Anda di halaman 1dari 4

6-36.

Apakah persamaan Matriks SWOT, Matriks SPACE, Matriks BCG, Matriks IE, dan
Matriks Grand Strategy. Apakah perbedaan mereka ?
Jawab :
Persamaan :
Persamaan matriks-matriks tersebut terletak pada tahap pencocokan faktor-faktor
keberhasilan antara eksternal dan internal yang merupakan kunci untuk memciptakan
strategi alternatif yang masuk akal bukan memilih strategi mana yang terbaik.

Perbedaan :
a) Matriks SWOT tidak menggunakan kuadran dan tidak menunjukkan keunggulan
kompetitif.
b) Matriks SPACE fokus pada fortopolio bisnis, menggunakan kuadran, dan
menunjukkan keunggulan kompetitif.
c) Matriks BCG dan IE sumbu kuadran tidak sama, Matriks IE lebih banya
menggunakan infomasi mengenai divisi daripada Matriks BCG.
d) Matriks Grand Strategy hanya fokus pada posisi kompetitif dan pertumbuhan
pasar serta menggunakan kuadran.

6-37. Bagaimana perbedaan organisasi laba dan nirlaba dalam aplikasi mereka atas kerangka
kerja formulasi strategi analistis ?
Jawab :
Tabel Beberapa Perbedaan Antara Organisasi Laba dan Nirlaba
6-38. Kembangkan matriks SPACE untuk perusahaan yang lemah secara keuangan dan
persaingan yang lemah. Industri untuk perusahaan ini cukup stabil, namun
pertumbuhan industri terproyeksi dalam pendapatan dan laba tidak baik. Buatlah label
semua sumbu dan kuadran.
Jawab :
Sebelum kita menentukan strategi apa yang cocok untuk perusahaan kita, maka kita
perlu mengetahui posisi perusahaan dalam persaingan bisnisnya, setelah kita
mengetahui posisi perusahaan maka baru kita dapat menentukan strategi – strategi apa
yang cocok untuk diterapkan.
Menurut David (2006 ) Tahap yang dibutuhkan untuk mengembangkan Matriks
SPACE adalah sebagai berikut:
1. Pilih serangkaian variabel untuk mendefinisikan kekuatan keuangan (FS),
keunggulan kompetitif (CA), stabilitas lingkungan (ES), dan kekuatan
industri (IS).
2. Beri nilai yang berkisar antara 1 (terburuk) hingga 6 (terbaik) untuk
masing-masing variabel yang membentuk dimensi FS dan IS. Beri nilai
berkisar antara -1 (terbaik) hingga -6 (terburuk) untuk masing-masing variabel yang
membentuk dimensi ES dan CA. Pada sumbu FS dan CA, buat perbandingan
terhadap pesaing. Pada sumbu IS dan ES, buat perbandingan dengan industri lain.

3. Hitung nilai rata-rata untuk FS, CA, IS, dan ES dengan menjumlahkan nilai yang
diberikan kepada variabel dari setiap dimensi dan kemudian membagin}ra dengan
jumlah variabel yang disertakan dalam dimensi tersebut.
4. Tempatkan nilai rata-rata untuk FS, IS, ES, dan CA untuk sumbu yang sesuai dalam
Matriks SPACE.
5. Tambahkan dua nilai pada sumbu x dan gambar titik basil pada X. Tambahkan dua
nilai pada sumbu y dan gambar titik hasil pada Y. Gambar perpotongan dari titik xy
yang baru.
6. Gambar vektor arah dari titik asal Matriks SPACE melalui titik perpotongan yang
baru. Vektor ini mengungkapkan tipe strategi yang direkomendasikan untuk
organisasi: agresif, kompetitif, defensif, atau konservatif.
Berikut ini contoh penyusunan matriks SPACE

6-39. Buatlah empat keterbatasan Matriks BCG.


Jawab :
Menurut Wheelen dan Hunger keterbatasan Matriks BCG adalah :
a) Menentukan segmen-segmen produk/pasar yang tidak mudah
b) Menggunakan strategi standar yang dapat mengakibatkan terlewatnya peluang-
peluang atau menjadi tidak praktis
c) Adanya kenyataan bahwa posisi-posisi bisnis disadarkan kepada penilaian yang
subyektif
d) Penggunaan istilah-istilah “cash cow” dan “dog” dapat mengarah kepada prediksi-
prediksi yang sangat tergantung pada masing-masing individu

6-40. Buatlah contoh untuk menunjukkan secara jelas dan secara lengkap bahwa anda dapat
mengembangkan Matriks IE untuk perusahaan tiga divisi, saat setiap divisi memiliki
pendapatan $10, $20, dan $40 dan memiliki laba $2, $4, $1. Nyatakan asumsi lain jika
diperlukan. Buatlah label sumbu dan kuadran.
Jawab :
Pertama, ketentuan untuk divisi-divisi yang masuk dalam sel I, II, atau IV dapat
digambarkan sebagai tumbuh dan membangun. Strategi yang intensif (penetrasi pasar,
pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke
belakang, integrasi ke depan dan integrasi horizontal) bisa menjadi pilihan yang
paling tepat bagi divisi-divisi ini.
Kedua, divisi yang masuk dalam sel III, V, atau VII dapat ditangani dengan baik
melalui strategi menjaga dan mempertahankan; penetrasi pasar dan pengembangan
produk adalah dua strategi yang paling banyak digunakan dalam jenis divisi ini.
Ketiga, ketentuan umum untuk divisi yang masuk dalam sel VI, VIII, dan IX
adalah panen atau divestasi. Organisasi yang berhasil, mampu mencapai portofolio
bisnis yang masuk atau berada di seputar sel I dalam Matriks IE.