dalam bentuk umum PL, maka metode dual
simpleks dapat digunakan. Kita selesaikan contoh di bawah ini.

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3

Terhadap       90x1 + 20x2 + 40x3 ≥ 200

                      30x1 + 80x2 + 60x3 ≥ 180

                      10x1 + 20x2 + 60x3 ≥ 150

                                 x1, x2, x3 ≥ 0

semua kendala menggunakan pertidaksamaan ≥. Kendala dengan pertidaksamaan ≥ dapat diubah ke


pertidaksamaan ≤ dengan mengalikan pertidaksamaan dengan -1. Bentuk umum PL di atas berubah
menjadi:

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3

Terhadap          -90x1 - 20x2 - 40x3 ≤ -200

                         -30x1 - 80x2 - 60x3 ≤ -180

                         -10x1 - 20x2 - 60x3 ≤ -150 

                                   x1, x2, x3 ≥ 0

Semua fungsi kendala sudah dalam bentuk pertidaksamaan ≤, maka kita kita hanya perlu
menambahkan variabel slack untuk mengubah bentuk umum ke bentuk baku/standar. Variabel slack
akan berfungsi sebagai variabel basis awal.

Bentuk Baku/standar:

Min z = 21x1 + 18x2 + 15x3 + 0s1 + 0s2 + 0s3

Terhadap -90x1 - 20x2 - 40x3 + s1 = -200

-30x1 - 80x2 - 60x3 + s2 = -180

-10x1 - 20x2 - 60x3 + s3 = -150

x1, x2, x3, s1, s2, s3 ≥ 0


Tabel di atas optimal tapi tidak layak (ingat, untuk fungsi tujuan minimisasi, tabel sudah optimal
jika semua koefisien baris tujuan sudah negatif atau 0). Untuk membuat tabel tersebut layak, kita
harus gunakan metode dual simpleks. Langkah-langkah penyelesaian simpleks menggunakan
metode dual adalah: 1.

1.      Tentukan baris pivot. Baris pivot adalah baris dengan nilai kanan negatif terbesar. Jika negatif
terbesar lebih dari satu, pilih salah satu sembarang. UI

2.       Tentukan kolom pivot. Kolom pivot diperoleh dengan terlebih dahulu membagi nilai baris z dengan
baris pivot. Dalam hal ini, semua nilai baris pivot dapat menjadi pembagi kecuali nilai 0. Kolom pivot
adalah kolom dengan rasio pembagian mutlak terkecil. Jika rasio pembagian mutlak terkecil lebih
dari satu, pilih salah satu secara sembarang.

3.      Pembentukan tabel berikutnya sama dengan prosedur dalam primal simpleks.

Gunakan tabel awal simpleks di atas.

  Baris pivot adalah baris S1, baris dengan nilai kanan negatif terbesar.

  Kolom pivot adalah kolom X1


  Iterasi-1

  Iterasi-2

  Iterasi-3
Sumber :
- http://webcache.googleusercontent.com/search?
q=cache:SBT9daUFw5YJ:ishaq.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/43852/metode-big-m-dua-
fase-dan-dual-simpleks.pdf+&cd=1&hl=id&ct=clnk&client=firefox-b

arif trikusuma di 01.45
Berbagi

1 komentar:

1.

Willyam Oktavian16 Mei 2018 17.06

thankyouuu
Balas


Beranda

Lihat versi web


Mengenai Saya

arif trikusuma
Lihat profil lengkapku

Diberdayakan oleh Blogger.