Anda di halaman 1dari 11

LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

Sekolah : SMA Negeri 6 Soppeng

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Logika Matematika

Petunjuk Penggunaan LAS:

1. Siswa mempelajari materi yang terdapat dalam LAS


2. Siswa memahami, menganalisis dan menyelesaikan permasalahan yang terdapat dalam LAS
3. Siswa dapat menemukan konsep pada materi
4. Siswa mengerjakan soal latihan

LOGIKA MATEMATIKA

Lampiran 2: Materi Essensial

Pernyataan dan Kalimat Terbuka


Seperti pada pengertian di atas, pernyataan adalah kalimat yang bisa benar atau bisa
salah. Sementara kalimat terbuka adalah jenis kalimat “yang belum diketahui kebenarannya”.
Sehingga, untuk menentukan benar atau salahnya, kita perlu pengamatan lebih lanjut.

Kalau Kalian masih bingung seperti apa itu contoh pernyataan, berikut adalah salah satu
contohnya:

 Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Indonesia. (pernyataan benar)


 Bika ambon berasal dari Ambon. (pernyataan salah)

Di sisi lain, contoh dari kalimat terbuka adalah sebagai berikut:

 12x + 6 = 91 (pernyataan ini dinamakan kalimat terbuka karena masih harus dibuktikan
kebenarannya. Apakah benar 12x jika dijumlahkan dengan 6 akan menghasilkan 91?).
 Maaf ya, aku semalem ketiduran. Hehehe. (Pernyataan ini dinamakan kalimat terbuka
karena masih harus dibuktikan kebenarannya. Apakah benar dia semalem nggak bales
karena ketiduran? Atau emang males aja chat sama kamu?).

Setelah mengetahui apa itu pernyataan dan kalimat terbuka, sekarang kita lanjut pembahasan
mengenai ingkaran/negasi/penyangkalan.

Ingkaran/negasi/penyangkalan (~)

Dari sebuah pernyataan, kita dapat membuat pernyataan baru berupa


“ingkaran/negasi/penyangkalan” atas pernyataan tadi. Berikut adalah tabel kebenaran ingkaran:

B = pernyataan bernilai benar

S = pernyataan bernilai salah


Artinya, jika suatu pertanyaan (p) benar, maka ingkaran (q) akan bernilai salah. Begitu pula
sebaliknya. Berikut adalah contoh dalam matematika:

 p: Besi memuai jika dipanaskan (pernyataan bernilai benar)


 ~p: Besi tidak memuai jika dipanaskan (pernyataan bernilai salah).

Contoh lain:

 p: Semua unggas adalah burung.
 ~p: Ada unggas yang bukan burung.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menemui orang menggunakan pernyataan negasi
atas pernyataan orang lain… yang berujung pada pertengkaran.

Oke, kembali fokus, kalian. Sudah mengerti tentang ingkaran atau negasi, kan? Selanjutnya, kita
akan memelajari pernyataan majemuk. Apa itu pernyataan majemuk?
 Dalam ilmu matematika, terdapat 4 macam pernyataan majemuk:

Konjungsi (^)

Konjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “dan”. Sehingga, notasi “p^q”
dibaca “p dan q”.

Tabel nilai kebenaran konjungsi:

Dari tabel di atas, kita dapat melihat bahwa konjungsi hanya akan benar jika kedua
pernyataan (p dan q) benar.

Contoh:
 p: 3 adalah bilangan prima (pernyataan bernilai benar)
 q: 3 adalah bilangan ganjil (pernyataan bernilai benar)
 p^q: 3 adalah bilangan prima dan ganjil (pernyataan bernilai benar)

Disjungsi (V)

Disjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “atau”. Sehingga notasi “pVq” dibaca
“p atau q”.

Tabel nilai kebenaran disjungsi:

 Jika kita lihat pada tabel kebenaran, disjungsi hanya salah jika kedua pernyataan (p dan q)
salah.

Contoh:

 p: Paus adalah mamalia (pernyataan bernilai benar)


 q: Paus adalah herbivora (pernyataan bernilai salah)
 pVq: Paus adalah mamalia atau herbivora (pernyataan bernilai benar)

Implikasi (->)

Implikasi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “jika… maka…” Sehingga notasi
dari “p->q” dibaca “Jika p, maka q”. Adapun tabel nilai kebenaran dari implikasi:
 Dari tabel terlihat bahwa implikasi hanya bernilai salah jika anteseden (p) benar, dan
konsekuen (q) salah.

Contoh:

 p: Andi belajar dengan aplikasi ruangguru. (pernyataan bernilai benar)


 q: Andi dapat belajar di mana saja. (pernyataan bernilai benar)
 p->q: Jika Andi belajar dengan aplikasi ruangguru, maka Andi dapat belajar di mana
saja (pernyataan bernilai benar)

Biimplikasi (<->)

Biimplikasi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “… jika dan hanya jika”. Sehingga,
notasi dari “p<-> q” akan dibaca “p jika dan hanya jika q”.

Tabel nilai kebenaran Biimplikasi:


Dari tabel kebenaran tersebut, dapat kita amati bahwa biimplikasi akan bernilai benar jika
sebab dan akibatnya (pernyataan p dan q) bernilai sama. Baik itu sama-sama benar, atau
sama-sama salah.

Contoh:

 p: 30 x 2 = 60 (pernyataan bernilai benar)


 q: 60 adalah bilangan ganjil (pernyataan bernilai salah)
p<->q: 30 x 2 = 60 jika dan hanya jika 60 adalah bilangan ganjil (pernyataan bernilai salah).
TES TERTULIS ( PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN)
Nama Sekolah :SMA NEGERI 6 SOPPENG

Kelas/Semester    : X/Semester I
Tahun pelajaran  : 2019/2020

Mata Pelajaran : Matematika


Penilaian : Penilaian Harian 
Lampiran Soal

1. Tentukan nilai kebenaran setiap pernyataan berikut:


a. Hari ini akan turun hujan.
Jawab:
Pernyataan di atas belum dapat ditentukan nilai kebenarannya karena….
b. Rifat memakai baju hitam.
Jawab:
………………………………………………………………………………
c. Ikan Paus merupakan hewan mamalia.
Jawab:
……………………………………………………………………………….
d. 5 x 7 = 36
Jawab: 
………………………………………………………………………………..
e. Kotamobagu berada di Gorontalo.
Jawab:
………………………………………………………………………………….
2. Tulislah ingkaran atau negasi dari pernyataan berikut:
a. p :Semua bilangan prima adalah ganjil. (S)
~p : Tidak benar bahwa…………………………………………………..
b. q : 2 – 6 = -4 (B)
~q  : 2 – 6 …………
c. r : Lina Lapar
~r : …..........................
d. s :x>6
~s       : ……………………
3. Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan majemuk berikut:
a. 3 bilangan prima atau 5 bilangan genap
Jawab:
3 bilangan Prima BENAR
5 bilangan genap SALAH
Karena ada yang bernilai benar, maka pernyataan majemuk “3 bilangan prima atau 5 bilangan
genap” bernilai BENAR
p q p∨q
Table kebenaran Disjungsi (Atau).  Perhatikan kolom yang diberi warna
kuning merupakan jawaban bagian a
B B B
B S B
S B B
S S S

b. 5 – 2 = 3 atau 5 + 3 = 8
5 – 2 = 3 bernilai ………………….
5 + 3 = 8 bernilai ………………….
………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………….
p q p∨q
Table kebenaran Disjungsi (Atau).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian b
B B B
B S B
S B B
S S S

c. 6 bilangan prima dan 3 bilangan ganjil.


6 bilangan prima bernilai SALAH
3 bilangan ganjil bernilai BENAR
Maka pernyataan majemuk di atas bernilai ….
p q p∧q
Table kebenaran Konjunsi (Dan).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian c
B B B
B S S
S B S
S S S

d. 2 bilangan prima dan 2 bilangan genap


2 bilangan prima bernilai…
2 bilangan genap bernilai…
Maka pernyataan majemuk di atas bernilai…
Table kebenaran Konjungsi (Dan).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian d
p q p∧q
B B B
B S S
S B S
S S S

e. Jika 2 + 3 = 5 maka 4 + 5 = 7
2  + 3 = 5 bernilai BENAR
4 + 5 = 7 bernilai SALAH
Maka pernyataan majemuk di atas bernilai …
p q p⟹q
Table kebenaran Implikasi 
(jika p maka q).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian e
B B B
B S S
S B B
S S B

f. 2 + 3 = 6 jika dan hanya jika 3 + 4 = 8


2 + 3 = 6 bernilai…
3 + 4 = 8 bernilai…
Maka pernyataan majemuk di atas bernilai…
P q p⟺q
Table kebenaran Biimplikasi 
(p jika dan hanya jika q).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian f
B B B
B S S
S B S
S S B

g. 2 + 5 7 jika dan hanya jika 7 bilangan genap


2 + 5 7  bernilai…
7 bilangan genap bernilai…
Table kebenaran Biimplikasi 
(p jika dan hanya jika q).
Kolom manakah yang merupakan jawaban nilai kebenaran soal bagian g
Maka pernyataan majemuk di atas bernilai…
p q p⟺q
B B B
B S S
S B S
S S B

4. p : 4 bilangan prima
q : 5 bilangan cacah
Bentuklah pernyataan di atas menjadi kalimat mejemuk yang menggunakan kata sambung:
a. Konjungsi ( Dan)
b. Disjungsi (Atau)
c. Implikasi ( Jika … maka…)
d. Biimplikasi (….jika dan hanya jika…)
Kemudian tentukan nilai kebenarannya.
5. Tentukan negasi dari pernyataan – pernyataan majemuk berikut :
a. Rifat makan atau Joy menangis (Gunakan negasi Disjungsi/atau)
b. Carmen lulus ujian dan Angel tidak lulus ujian (Gunakan negasi Konjungsi/dan)
c. Jika Avril duduk maka Anggela pergi (Gunakan negasi Implikasi)
d. 3 + 5 = 6  jika dan hanya jika 2 + 4 = 8 (Gunakan negasi Biimplikasi)