Anda di halaman 1dari 2

ANGKATAN KOVID – 19

Itu lah julukan kami para siswa yang tamat pada tahun 2020. julukan tersebut bukan

tanpa sebab. ya, kami tamat bukan pada waktunya, pada tahun ini pertama kali nya kelulusan

tanta kesan, di mana perpisahan terjadi sebelum waktunya. Ya, karna wabah virus corona

perpisahan yang sudah di rencana kan hancur berantakan.

Pada tahun ini juga dimana UNBK tidah di selenggarakan, ujian yang paling di nanti-

nanti para siswa sekaligus yang di takutkan tidak ada, hal itu sebenar nya sama sekali tidah

membuat kami senang, karna sebagai gantinya kami para sisiwa di suruh membuat tugas

yang bertumpuk-tumpuk sebagai pendongkrak nilai.

Selain itu karna wabah virus corona kami harus berkurung diri di rumah di dak boleh

kemana-mana, tentu hal itu membuat kami jenuh, terlebih lagi pelajar yang aktif.virus corona

sudah hampir member hentikan kegiatan separuh dunia, firus yang menyebar dengan mudah

dan membunuh dengan cepat.

Harapan kami hanya satu, ya itu agar firus tersebut cepat hilang dan kami cepat sekolah

seperti biasa, karna guru di rumah lebih garang dari gurur di sekoklah, kami rindu dengan

teman-teman, ngumpul bareng, becanda, itu lah yang kami rindukan bukan hanya rebahan di

kasur sambil ngerjain tugas.

Dan untuk pertama kali nya juga para siswa tidak suka libur, yang di mana biasa nya para

pelajar itu paling suka sama namanya libur untuk kali ini tidak, sebabnya karena hal tadi,

kami para sisawa di beri banyak tugas. Tugas satu belum siap guru lain udah nambah tiga

tugas lagi.
Mungkin hal ini yang akan paling kami ingat tentang masa-masa kami, masa di mana

kami tanmat dan lulus karena kovid – 19, hal ini akan menjadi yang paling bersejarah kelak

kami dewasa, kisah yang akan kami ceritakan pada generasi penerus, bahwa ada suatuy

kejadian yang tidak bisa di lupakan.

Itu lah cerita ku mengenai situasi saat ini, terima kasih.

Ahad, 29 maret 2020


Khairullah effendi