Anda di halaman 1dari 29

HAKIKAT MEMBACA

Lisa Yuniarti, M.Pd.


1
KONSEP
MEMBACA
2
KONSEP MEMBACA

1. Proses pengubahan lambang visual menjadi lambang bunyi. Pengenalan lambang bunyi,
yang belum menekankan aspek makna. Sasarannya melek huruf.

2. Proses decoding, (proses pembacaan sandi). Mengubah kode atau lambang verbal yang
berupa rangkaian huruf menjadi bunyi bahasa yang dapat dipahami.

3. Proses merekonstruksi makna dari bahan cetak. Proses mencari makna atau informasi dalam
teks.

4. Proses rekonstruksi makna melalui interaksi yang dinamis antara pengetahuan siap
pembaca, informasi yang tersaji dalam bahasa tulis, dan konteks bacaan.

3
“ Kesimpulannya, membaca
merupakan kemampuan untuk
mengenali, memahami, dan
memetik makna/maksud dari
lambang yang tersaji dalam bahasa
tulis.

4
2
TINGKATAN
MEMBACA
5
A. MEMBACA INTENSIF

▰Kegiatan membaca yang dilakukan secara


cermat untuk memperoleh pemahaman terhadap
teks bacaan secara tepat dan akurat.
▰Kemampuan membaca intensif ditandai oleh
kemampuan memahami detil informasi secara
lengkap, akurat dan kritis.

6
TINGKATAN PEMAHAMAN
DALAM MEMBACA INTENSIF

a. Pemahaman literal b. Membaca interpretasi


Keterampilan memahami yang Mengidentifikasi gagasan,
hanya memerlukan sedikit menemukan hubungan sebab-
kegiatan berpikir. Menemukan akibat, mengidentifikasi motif-
makna kata dan kalimat dalam motif, memprediksi kesipulan,
konteks secara langsung. dan membuat perbandingan.
Contoh, membaca koran
sepintas lalu.

7
Lanjutan…

c. Pemahaman Kritis d. Pemahaman Kreatif


Mampu menilai apa yang Mampu menerapkan gagasan
dibaca, secara kritis gagasan- pada teks atau bacaan ke
gagasan yang disampaikan situasi baru. Menciptakan
penulis dan juga kesahihan apa sesuatu yang baru berdasarkan
yang dibacanya. gagasan-gagasan yang ada
dalam teks.

8
TEKNIK MEMBACA INTENSIF

1. SQ3R 2. KWLH 3. CATU


Survei (mengenali), Know (pengetahuan Membaca serta
question (pertanyaan), siap pembaca), want mencari mencari butir
read (membaca), (mengidentifikasi), yang penting dari
recite (menceritakan learn (mempelajari), bacaan, catat/tulis
apa yang telah dan how (mencari, dan dengan kalimat
dibaca), dan review menemukan apa yang sendiri, dan uji
(meninjau ulang) perlu dari bacaan) pemahaman bacaan.

9
A. MEMBACA EKSTENSIF

Membaca dalam hati, dimana pembaca harus


bisa membaca wacana panjang dalam waktu
yang terbatas. Membaca ekstensif disebut juga
membaca sekilas/membaca dangkal.

10
TEKNIK MEMBACA EKSTENSIF

1. Teknik reading, 2. Skimming, 3. Superficial reading,


mengetahui gambaran membaca cepat, memahami isi bacaan
umum bacaan memfokuskan pada tidak secara endalam,
butir-butir penting, dangkal dan ala
mengingat kata kunci kadarnya.

11
3
TIPE PEMBACA
BUKU
12
TIPE PEMBACA BUKU I

1. The hate reader. 2. The chronological-reader

Pembaca tipe ini merupakan tukang Membaca satu buku sampai habis, is like a
komentar. Akan selalu ada hal-hal must for the chronological readers. Mereka
membaca dengan perlahan tapi pasti.
untuk dikomplain selama mereka Mereka membeli satu buku, membacanya
membaca buku. Kalimat yang mereka sampai tuntas, ganti buku yang baru,
anggap kurang pas ditulis dan membacanya sampai tuntas lagi. Atau
oleh authornya dan tentang plot yang mereka meminjam buku di perpustakan,
mereka kurang suka. sebelum membaca buku lain yang mereka
punya, mereka akan melahap buku yang
dipinjam itu terlebih dahulu.

13
LANJUTAN..

3. The book buster 4. Delayed onset reader #1

Para book-buster tanpa sadar telah Tidak diragukan lagi mereka sangat
menyakiti buku-buku yang mereka menyukai buku. Pembaca buku tipe ini tidak
bisa menahan diri tiap kali pergi ke toko
cintai. Saking cintanya, buku yang buku. Namun sayangnya mereka sangat
mereka baca bisa dibawa kemana- sibuk sehingga harus menunda membaca
mana, dibiarkan terlipat, kotor, dan buku-buku yang mereka punya. Maka, saat
rusak di beberapa sisinya. tiba waktunya mereka membaca buku yang
sudah lama menunggu itu, mereka akan
sangat sangat sangat senang.

14
LANJUTAN..

5. Delayed onset reader #2 6. The bookophile


Pembaca tipe ini bukan lah pembaca buku Kebalikan dari the book-buster, the
yang baik. Sering kali mereka membeli buku bookophile begitu mencintai buku dan tidak
hanya untuk pamer. Mereka lebih senang akan mungkin menyakiti buku-bukunya. Lebih
menunjukkan koleksi buku mereka. Bukan dari sekedar cinta baca, pembaca tipe ini
hanya itu, rak bukunya pun bisa jadi hal lain memang cinta ‘buku’. Mereka senang
yang mereka bangga-banggakan. Kasian ya mencium aroma buku, apalagi buku baru.
buku-buku yang mereka beli, harus menunggu Mereka senang melihat halaman bukunya
sampai si pemilik benar-benar ingin mulai menguning. Mereka suka mengoleksi
membacanya. buku, membeli buku edisi pertama atau buku
yang baru rilis dengancover baru. Mereka
sangat menghargai buku. Menurut mereka,
buku adalah suatu objek keindahan.

15
LANJUTAN..

7. The anti-reader 8. The cross-under


Mereka adalah tipe orang yang tidak suka Mereka adalah orang dewasa yang membaca
menonton TV serta membaca buku. Namun buku anak-anak atau anak-anak yang
apa yang terjadi setelah mereka membaca buku orang dewasa. Mereka
menemukan moment dimana mereka harus adalah pemikir bebas dan tidak peduli apa
membaca buku? Mereka bisa jadi membaca kata orang tentang buku yang mereka baca.
buku dan tenggelam beberapa saat saja di Bacaan mereka tidak terbatas oleh kategori
dalamnya. Setelah itu mereka akan merasa usia, sebab ini merupakan kebiasaan yang
lebih baik dan merasa ada perubahan dalam mereka anggap menyenangkan.
diri mereka. Ini merupakan momentum awal
di mana mereka mulai mau membaca sebuah
buku.

16
LANJUTAN..

9. The multi-tasker 10. The sleepy bed time reader


Pertanyaan yang mungkin dilontarkan untuk Menurut pembaca tipe ini, waktu yang paling
pembaca tipe ini adalah : “Apakah kamu tidak
bisa digunakan untuk membaca adalah
merasa kebingungan dengan plot atau karakter dari
novel-novel yang kamu baca?”. Mengapa? Sebab malam hari ketika mereka hendak tidur.
dalam satu hari the multi-taskers dapat membaca Mereka akan membawa buku yang akan
lebih dari satu buku. Di pagi hari, mereka membaca dibaca ke tempat tidur, membacanya, dan
beberapa halaman dari buku A. Di siang hari mereka merasa nyaman ketika melakukan itu.
membaca buku B. Dan di malam hari mereka
membaca buku C. Bermacam-macam buku mereka
baca tanpa komitmen. Istilah lainnya mungkin
“semau gue” hoho. Tapi pada akhirnya mereka akan
menyelesaikan semua buku yang mereka
baca. Anyway, they're doing a brilliant job dating them
all in the meantime.

17
TIPE PEMBACA BUKU II

1. Pembaca maraton 2. Kutu buku

Sekali membaca sebuah buku, Anda Membaca memang bagian tak terpisahkan
tidak bisa berhenti sampai membaca dari keseharian Anda, bukan lagi sekadar
hobi. Kalau sehari saja tidak membaca, Anda
halaman terakhir. Anda bisa saja lupa akan merasa ada yang kurang lengkap
waktu atau mengabaikan aktivitas
lainnya

18
TIPE PEMBACA BUKU II

3. Pengejar halaman terakhir 4. Pembaca poligamis


biasanya segera membalik halaman Membaca beberapa buku secara
terakhir untuk membaca bagian bersamaan itu terasa lebih
penutupnya. Prinsip Anda, kalau bisa mengasyikkan bagi Anda dibanding
mengetahui akhir atau kesimpulannya hanya membaca sebuah buku
sekarang juga, mengapa tidak?

19
TIPE PEMBACA BUKU II

5. Pembaca setia 6. Penggemar fanatik novel


Anda gemar membaca satu buku Buku fiksi atau novel bagi Anda
berkali-kali. Rasanya Anda selalu merupakan tiket ke dunia fantasi yang
memperoleh kesan atau perspektif mengasyikkan.
yang berbeda setiap kali membacanya

20
TIPE PEMBACA BUKU II

7. Pembaca nonfiksi 8. Pembaca setengah jalan


Membaca fiksi atau novel itu hanya Anda tidak pernah membaca sebuah
membuang-buang waktu bagi Anda buku pun sampai selesai. Biasanya
yang berprinsip bahwa membaca harus Anda bahkan hanya membaca bagian
membuat Anda memperoleh yang Anda anggap penting atau Anda
pengetahuan baru sukai

21
TIPE PEMBACA BUKU II

9. Pembaca spesialis
Anda membatasi diri pada tema, aliran atau pengarang tertentu.
Hanya novel bertema spionase atau detektif, serial Game of Thrones,
karya pemenang nobel sastra atau buku-buku karya pengarang
tertentulah yang akan Anda baca. Lainnya? No way.

22
TIPE PEMBACA BUKU III

1. Pembaca subjektif 2. Pembaca objektif


Pembaca yang membaca untuk mengenali Pembaca ini biasanya lebih cenderung membaca
penulisnya, entah dengan tujuan apa. Bisa tulisan seseorang hanya sekedar ingin mendapatkan
jadi untuk mengetahui cara berpikir, identitas, manfaat baik itu dari segi informasi, pesan, hiburan
atau bahkan karakter penulis. Dan tak dll dari membaca isi tulisan. Siapa penulisnya,
dipungkiri jika pembaca ini tidak memilki bukanlah hal yang penting. Menghabiskan waktu
pemikiran positif, maka kadang ia hobby untuk mencari kekurangan penulis, merupakan suatu
mencari-cari kekurangan penulis sehingga kerugian baginya, dan jika toh kekurangan penulis itu
pembaca ini sulit membedakan mana opini & tersirat, maka tetap itu menjadi manfaat buatnya.
reportase atau fakta, sehingga cenderung Pembaca yang tidak mau rugi karena membaca, yang
gagal paham. cenderung menempatkan diri di posisi penulis

23
TIPE PEMBACA BUKU III

3. Pembaca kritis 4. Pembaca girang


Pembaca ini gabungan dari pembaca Pembaca yang sekedar membaca untuk
subyektif & obyektif. Ia memerlukan relevansi mengisi waktu tanpa belajar & merenungkan
antara isi tulisan dengan penulis. Prinsipnya, apa yang ia baca. Membaca hanya sebuah
seorang penulis seharusnya berkepribadian refreshing. Biasanya bacaannya berbau humor
atau memiliki bakat & keahlian di suatu atau menyentuh hati setelah tertawa atau
bidang, sebagaimana yang ia tuliskan. menangis maka selesailah sudah ia
Pembaca yang sangat idealis. membaca. Mottonya: "Membaca sebagai salah
Kelemahannya kadang-kadang berpikir satu cara menikmati hidup".
negatif tentang penulis

24
TIPE PEMBACA BUKU III

5. Pembaca otoriter 6. Pembaca apatis


Pembaca ini juga bagian dari pembaca Pembaca ini suka membaca, tapi tidak mau
subyektif, tapi bedanya pembaca ini sulit tahu apa yang dia baca. Cerita humor yang
menerima kenyataan, sehingga cenderung membuat orang lain tertawa terbahak-bahak
ngotot. Pembaca yang sulit membedakan pun tak akan membuatnya tersenyum, semua
mana tulisannya & mana tulisan orang lain tulisan yang dia baca terkesan biasa saja.
sehingga cenderung memaksakan Membaca hanya sekedar membaca, ia tak
pemikirannya kepada penulis sehingga mau tahu apakah yang ia baca itu berguna
kesannya sulit menghargai pendapat. atau tidak

25
TIPE PEMBACA BUKU III

7. Pembaca yang tidak membaca 8. Bukan pembaca


Biasanya pembaca ini hanya melihat tipe ini hanya sekedar menulis lalu tidur.
judul, lalu menarik kesimpulan, yang Dia tidak mau tahu apa yang terjadi pada
sangat bertolak belakang dengan pesan tulisannya & tak suka membaca karya.
tulisan Tepatnya, pembaca yang statusnya"ada
dan tiada" alias bukan pembaca tapi
penulis

26
Istriku, Lantas aku ingat satu hal
Jika engkau bumi, akulah matahari Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya
Aku menyinari kamu bumi, ada planet lain yang juga
Kamu mengharapkan aku mengharap aku sinari
Ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu
penuh riak gelombang Jadi.........
Aku tetap menyinari bumi, hingga Relakanlah aku menyinari planet lain,
kadang bumi pun silau menebar sinarku
Menyampaikan faedah adanya aku,
karena sudah kodrati
dan Tuhan pun tak marah...

27
Suamiku, Bila kau hanya sejengkal lilin yg berkekuatan
5 watt, jangan bermimpi menyinari planet
lain!!!
Bila kau memang mentari, sang surya Karena kamar kita yg kecil pun belum
penebar cahaya sanggup kau terangi
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala Bercerminlah pada kaca di sudut kamar kita,
planet yg pernah TUHAN ciptakan di tengah remang-remang pencahayaanmu
karena mereka juga seperti aku butuh yang telah aku mengerti untuk tetap menguak
penyinaran dan akupun juga mata
Tak akan merasa kurang dengan
pencahayaanmu.... Coba liat siapa dirimu... MENTARI atau lilin ?
AKAN TETAPIIIIIIII...... PLIS DEH...!!!

28
Membaca bacaan fiksi
Laporan bacaan

Membaca nonfiksi
Laporan bacaan

Literasi di kelas
Menceritakan dengan bhs sendiri
29