Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN TUGAS

SISTEM PENGAMBIL KEPUTUSAN

Chusnun Nidhom
D3 PJJ Teknik Informatika 2018
2103187019
LATIHAN
1. Sebbutkan dan jelaskan salah satu contoh kasus DSS dalam aplikasi nyata di suatu
institusi atau perusahaan dan jelaskan manfaatkan metode yang digunakan, serta gaya apa
yang digunakan dalam pengambilan keputusan!
Jawab:
DSS untuk kelayakan proposal kredit Bank Rakyat Indonesia
Sekarang ini karena banyaknya perusahaan ataupun pengusaha yang mengajukan
kredit ke Bank membuat bank tersebut harus lebih meningkatkan kualitas pelayanan
terhadap nasabah.
Sebagai contoh : pemberian kredit Bank Rakyat Indonesia dimana BRI memberikan
kredit kepada debitur tetapi melalui proses yang harus dilalui. Penyaluran kredit yang
berhasil akan membawa keuntungan yang besar bagi bank. Oleh karenanya BRI harus
benar-benar hati-hati dalam menyalurkan kreditnya. Sebelum menyalurkan kredit kepada
seorang calon debitor, BRI harus menilai dulu kelayakan proposal kreditnya.
Dengan adanya perkembangan teknologi komputer di bidang sistem informasi
dirancanglah suatu Sistem Pendukung Keputusan Spesifik (Specific Decision Support
Systems) SDSS yang dirancang dengan cara cepat (Quick Hit) dan pendekatan secara
interaktif. Rancangan SDSS (Specific Decision Support Systems) ini menggunakan
perangkat lunak Clipper 5.2 sebagai DSS Tools atau peralatan DSS-nya.
Berdasarkan hasil uji coba sistem, dapat disimpulkan bahwa aplikasi SDSS ini sangat
membantu dan memudahkan pihak pengambil keputusan dalam tugasnya menilai
kelayakan proposal kredit.
2. Mengapa manajemen sering dikaitkan dgn pengambilan keptsan? Jelaskan pula tren yg
mempengaruhi pengambilan keputusan manajerial?
Jawab :
Karena Manajer adalah setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas
bawahannya dan sumber daya organisasi lainnya. Pembuatan keputusan adalah inti
pekerjaan manajer yang juga merupakan tanggung jawab dari manajer, karena dari
pengambilan keputusan yang dilakukan seorang manajer akan mempengaruhi jalannya
suatu organisasi. Keputusan yang baik maka akan membangun organisasi tersebut
menjadi lebih baik dalam pencapaian tujuan organisasi tersebut.
Seorang manajer dapat mengambil keputusan untuk jalannya suatu organisasi
bisa berasal dari fakta-fakta yang ada di dalam perusahaan. Manajer dapat memilih untuk
menggunakan pikiran logisnya dalam mengambil keputusan, namun untuk beberapa
manajer bisa saja tidak menggunkan hal-hal yang logis dalam pengambilan keputusan,
yaitu dengan menggunakan intuisinya.
3. Jelaskan dan berikan contohnya apa yang dimaksud keputusan terstruktur,
semiterstruktur, dan tidak terstruktur!
Jawab :
1. Keputusan Terstruktur (structured decision)
adalah keputusan yang berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram.Keputusan
terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada manajemen tingkat bawah.
Contoh kasus :
Manajer produksi dari PT. Langit selalu melakukan kegiatan rutin disetiap awal
bulan,yaitu dengan melakukan pembelian bahan baku untuk persediaan.
2. Keputusan Setengah Terstruktur (semi-structured decision)
adalah keputusan yang sebagian dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin
dan sebagian tidak tersruktur.Keputusan tipe ini seringnya bersifat rumit
dan membutuhkan perhitungan-perhitungan serta analisis yang terperinci.
Contoh kasus :
Pak Darwin adalah seorang Menejer Keuangan pada PT. Arta. Pekerjaan pada
devisi keuangan mengharuskan Pak Darwin harus cermat dalam menginvestasikan serta
mengolah keuangan pada PT. Arta. Pada saat itu diharuskan penggantian mesin di pabrik
dan harus menghitungan dengan cermat sebelum melakukan investasi pada mesin yang
akan dibeli agar investasi yang dilakukan tidak merugikan perusahaan. Maka Pak
Darwin harus melakukan keputusan untuk menginvestasikan keuangan perushaan secara
cermat.
3.Keputusan Tidak Terstruktur (unstructured decision)
adalah keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi.Keputusan ini
terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan
tidak terstruktur tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya
berasal dari lingkungan luar.Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting di
dalam pengambilan keputusan tidak terstruktur.
Contoh kasus :
Pak Budi adalah seorang Presiden Direktur PT. Sejahtera. Ia harus selalu bisa mengambil
keputusan dengan cepat demi kelangsungan perusahaannya. Pengambilan keputusan yang
dia ambil berdasarkan informasi pasar yang harus selalu ia dengan dan ketahui.
Contohnya adalah harga saham yang selalu berubah. Dia harus bisa menyesuaikan
keuangan perusahaan agar harga saham perusahaan pada bursa efek bisa selalu stabil.

Anda mungkin juga menyukai