Anda di halaman 1dari 2

Step 1 : Terminologi

1. Rumple leed : tes kerapuhan kapiler merupakan metode diagnostik untuk melihat
kecenderungan perdarahan pada seseorg dimana tesnya dilakukan dengan membendung
vena bagian atas selama 10 menit, jika didapatkan ptekie lebih dari 10 baru disebut posotif

2. Reservoar : manusia, hewan (vetebrata), tumbuhan, tanah, atau zak organik (tinja dan
makanan) yg menjadi tempat berkembang biak suatu agen

3. DBD : suatu penyakit yg disebabkan virus dengue yg dibawa nyamuk aedes aegypti dan
aedes albopictus yg banyak disemak2 dan perkebunan

4. Fogging : pengasapan untuk mematikan nyamuk dewasa bukan jentiknya

5. PSN4M plus : gerakan pemberantasan satlrang nyamuk untuk mencegah peredaran DBD
dengan menutup, menguras, mengubur , membersihkan talang

6. Wabah : suatu peningkatan kejadian secara meluas dan cepat

7. Artropoda : jenis hewan yg memiliki kaki berbuku2 dan biasanya bersifat parasit pada
manusia

8. Vektor : salah satu rantai dari suatu penularan penyakit, vektor mekanik dan vektor biolohi

9. Bionomik : kebiasaan tempat bertelur, kesenangan menggigit, kesenangan tempat isitirahat,


jarak pagar terbanh

10. UPTD PUSKESWAN : unit pelaksana teknis dinas pusat kesehatan hewan yang menyediakan
pelayanan kesehatan hewan teruta pada masyarakat petani dan peternak yg banyak

11. Protap : tata cara yg secara tertulis di gunakan sebagai panduan untuk melakukan suatu
tujuan

Step 2 :

1. Mengapa debi menderita demam tinggi, perdarahan gusi dan BAB berwarna hitam

2. Interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium?

3. Mengapa dokter puskesmas memberika infus RL daan memberikan obat anti piretik?

4. Mengapa dokter dapat mengatakan daerahnya terjangkit wabah DBD apa saja kriterianya?

5. Mengapa puskesmas dalam upaya pengendalian vektor DBD ?

6. Mengapa kejadian DBD dapat meningkat dan meningkatkan perindukan nyamuk?

7. Mengapa dokter mengingatkan tentang gerakan PSN 4 M plus ?

8. Mengapa dilakukan upaya pengendara vektor DBD mengapa dipilih fogging dan melatih
bundo pemantau jentik dan kenapa hasil belum maksimal atau berhasil?

9. Apa saja penyakit yg ditularkan melalui vektor dan apa saja vektor nya?

10. Mengapa pemahaman mengenai bionomik dan perilaku vektor sangat diperlukan untuk
pengendalian pykt ini?

11. Mengapa anjing liar setelah menggigit anak tsb di bawaa ke PUSKESWAN ?
12. Mengapa anak yg digigit dibawa kepuskesmas dan mengapa anjing itu bisa menggigit org
lain juga dan bagaimana observasi yang dilakukan ?

13. Apa saja protap untuk penatalaksanaan tsb?

14. Apa saja diangnosis banding yang diderita debi?

15. Mengapa perlu dilakukan pemeriksaan rumple leed ?