Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

“Industi kreatif adalah industri yang mengandalkan keterampilan, talenta dan


kreativitas yang berpotensi dalam meningkatkan kesejahteraan (Simatupang :
2007)”. “Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan
keterampilan, kreativitas dan bakat individu dalam menciptakan kesejahteraan dan
lapangan pekerjaan.Industri ini akan berfokus untuk memberdayakan daya cipta
dan daya kreasi suatu individu (Departemen Perdagangan RI : 2009)”. “Industri
kreatif adalah industri yang berasal dari kreativitas, keterampilan dan bakat dari
suatu individu yang secara potensial mampu untuk menciptakan kekayaan dan
lapangan pekerjaan melalui eksploitasi serta pembangkitan daya cipta & kekayaan
intelektual individu (UK DCMS Task Force : 1998)”. Berdasarkan pengertian
tersebut maka penulis menyimpulkan bahwa industri kreatif adalah suatu industri
yang berasal dari talenta serta kreativitas yang dimiliki seseorang untuk
mengeksplor diri serta menciptakan lapangan pekerjaan. Industri kreatif banyak
diminati oleh kaum muda-mudi dalam perkembangan pasar. Industri kreatif
terbagi dalam beberapa sub sektor yaitu: periklanan (advertising), arsitektur, pasar
barang seni, kerajian (craft), desain, industri pakaian (fashion), teknologi,
permainan interaktif (game), musik, seni pertunjukan (showbiz), penerbitan dan
percetakan, layanan komputer dan piranti lunak (software), televisi dan radio
(broadcasting), riset dan pengembangan (r&d) dan kuliner.

Seiring dengan berkembangnya industri kreatif di Indonesia yang mana salah


satunya terletak pada sub sektor seni pertunjukan. Sosial media memanfaatkan 
teknologi untuk meningkatkan perkembangan industri kreatif. Dimana menurut
Chris Brogan (2010:11) dalam bukunya yang berjudul Social Media 101Tactic
and Tips to Develop Your Business Online sosial media adalah satu set baru
komunikasi dan alat kolaborasi yangmemungkinkan banyak jenis interaksi yang
sebelumnya tidak tersedia untuk orang biasa. Sosial media yang terkait dengan
teknologi kreasi berupa instagram, hypstar, likers dan tik tok yang dibuat dalam
bentuk video dan foto sedang mengalami masa pertumbuhan yang terbilang cukup
pesat juga.

Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan, maka penulis tertarik untuk


mengangkat judul “PERAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DALAM
MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF SENI PERTUNJUKAN BERBASIS
TEKNOLOGI”.

I.2 Rumusan Masalah

Maka permasalahan yang dapat dikaji berdasarkan latar belakang tersebut adalah:

1. Bagaimana peran sosial media dalam mendukung perkembangan industri


kreatif berbasis teknologi?
2. Apa strategi yang tepat terkait video dan foto yang dihasilkan untuk dapat
bersaing di industri kreatif.

I.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan

I.3.1 Tujuan Penulisan

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka penulisan ini


bertujuan:

1. Untuk mengetahui peran sosial media dalam mendukung perkembangan


industri kreatif berbasis teknologi.
2. Untuk mengetahui stategi yang tepat terkait video dan foto yang dihasilkan
untuk dapat bersaing di industri kreatif.

I.3.2 Manfaat Penulisan

1. Bagi pembaca
 Untuk menambah wawasan mengenai Industri kreatif berbasis
teknologi dan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya.
 Agar dapat menjadikan sosial media sebagai alat promosi untuk
meningkatkan pendapatan pada industri kreatif.
2. Bagi penulis
 Sebagai alat penambah wawasan dalam menulis karya ilmiah.
3 Bagi pemerintah
 Mengatasi masalah kurangnya perhatian pemerintah terhadap industri
kreatif.