Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DISKRIT

RANGKAIAN SERI DAN PARALEL

Praktikan:1. MUHAMMAD ROIS AMIN (P27 838 118 004)


2. SHELLA VIDYA AYU (P27 838 118 005)
3. ARVIN SATYA ALFARUQ (P27p 838 118 017)
Asisten: Dhimas Sugma Herdinanta
Waktu Percobaan: Rabu, 12 September 2018
TEM 412108
Laboratorium Elektronika
Jurusan Teknik Elektromedik-Poltekkes Surabaya

Rangkaian seri adalah rangkaian yang Total hambatan resistor pada


disusun secara sejajar, sedangkan rangkaian seri merupakan
rangkaian paralel adalah rangkaian yang penjumlahan masing-masing
disusun secara berderet. Rangkaian seri, hambatannya yang dirumuskan
paralel, dan campuran memiliki tegangan dengan:
(V), arus(I), dan hambatan(Ω) yang bisa R{seri} = R1 + R2 + R3 + Rn
dihitung dengan multimeter. Perbedaan 2.2 Rangkaian Paralel
nilai ukur dan nilai hitung dalam Rangkaian paralel merupakan
pembacaan hambatan nilai seri, sebuah rangkaian listrik yang
rangkaian paralel, maupun rangkaian komponennya disusun sejajar dimana
campuran bisa disebabkan karna terdapat lebih dari satu jalur listrik
pengaruh dari toleransi setiap resistor (bercabang) secara paralel.
atau ketelitian dalam pengukuran Contohnya adalah sebuah rangkaian
multimeter. yang memiliki dua resistor dimana
Kata kunci : Rangkaian seri, paralel, terdapat satu jalur kabel untuk setiap
campuran. resistor .
1. Pendahuluan
Sesuai dengan Hukum Kirchoff 1,
arus listrik yang masuk harus sama
Laporan ini kami buat dengan tujuan
dengan arus keluar. Sehingga pada
agar praktikan dapat menghitung dn
rangkaian paralel besarnya arus
mengukur hambatan pada rangkaian seri,
sebelum masuk ke cabang sama
paralel, dan rangkaian gabungan seri dan
dengan besar arus setelah keluar dari
paralel. Rangkaian yang disusun secara
cabang dan dirumuskan dengan:
sejajar disebut rangkaian seri, sedangkan
rangkaian yang disusun secara berderet
I{masuk} = I1 + I2 + I3 + In
disebut rangkaian paralel. Komponen
Sesuai dengan Hukum Ohm,
yang tersusun seri akan terhubung
maka total hambatan resistor pada
melalui satu jalur, sehingga aliran arus
rangkaian paralel merupakan jumlah
listrik akan mengalir ke semua komponen.
dari kebalikan hambatan tiap-tiap
Pada rangkaian paralel, tegangan yang
komponen dan dirumuskan dengan.[2]
melewati tiap komponen adalah sama,
:
dan total arus adalah jumlahan arus yang
1/R = 1/R1+ 1/R2+1/R3+1/Rn
melewati tiap komponen..[1]
3. Metodologi
2. Dasar Teori
2.1 Rangkaian Seri Membuat rangkaian seri, paralel, dan
campuran pada project board :
Rangkaian seri merupakan
sebuah rangkaian listrik yang Langkah-langkah:
komponennya disusun secara 1. Menentukan berapa banyak jumlah
berderetan hanya melalui satu jalur gelang yang ada pada resistor.
aliran listrik. Contohnya adalah 2. Mengidentifikasi semua warna yang
sebuah rangkaian yang memiliki dua ada pada gelang resistor.
resistor, tapi hanya terdapat satu 3. Menentukan nilai baca setiap warna
jalur kabel untuk mengalirkan listrik. pada resistor.
Pada rangkaian seri, arus listrik yang 4. Membuat rangkaian seri, paralel, dan
mengalir besarnya sama tiap elemen ampuran pada projectboard.
dan dirumuskan dengan:
Pengukuran resistansi rangkaian untuk
I{masuk} = I1 = I2 = I3 = In = I{keluar} rangkaian seri, paralel dan gabungan
menggunakan multimeter
Langkah-langkah:
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DISKRIT
1. Mengatur selector sesuai dengan
faktor pengkali pada hasil pembacaan
(misal hasil pengali 10k ohm, maka
putar selector ke arah 10k ohm.)
2. Menentukan range dan kalibrasi
multimeter terlebih dahulu.
3. Meletakkan probe merah pada
rangkaian paling kiri sebelum resistor
pertama dan probe hitam pada
rangkaian paling kanan setelah
resistor.
4. Melakukan pembacaan skala dengan
melihat jarum yang ditunjukkan oleh
multimeter
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DISKRIT
4. Hasil dan Analisis

Data hasil percobaan dituliskan pada Resistor 4: - Warna gelang jingga = 3


bagian ini. Ada kalanya data lebih baik - Warna gelang jingga = 3
jika ditulis dalam bentuk tabel. Pada - Warna gelang jingga= x103
bagian ini diuraikan pula analisis atas - Warna gelang emas = Toleransi
hasil yang diperoleh. 5%
- Nilai baca = 33 kΩ
R1 R2 R3 R4 SERI - Nilai ukur = 33 kΩ
HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG
UKUR

UKUR

UKUR

UKUR

UKUR
R. Seri : - Nilai hitung :
68k 68k 1,2k 1,2k 560 550 629 650k Rtot = R1 + R2 + R3
Ω Ω Ω Ω kΩ kΩ kΩ Ω = 68kΩ + 1,2kΩ + 560kΩ
= 629,2 kΩ
Tabel 4.1 : Tabel hasil pengukuran - Nilai ukur = 650 kΩ
rangkaian seri

R1 R2 R3 R4 PARALEL
R. Paralel : - Nilai hitung :
1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
= 1/68kΩ + 1/1,2kΩ +
HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG
UKUR

UKUR

UKUR

UKUR

UKUR

1/560kΩ
68k 68k 1,2k 1,2k 560 550 1,18 1,09 = (672 + 38080 +
Ω Ω Ω Ω kΩ kΩ kΩ kΩ 81,6)/45696 kΩ
= 38833,6/45696
Tabel 4.2 : Tabel hasil pengukuran Rp = 45696/38833,6
rangkaian paralel = 1,18 kΩ
- Nilai ukur = 650 kΩ
R1 R2 R3 R4 GABUNGAN
HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG

HITUNG

R. Gabungan : - Nilai hitung :


UKUR

UKUR

UKUR

UKUR

UKUR

1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3


68k 68k 1,2k 1,2k 560 550 33k 33k 69,2 64k = 1/68kΩ + 1/1,2kΩ +
Ω Ω Ω Ω kΩ kΩ Ω Ω kΩ Ω 1/560kΩ
= (672 + 38080 +
Tabel 4.3 : Tabel hasil pengukuran 81,6)/45696 kΩ
rangkaian gabungan = 38833,6/45696
Rp = 45696/38833,6
Berdasarkan hasil praktikum dan = 1,18 kΩ
analisis kami, kami memperoleh data - Nilai ukur = 650 kΩ
sebagai berikut:
5. Kesimpulan
Resistor 1: - Warna gelang biru = 6
- Warna gelang abu-abu = 8 Dapat disimpulkan dari data
- Warna gelang jingga = x103 praktikum yang kami dapatkan, bahwa
- Warna gelang emas = Toleransi rangkaian seri adalah rangkaian yang
5% disusun secara sejajar, rangkaian paralel
- Nilai baca = 68 kΩ adalah rangkaian yang disusun secara
- Nilai ukur = 68 kΩ berderet, sedangkan rangkaian campuran
adalah rangkaian gabungan dari
rangkaian seri dan paralel yang
Resistor 2: - Warna gelang coklat = 1 berhubungan. Perbedaan nilai ukur dan
- Warna gelang merah = 2 nilai hitung dalam pembacaan hambatan
- Warna gelang merah = x102 rangkaian seri, paralel, maupun
- Warna gelang emas = Toleransi campuran bisa disebabkan karena
5% pengaruh dari toleransi setiap resistor
- Nilai baca = 1,2 kΩ atau ketelitian dalam pengukuran
- Nilai ukur = 1,2 kΩ multimeter.

Resistor 3: - Warna gelang hijau= 5


- Warna gelang Biru = 6
- Warna gelang kuning= x104
- Warna gelang emas = Toleransi
5%
- Nilai baca = 560 kΩ
- Nilai ukur = 550 kΩ
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DISKRIT
1. Daftar Pustaka
[1]

https://id.m.wikipedia.org/wiki/re
sistor (5 september 2018)
[2] Alanawa. Baehaqi. Aplikasi
pengenalan elektronika dasar (7
september 2018)
[3]

https;//www.indiamart.com/prodd
etial/ portable-analog-multimeter-
15042989773 (7 september 2018)
[4] https://skemaku.com/kode-warna-
resistor-dan-cara-membacanya/
(9 september 2018)

PARAF ASISTEN

TGL

JAM
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DISKRIT